
setelah menyelesaikan urusan untuk operasi Mira mereka semua pulang termasuk Arsy dan Alex
"apapun akan Abang lakukan sayang asal kau tersenyum bahagia seperti ini "@ujar alex menggendong adiknya masuk kedalam mansion
" Dede kenapa nak kok kamu gendong "@ujar mymom panik karna melihat Alex menggendong putrinya
" ssstttt jangan berisik mo dede tidur mungkin kecapean seharian ini Dy sibuk "@ ujar Alex
" baik lah bawa Dy kekamar dan baringkan nanti mymom kesana buat gantiin bajunya"@ ujar sang mymom
" ya mom Alex ke atas dulu"@ ujar Alek Menaiki lift
" kamu ngapain na bawa baskom air gitu"@ ujar sang Ami bingung
" itu si princess ketiduran tadi blm ganti blm bersih" kasian MBK makanya mau aku lap" biar gx lengket biar Dy nyaman jg tidurnya"@ ujar sang mymom
"Oalah ayok aku jg ikut sekalian mau liat hari ini Dy terlalu senang bermain sampai lupa waktu"@ ujar sang Ami sampai di kamar Arsy
" Lex bersih" sana abis itu istirahat biar Dede Ami sama mymom yg ngurusin "@ sang mymom menasihati putra kakaknya itu
"iya mom aku pamit kekamar ya "@ ujar nya tak lupa mencium pucuk kepala adiknya dan mencium pipi dua wanita yg berharga dihidupnya dan berlalu pergi
" kau tumbuh dengan baik nak Ami sangat sangat bangga dengan mu kau yg mengajarkan kami dan mendekatkan kami kepada sang pencipta yg hampir kami semua lupakan nak"@ ujar Ami melepas hijab putrinya dengan hati"
__ADS_1
"kau pelipur lara kami sayang bahkan kami pun blm tentu bisa seperti mu sungguh sangat bangga aku memiliki nya MBK "@ujar mymom dengan lirih sambil membersihkan badan putrinya
"iya na aku pun sama aku sangat menyayangi dan mencintai nya na sampai terkadang ada rasa tak rela jika Dy jauh dariku dan sekarang Dy sudah tumbuh dewasa dengan akhlak dan aqidah yg sangat besar tertanam dihatinya Dy bisa sedewasa ini tak memandang apapun yg menurut hatinya itu baik Dy lakukan aku sangat lah bangga "@ ujar Ami menahan isaknya
"bagaimana dulu Dy tak dianggap oleh kedua orang tuanya dengan lapang Dy menerima ny dengan senyuman yg meneduhkan Dy memberi semangat untuk orang lain tanpa Dy sadari bahwa Dy pun butuh penyemangat"@ ujar Ami yg sudah tak tahan LG dan pergi keluar agar tak mengusik tidur putrinya karna tangisan ny
" sayang sampai kapanpun kau tetap akan menjadi putriku bahkan walau nyawaku sudah tak berdetak sekali pun kau tetap putri yg aku cintai "@ ujar mymom pun pergi meninggalkannya karna takut mengusik nya
dikamar Daniel dan Dania
" ba"@ ujar sang Ami memeluk suaminya dengan erat
dan mendapatkan balasan pelukan
"aku tak kan rela jika Dy pergi ba aku tak rela Dy putri ku ba "@ Isak Dania
" aku tak ingin siapapun menyakiti hati putriku ba aku tak ingin melihat putriku sakit ba aku tak ingin "@ ujar sang Ami
" ya sayang baba dan putra" mu sedang berusaha membuat ny tersenyum dan selalu menjaga nya mi sudah jangan menangis jika putri mu tau kalau Ami nya menangis Dy akan marah kepada para Abang nya kau tau itu bukan"@ ujar sang baba mengingatkan
" hahaha iya iya aku ingat bagaimana Dy dulu memarahi darel dan farel saat aku ampir saja menangis karna ulah mereka dan membuat kedua putra kita takut dan tak ingin membuat masalah LG sampai sekarang"@ ujar Ami sambil menarawang
ke masa lalu
__ADS_1
sedangkan dikamar Doni dan Diana
" Pi"@ujar sang mymom memeluk suaminya
" kenapa sayang kenapa kamu nangis "@ sambil membersihkan bekas airmata istrinya Dy merasa heran tumben istrinya yg superwonderwomen menangis
"putriku tumbuh sangat baik ya "@ujar sang mymom menitikkan air matanya
" iya sayang apa kau bangga "@ ujar sang papi bertanya
"pertanyaan macam apa itu Pi....
kau ini bagaimana aku tak merasa bangga memiliki putri sepertinya bahkan aku sangat sangat lah bangga Dy masih belia sudah mempunyai rasa sedemikian pedulinya kepada sesama bahkan aku yg sudah tua pun terkadang masih enggan untuk melakukan nya..
Dy yg mengajarkan kita tentang banyak hal bahkan agama pun Dy yg mendekatkan kita "@ ujar mymom
" dan papi tau ada satu hal yg pernah Dy ucapkan sampai saat ini masih mymom kenang saat lebaran beberapa tahun lalu gadis kecil itu...Dy sungkem di kaki ku "mymom aku bukanlah lahir dari rahim mymom dan Ami tapi bolehkah aku memberikan separuh mahkota ku untuk kalian nanti jika disurga dan apa boleh aku memamerkan bahwa bidadariku adalah kalian jg" dan saat itu aku ibu dan MBK Dania tak bisa berkata-kata kami terlalu speace mendengar kalimat itu kalimat dimana aku ini seorang anak yg sama sekali blm pernah seperti itu kepada orang tua ku "@ujar mymom terisak
"sssst sudah jangan sampai putri mu tau kalau mymom ny menangis jika Dy tau aku papinya ini akan didiami sepanjang masa sudah lah yg penting kita menjaganya jangan kita ulangi perilaku mereka yg dulu untuk putri kita.. kita cukup dukung dan selalu percaya kepadanya itu sudah lebih dari cukup sudah Alus airmatanya dan beristirahat lah"@ujar sang papi
" alangkah terlalu bangga nya kami nak memiliki mu di kehidupan kami"@ batin papi
✓[]✓
__ADS_1
" jangan salahkan anak tapi tolong introspeksi dulu kita sebagai orang tua pantas tidaknya atau baik tidaknya kita menjaga melindungi dan menyayangi anak kita"
*karna buah jatuh takkan jauh dari pohonnya"