
mereka pun menonton Vidio itu tanpa mengedipkan mata hanya ucapan serapah yg keluar dari mulut Sean dan Reyhan sedangkan Azka dan papa Regan menahan amarahnya setelah Vidio itu berakhir Azka mengebrak meja dan langsung keluar dengan amarah yg memuncak dan mata berkaca-kaca
mama Eliza yg memang lewat pun terkejut ketika melihat Azka keluar dari ruangan dengan raut wajah yg tak bersahabat
" nak ada apa "@ ujar Eliza namun pertanyaannya tak digubris dengan Azka tak lama papa Regan pun keluar dengan raut muka yg sama dengan Azka
" pah ada apa kenapa papa dan Azka marah sekali"@ ujar mama bertanya kepada sang suami
" papa tak kan pernah memberikan putri papa kepada mereka semua"@ ujar regan tajam membuat Eliza bingung
" maksudnya apa pa"@ ujar mama namun sang suami malah pergi meninggalkan sang istrinya karena iya tak sanggup menceritakannya
Eliza yg bingung nan penasaran pun masuk mendapati kedua keponakan ny sama seperti sang suami dan sang anak dengan aura amarah
" ada apa Rey "@ujar mama
" Tante "@ujar Reyhan
" hmm ada apa dengan kalian katakan yg jujur "@ujar Eliza menatap ponakannya mengintimidasi
" huh liat lah Sendiri ini Tante "@ ujar Sean mengarahkan laptop ke sang Tante
sedangkan Azka Dy langsung pergi kebawah tanah untuk melampiaskan amarahnya
Dy memukuli samsak sampai peluh keringat membasahi tubuhnya matanya tajam dan wajahnya merah padam
sedangkan sang papa menuju kamar Arsy di bukanya pintu kamar terdapat Gita yg menunggu Arsy atas perintah Azka
" kau disini gi"@ ujar regan setelah mengucapkan salam
" ya tuan "@ujar Gita
" syukurlah terus lah dsamping putri ku Gi kemanapun Dy berada walaupun tak bersama kami "@ ujar regan
" ya tuan saya akan selalu ada disamping nona kapan pun itu"@ ujar Gita
" bagus dan jaga Dy dari keluarga itu aku tak kan rela Dy bertemu dengan mereka tanpa terkecuali dan tanpa alasan"@ ujar regan
" baik tuan saya akan mengikuti perintah tuan"@ ujar Gita dan diangguki oleh Regan
Regan pun mendekati sang menantunya diusap pucuk kepala sang menantu
" kau anak hebat dan kuat papa akan selalu ada untuk mu nak "@ gumam papa mengelus pucuk kepala sang menantu
__ADS_1
telpon papa berdering
"hallo assalamualaikum ada apa hen"@ ujar papa Regan
" waAlaikum salam maaf tuan besar saya ingin melapor tuan"@ ujar seseorang yg sebrang
" ya ada apa jangan bertele-tele hen"@ ujar regan dingin
membuat yg dsebrang gugup
"kejadian tadi sudah beredar di media tuan"@ ujar orang itu
" apa bagaimana bisa kenapa tidak kalian handle masalah sepele itu hend"@ ujar regan emosi dengan bawahan ny
"maaf tuan ternyata mereka bersengkokol dengan para media"@ ujar orang itu
" baiklah jmpt saya sekarang "@ ujar regan dan bergegas keluar namun saat sudah didepan daren Azka Sean Rey 7prisai dan yg lain sudah berkumpul
"mereka semua tidak akan ku biarkan menyakiti istriku lg "@ujar Azka emosi
" tahan emosi mu jika dengan emosi semuanya tidak akan selesai ka dan bie akan curiga "@ ujar sheyla menasihati sang adik
" mereka menggunakan para mafia terkuat disini dan para pejabat hebat disini untuk menjatuhkan nona Arsy "@ ujar bobo
" baiklah usul mu bagus biar unda denisa kau hon (sheyla) Bella dan zakiya tetap dirumah untuk menjaga kondisi Arsy dengan para ibu"@ ujar Axel di angguki oleh mereka semua
mereka pun pergi dengan tujuannya masing"
taklama suara motif pesan Azka berbunyi
💌 Gita
tuan, nona sudah bangun
Azka pun melangkah ke arah kamar untuk menemui sang istri
"assalamualaikum "@ ujar Azka tersenyum lembut
" waAlaikum salam ms"@ balas Arsy tersenyum lembut kepada sang suami azkka pun melangkah ke arah Arsy
" apa sudah dari tadi bangunnya sayang"@ ujar Azka duduk dipinggir kasur sambil mengelus pipi sang istri dengan lembut membuat Arsy tersipu
" barusan saja kok mas , mas kenapa Hem"@ ujar Arsy
__ADS_1
" ms GPP kok sayang cmn tadi sedikit emosi saja"@ ujar Azka tersenyum
" gx bohong kan"@ ujar Arsy menyelidik
" apa untungnya ms ini bohong sama istri mas yg paling cantik ini hemm "@ ujar Azka membuat Arsy tersipu
" ihh ms ini loh "@ ujar Arsy salting menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan itu membuat Azka tertawa terbahak-bahak dan Gita yg ada dsana jg tersenyum bahagia
" istri mas yg tersohor dengan muka cuek dingin nya bisa salting jg ya hahahaha"@ ujar Azka
"mas loh kak Gita jangan senyum" jg aish tauk lah"@ ujar Arsy langsung tiduran sambil menutup mukanya dengan selimut
Gita yg sudah tak tahan pun keluar dan ikut tertawa terbahak-bahak membuat kita yg melihatnya terheran"
"ngapa dah lu git ketawa" gitu "@ ujar kiya heran
" anu nona hahaha aduh nona bie hahaha salting dengan tuan Azka aduh hahaha astaghfirullah baru kali ini aduh huh "@ujar Gita
kiya yg mendengar pun tersenyum
" ini yg kami semua ingin kan bie bahagia lah"@ ujar batin zakiya sambil mengintip Azka yg terlihat sedang menggoda sang istri
sedangkan ditempat lain di markas besar
" bereskan semuanya hapus Vidio itu "@ujar sang baba dingin
" Daniel jika kita hanya menghapus itu jg percuma karena berita sudah tersebar dan gosip itu sudah menyebar dipenjuru negara "@ ujar papa Regan
"terus gimana bang "@ ujar Dion kesal Dy memikirkan kondisi sang putri nya bagaimana jika masalah ini sang putri tau pasti akan berpengaruh terhadap kondisi i
" kita klarifikasi dad itu jalan keluar nya dan memberikan bukti-bukti nya agar seluruh penjuru pun tau"@ujar Darren
" tapi bang jika kita bawa bukti tentang Arsy pastinya identitas Arsy sebagai agent akan terbongkar"@ujar farel
" kita edit Vidio itu agar tak nampak seperti sebenarnya kalian bisa elen Reyna Thea"@ ujar Darren tajam menatap mereka
"bisa jenderal"@ ujar mereka bertiga
" gimana caranya duh"@ ujar batin elen
" pakai otakmu untuk apa kau dijadikan master IT jika hanya masalah mengedit seperti itu tidak bisa"@ ujar Darren Dy tau isi batin adiknya
" dan kita akan memberikan Vidio tentang kejadian beberapa tahun lalu kita akan membongkar semuanya agar semua orang tau aku sudah cukup bersabar dengan mereka semua yg bermain dengan drama"@ ujar Daren tajam membuat semuanya mengagguk
__ADS_1