Hijabagent

Hijabagent
part67


__ADS_3

" jadi begitu dan sampai saat ini pun kami berdua menjaga permata kami "@ ujar Lukas tersenyum


Azka pun tersenyum


" Sekarang tugas itu akan beralih pada ku bang"@ ujar Azka tersenyum


" ya kami hanya mengawasi ny dari jarak jauh jaga Dy baik" ka sama seperti lucky dan Lukas dy pun permata dan nyawa saya "@ ujar raja tersenyum


"saya masih ingat sekali kejadian itu dimana saya menangis dipinggir jalan dekat rs karena melihat keluarga saya sudah tak bernyawa di dalam mobil karena kecelakaan saya yg saat itu memang di lempar oleh orang tua saya kepinggir jalan karena rem nya blong dan mereka menabrak pagar RS..


tiba" dari arah lain ada mobil melaju kencang yg sengaja ingin menabrak saya namun ntah dari mana bie berlari sekuat tenaganya menarik saya hingga perban yg dikepala nya mengeluarkan darah saat itu Dy baru keluar dari rumah sakit dan ingin pulang..


setelah kejadian itu bie memohon agar deba nya mengangkat saya sebagai cucunya jg dan saudaranya awalnya beliau tak setuju tapi dengan segala tingkahnya mereka luluh dan semua keluarga menganggap ku saudara anak dan cucu aku diperlakukan sama seperti mereka dari sejak itu aku mengikuti semua perintah deba dan bie karena aku sadar tanpa persetujuan dan pemohonan Arsy kepada deba aku tak mungkin masih hidup dan masih seperti ini"@ujar raja mereka pun berbincang setelah itu mereka masuk kekamar masing"


Azka pun masuk kekamar dan pergi ke balkon


" kau memang sangat istimewah jiwa akhlak mu sangat lah terpuji sayang aku sangat lah bersyukur aku bisa menjadi suami mu dan aku merasa sangat bangga memiliki istri seperti mu"@ ujar Azka yg masih menatap layar hp yg masih terhubung dengan sang istri


" assalamualaikum dek"@ ucap sheyla mengetuk pintu


"waAlaikum salam masuk aja kak gx dikunci"@ ujar Azka


" sudah pandangi istri nya sebaiknya km istirahat dulu nih kak shey bawain km vitamin diminum"@ ujar shey


" iya kak makasih ya kakak cantiku "@ ujar Azka tersenyum


" hemm kalau LG ada maunya kebiasaan mau apa km"@ ujar sheyla to the poin


" mau tau kebiasaan apa aja yg dilakuin sama Al kalau disini"@ ujar Azka


" Dy ngelakuin kegiatannya disesuaikan sama jadwalnya tuh buka aja laptopnya yg warna putih Dy biasanya nulis jadwalnya dsana "@ujar sheyla setelah itu Dy pamit pergi


Azka pun melangkah ke arah lemari mengambil laptop yang ditunjukan oleh sheyla dan Dy pun duduk diatas kasur dan membukanya diatas ranjang menaruh hp yg masih menyala vc nya di senderan kasur


Dy membaca dan mengingat setiap kata yg iya baca dan menerapkan jadwal sang istri untuknya


" ternyata kita mempunyai jadwal yg sama ya sayang hanya beberapa yg berbeda hehe maklum ya sayang kmu terlalu mendalami ilmu agama sedangkan aku mendalami bisnis dan keduniawian sampai lupa sama agama 🤭"@ujar Azka


setelah membaca Dy menaruh laptop Arsy dan ber istrahat


pukul 4 sore Dy terbangun dan pandangan yg Dy lihat adalah sang istri yg masih terpejam


" selamat pagi istriku dsana udah pagi kan hehe love you aku bersih" terus sholat dulu ya "@ setelah itu Dy kekamar mandi mandi dan mengambil air wudhu dan sholat setelah sholat Dy lanjutkan membaca surat ar-Rahman


setelah semuanya selesai Dy membuka laptop nya mengecek semua perkerjaan ternyata perkerjaan ny sudah dihandel oleh Reyna dan elen


Dy hanya mengecek ulang saja

__ADS_1


" sayang bangun dong aku rindu hehe bucin ku akut bngt ya Al"@ ujarnya tertawa


tak lama suara ketukan pintu terdengar


Azka pun melangkah untuk membuka pintu


" ada apa Lukas dan kau mau kemana"@ tanya Azka melihat Lukas sudah rapih dengan setelan hitam" dan topi hitam dan ada gambar angsa


" aku mau ke markas agent cabang katanya ada penyerangan bang raja lukcy dll jg kesana kau mau ikut apa ingin istirahat "@ ujar Lukas ya Dy tadi sempat ditelpon untuk menanyakan Azka karena bagaimanapun Azka sudah menjadi bagian mereka


" sebentar aku ganti baju dulu "@ ujar Azka


" ya sudah baju dan segala perlengkapan mu sudah kusiap kan di ruangan khusus bie aku tunggu di bawah "@ ujar Lukas dan dibalas anggukan oleh azka


Azka pun dengan cepat mengganti baju dan memakai perlengkapan tak lupa Dy memakai topeng yg ada dsamping kiri milik Arsy


" Al aku ingin melihat mu memakai topeng ini "@ ujar Azka sambil mengusap topeng Arsy setelah itu Dy bergegas kebawah menuju Lukas yg sudah didalam mobil


" sudah siap semua tak ada yg ketinggalan "@ tanya Lukas


" tak ada luks cepatlah mereka butuh kita"@ ujar Azka dan diangguki oleh Lukas dengan tancap gas yg cepat 15 mereka sudah samapi di markas cabang Azka dan Lukas pun keluar dari mobil


"ingat ka earphone mu dan jam tangan mu tetap terpasang "@ ujar Lukas dan diangguki oleh Azka mereka pun berpencar mereka pun masuk dalam pertarungan


dor dor dor suarabangku hantam dan tembakan pun menggema


" ruangan khusus ka ada orang ke arah sana"@ ujar Reyna di earphoneya Dy memantau SCTV markas cabang dari laptopnya azka pun kesana dengan arahan reyna


" mereka mengetahui bahwa kita menyimpan data" penting di markas cabang ulah siapa LG ini Sam sudah dibereskan tak mungkin ulah orang luar pastinya ada orang dalam yg berkhianat lg"@ ujar elen frustasi


" Dika "@ cetus Azka ya Dy sempat melihat SCTV penyerangan di mansion Wijaya dan Arsy sempat mengatakan bahwa Dika adalah penghianat


" astaghfirullah iya kenapa aku tidak memikirkan si beleguk eta jelma "@ ujar elen


mereka sempat mencari Dika namun nihil Dika seperti hilang ditelan bumi sejak penyerangan itu namun tidak dengan Azka Dy memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti Dika saat Dika berhasil melarikan diri dan tadi saat Dy dan Lukas sampai anak buahnya mengirimkan pesan tentang Dika jika Dy yg menyerang markas cabang


tak lama Azka pun sampai Dy tersenyum kearah laki" yg sedang mengontak ngatik sandi itu


dengan gerakan cepat Dy menendang orang itu sampai terbentur ke dinding


"haii "@ sapa Azka dengan aura yg merinding kan


" siiii aaaa..paaa kaa...uu.. "@ ujar lelaki itu terbata bata karena aura dari azka


" aku adalah suami dari wanita yg kau khianati Dika"@ ujar Azka tajam sambil memegang kerah baju lelaki itu


"maakssudmuu"@ ujar ny LG

__ADS_1


" pura" tak tau kau mengkhianati dan melukai ketuamu brengsek "@ teriak elen di earphone


" suaramu elen "@ ujar mereka serentak


" percuma kau memaki lelaki ini elen kau hanya menyakiti telinga kami "@ ujar Azka tersenyum smrik


" Arsy "@ ujar lelaki itu


" jangan sebut nama istriku dengan mulut kotor mu yg penuh pengkhianatan itu "@ ujar Azka dan menghantam lelaki itu dengan pukulannya


" kau orang yg tak tau diri dan tak berterimakasih "@ ujar raja memisahkan Azka agar tidak menghantam Dika LG


" wanita itu terlalu naif mentang" Dy punya segalanya Dy tak menerima ku dengan kata" ny yg munafik itu apalagi dengan kesombongan dan keangkuhan nya sebagai ketua seolah" Dy yg paling hebat dan berkuasa"@ ujar Dika membuat Azka melepas cekalan dari raja dan menghantam Dika


" sewajarnya jika Dy tak menerima karena kau memang tak pantas bersanding dengan nya dan untuk Dy berkuasa Dy ada hak di agent ini karena Dy adalah cucu dari agent ini dan adik saya dan saya kira sewajarnya saja jika Dy memerintahkan anggotanya tak ada yg salah dan lagi pula adik saya tak pernah menyuruh anggota nya selayaknya mereka babu pasti Dy akan memberikan upah dan ucapan terima kasih telah membantunya jadi letak keangkuhan dan kesombongan nya dimana Dy dingin dan tegas itu wajar karena Dy kami adalah ketua kalian sewajarnya kita tegas dan memberi hukuman pada mereka yg melanggar apa LG kau kau itu dipungut oleh adik saya dan adik saya menjamin dirimu di agent ini tapi ternyata dy salah prediksi kali ini Dy memungut seekor ular berbisa di dalam kandang nya "@ujar Axel tajam


"beri Dy hukuman setimpal raja saya tak ingin mengotori tangan saya hanya untuk menyentuh binatang berbisa ini"@ ujar Axel lagi dan berlalu pergi


raja pun menyuruh anak buah nya memasukkan Dika ke sel namun sebelum itu


" jika kau bertanya kenapa Dy tak menerima mu karena Dy (menunjuk Azka) karena lelaki ini yg ada di setiap doanya dan karena lelaki ini lah yg membuat Dy menutup semua pintu hatinya dan Karena lelaki ini lah Dy merasa dirinya dan keluarganya dilindungi "@ ujar Lukas


setelah itu mereka semua pergi dan Dika dibawa oleh anggota ke sel


"luks tunggu "@ ujar Azka


Lukas pun menghentikan langkahnya


"kau tadi bilang karena aku maksudnya"@ ujar Azka bingung


" ya karena kau sudah menjaga kalung itu lambang dari keluarga Kusuma kau menyimpan dan menjaganya sampai saat ini bahkan kau jg menjaga keluarga kandungnya Walthon dirgantara diam" bukan...


kau ingin mengetahui siapa pemilik kalung itu tapi sayang nya nihil karena adikku sudah pergi jadi kau diam" mencari tau tentang keluarganya walaupun hasilnya selalu nihil namun kau masih dengan gigih mencarinya dengan berteman dengan kedua abangny "@ ujar Lukas tersenyum


"saat aku tau tentang mu dari elen aku orang pertama yg menyetujui atas kegigihan mu ya walaupun sengalen selalu membuat mu sedikit kesusahan karena identitas bie dihapus dan semua yg berkaitan dengan bie dikeluarga itu dilenyapkan secara perlahan"@ ujar Lukas LG


" kenapa kalian menghapus semua tentang bie dan membuat seolah" Dy tak ada dikeluarga itu"@ ujar Azka


"karena kami semua sudah berjanji untuk menjaga bie tanpa harus bie merasakan bayang" rasa sakitnya dulu kau pasti tau bagaimana mereka semua memperlakukan bie kecil bahkan mereka tega hampir membunuh dari daging nya sendri "@ ujar Lukas dan melangkah pergi meninggalkan Azka


"apa sebegitu sakitnya kau sayang bahkan mereka semua ikut membenci keluarga kandung mu "@ gumam Azka didengar oleh sheyla


"kamu tahu dek mereka semua rela melakukan apa pun itu bahkan membunuh atau membenci orang yg telah membuat mereka tersenyum itu terluka jika mungkin saat ini bie sudah memaafkan keluarga nya blm tentu mereka bisa seperti bie mereka hanya menghargai keputusannya walaupun mereka tau rasa sakit yg dialami oleh bie itu masih membekas jadi kakak harap jangan toreh kan luka lagi karena luka dan beban nya sudah banyak "@ ujar sheyla tersenyum kearah adik sepupunya itu


" insyaallah aku akan berusaha untuk tidak membuat luka itu semakin dalam kak dan aku akan berusaha membuat Dy melupakan kejadian masa lalunya"@ ujar Azka


" bagus lah kakak akan pegang kata"mu ka yuk kita pulang ini sudh Malam"@ ujar sheyla dan mereka pun melangkah keluar bersama dan pulang kemansion nya

__ADS_1


__ADS_2