
Mas sebenarnya kita mau kemana sih, Ini mata als, kenapa ditutupi segala " Tanya Arsy yang penasaran
Kejutan sayang, kalau dibuka nanti Umma Tau gak surprise lagi dong " Ujar Azka tersenyum dengan menuntun Istrinya berjalan
Arsy hanya menghela nafas dan mengikuti suami nya yang Tah akan membawanya kemana
tak berapa langkah berhenti
Bentar ya " Ujar Azka membuka tutup mata Arsy
Arsy mengerjap ngerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya
seketika ia melihat Pandangan Yang sangat indah
Masya Allah mas ini Bagus sekali " Ujar Arsy tersenyum dibalik niqabnya
Azka tersenyum disamping Arsy, ia membuka niqab sang istri dan melihat Senyum manis di bibirnya
Apa Umma Suka " Tanya Azka tersenyum menatap sang istri
Sangat mas " Ujar Arsy menatap sang suami nya
Ini semua untukmu " Ujar Azka menatap manik sang istri
Semua, mas beli ini semua " Tanya Arsy diangguki oleh Azka
Iya, ini hadiah untuk istri dan Umma Azzam yang sangat cantik ini " Ujar Azka Mencium sudut bibir Arsy
membuat Wajah Arsy sekita mengeluarkan semburat merah karena salting
Ini berlebihan mas, " Ujar Nya langsung memeluk Suaminya karena malu
Tidak sayang, Ini malah belum seberapa " Ujar Azka
Belum seberapa gimana, Mas ini pasti mahal loh, Jan" Ujar Arsy terpotong oleh perkataan Azka
Jangan menghamburkan uang dan membeli apa yang Tidak dibutuhkan atau yang berlebihan " Ujar Azka yang tau Arah perkataan sang istri
Tuh mas Tau, " Ujar Arsy
Sayang membahagiakan dan meratukan Wanitanya itu adalah Ladang pahala loh buat Suami, Dan lagi pula Rezki suami Rezki istri juga, mas belum Pernah beliin Sayang apa apa semenjak menikah " Ujar Azka,
membuat Arsy menatap kearah sang suami
Hey,. Baba nya Azam, apa mas lupa kalau Mas udah beliin Als Rumah di Indonesia yang Segede itu Belum Perusahaan belum yang printilan lainnya masih banyak lagi, " Ujar Arsy dengan menatap wajah sang suami yang hanya tersenyum melihat bibir Arsy yang mengomel
Ihhh, mas, Als lagi bicara jangan ditatap gitu " Ujar Arsy Menelungkup kan wajahnya ke dada bidang sang suami, hal itu membuat Azka terkekeh geli melihat tingkah laku sang istri nya
Itu kan memang Hak mu sayang, Kewajiban mas Kan Memberikan Nafkah lahir batin sandang pangan dan papan " Ujar Azka mencium pucuk kepala sang istri
Ekhem maaf mengganggu Nona Tuan, Saya hanya membawa, Prince Nugraha " Ujar seorang perempuan yang menggendong bayi yang tak lain Adalah Gea
Azka dan Arsy menengok kearah Gea
Mak sama bapak mu, asik pacaran sedangkan anaknya rewel pengen ikut tapi malah gak diajak ya boy, Sungguh malang nya kamu nak yang ditinggal berduaan " Ujar Seorang wanita yang berada dibelakang Gea
Kalian mengganggu saja, " Ujar Azka dingin
Mas jangan gitu lah " tegur Arsy
Eh, Dikatain mengganggu inget bapaknya sudah punya Anak, Situ bawa emaknya pergi Anaknya nyariin nih " Ujar Kiki sewot pasalnya memang sesaat Arsy dan Azka pergi Azzam rewel
Huft Nak, baru baba pinjem Umma nya buat Pacaran kamu udah posesif gitu, " Lirih Azka
__ADS_1
Hust tak boleh mengeluh sama anak, " Ujar Arsy ia menghampiri Gea dan mengambil Azzam dari gendongan nya
Jagoan Umma kenapa Hem,. kangen ya " Ujar Arsy tersenyum menatap sang putra nya
Azzam langsung tertawa ketika Digendongan Arsy
Udah sana pergi, kami tak kan kembali kesana " Ujar Azka
mereka berdua mengangguk dan pamit pergi
Loh mas, kok kita tak kembali, nanti malam Resepsi nya Loh " Ujar Arsy
Baba tak menyuruh kita kembali sayang, Kita suruh berdua ,eh bertiga.n saja dulu karena esok Mas harus pergi ke Indonesia, Baba juga yang nyuruh Mas bawa kamu pergi " Ujar Azka
Loh, besok mas kok dadakan banget " Tanya Arsy
Iya sayang , masalah dikantor tak bisa ditoleransi lagi Dan juga Mas harus menyelesaikan urusan mas dsana lebih cepat lebih baik biar kita bisa berkumpul lagi " Ujar Azka
Baiklah, tapi hati hati ya mas " Ujar Arsy
Pasti sayang, selama mas pergi kamu tetap disini dengan putra kita jaga diri jangan banyak fikiran " Ujar Azka
Dibalas anggukan oleh Arsy
Azka mencium kening Arsy,.
Berat rasanya ningglin Umma Sama Azzam disini " Lirih Azka yang berat meninggalkan Istri serta Anaknya
Gak papa Ba, baba pelgi aja Azzam disini sama Umma gak nakal kok " Ujar Arsy membuat suara sedemikian rupa Seperti Bayi Membuat Azka tersenyum
Baiklah, Bang Azzam Jangan Nakal ya sama Umma, Jangan rewel Selama Baba Pergi " Ujar Azka menatap Sang putra
Ntah mungkin Azzam yang mengerti jika Sang Baba nya bicara dengannya mengangguk dan membelai Dagu Azka membuat mereka sepasang suami istri itu saling menatap dan tersenyum
Uuhhh Putra baba, Udah pinter banget loh, Udah ngerti Kalau lagi Dinasehati langsung nganggur " Ujar Azka mencium pipi gembul sang putra
mereka sedang berbincang bincang terdengar suara Hp Azka berbunyi
Sebentar ya, Umma Abang, Baba angkat telepon dulu " Ujar nya pamit pada istrinya dan menjauh dari Sana
Assalamualaikum Ada apa Bo,. " ujar Azka Ketika sambungan telpon terhubung
waAlaikum salam Tuan, Sebaiknya tuan jangan memakai Pesawat yang biasa di pakai " Ujar Bobo
Kenapa memang " Ujar Azka bingung
Pesawat itu di Sabotase Tuan, Pakai jet milik Nona Saja Hari ini Jet akan kesana Untuk menjemput tuan
" Ujar Bobo memberikan informasi
Siapa yang menyabotasi nya " Tanya Azka Dingin
Dia, dia sudah menyiapkan ini Aku baru mengetahui dari pihak IT untuk mengikuti dan melacak dia, Dia menyuruh orang untuk menyabotase Pesawat Tuan " Ujar Bobo
Baiklah , Siapkan semua Bo " Ujar Azka
Baik tuan,. " Ujar Bobo
Tunggu bo, biarkan Pesawat itu tetap terbang namun Kau wanti wantikan kepilot saat sudah lepas landas mereka terjun dan biarkan Pesawat itu meledak Aku ingin tau siapa saja yang ikut serta " Ujar Azka tersenyum
Baik tuan " Ujar Bobo setelah itu sambungan mati
Aku tau selain mereka pasti ada orang lain lagi, " Gumamnya ia membalikkan tubuhnya dan menatap sang istri yang sedang bermain dengan putranya
Aku tak bisa membicarakan tentang ini kepadanya bisa bisa dia khawatir dan malah makin kefikiran tapi jika Aku tak membicarakan tentang ini dia akan sedih bahkan akan drob, huh aku harus bagaimana " Ujar batin Azka
Tak lama Axel menelpon
__ADS_1
Hallo assalamualaikum Ka, apa bobo sudah menelepon kau " Ujar Axel
WaAlaikum salam, Sudah Bang,. " ujar Azka
Jangan katakan Pada Bie, " Ujar Axel
Tapi bang jika dia drob bagaimana, Aku khawatir dengan keadaan nya " Ujar Azka tak setuju
Jika kau beri tahu pun dia akan jadi fikiran ka, Dan malah Kau tak kan diizinkan untuk pergi, Dia akan menahanmu, Biarkan dia tidak mengetahui hal ini dan biarkan seolah olah Kau memang masuk dalam pesawat itu, Soal Bie, biar kami yang menjaganya Fokuslah ketujuanmu, " Ujar Axel
Tapi bang, " Ujar Azka ingin menolak ia takut istrinya drob
Satu Minggu setelah kau disana selesai dan orang orang itu kita dapatkan Ka, hanya satu minggu, Jika pun Bie Kenapa-kenapa Ada Unda Denisa yang akan menangani nya percaya lah, " Ujar Axel meyakinkan Azka
Baiklah Bang " Ujar Azka pasrah
sesampainya kau disana jangan hubungi Bie ataupun orang-orang yang berada dsini, Alex Akan ikut dengan mu agar pergerakan mu tak diketahui " Ujar Axel
Bagaimana bisa bang, Aku " Ujar Azka terpotong
Turuti Azka, ini demi Berjalannya Semua tujuan kita, Orang itu Bukan Hanya Dia saja tapi ada beberapa orang Dalam juga " Ujar Axel
Kita hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri, Aku sama Sekali tak mempercayai mereka yang ada disini mereka berkedok Teman saudara tapi pada akhirnya berkhianat dengan ku dan keluarga ku terlebih Adikku Yang suka rela menganggap nya Keluarga " Ujar Axel Tajam
Baiklah Bang, Aku akan menuruti nya, tapi tolong jaga Istriku bang " Ujar Azka lirih
Tanpa kau minta akan ku jaga adikku Azka " Ujar Axel
Mas, " Panggil Arsy yang mendekati Azkka membuat Azka terkejut
Ah iya sayang " Ujar Azka terkejut
Siapa sih yang nelpon kok mas tegang gitu " Ujar Arsy
Ah ,gak ini bang Axel tanya keadaan kamu,. " Ujar Azka
Arsy menatap sang suami dengan pandangan curiga
Ia sayang ,nih Abang nya masih tersambung " Ujar Azka memperlihatkan Hp nya
Arsy langsung mengambil hp suaminya itu dan bicara pada Sang Abang
Bang " Ujar Arsy
Yeah Baby, Kamu baik baik saja kan, Tak Ada yang luka kan, " Tanya Axel beralasan
Gak papa, bukannya Abang tau ya Kalau Bie dibaea Mas El " tanya Arsy
Gak Bie, makanya Abang nelpon Azka Soalnya tadi Mymom panik kamu gak balik balik, terus liat Cctv Ternyata Ada yang ngikutin kamu makanya Abang nelpon Azka karena Azka yang bawa kamu pergi " Ujar Axel
Kan Baba, yang nyuruh bawa aku pergi baba juga yang bilang sama mas El tak usah kembali " Ujar Arsy curiga dengan Suami serta Abangnya itu
Babamu itu tak mengatakan nya pada Abang makanya Abang nelpon suami mu, Karena Abang khawatir sama Kamu kok gak kembali lagi " Ujar Axel
Oalah, begitu ya sudah " Ujar Arsy dan membalikkan tubuhnya menghadap sang suami dan memberikan telponnya
.
Percaya Ratuku " Tanya Azka
Arsy tersenyum mengangguk, Azka memeluk sang istri
Ya sudah bang, jangan khawatir Adik mu yang sangat cantik aman dengan Suaminya yang tampan ini " Ujar Azka terkekeh bicara dengan Sang Abang ipar
Hemm ya sudah jaga dia, dan jangan membuatnya Merona saja bahaya nanti kau diabetes " Ujar Axel
membuat Azka terkekeh
__ADS_1