Hijabagent

Hijabagent
Part114


__ADS_3

Mas sebenarnya kita mau kemana sih, Ini mata als, kenapa ditutupi segala " Tanya Arsy yang penasaran


Kejutan sayang, kalau dibuka nanti Umma Tau gak surprise lagi dong " Ujar Azka tersenyum dengan menuntun Istrinya berjalan


Arsy hanya menghela nafas dan mengikuti suami nya yang Tah akan membawanya kemana


tak berapa langkah berhenti


Bentar ya " Ujar Azka membuka tutup mata Arsy


Arsy mengerjap ngerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya


seketika ia melihat Pandangan Yang sangat indah




Masya Allah mas ini Bagus sekali " Ujar Arsy tersenyum dibalik niqabnya


Azka tersenyum disamping Arsy, ia membuka niqab sang istri dan melihat Senyum manis di bibirnya


Apa Umma Suka " Tanya Azka tersenyum menatap sang istri


Sangat mas " Ujar Arsy menatap sang suami nya


Ini semua untukmu " Ujar Azka menatap manik sang istri


Semua, mas beli ini semua " Tanya Arsy diangguki oleh Azka


Iya, ini hadiah untuk istri dan Umma Azzam yang sangat cantik ini " Ujar Azka Mencium sudut bibir Arsy


membuat Wajah Arsy sekita mengeluarkan semburat merah karena salting


Ini berlebihan mas, " Ujar Nya langsung memeluk Suaminya karena malu


Tidak sayang, Ini malah belum seberapa " Ujar Azka


Belum seberapa gimana, Mas ini pasti mahal loh, Jan" Ujar Arsy terpotong oleh perkataan Azka


Jangan menghamburkan uang dan membeli apa yang Tidak dibutuhkan atau yang berlebihan " Ujar Azka yang tau Arah perkataan sang istri


Tuh mas Tau, " Ujar Arsy


Sayang membahagiakan dan meratukan Wanitanya itu adalah Ladang pahala loh buat Suami, Dan lagi pula Rezki suami Rezki istri juga, mas belum Pernah beliin Sayang apa apa semenjak menikah " Ujar Azka,


membuat Arsy menatap kearah sang suami


Hey,. Baba nya Azam, apa mas lupa kalau Mas udah beliin Als Rumah di Indonesia yang Segede itu Belum Perusahaan belum yang printilan lainnya masih banyak lagi, " Ujar Arsy dengan menatap wajah sang suami yang hanya tersenyum melihat bibir Arsy yang mengomel


Ihhh, mas, Als lagi bicara jangan ditatap gitu " Ujar Arsy Menelungkup kan wajahnya ke dada bidang sang suami, hal itu membuat Azka terkekeh geli melihat tingkah laku sang istri nya


Itu kan memang Hak mu sayang, Kewajiban mas Kan Memberikan Nafkah lahir batin sandang pangan dan papan " Ujar Azka mencium pucuk kepala sang istri


Ekhem maaf mengganggu Nona Tuan, Saya hanya membawa, Prince Nugraha " Ujar seorang perempuan yang menggendong bayi yang tak lain Adalah Gea


Azka dan Arsy menengok kearah Gea


Mak sama bapak mu, asik pacaran sedangkan anaknya rewel pengen ikut tapi malah gak diajak ya boy, Sungguh malang nya kamu nak yang ditinggal berduaan " Ujar Seorang wanita yang berada dibelakang Gea


Kalian mengganggu saja, " Ujar Azka dingin


Mas jangan gitu lah " tegur Arsy


Eh, Dikatain mengganggu inget bapaknya sudah punya Anak, Situ bawa emaknya pergi Anaknya nyariin nih " Ujar Kiki sewot pasalnya memang sesaat Arsy dan Azka pergi Azzam rewel


Huft Nak, baru baba pinjem Umma nya buat Pacaran kamu udah posesif gitu, " Lirih Azka

__ADS_1


Hust tak boleh mengeluh sama anak, " Ujar Arsy ia menghampiri Gea dan mengambil Azzam dari gendongan nya


Jagoan Umma kenapa Hem,. kangen ya " Ujar Arsy tersenyum menatap sang putra nya


Azzam langsung tertawa ketika Digendongan Arsy


Udah sana pergi, kami tak kan kembali kesana " Ujar Azka


mereka berdua mengangguk dan pamit pergi


Loh mas, kok kita tak kembali, nanti malam Resepsi nya Loh " Ujar Arsy


Baba tak menyuruh kita kembali sayang, Kita suruh berdua ,eh bertiga.n saja dulu karena esok Mas harus pergi ke Indonesia, Baba juga yang nyuruh Mas bawa kamu pergi " Ujar Azka


Loh, besok mas kok dadakan banget " Tanya Arsy


Iya sayang , masalah dikantor tak bisa ditoleransi lagi Dan juga Mas harus menyelesaikan urusan mas dsana lebih cepat lebih baik biar kita bisa berkumpul lagi " Ujar Azka


Baiklah, tapi hati hati ya mas " Ujar Arsy


Pasti sayang, selama mas pergi kamu tetap disini dengan putra kita jaga diri jangan banyak fikiran " Ujar Azka


Dibalas anggukan oleh Arsy


Azka mencium kening Arsy,.


Berat rasanya ningglin Umma Sama Azzam disini " Lirih Azka yang berat meninggalkan Istri serta Anaknya


Gak papa Ba, baba pelgi aja Azzam disini sama Umma gak nakal kok " Ujar Arsy membuat suara sedemikian rupa Seperti Bayi Membuat Azka tersenyum


Baiklah, Bang Azzam Jangan Nakal ya sama Umma, Jangan rewel Selama Baba Pergi " Ujar Azka menatap Sang putra


Ntah mungkin Azzam yang mengerti jika Sang Baba nya bicara dengannya mengangguk dan membelai Dagu Azka membuat mereka sepasang suami istri itu saling menatap dan tersenyum


Uuhhh Putra baba, Udah pinter banget loh, Udah ngerti Kalau lagi Dinasehati langsung nganggur " Ujar Azka mencium pipi gembul sang putra


mereka sedang berbincang bincang terdengar suara Hp Azka berbunyi


Sebentar ya, Umma Abang, Baba angkat telepon dulu " Ujar nya pamit pada istrinya dan menjauh dari Sana


Assalamualaikum Ada apa Bo,. " ujar Azka Ketika sambungan telpon terhubung


waAlaikum salam Tuan, Sebaiknya tuan jangan memakai Pesawat yang biasa di pakai " Ujar Bobo


Kenapa memang " Ujar Azka bingung


Pesawat itu di Sabotase Tuan, Pakai jet milik Nona Saja Hari ini Jet akan kesana Untuk menjemput tuan


" Ujar Bobo memberikan informasi


Siapa yang menyabotasi nya " Tanya Azka Dingin


Dia, dia sudah menyiapkan ini Aku baru mengetahui dari pihak IT untuk mengikuti dan melacak dia, Dia menyuruh orang untuk menyabotase Pesawat Tuan " Ujar Bobo


Baiklah , Siapkan semua Bo " Ujar Azka


Baik tuan,. " Ujar Bobo


Tunggu bo, biarkan Pesawat itu tetap terbang namun Kau wanti wantikan kepilot saat sudah lepas landas mereka terjun dan biarkan Pesawat itu meledak Aku ingin tau siapa saja yang ikut serta " Ujar Azka tersenyum


Baik tuan " Ujar Bobo setelah itu sambungan mati


Aku tau selain mereka pasti ada orang lain lagi, " Gumamnya ia membalikkan tubuhnya dan menatap sang istri yang sedang bermain dengan putranya


Aku tak bisa membicarakan tentang ini kepadanya bisa bisa dia khawatir dan malah makin kefikiran tapi jika Aku tak membicarakan tentang ini dia akan sedih bahkan akan drob, huh aku harus bagaimana " Ujar batin Azka


Tak lama Axel menelpon

__ADS_1


Hallo assalamualaikum Ka, apa bobo sudah menelepon kau " Ujar Axel


WaAlaikum salam, Sudah Bang,. " ujar Azka


Jangan katakan Pada Bie, " Ujar Axel


Tapi bang jika dia drob bagaimana, Aku khawatir dengan keadaan nya " Ujar Azka tak setuju


Jika kau beri tahu pun dia akan jadi fikiran ka, Dan malah Kau tak kan diizinkan untuk pergi, Dia akan menahanmu, Biarkan dia tidak mengetahui hal ini dan biarkan seolah olah Kau memang masuk dalam pesawat itu, Soal Bie, biar kami yang menjaganya Fokuslah ketujuanmu, " Ujar Axel


Tapi bang, " Ujar Azka ingin menolak ia takut istrinya drob


Satu Minggu setelah kau disana selesai dan orang orang itu kita dapatkan Ka, hanya satu minggu, Jika pun Bie Kenapa-kenapa Ada Unda Denisa yang akan menangani nya percaya lah, " Ujar Axel meyakinkan Azka


Baiklah Bang " Ujar Azka pasrah


sesampainya kau disana jangan hubungi Bie ataupun orang-orang yang berada dsini, Alex Akan ikut dengan mu agar pergerakan mu tak diketahui " Ujar Axel


Bagaimana bisa bang, Aku " Ujar Azka terpotong


Turuti Azka, ini demi Berjalannya Semua tujuan kita, Orang itu Bukan Hanya Dia saja tapi ada beberapa orang Dalam juga " Ujar Axel


Kita hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri, Aku sama Sekali tak mempercayai mereka yang ada disini mereka berkedok Teman saudara tapi pada akhirnya berkhianat dengan ku dan keluarga ku terlebih Adikku Yang suka rela menganggap nya Keluarga " Ujar Axel Tajam


Baiklah Bang, Aku akan menuruti nya, tapi tolong jaga Istriku bang " Ujar Azka lirih


Tanpa kau minta akan ku jaga adikku Azka " Ujar Axel


Mas, " Panggil Arsy yang mendekati Azkka membuat Azka terkejut


Ah iya sayang " Ujar Azka terkejut


Siapa sih yang nelpon kok mas tegang gitu " Ujar Arsy


Ah ,gak ini bang Axel tanya keadaan kamu,. " Ujar Azka


Arsy menatap sang suami dengan pandangan curiga


Ia sayang ,nih Abang nya masih tersambung " Ujar Azka memperlihatkan Hp nya


Arsy langsung mengambil hp suaminya itu dan bicara pada Sang Abang


Bang " Ujar Arsy


Yeah Baby, Kamu baik baik saja kan, Tak Ada yang luka kan, " Tanya Axel beralasan


Gak papa, bukannya Abang tau ya Kalau Bie dibaea Mas El " tanya Arsy


Gak Bie, makanya Abang nelpon Azka Soalnya tadi Mymom panik kamu gak balik balik, terus liat Cctv Ternyata Ada yang ngikutin kamu makanya Abang nelpon Azka karena Azka yang bawa kamu pergi " Ujar Axel


Kan Baba, yang nyuruh bawa aku pergi baba juga yang bilang sama mas El tak usah kembali " Ujar Arsy curiga dengan Suami serta Abangnya itu


Babamu itu tak mengatakan nya pada Abang makanya Abang nelpon suami mu, Karena Abang khawatir sama Kamu kok gak kembali lagi " Ujar Axel


Oalah, begitu ya sudah " Ujar Arsy dan membalikkan tubuhnya menghadap sang suami dan memberikan telponnya


.


Percaya Ratuku " Tanya Azka


Arsy tersenyum mengangguk, Azka memeluk sang istri


Ya sudah bang, jangan khawatir Adik mu yang sangat cantik aman dengan Suaminya yang tampan ini " Ujar Azka terkekeh bicara dengan Sang Abang ipar


Hemm ya sudah jaga dia, dan jangan membuatnya Merona saja bahaya nanti kau diabetes " Ujar Axel


membuat Azka terkekeh

__ADS_1


__ADS_2