
Setelah berbincang bincang mereka pun masuk Kedalam kamar masing-masing untuk membersihkan tubuh mereka
" Al mandikan Azzam dulu mas takut kesorean nanti " Ujar Arsy memandang sang suami
" Ya sudah mas yang nyiapin perlengkapan nya " Ujar Azka ya dia berusaha untuk membantu sang istrinya
" Udah biarin Al aja mas " Tolak Arsy tersenyum lembut
" Sayang kita itu harus saling kerja sama apalagi Dalam hal mengurus Azzam " Ujar Azka
" Ya sudah terserah mas saja bajunya yang sebelah Kanan ya mas" Ujar Arsy dan di balas oleh Azka dengan tangan seperti orang hormat
" Siap Kapten laksanakan" Ujar nya membuat Arsy terkekeh,
ia pun memandikan anak nya sedang Azka menyiapkan semua kelengkapan sang putra
Di Indonesia
" Yah, Ayah " teriak bunda Syifa
" Ada Bun kenapa teriak teriak "
" Iya bunda ini ntar tenggorokan nya sakit lagi" ujar Argi
" Liat itu " tunjuk bunda Syifa kearah tv yang menyiarkan berita tentang Arsy
" Bie punya anak " ujar sang ayah diangguki oleh Bunda
" Sejak kapan " gumam Arga
Tak lama berdering hp sang ayah
" Assalamualaikum " Ujar Ayah
" WaAlaikum salam Ayah" balas Azka
" Azka " jawab Sang Ayah mereka pun menengok ke arah sang ayah
" Iya, Bagaimana kabar Ayah Bunda dan yang lain" tanya Azka berbasa-basi
" Alhamdulillah baik ka " jawab Ayah
" Ku harap Ayah sudah menonton berita itu " Ujar Azka
" ya kami baru saja menontonnya anak siapa dia ka " tanya sang ayah
" Dia putraku " Ujar Azka terpotong oleh suara sang istri dan telpon pun langsung dimatikan
" Bagaimana bisa dia putra Azka maksudnya apa ini " Tanya Arga
tak lama ada pesan masuk
💌
Saya akan ke Indonesia menjelaskan semuanya saya harap kalian bisa bersabar dan tidak menerka nerka
Semua orang disana pun hanya menghela nafas mereka
Sedangkan di luar mansion
" Bos sudah mulai mengarahkan peluru nya " Ujar Gara
" Hem kita hanya bisa menunggu informasi nya saja " Ujar Enzi tersenyum ya Enzi tau kemana arah peluru itu meluncur
__ADS_1
Saat mereka berbincang bincang hp Bobo berdering
Mereka pun menengok ke arah Bobo
" Tuan Azka " ujar nya dan mengangkat telpon itu
" Assalamualaikum tuan" ujar Bobo
" WaAlaikum salam, Apa kalian sudah mendapatkan Semua buktinya " tanya Azka dingin
" Sudah Tuan " jawab Bobo
" Bagus Pastikan kalian selalu mengawasi mereka sampai saya tiba " perintah Azka
" Baik tuan, Kami sudah memasang alat penyadap juga " ujar nya
" Dia pun sudah mengetahui berita itu tuan " Ujar Enzi
" Lebih sebar luaskan Agar seluruh dunia tau Bahwa Bayi itu memang benar putra ku dan istriku " ujar Azka
" Baik tuan " ujar mereka
" Tuan, pengacara yang di utus oleh nona pun sudah mulai bergerak " ujar Barra
" Ya aku tau itu, Kau bantu dia karena dia yang akan mencari tau tentang siapa pelaku sesungguhnya katakan padanya bahwa kau diutus oleh ku untuk membantu mereka " Ujar Azka setelah itu telpon dimatikan
" Apa kalian bisa menebak siapa dalang dari semua ini " tanya Andreas mereka pun menggelengkan kepalanya kecuali Bobo
" Orang terdalam " jawab Bobo
" maksud mu " ujar Enzi
" Dia rapih dan sangat rapih dalam berkerja jika lau bukan orang dalam siapa lagi " Ujar Bobo dan ia pergi
Sebenarnya dia sudah curiga oleh satu orang namun ia tak punya banyak bukti
💌..
Bob dia mengetahui jika Azka ingin ke Indonesia hubungi selena karena aku tak bisa menghubungi nya karena hp ku disadap olehnya
💌
baik nona
Bobo pun langsung menghubungi Selena dan menceritakan semua informasi yang ia peroleh
" Kenapa dia melakukannya aku masih tak percaya bo" tanya Selena dengan suara yang lirih
" Dia menyukai tuan Azka nona "
" Apa hanya itu alesan nya kurasa tidak bobo, aku tau kau mengetahuinya "
" Balas dendam dengan keluarga Dirgantara itu adalah tujuan utamanya, karena Tuan besar Dirgantara yang mendahului permasalahan nya "
" Kau jangan membuat aku berfikir keras untuk mengingat kejadian/ masalah apa saja yang sudah dilakukan oleh Dirgantara itu banyak sangat banyak bo"
" Anda harus banyak berfikir lagi nona disini kan anda bos nya " ledek bobo
" kau meledek ku ya sudah aku akan berfikir bye assalamualaikum" ujar selena dan mematikan telpon nya secara sepihak
" ckckck jika nona bie saja sudah bisa terpecahkan sayangnya kondisinya sekarang sedang tak membaik " Gumam bobo
Di tempat yang berbeda
__ADS_1
" Azka akan ke Indonesia, jika kita mengacau di posisi A itu tak lah baik baik saja karena ada Selena dan yang lainnya disana "
" bagaimana kalau kita bongkar saja ke media siapa anak itu " ujar seorang laki laki itu
" Apa kau fikir Azka para Kusuma Wijaya Selena dan kawan-kawan tidak mengetahui siapa pelakunya jangan bertindak ceroboh aku masih ingin bermain dan aku juga tak ingin ketahuan " ujar wanita berhijab itu
" Terus apa kita hanya diam saja tak ada pergerakan langkah kita sudah tercium oleh mereka " ujar lelaki bertopi
" Saya punya rencana kita akan memecah belah Mereka aku sudah memasang alat menyadap di hp mereka masing-masing kecuali milik Selena Arsy dan Azka blablablabla " ujar gadis berhijab itu
Kretek
" Siapa disana " teriak mereka
" Haish ketahuan ge ceroboh banget sih" batin Seseorang yang sedang bersembunyi
dia pun mengendap endap untuk pergi dari sana
Setelah ia keluar dari tempat itu ia pun berlari sekencang-kencangnya
Sampai ia tak sadar jika ada mobil yang lewat
" argh " ringis nya
" duh nabrak orang dah " ujar orang didalam mobil ia pun keluar dari mobil dan membantu orang yang ia tabrak
" loh Gea ngapain disini " Ujar Kiki ya dia tadinya ingin mengikuti seseorang tapi sayang nya ia ketinggalan jejaknya
" Nona sebaiknya kita pergi dari sini aish" ringis Gea berusaha untuk berdiri
" Baiklah, ayo aku bantu " Ujar Kiki membantu Gea berdiri dan membawa nya masuk kedalam mobil
" Nona cepat kita pergi dari sini mereka mengejarku " ujar Gea panik saat ia mendengar langkah kaki orang yang mengejarnya
" Oke " Ujar Kiki langsung menancapkan gasnya
" Wajah nya memang dia tapi suaranya bukan lah dia " Batin Gea
" Apa yang terjadi ge, " tanya Kiki yang fokus menyetir
" Ntahlah Non, serasa mustahil tapi itu nyata " Ujar Gea
" Maksud mu " Ujar Kiki bingung menatap Kearah Gea
" Sebaiknya kita bahas nanti saja Non " Ujar Gea diam Ia masih tak percaya jika salah satu dari mereka Ada yang berkhianat pasalnya anggota mereka terkenal Dengan kejujuran nya
Setibanya di mansion Gea dan Kiki masuk kedalam
Gea melihat Arsy duduk disofa dengan menggendong Bayi nya dengan Selena disampingnya mengotak ngatik Laptop
" Darimana kalian " Tanya Arsy
" Biasa aku meminta Gea untuk menemani ku Keluar Sebentar " Ujar Kiki tersenyum
Arsy pun mengangguk tanda mengerti
" Ku harap kita tak terpecah belah, Karena kesalah Pahaman "Ujar Arsy tersenyum
Selena Kiki dan Gea menatap Arsy bingung
"Apa bie menyadari nya " batin Selena
" Nona merasakan nya " batin Gea
__ADS_1
" argh, Bie saja bisa menyadari nya jika Ada yang tak Beres " Ujar batin Kiki
" Kita sudah bertahun tahun lamanya bersama Jangan karena Orang luar Kita terpecah belah "Ujar Arsy tersenyum