
mereka pun berpencar
dorr dorr
"argh"@ringis lelaki itu terkena tembakan Sean
" wow loe nyolong star gua "@teriak elen tak terima
"kelamaan loenya ngapain pakek lari" gak jelas apa gunanya pestol yg loe bawa "@ ujar Sean dan mendekat
elen yg jengkel pun hanya mengerucut kan bibirnya
" loe kenapa dah manyun gitu bukan di bawa tu orang ntr kabur LG ribet LG"@ ujar Arlen dll yg baru saja sampai dan melihat kembaran nya manyun
" ndres bawa gih mood gua udah ilang "@ ujar elen melangkah pergi
"tu bocah kenapa dah "@ ujar xela bingung
" loe apa.n adek kembaran gua Sampek moodnya begitu"@ ujar Arlen menatap ke arah Sean
" gx gua apa"n cuman gua nembak Dy karena kelama.n kalo maen kejer" eh Dy nya malah pundung karena gua ngambil star Dy katanya"@ ujar Sean yg ikut bingung
"huh Dy itu gx suka kalo targetnya di ambil "@ ujar Felly yg tau tabiat sahabat ny satu itu
" ya gua gx tau "@ ujar Sean
"ya udah kita pergi dari sini udah mau mlm jg ini"@ ujar dwn menengahi mereka
mereka pun pergi dari tmpt itu dan pulang
skippp......
__ADS_1
Azka yg baru sampai pun langsung masuk kedalam kamar untuk membersihkan diri dan sholat
selesai solat dy berdiri melangkah ke arah ranjang duduk disamping Arsy dan melanjutkan membaca surat ar-Rahman setelah itu Dy mencium pucuk kepala dan tangan Arsy dengan sayang
" kapan bangun sayang apa kau ingin menguji kesabaran ku "@ ujar Azka lirih dan meneteskan air mata nya
" apa blm cukup kesabaran ku beberapa tahun ini untuk mencari mu dan memperjuangkan mu "@ ujar Azka yg tak menyadari jika dibelakang nya ada sang bunda
" nak bersabar dan teruslah berikhtiar kepada Allah agar semua perjuangan mu akan indah pada waktunya"@ ujar sang bunda
"ya Bun terimakasih telah menguatkan ku"@ ujar Azka tersenyum pada sang mertuanya itu
"nak seharusnya bunda yg berterima kasih kepada mu atas ke gigihan mu untuk putri ku atas perjuanganmu untuk mendapatkan permata kami dan atas semua yg kau lakukan untuk nya kami tau selama ini kau menjaga keluarga kandung nya dengan sangat baik agar kau dapat menemukan Dy dan saat ini dengan kondisinya yg seperti ini kau menerima nya nak.. bunda sangat berterimakasih kepada mu ka hiks hiks"@ ujar sang bunda terisak Azka pun mendekati wanita Terpenting dihidup istrinya itu
"jangan berterimakasih Bun itu adalah tugas ku dan ku mohon jangan menangis Al takkan pernah suka jika dirimu menangis ku mohon Bun aku sangat mencintainya aku tak ingin melihat Dy kecewa karena bidadarinya menangis "@ujar Azka mengusap air mata sang bunda
" hiks aku sangat bersyukur dan bangga memiliki kalian berdua kuharap kau selalu sabar nak dengan semua ujian ini"@ ujar bunda
setelah berbincang" bunda pun menghampiri putrinya
" cepat lah bangun sayang banyak yg menyayangi mu dan menunggu mu "@ bisik sang bunda
" makan malam dulu nak"@ ujar sang bunda dan melangkah kearah pintu
"ya bunda duluan saja nanti Azka menyusul"@ ujar Azka
Azka pun berbalik ke arah ranjang dan mencium pucuk kepala Arsy
" aku mencintaimu karena Allah"@ ujar Azka tersenyum
setelah itu Dy keluar untuk makan malam
__ADS_1
setelah semuanya makan malam mereka pun bergegas untuk istirahat
skip pagi
selesai sarapan Azka masuk kekamar untuk bersiap berangkat kekantor
" sayang aku hari ini kekantor dulu dan mulai hari ini aku super sibuk eh kekantor ku terus kekantor kamu blm LG kantor deba doa.n ya sayang semuanya lancar aku mencintaimu karena Allah cepat lah bangun sayang cup "@ ujar Azka tersenyum sambil mencium kening
" aku berangkat ya assalamualaikum warahmatullahi wa barra katu"@ ujarnya LG dan mencium tangan setelah itu pergi keluar kekantor
sesampainya kekantor iya langsung menuju ke ruangan bersama lucky sekretaris dan angkasa yg menyamar menjadi bodyguard ya Dy memang hanya ingin mengawasi Azka bukan karena hal lainnya
" loe gx salah pakaian begini sa "@ ujar lucky menatap angkasa heran
" gx males gua ditatap seperti bos terus sekarang gua cmn pen jaga adik ipar gua biar gx digangguin sama si cabe nanti "@ ujar angkasa
"hahaha Abang ipar the best protektif nya ati" kau ka"@ ujar lucky
" gak papa gak masalah malah seneng saya bang ada yg jagain sering" aja"@ ujar Azka tersenyum
" yeee bocah kalau gua sering" jagain loe perusahaan gua adanya ngangkrang dan ujungnya gulung tiker bangkrut gx bisa nikah gua nanti"@ ujar angkasa kesal dan membuat mereka berdua tertawa
" hahaha loe emng mau nikah sama siapa"@ ujar lucky
" Celine bang lucky gak tau apa sorotan matanya bang angkasa kalo ada Celine "@ujar Azka tersenyum jahil membuat muka angkasa seperti kepeting
" waw ternyata kau diam" suka kepada juniorku dan sahabat adikmu sa"@ ujar lucky meledek dan mendapat tatapan tajam dari angkasa
"fokus kita udah mau sampai ini "@ ujar angkasa sengit dan berjalan keluar duluan dari lift dan melangkah ke ruangan meeting Azka dan lucky pun tersenyum dan langsung bergegas menyusul angkasa dan mulai drama
"silahkan tuan "@ ujar angkasa masam
__ADS_1
" terimakasih"@membuat lucky dan azka tersenyum