Hijabagent

Hijabagent
part90


__ADS_3

" assalamualaikum bagaimana keadaan nya"@ujar baba dijawab salam oleh Azka


" istriku tak apa" kok ya kan kak"@ ujar Azka menatap sheyla


sheyla pun mengangguk menahan isaknya


" kami keluar ba"@ ujar sheyla


dielusnya dengan sayang sang putri


" aku gagal jadi seorang ayah yg baik untuk putriku"@ ujar Daniel


membuat Azka menengok kearah nya


" ba ku mohon jangan menyalahkan baba itu akan melukai hati Alsa LG ba ku mohon"@ ujar Azka lirih


" jaga selalu putri ku nak mutiara ku Dy adalah harta yg sangat berharga bagiku di jantung ku Dy pun nafasku jaga Dy "@ ujar Azka menepuk bahu sang menantu dan beranjak pergi


" ba.."@ lirihan Arsy


Daniel pun menengok dan memeluk sang anak dengan erat


" bie mohon jangan tinggalkan bie bie mohon ba jangan bicara seperti itu ba itu membuat bie sangat sakit ba.. bie minta maaf bie salah bie sudah membuat baba khawatir bie minta maaf tapi jangan pergi dari bie ba bie butuh baba bie hiks hiks"@ Isak Arsy pecah dipelukan sang baba


" bie tidak akan meninggalkan mu princess tak akan pernah kau tetap lah nafas baba "@ ujar baba


mengelus pucuk kepala Arsy


Azka pun mendekat dan menggenggam tangan Arsy dan diciumnya tangan sang istri


" menangis lah sayang yg kuat yg keras lepaskanlah rasa sesakmu ada baba disisimu dan ada aku yg akan menggegammu lepaskan lah semua beban yg kau pikul "@ ujar Azka dan pecah lah tangisan Arsy dengan keras

__ADS_1


" cukup sekali ini dan tak kan ada tangisan se pilu ini sayang "@ ujar batin Azka


sedangkan di luar kamar semua orang terkejut mendengar Arsy menangis sekencang-kencangnya seperti itu


" ada apa sa kenapa bie menangis seperti itu"@ ujar regan khawatir


" aku jg tak tau om"@ ujar denisa dan langsung membuka pintu kamar


mereka pun melihat Arsy yg begitu rapuhnya dengan tangisan sidekapan sang baba dan tangan yg menggegam azka


" bismillah semua akan baik-baik saja"@ujar denisa tersenyum ketika tangisan Arsy sudah mulai mereda namun Arsy masih terjaga tak pinsan seperti biasanya jika menangis


" sudah "@ ujar Azka ketika melihat senyuman sang istri terukir manis


" sudah ms "@ ujar Arsy tersenyum


" ya udah istirahat lah baba mau mandi dulu baju baba jg ini basah udahan "@ ujar sang baba sambil mengelus pipi sang putri Arsy dan Azka pun mengangguk setelah itu baba keluar sedangkan di luar mereka masih bersetegang karena denisa masih mengeluarkan aura dingin nya


" dan kau tidur dengan devano mlm ini"@ ujar denisa menatap sang suami


" kau jg tidur diluar MLM ini Axelo "@ ujar sheyla tajam


mereka berdua pun hanya mengangguk pasrah


dikamar Arsy


Azka yg baru saja selesai mandi menghampiri sang istri yg sedang melantunkan ayat-ayat Alquran


dipandanginya wajah sang istri


" ms "@ ujar Arsy tersenyum lembut

__ADS_1


" eh iya sayang loh udah ngajinya"@ ujar Azka tersenyum menatap Arsy


" sudah ms "@ ujar Arsy tersenyum


" apa ms mau melakukan nya ms als siap"@ ujar Arsy tersenyum malu


Azka yg mendengar pun kalang kabut bukan Dy tak ingin namun yg lebih penting sekarang kondisi Arsy


" sayang liat ms"@ ujar Azka tersenyum menggegam tangan Arsy


" bukan ms ingin menolak permintaan istri ms ini tapi bisakah kita menikmati masa pacaran setelah halal dulu apa LG untuk sekarang kondisi sayang masih blm fit bener ms takut nnti terjadi apa" ms blm sanggup sayang ms blm sanggup lihat sayang tidur lebih lama kayak seblmnya ms takut ms hanya ingin bersamamu dulu "@ ujar Azka lirih menunduk


" ms yakin dengan perkataan ms"@ ujar Arsy bukan Dy tak kecewa namun Dy berusaha memahami ketakutan sang suami


" ms yakin sayang untuk sekarang ms hanya pengen sayang dsini selalu disisi ms dan selalu menatap ms dengan senyuman manis ini "@ ujar Azka


" yakin bukan karena ada yg lain hmm"@ ujar Arsy tersenyum


"astaghfirullah sayang gx ada cmn sayang gx ada yg lain cmn sayang wanita yg mas inginkan dari dulu ms cuman gx pengen sayang drob LG dan kayak dulu ms gx sanggup sayang "@ ujar Azka lirih


" memang beberapa tahun terakhir ada yg mendekati ms tapi sungguh sedikit pun ma gx pernah ngerespon Dy bahkan ms sedikit pun menatap Dy sayang"@ ujar Azka


" sungguh kenapa bukannya Dy cantik Dy terpandang Dy jg menyukai ms"@ ujar Arsy tersenyum memancing azka


" sayang cmn satu wanita yg ms selalu sebut namanya di setiap sujud dan doa mas setelah mama cmn satu wanita yg dari dulu ms inginkan dan cintai cmn satu wanita yg tercantik dan terpandang cmn satu cmn kamu Arsyla salshabiella Az-Zahra putri cmn kamu gx ada wanita lain yg bisa menggantikan posisimu dari dulu cmn gadis kecil yg menolong ms Sampek kepala nya kebentur dan rela gendong ms padahal badan nya lebih kecil dari ms gadis kecil yg sok kuat yg klo ngmng sama ms selalu cuek padahal kepo yg @ ujar Azka terpotong


" cukup ms iiihh jngn disebutin semua ala malu @ ujar Arsy menutup mukanya yg sudah merah menahan malu dengan kedua tangannya


Azka pun tertawa terbahak bahak


" lucu anget sih istri Eugene Azka El Ammar ini gemess pen gigit pipinya"@ ujar Azka membuat Arsy tambah malu

__ADS_1


" udah yuk kita tidur istrahat "@ ujar Azka dan di angguki oleh Arsy


__ADS_2