
ke esokan pagi nya Azka dan Azzam sudah rapih, ya hari ini mereka akan ke Jakarta
Mas nanti ajak Azzam maen dulu ya, jangan langsung pulang biar mas sama Azzam ada quality time nya di luar " ujar Arsy
ia sayang, tapi gak papa kan kalau mas lama mungkin pulang malam " ujar Azka
Diangguki oleh Arsy
assalamualaikum umma baba " Ujar Azzam masuk kedalam kamar
waAlaikum salam nak " Ujar Azka dan Arsy
Umma, dirumah gak ikut " Tanya Azzam yang berjalan kearah dua orang tuanya
Gak sayang, Umma dirumah, umma gak boleh kemana mana dulu adik nya masih rentan, takutnya nanti terjadi apa apa sama adiknya, kasian juga umma kalau perjalanan jauh, semalem kan umma udah banyak bergerak nanti kelelahan " Ujar Azka memberikan nasihat ke Azzam
Azzam mengangguk mengerti, Ia Mengelus perut sang Ibu yang sedikit buncit
Ya udah, Dàgē sama baba pergi dulu ya, adik adik Dàgē jangan nakal jangan bikin umma capek ya, kalau mau apa apa bilang sama Dàgē sama Baba nanti dicariin jangan buat Umma muntah muntah ya, Dàgē sayang Adik adik " Ujar Azzam setelah itu dia mencium Perut sang umma
Arsy tersenyum lembut menatap sang putra iya mengelus pucuk kepala sang putra dengan lembut
ya Dàgē, Adik gak bakal Nakal kok Didalam perut umma, Dàgē ati ati ya, nanti pulang beliin Adik Ayam Bakar ya " Ujar Arsy
asiap laksanakan, " ujar Azzam dengan tangan kanan memberi hormat membuat kedua orangtuanya terkekeh
.....
Setelah Azka dan Azzam pergi Arsy diam di balkon dengan kaki iya dibaringkan dan Kepala iya sandarkan di kursi dengan Membaca buku yang ada ditangannya
Assalamualaikum " Ujar seseorang yang Masuk kedalam kamar
WaAlaikum " Ujar Arsy iya pun menoleh keasal suara itu
Ami " Ujar Arsy
Apa Ami mengganggu Sayang " Ujar Ami Diana
Tidak mi, " Ujar Arsy tersenyum iya menaruh kembali buku di atas meja dan membena duduknya
Apa ingin memakan sesuatu " Tanya Ami
Emb, " ujar Arsy Dy dengan tangan di dagu yang membuat Diana tersenyum melihat putri nya itu
Bolu brownis kayak nya enak mi, pempek juga enaksih, eh itu apa ya namanya mi yang bahan nya pakek ikan yang dulu sering Ami buat " Ujar arsy menatap Diana
__ADS_1
Samosa ikan sayang " Ujar Diana
Nah iya mi itu juga enak banget kok " Ujar Arsy tersenyum
Ya udah tunggu disini Ami masakin dulu " Ujar Diana
Eh mi ikut, " Ujar Arsy ingin berdiri
namun ditahan oleh Sang Ami
disini aja, sebentar lagi tukang urut nya Dateng tadi Azka Nelpon tukang urut buat urutin kamu " Ujar Ami
lah, aku gak papa kok mi, mas Azka mah selalu gitu kalau aku ngeluh pegel dikit aja atau kenapa gitu langsung panikan " ujar Arsy kesal Arsy
Gak boleh gitu sayang suamimu kan khawatir sama kamu, wajarlah kalau dia kayak gitu, udah ah gak baik kayak gitu sama suaminya " Ujar Ami
Huft iya mi bie tau " Ujar Arsy tersenyum tak lama si tukang urut pun Dateng dan Diana pamit pergi Kedapur untuk memasak keinginan sang anak
Gimana, mau apa dia Mbak " Tanya Dania
Banyak , bolu brownis pempek ikan dan samosa ikan " ujar Diana
Intinya hari ini mode ikan ngidamnya si bumil " Ujar Celine
diangguki oleh mereka
Sedangkan di dalam mobil
Azka menatap Sang putra yang ada dipangkuan nya yang sangat anteng melihat Kearah luar jendela
Cup
Dàgē kenapa sayang " Tanya Azka, karena sejak tadi sang putra hanya diam
Ba, Boleh tidak kita ke makam ibu Marina ( ibu kandung Azzam Dulu ) " Ujar Azzam
Almarhum Ibu Marina gak di makamin di Indonesia nak, tapi Di Amsterdam, nanti ya kalau Kondisi Umma dan Adik udah bisa di ajak Pergi kita ziarah kesana " Nasehat Azka memberikan pengertian kepada sang anak
Ya Azzam tau jika dirinya bukanlah putra dari Kedua orang tuanya sekarang karena Arsy memberi tahu beberapa bulan lalu, tapi hal itu tidak membuat Azzam Sakit hati atau bagaiman karena Arsy maupun Azka selalu melimpahkan kasih sayang nya kepada sang putra angkat nya itu bahkan , Arsy dan Azka selalu ada untuk sang putra
Emang boleh Ba " Ujar Azzam melihat sang Baba nya itu
Apapun untuk anak pertama baba, akan baba lakukan, asal Dàgē selalu ada disamping Umma Baba dan adik adik karena Dàgē adalah Pangeran Umma baba dan adik " Ujar Azka tersenyum ia mengelus pucuk kepala sang putra
I love baba " ujar Azzam
__ADS_1
Ilove you to Prince " Ujar Azka Mengecup kening sang putra
Uncle Bo, Azzam boleh bertanya " Ujar Azzam
Boleh , apa yang ingin Tuan Prince tanyakan " Ujar Azzam
Berapa lama Uncle Kenal Baba atau umma " Tanya Azzam
Uncle kenal dengan Umma Tuan prince saat Umma mu berumur 10 tahun tapi jika dengan Baba mu mungkin sejak kecil tapi kami tidak akrab karena Uncle dulunya anak supir di keluarga baba tuan Prince " Ujar bobo
diangguki oleh Azzam
Kalau Uncle Andreas " Tanya Azzam
kalau uncle Andreas dia mah Nemu dijalan Terus diajakin Ummanya azzam ikut eh malah adanya nyusahin muluk " Ujar Lukas tertawa sedangkan Andreas yang sedang mengemudi mobil mendengus kesal
Hust Didi Lukas jangan membully seperti itu tidak baik loh "ujar Azzam menatap Kakak angkat Umma nya itu
hehehe maaf ya " Ujar Lukas nyengir dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal
Dàgē kalau ngantuk tidur aja nak, nanti kalau sudah sampai Baba bangunin " Ujar Azka
Baik Baba tapi shalawati ya " Ujar Azzam yang ingin mendengar shalawat
Diangguki oleh Azka, Azka pun bershalawat dengan mengelus ngelus kepala sang anak saat anak sudah terlelap tidur
Awasi Rafli Torres, Seperti dia akan bermain ntah itu dia akan masuk ke dalam keluarga ku ataupun lainnya, " Ujar Azka dingin
Torres, bo ingatkah kau dengan nama itu " Ujar Lukas
Sangat tuan, Dia adalah salah satu manusia yang ikut dalam kejadian 5 tahun lalu " Ujar bobo
Lukas mengelus pucuk kepala Azzam
Pastikan Penjara itu untuk mereka, karena jika mereka tau Putra Marina masih hidup mereka akan memburu anak pertama ku ini, aku tak mau mengambil resiko berbahaya kedepan nya " Ujar Lukas
Tapi bang bagaimana dengan Dika " Ujar Azka
Delisa sebagai istri sudah berperan untuk merubah fikiran dan hal lainnya dari pria itu " Ujar Lukas ya Delisa Anak buah Arsy Sudah menikah dengan Dika
Lah sejak kapan " Tanya Andreas
Mungkin sudah satu tahun lah, Missi malah jadi istri " ujar Lukas terkekeh
Dan malah jatuh cinta " Ujar bobo tertawa
__ADS_1