
"assalamualaikum "@ujar Arsy lirih dan melepaskan niqbnya
"wa Al..ala..ik..um sal..am qu...enn a..zaa"@ ujar Arma terbata bata
Arsy pun mendekati sang wanita itu
" quuu..een ma...aff..kan sa..yaa"@ujar Arma terbata" mengeluarkan air mata
" sudah saya maafkan biarlah semua nya berlalu dan itu jadi pelajaran "@ ujar Arsy tersenyum lembut
"sa..yaa ber..sal..ah qu..en"@ ujar Arma
" sudah kak yg terpenting sekarang kau harus kuat dan sembuh untuk putramu ini"@ ujar Arsy lirih dan menatap kearah bayi yg digendong diwaktu bersamaan Azka datang
" kak perkenalkan Dy Azka Dy suami ku "@ ujar Arsy tersenyum Arma terkejut siapa yg tak kenal dengan Azka apa LG Dika dan bos mafianya sering menyebut nama nya dan yg pernah ingin Dy jebak atas permintaan dika
" hello nona Arma kita bertemu yg kedua kalinya ya"@ ujar Azka
" tu..ann ma..af..kan sa..ya"@ujar Arma
" sudahlah lupakan jika istri saya yg kau khianati saja bisa memaafkan mu bagaimana saya yg ingin sekedar kau jebak namun gagal "@ ujar Azka
" ma..af hhhhkkk tu..an"@ ujar Arma sambil menahan sesak didada..
" sudah kak yg penting kakak sekarang harus kuat dan sembuh oke"@ ujar Arsy lirih
" sa...ya hhhhkkk sud....aaaaahhhh ta..kkk sang....guupp la..gii.. hhhhkkk sa....ya... mo...hooonn tol...oo...Ng ja...ga... put...Ra.. sa...ya.. tol...ong... hhhhkkkk ja...uhh.. kan.. da..RI di..ka.. to...long Lin...dung..ii di..aa no..na... sa.. ya... mo...hon.."@ujar Arma terbata bata dan memegang tangan Arsy
Arsy menatap sang suaminya Azka pun mengangguk
" kami akan menjaganya dan menganggap ny seperti anak kami jadi tenang lah dan jangan khawatir Dy akan ada di pantauan ku "@ ujar Azka tegas Dy tau apa yg ada dibenak sang istri
Arsy pun tersenyum tak lama suara nyaring detak jantung pun Anfal dan Arma dinyatakan meninggal Arsy terdiam mematung sedangkan sang bayi yg ada digendongan nya menangis Azka langsung memeluk sang istri dan mengambil alih bayi yg ada digendongan Arsy
" semua akan pergi sayang iklaskan "@ ujar Azka lirih memeluk sang istri yg masih mematung sambil mengeluarkan air matanya
" jangan bersedih lihat lah Dy bayi kecil ini ditinggalkan ibunya dan kita sudah berjanji untuk menjaganya bukan jadi jangan seperti ini iklaskan sayang ikhlaskan kan "@ ujar Azka
Arsy pun tersadar dengan tangisan bayi kecil itu diambilnya bayi itu diciumnya di peluknya
" kak Arma aku akan menjaga melindungi nya menyayangi dan mencintai nya tenang lah kau disana jangan kau khawatir kan Dy "@ ujar Arsy lirih
zakiya yg berada dsana sejak tadi pun terisak
__ADS_1
" urus dengan yg layak Dy orang baik bahkan sangat baik"@ ujar Arsy lirih
" pasti sayang baba yg akan mengurus nya kamu harus ikhlas ya nak "@ ujar sang baba Arsy pun mengangguk
" demi anak ini kak aku Arsyla salshabiella Az-Zahra akan menjaganya melebihi nyawaku Sendiri"@ ujar batin Arsy yg didengar oleh Azka
" dan aku tak kan membiarkan kalian terluka sedikitpun selama aku masih bisa bernafas"@ ujar batin azka
setelah dimandikan dishalatkan jenazah pun dikuburkan namun secara tertutup tak ada orang luar yg tau demi keselamatan dan identitas sang bayi
setelah pemakaman mereka pun kembali kemansion
" kami yg akan merawat bayi ini "@ ujar Azka
" kau yakin Dy bukan mainan Azka"@ ujar ari dingin
" siapa yg bilang bahwa Dy mainan deba aku ingin bayi ini dan aku yg akan merawatnya "@ ujar Arsy tak kalah dingin
" kau harus menganggap nya anak dan merawat nya dengan sangat baik"@ ujar ari dingin
"deba jangan memulai oke bie pusing jika harus berdebat terus bie tau ketika menginginkan apapun itu bie harus bertanggung jawab dalam segi hal apapun bie sadar akan hal itu apalg ini menyangkut bayi ini"@ ujar Arsy kesal
" sayang udah liat tuh bayinya jadi nangiskan alsanya marah" gitu "@ ujar Azka menasehati
" tuh liat kayak gitu kok merawat bayi"@ ujar ari meledek sang cucu
" bisa diem mas selalu saja menjahili cucunya "@ ujar asri kesal dengan sang suami
" ekhem bisa ini dilanjutkan pembicaraan nya "@ ujar baba menengahi perdebatan antara sang anak dan ayahnya
diangguki oleh mereka
" baiklah Azka sekarang bertambah tanggung jawabku bukan hanya bie melainkan bayi ini jadi kepala keluarga yg bijak dalam segala hal nak"@ ujar baba diangguki oleh Azka
" apa kau sudah mengalaminya sepertinya Dy baru saja lahir saat kejadian itu"@ ujar regan
" sudah pa Arma saat itu memintaku untuk mengazaninya saat kita menolong nya"@ ujar Azka ya saat mereka menolong Arma Arma sempat meminta Azka didalam mobil untuk mengazaninya karena bayi itu blm sama sekali diazani
"astaghfirullah sungguh kelewatan sekali dika istri melahirkan ingin dibunuh "@ ujar elen emosi
" sudah yg terpenting sekarang bayi yg tak berdosa ini sudah ada di kita jadi Dy adalah tanggung jawab kita semua"@ ujar regan dan diangguki oleh mereka
" berarti Dy adik Nana dong aunty"@ ujar Devina tersenyum
__ADS_1
" ya Dy adik kalian berdua jadi lindungi Dy sayangi Dy dan jaga Dy oke twins"@ ujar denisa dan diangguki oleh twins
" sekarang apa kau sudah menyiapkan nama untuknya "@ ujar baba dan diangguki oleh Azka
"Moreno Adzzam aryyand ammanur putra Eugene nugraha"@ ujar Azka
" wish bagus itu Moreno nya itu maksunya ape"@ ujar Cece
" gimana pun Dy ini punya ibu kandung dan nama ibunya kan armarina jadi ya diganti sedikit lah biar ada nama ibunya yg melahirkan nya didepannya"@ ujar Arsy tersenyum
" ya sudah 5hari LG kita akan melakukan aqiqah dan perkenalan cicit ketiga dari keluarga Kusuma Wijaya"@ ujar Ari Kusuma
" kok geh di kenali dipublik deba gak mau ntr Dy kenapa" Dika masih mencari nya deba"@ ujar Arsy
" jika kita publik Dy anak ini nntinya tak diakui kau mau putra mu tak diakui malah dianggap rendah "@ ujar deba
" ya gx gitu jg deba"@ ujar Arsy kesal
" sayang tenang lah dulu oke kita publik agar semua orang tau Dy putra kita Dy darah daging kita "@ ujar Azka
" tapi mas Dika akan mengetahui itu"@ ujar Arsy khawatir
" tak akan Dika tak kan tau tentang itu karena ms sudah mengurus nya ms sudah memanipulasi jika Arma meninggal dengan bayinya"@ ujar Azka LG
" bagaimana bisa anak buahnya ada yg lolos ms pasti Dy sudah mengetahui bahwa kita yg menolong nya"@ ujar Arsy
" sayang lihat ms "@ ujar Azka menangkup wajah sang istrinya
" Dika tak kan pernah tau soal itu mas sudah mengurus semuanya tanya Enzi bobo gara barra bang Sean dan bang Reyhan "@ujar Azka
dan diangguki oleh mereka
" ya nona lelaki itu sudah kami beres kan dan kami memanipulasi jika Arma meninggal jatuh di tepi jurang beserta bayinya kami pun mengirimkan cctv palsu agar mereka percaya dan kami sudah mencuci otak mereka dan kami berikan chip untuk mengetahui jejak mereka"@ujar bobo
"kau yakin bobo "@ ujar Arsy
" saya yakin dan sangat yakin "@ ujar bobo
Arsy menengok kearah para abangnya
" percayalah semua sudah diatur sebegitu rapih oleh suamimu "@ ujar Arkansas diangguki ke 6 saudaranya
" aku ikut andil dalam hal memanipulasi cctv itu bie jadi tenang lah putramu akan baik baik saja "@ ujar elen tersenyum iya tau kekhawatiran Arsy
__ADS_1