
sejak kejadian itu Arsy tak sadarkan diri dan kini sudah 10 hari Dy memejamkan matanya membuat semua orang sedih
" baru kemarin sayang baba melihat kau tersenyum menatap baba kenapa sekarang kamu tidur lagi apa blm cukup tidur mu princess "@ ujar lirih Daniel
dari kejadian itu Daniel dan seluruh keluarga menjadi dingin bahkan hadirnya keluarga dirgantara welthon diabaikan
mereka semua sudah tau sekarang bahwa Arsy masih memendam rasa sakitnya di balik senyuman ny
" ba...ba "@ ujar Arsy lirih perlahan membuka matanya
" sayang kamu sadar nak bentar ya baba panggil mama Eliza dulu"@ ujar baba senang dan langsung memanggil mama eliza
Eliza yg dipanggil oleh Daniel pun berlari ke kamar Arsy
" ada apa ms kenapa dengan bie"@ ujar Eliza khawatir
" bie siuman za cepat kau periksa sekarang"@ ujar baba senang
Eliza pun langsung masuk kedalam kamar Arsy dan melihat sang menantu sudah membukakan matanya
" sayang "@ ujar Eliza tersenyum bahagia
Arsy pun menanggapi nya dengan senyuman dibibir pucat nya
" Alhamdulillah kondisi mu membaik nak mama akan menyuntikkan vitamin agar tubuhmu cepat pulih"@ ujar mama eliza
"ma berapa lama bie tak sadar "@ ujar Arsy lirih
" 10 hari nak dan 10 hari itu jg kami merindukan mu"@ ujar mama eliza
" maaf ma bie memb"@ujar Arsy terpotong dengan perkataan mama Eliza
" jangan minta maaf oke kamu sadar kembali itu sudah membuat kami semua senang nak"@ ujar mama eliza dan memeluk menantunya sambil menangis
" mama harap ini adalah ketakutan kami yg terakhir sayang "@ ujar mama eliza Ter Isak
" ma jangan nangis ya bie sudah kembali dan bie akan selalu kuat sekarang"@ ujar Arsy yakin ya Dy tak mau terpuruk didepan orang yg mencintai nya dengan tulus
__ADS_1
tak lama pintu terbuka baba Dady mymom Ami dan papa masuk kedalam sang Ami dan mymom langsung memeluk bie
" sayang hiks hiks jangan seperti ini LG oke Ami gak sanggup nak "@ ujar Dania terisak
" mymom jg sayang udah cukup kamu memendam nya sendiri nak tolong apapun itu hal sekecil apapun itu cerita kan ya mymom siap kapan dan dimana pun sayang hiks hiks "@ ujar mymom terisak
sedangkan di balik pintu bunda Syifa menangis tertahan
" maafkan semua kesalahan kami nak kau memendam rasa sakit mu karena ulah kami "@ ujar bunda dan pergi dari sana iya menelpon sang suami dan anak"nya mengabarkan bahwa Arsy sudah sadar
didalam kamar
" sssttt sudah mi mom jangan nangis LG dong Dede gak suka liatnya"@ ujar Arsy
" ya Nia na udah jangan lama-lama meluk putriku Dy jg butuh istirahat"@ ujar mama eliza
" enak aja Dy jg putri kami ya mbk"@ ujar Diana
" iya tapi jg kan"@ ujar mama eliza terpotong oleh perkataan sang suami
" sudah itu bie nya mau istirahat dulu jngn mlh kalian ributkan"@ ujar papa
" mana cucu ku minggir kalian "@ ujar asri dan berjalan ke arah Arsy dan memeluk nya
" omami minta ini yg terakhir oke cantik jangan seperti ini ya omami gx sanggup liat kamu kayak gini "@ ujar asri tersenyum sambil berkaca kaca
" insyaallah omami "@ ujar lirih Azka
" mam biarkan Dy istirahat dulu Dy baru sadar "@ ujar Ari Kusuma dan membuat sang istri mengagguk namun tetap dengan memeluk sang cucu
sedangkan di Amsterdam
" astaghfirullah kenapa makin banyak aja sih aku ini mau balik"@ujar Azka kesal
" kalau kayak gini gimana bisa balik apa kabur aja ya aish masa tinggal finishing aku kabur ayolah Azka semangat demi istri beberapa hari LG jg kamu pulang"@ ujar Azka menyemangati dirinya sendri
lucky yg ingin masuk pun mendengar perkataan Azka tersenyum
__ADS_1
" lihat lah de Dy sangat gigih memperjuangkan mu sampai lelahnya tak LG dihiraukan demi ingin bersamamu "@ ujar lucky ya lukcy dapat kabar jika Arsy sudah sadar
lucky pun masuk dengan mengucapkan salam
" ada yg bisa Abang bantu ka"@ ujar lukcy
" gx bang ini tinggal ditandatangani kok "@ ujar Azka tersenyum tersirat jelas dari wajah pria itu jika Dy lelah
" kau bisa lihat dengan jelas bie perjuangan nya untuk mu "@ ujar batin lukcy dan menatap kearah Azka ya selama ini Dy memakai kacamata yg merekam semua kesibukan Azka Lukas Miko jg dan akan dikirim kan oleh Arsy
" Abang gimana persiapan acaranya "@ ujar Azka masih fokus dengan komputer nya
" Alhamdulillah lancar ka tinggal finishing aja"@ ujar lukcy
" Alhamdulillah kalo gitu bang, terimakasih ya bang atas bantuan dan dukungan Abang jika bukan karena suport dan bantuan dari Abang dan keluarga Azka pasti gx bakal bisa seperti ini dan bertahan "@ ujar Azka
" itu tugas kami ka sebagai keluarga dan sebagai Abang itu sudah kewajiban"@ ujar lukcy
Azka pun tersenyum mengangguk menatap lucky
" oh ya bang selesai wisuda dan acara itu Azka langsung terbang ya gpp kan"@ ujar Azka
" iya GPP toh semuanya sudah beres tinggal km ngehadrin acara" itu"@ ujar lucky
" dan km akan mendapatkan kebahagiaan ka semoga kalian bahagia selalu Abang selalu mendoakan kalian berdua"@ ujar batin lukcy tersenyum
tak lama suara ketukan pintu terdengar masuk lah Miko dan Lukas sambil mengucapkan salam
" maaf tuan hari ini ada rapat dengan staf staf dan seluruh pegawai untuk membahas acara kita dan semuanya sudah menunggu "@ ujar Miko membuat Azka mengagguk dan berdiri pergi
" bang gua kasian liat Azka "@ ujar Lukas
" ada kalanya semua itu diawali dengan kepaitan dulu Lukas baru manisnya"@ ujar lukcy tersenyum dan berlalu pergi menyusul Azka
" huh Podo ae ngmnge"@ ujar Lukas dan melangkah ke sofa
" untung km udah sadar bie lah kalau blm percuma kebohongan kami "@ gumam Lukas
__ADS_1
Azka pun memulai rapatnya untuk membahas acara" dengan rinci dan detail agar semua karyawan dan staf" mengerti