
dilorong rumah sakit
" bie bertahan de "@ ujar Axel lirihh
" wake up sayang buka matamu "@ujar arkansas
" hey little gril bangun de"@ujar Alek menggenggam tangan adiknya
" gak lucu ih Abang gak suka kayak gini bangun bie"@ujar armanza
"buka matamu Barbie Abang gx suka liat km mejem"@ ujar darel
" sayang bangun de"@ ujar angkasa
"Arsyla salshabiella Az-Zahra putri Wijaya bangun hey tadi bilang Dede kuat bangun sayang"@ujar farel terisak
mereka semua terus menerus melakukan itu agar Arsy bangun
"maaf tuan sebaiknya tuan" tunggu dsini kami akan melakukan tindakan "@ujar suster
"apa"an anda Dy adik saya saya ingin berada disampingnya "@ murka Axel
__ADS_1
"mas tahan emosi jangan gini mas bie gak suka Dy butuh doa kita mas bukan emosinya kita"@ujar sheyla memenangkan
" sus saya dan teman saya ini dokter bisa saya ikut membantu"@ujar bella sambil melihat kartu identitasnya dan susterpun terkejut dan langsung mengangguk
" tolong hubungi dokter Eliza"@ ujar sheyla menatap suster itu
" dan mas aku butuh banyak darah untuk Arsy Azka kebetulan kamu disini kakak butuh darah mu dan Sean "@ujar sheyla menatap Axel dan Azka bergantian
"kumohon tolong kerjasama nya dan doanya "@ ujar sheyla berjalan masuk kedalam ruang operasi
sedangkan mereka langsung menghubungi keluarga dan orang suruhan agar mendapatkan darah yg sama seperti adikny
" aku akan donor darah dulu jika ada apa" cepat hubungi ku "@ ujar Axel melangkah keruangan IGD untuk diambil darahnya Azka pun mengikuti nya
"maaf tuan aku sama sekali tak bermaksud menyentuhnya hanya saja aku tak tega melihat nya karena luka itu bisa lebih dalam maka aku hanya bisa mengeluarkan pelurunya saja"@ ujar Azka menunduk ya Dy tadi memang tak sengaja menyentuh tubuh Arsy ketika Dy ingin jatuh dan Dy pun tak tega melihat wanita itu terluka lebih dalam karna peluru yg masih menancap di bahu dan pinggang nya dengan kemampuan nya Dy menyedot peluru itu dan racunnya agar keluar dan tak menyebar
ya Azka dan keluarga mempunyai ilmu tenaga dalam
" jangan panggil aku tuan panggil aku Abang seperti yg lain toh kau jg sebentar lagi akan menjadi adik ku bukan"@ ujar Axel
"eh"@ jawab Azka kikuk
__ADS_1
" aku izinkan kau mendekatiny nanti ketika kau sudah siap dalam segala hal "@ ujar Axel mantap ya Dy yakin dengan Azka dari sorotan matanya bahwa Azka akan melindungi adiknya dikemudian hari
"tuan eh Abang Axel serius"@ujar Azka
" Hem dengan syarat jika kau menyakiti nya akan ku pastikan kau tak bisa hidup dengan tenang dan akan ku jauhkan Dy dari hidup mu"@ ujar Axel tegas
"iya bang "@ ujar Azka senang
"Alhamdulillah ya Rabb ada jalan "@ batin Azka
"terus lah berusaha memperbaiki dirimu dan terus dekatkan diri mu kepada sang pencipta karna aku membutuhkan pendamping hidup untuk adik ku yg sangat berharga takkan ternilai dari apapun itu"@ujar Axel yg masuk keruangan itu
" insyaallah bang akan ku perjuangkan agamaku "@gumam Azka
" perjuangkan lah dekatkan lah tapi bukan semata-mata agar kau bisa mendekati putriku tapi semata" untuk dirimu dan cintamu kepada pencipta"@ ujar baba dari belakang dan membuat Azka terkejut
" tuuuu...aaan "@ ujar azka gugup
" jangan panggil tuan panggil baba saja putra sulung ku sudah memberikan pintu jadi jangan kau buat Dy kecewa "@ ujar sang baba menyentuh bahu Azka
" perjuangkan agama dulu karna putriku butuh seorang imam yg menjaganya dalam ibadah dan melindunginyq dalam api neraka"@ujar baba yg masuk kedalam
__ADS_1
" ngapain loe malah bengong didepan pintu ayok masuk itu Arsy butuh donor darah secepatnya Hoy"@ujar Sean membuat Azka sadar dan langsung masuk kedalam