
setelah kejadian satu Minggu itu Azka tidak lagi datang keperusahaan nya iya hanya menerima laporan laporan yg dikirim kan oleh mereka semua dan menghabiskan waktunya selama 1minggu itu dikamar tak pernah meninggalkan kamar itu terlalu lama
" sayang kapan bangun besok pagi aku sudah harus pergi als aku harus meninggalkan mu ku mohon bangun "@ ujar Azka lirih mencium pucuk kepalanya
"jujur aku tak sanggup jika harus meninggalkan mu aku ingin selalu dsini ingin bersama mu menemani mu tapi permintaan mu yg mutlak tak bisa ku ganggu gugat aku akan pergi dan aku akan kembali dan menunjukkan kepada mu kalau aku memang pantas menjadi imam dunia akhiratmu aku akan berjuang dan belajar memperbaiki diri akhlak dan menjadi yg kau ingin kan"@ujarnya LG
ya esok pagi Dy harus berangkat ke Amsterdam karena Dy sudah lama meninggal kan pendidikan nya selama kejadian itu ya selama ini Dy kuliah lewat online atau bisa dikatakan daring dan para dosen memberikan pengertian dan jangka waktu untuknya dan segera kembali jika jangka waktu habis
skip aja biar gx kelamaan
setelah menunaikan sholat subuh dan dilanjutkan melantunkan ayat-ayat Alquran disamping ranjang sang istri
"sayang apa kau benar" tak ingin membuka mata mu disaat aku ingin pergi"@ ujar Azka terisak
ntah kenapa dinding yg selama ini iya buat untuk kuat nan sabar seakan mengikis
" sayang kenapa sesakit nan seberat ini untuk meninggalkan mu disaat kau butuh aku dsampingmu"@ ujarnya LG dsaat itu sang papa dan mama nya masuk
"nak pergilah jangan jadikan Dy beban mu ingat janji mu boy dan percayalah kepada sang pencipta karena ini semua sudah takdirnya papa percaya bahwa putri papa yg cantik ini akan bangun dan tersenyum untuk suaminya kelak teruslah bersabar dan berikhtiar boy...
dan dsini pun ada kami yg menjaganya ada papa yg akan mendampingi disaat kau tak ada"@ ujar sang papa menasehati anaknya
"iya boy mama akan selalu ada untuknya kau pun bisa selalu melihatnya setiap kau ingin nak jika pun nanti ada yg terjadi akan mama katakan terlebih dahulu kepadamu boy jadi pergilah raih semua ke inginan putri mama ini jangan kecewakan nak percayakan Dy kepada sang pencipta sayang Dy banyak yg mendampingi dan melindungi nya walaupun kau jauh"@ ujar sang mama
Azka pun yg mendengar perkataan orang tuanya pun mengangguk Dy harus kuat nan sabar dan iya pun percaya nan yakin dengan sang pencipta..
"bersiap"lah sebentar LG kau akan berangkat mereka semua sudah menunggumu mama tak bisa mengantarkan mu kebandara karena mama harus menjaga nya "@ ujar sang mama
"tak apa ma cukup mama jaga als saja Azka bisa berangkat dengan mereka "@ ujar azka
penerbangannya pukul 8 dini hari jadi mereka semua harus sudah bersiap-siap karena jarak dari mansion Azka dan bandara Soekarno-Hatta cukup lah memakan waktu
Azka pun turun dan berpamitan kepada semua orang termasuk mertuanya
" Bun ami mymom titip Arsyla ya jika ada apa" tolong hubungi aku secepatnya nya"@ ujar Azka
"iya nak pasti kami akan menghubungi dan kamu dsana jaga kesehatan mu jangan lupa makan istirahat yg cukup dan sholat nya jangan ditinggal "@ ujar sang ami
__ADS_1
" iya Ami "@ujar Azka tersenyum dan menyalami semua orang dsana termasuk sang baba
" titip semuanya yg kau pegang ya nak dan jaga dirimu baik-baik"@ ujarnya
" iya ba "@ ujar Azka tersenyum
" cuman satu permintaan ku jaga dirimu baik" dan hati mu baik"@ ujar angkasa
"itu dua bang bukan satu"@ ujar Azka bercanda
"iya pokok nya itu lah awas gua denger loe dsana aneh" gua seret kepengadilan untuk ketok palu perpisahan sama adek gua"@ ujar angkas tajam nan tegas
" tak kan terjadi "@ ujar Azka smrik
" ya elah kapan mau berangkatnya malah pada ngobrol aja tuh yg lain udah duluan loe mau berangkat kapan bang lucky udah wa ini loe gx keluar" katanya "@ujar Celina kesal melihat mereka berdua berdebat
Azka pun langsung berlari kearahnya kamar
"lah si bocah mau kemana LG tah "@ujar zakiya kesal
"ada yg ketinggalan bentar bilangin ke bang lucky"@ ujar Azka
" loh kamu kenapa balik LG nak bukannya udah pada berangkat"@ujar sang mama
"aku melupakan sesuatu ma"@ ujar Azka dan berjalan ke arah Arsy
"sayang aku berangkat dulu ya assalamualaikum warahmatullahi wa barra katu loveyou cup"@ ujar Azka setelah mencium kening pipi semua bagian wajah dan bibir Dy tersenyum manis
"Azka berangkat ma jaga diri baik" assalamualaikum"@ ujar Azka mencium tangan dan pipi sang bunda dan berlari kebawah untuk menuju mobil lucky
"maaf bang ada yg ketinggalan tadi"@ujar Azka lucky pun hanya mengangguk
sesampainya dibandara mereka pun langsung landing( ntah lah pokoknya langsung naik aja kepesawat)
didalam pesawat lucky dengan raja sheyla dengan ratu dan Axel dengan Azka
" jaga lah iman mu baik" ka ingat kau sudah ada makmum/mahram jadi tolong jaga kepercayaan kami termasuk bie "@ ujar sang Axel
__ADS_1
"ya bang pasti "@ ujar Azka yakin tak lama Azka pun terlelap dan dsaat itu Dy bermimpi bertemu sang istri
"perjuangkanlah pencipta mu dahulu baru aku "@ ujar Arsy dalam mimpi
" Alsa "@ ujar Azka tersenyum
Arsy pun tersenyum mengangguk
" terus lah berjuang untuk mendekatkan diri dan terus lah bersabar dan bertawakal kepada-nya aku akan menunggumu "@ujar Arsy dan menghilang
"Alsa "@ gumam Azka yg dapat didengar oleh Axel yg tepat disampingnya
" ka hey Azka"@ ujar Axel menepuk bahu Azka
Azka pun terbangun dari mimpinya dan tidurnya
"bang Azka ketemu Alsa di dalam mimpi bang Dy bilang Dy akan menunggu Azka sambil tersenyum bang"@ ujar Azka
Axel pun tersenyum mengangguk mendengar nya
sedangkan di kediaman Azka tepat di kamar Arsy
mama nampak bingung dengan kondisi Arsy yg meningkat drastis namun sampai saat ini Dy tak kunjung sadar
" apa kau benar" ingin istirahat karena rasa lelah yg kau alami selama ini sayang sehingga kau tak kunjung membuka matamu ini "@ujar sang mama lirih
" ada apa Tante dengan adik saya"@ ujar derick armanza yg baru saja masuk
" jangan panggil Tante dong panggil mama aja kamu jg putra mama nza "@ ujar sang mama dan di anggukan oleh aramnza
" mama bingung dengan bie nza sejujurnya kondisinya sudah sangat lah membaik tapi kenapa Dy tak kunjung sadar mama jg heran seakan enggan Dy membuka matanya padahal saat Azka balik LG kekamar tadi ada respon dari bola matanya yg bergerak-gerak "@ ujar sang mama
"mungkin Dy memang blm ingin membuka matanya ma"@ujar armanza
"mungkin nza semoga saja secepatnya Dy membuka matanya mama kebawah dulu bentar ya nza "@ujar sang mama dan diangguki oleh armanzy
" huft dek sampai kapan hemm sampai kapan istirahat nya gx kasian apa sama semua keluarga termasuk suami km..
__ADS_1
dy yg ngurusin semuanya sendrian perjuangan Dy dari dulu sampai sekarang untuk kamu dek bahkan Dy memutuskan menikah dengan keadaan km yg seperti ini
buka lah mata mu jangan seperti ini Azka para Abang dan yg lain pun takkan tahan jika kamu terus seperti ini dek "@ ujar armanza lirih dan mengecup kening sang adik dan pergi keluar