
dipercepatin ye
sudah 2 tahun 8 bulan berlalu
dan esok iya sudah akan berangkat LG ke Amsterdam
sudah setengah bulan Azka di Indonesia untuk menemani sang istri yg masih terbaring enggan untuk bangun dan membukakan matanya..
dipandanginya wajah pucat sang istri
" sayang besok aku sudah akan kembali lagi.."@ ujar Azka lirih ntah kenapa Dy selalu enggan untuk pergi dari sisi sang istri apalg seblm iya kembali keadaan Arsy menurun dan membuat semua orang panik terutama Azka yg langsung terbang dan meninggalkan meeting ketika mendapatkan kabar bahwa sang istri drob
flashback
" assalamualaikum hiks hiks "@ Isak sang mama membuat Azka bingung dan khawatir
" waAlaikum salam ma ada apa ma dan kenapa mama nangis"@ ujar Azka dan izin keluar dari ruangan meeting
" nak istri mu istrimu keadaan nya menurun drastis nak pulang lah boy hiks hiks "@ ujar sang mama membuat Azka mematung matanya berkaca-kaca
" mama jangan bercanda ma kemarin Dy baik baik saja kan ma dan semalem jg keadaan nya masih baik baik saja"@ ujar Azka lirih
" iya boy pagi detak jantung nya menurun dan saat ini keadaan nya kritis LG "@ ujar Eliza
" Azka pulang sekarang ma.. ma tolong ma tolong Al ma setidaknya saat Azka sudah sampai disana ma"@ ujar Azka dan langsung melesat pergi meninggalkan meeting dan membuat Miko dan lukcy membubarkan menyusul Azka ke bandara mereka pun terbang menggunakan helikopter
skip
sesampainya di Indonesia mereka bertiga langsung menuju ke mansion di sana semua orang sudah menangis dan ada yg pingsan
" pa istriku mana pa"@ ujar Azka Ter engah"
" nak ikhlaskan Dy sudah tenang boy lepaskan Dy ya nakagar dy tak merasakan sakitnya lg "@ ujar lirih sang papa
membuat Azka syok
" gak pa istriku baik baik saja Dy wanita yg kuat dan aku sedang berjuang untuk nya papa jangan asal bicara pa"@ teriak Azka dan berlari ke kamarny dikamar sudah terdapat Daniel doni 7 Abang Arga Argi Theo dll yg menangis
" yah "@ ujar Azka lirih
" Azka nak maaf kan ayah Dy sudah"@ ujar ayah lirih membuat Azka murka
" no yah istri ku tak pergi kemana-mana Dy hanya tertidur ayah Dy hanya tertidur"@ teriak Azka
Dy pun mendekati sang istri yg sedang dipeluk erat oleh Axel
__ADS_1
" bang biar aku yg memeluk nya aku rindu dengan istri ku"@ ujar Azka dingin Axel pun memindahkan kepala sang adik ke Azka ya Axel tak mengizinkan siapapun orang dirumah untuk menyentuh adiknya atau pun untuk di cabut selang atau alat" ygada ditubuh arsy ntah Dy belum rela bahkan Dy beranggapan Arsy masih hidup
" pelan pelan ka adikku sedang tidur "@ ujar Axel dan diangguki oleh Azka
" hey sayang aku kembali kau tak kan meninggalkan ku kan sayang"@ ujar Azka lirih
"nak ikhlaskan kepergian nya Dy sudah tenang biarlah Dy pergi "@ ujar sang bunda lirih yg baru saja sadar dari pingsannya
" adik ku tak kan pergi kemana" Dy akan disini Dy masih hidup"@ ujar Axel tajam
Theo yg geram meninju Axel
" sadar Axel Arsy sudah tiada Dy sudah meninggal"@ teriak Theo
membuat ruangan mencekam
angkasa maju mendekati Theo dan memberi Bogeman ke pipi Theo sehingga sudut bibir Theo robek
" jaga ucapan anda adik ku belum meninggal "@ujar angkasa
" Dy itu gadis kuat jantung nya hanya melemah bukan berarti adik ku meninggal jadi tolong jaga perkataan kalian semua"@ ujar armanza tajam
tak lama tubuh Arsy mengejang ngejang Azka pun terkejut
" sayang kenapa sayang "@ ujar Azka panik Alex keluar memanggil dokter yg berada di ruangan sang Ami
Fira pun mengecek keadaan Arsy dan seketika Dy terkejut karena jantung Arsy kembali normal dan kondisi ny malah lebih membaik
" Masya Allah sungguh ini mukjizat ka istrimu baik baik saja bahkan jantungnya normal ini sangat lah langka"@ ujar fira terkejut
"sungguh mukjizat mu ya Rabb keadaan nya sangat kritis bahkan sudah Anfal dan seketika hanya dalam waktu singkat semuanya kembali normal "@ batin fira
Azka dan semua orang yg ada dsana langsung sujud syukur bahkan sang bunda menangis bahagia ke7 anak lelaki Wijaya berpelukan
Azka mendekati sang istri dan selalu mengucap syukur
" aku tau kau gadis yg kuat sayang aku akan menunggumu sampai kapan pun waktunya"@ ujar azka
setiap hari Azka berada di dalam kamar enggan untuk meninggalkan sang istri bahkan sekedar untuk sarapan pun pelayan yg mengantarkan nya
elen yg ingin masuk kekamar Azka untuk mengantarkan berkas perusahaan menyeringit bingung ketika melihat pelayan yg baru beberapa bulan kerja ada dikamar Arsy dan Azka
" ada apa kau disini "@ ujar elen
" saya ingin mengantar makanan untuk mas Azka"@ ujar sang pelayan
__ADS_1
" dimana mbok Ina biasanya Dy yg mengantarkan"@ ujar elen
" Dy sedang tak enak badan makanya saya yg mengantarkan makanan ini untuk mas Azka " @ ujar nya sewot
"wah ini bocah kayaknya ngebet bngt sama suami adik gua "@ batin elen
" biar saya yg mengantarkan kembali ke tugas mu sana"@ ujar elen
" saya tidak mau biarkan saya saja anda siapa mengatur ngatur saya anda bukan pemilik rumah ini jadi anda tidak ada hak untuk mengatur saya"@ ujar pelayan itu ketus
" wah ini bocah ngelunjak sekali Dy"@ batin elen
sedangkan Azka yg mendengar keributan didepan kamarnya pun langsung
" ada apa elen "@ ujar Azka bingung
" saya ingin mengantar makanan untuk mas Azka tapi wanita ini tak memberi kan izin mas malah marah" ke saya dan berkata kasar"@ ujar pelayan itu akting bersedih menambahkan cerita dan membuat elen melotot
" wah anda berbakat sekali untuk akting ya "@ ujar elen tajam
" dimana mbok Ina kenapa kau yg mengantarkan makanan "@ ujar Azka dingin
" bik Ina sedang tak enak badan mas makanya saya yg mengantarkan makanan"@ ujar pelayan itu sedikit gagap
" Gita dan MBK ana kemana "@ujar Azka LG
namun pertanyaan itu di tunjukkan kepada elen
" mereka ada dibawah "@ ujar elen santai
tak lama Gita datang membawa makanan untuk tuan nya
" maaf tuan saya sedikit terlambat pesanan tuan sedang dimasak ulang oleh MBK ana karena tadi saat makanan sudah ingin diantar oleh MBK ana ternyata makanan itu lupa MBK ana berikan daun sup ketika MBK ana kembali LG makanan ny sudah tak ada tuan"@ jelas Gita dan menatap tajam ke arah pelayan baru itu
" baiklah lain kali jangan diulangi Gita katakan pada MBK ana dan jika mbok Ina tak bisa mengantarkan jangan menyuruh yg lain kalian bertiga sudah saya tugaskan khusus dan beri peringatan untuk Dy jika Dy masih ingin berkerja disini jangan sembarangan saya tak suka "@ ujar Azka dan mengambil makanan itu dari tangan Gita dan berlalu masuk
" kau mau apa LG.. disini hah cepat kebawah"@ ujar Gita kesal
"tapi nona "@ ujar pelayan itu
" ingin angkat kaki dari sini...
aku adalah atasan mu aku berhak untuk memecatmu keluar dari sini terutama wanita ini Dy adalah saudari tuan Azka jadi cepat kebawah Sekarang ada hukuman dari MBK ana "@ ujar Gita tajam
seketika wanita itu pergi dengan wajah ditekuk
__ADS_1
" gara" wanita itu mood tuanmu hancur git dan alamat aku akan kena semprot jika aku masuk kedalam "@ ujar elen yg tau jika mood Azka sudah tak baik" saja
" ya nona sebaiknya tunda dulu saja "@ ujar Gita mereka pun pergi dari depan kamar Arsy karena jika elen masuk dan memberikan berkas itu akan menjadi masalah