
di panti asuhan kasih bunda
outfitnya dijadiin satu aja ya
Azka and arsy
Vie and reyhan
Cece and Sean..Sean ini adek kembarnya sheyla ye bukan abangnye
"kenapa harus kita sih biasanya itu para nyokap yg kesini"@ gerutu Reyhan Abang Kiki
" udah gak usah ngomel aja toh sesekali kita kesini ini "@ ujar Sean
" ya iya sih"@ ujar Reyhan sambil mengangkat barang" yg ada didalam bagasi dan membawa masuk kedalam
" assalamualaikum "@ salam mereka bertiga
" waAlaikum salam"@ ujar serempak mereka semua
" wah ada nak Rey Azka dan nak Sean tumben ini pada kesini biasanya orang tua kalian nak"@ ujar sang ibu panti
" ya Bu kebetulan orang tua kami sedang ada urusan dan kebetulan kami yg nganggur jadi kami yg kesini"@ ujar Sean
"silahkan duduk nak kebetulan anak" sedang bermain dibelakang "@ ujar ibu panti
dan tak lama
" bang ka "@ teriak anak laki" itu berlari kearah Azka dan dengan senyuman Azka menerima pelukan itu dan menggendong balita itu
"bang ka emana aja Bali daten Bima angen AU"@ ujar cadel bocah itu mereka yg mendengar tertawa dengan kecadelan bocah itu
" Bang Azka kan sekolah boy makanya bang Azka jarang kesini eh ternyata ada yg kangen ya sama Abang"@ ujar Azka sambil bermain dagu didada bocah itu dan membuatnya tertawa
"hihihi geli bang ka iya Bima angen anget"@ ujar Bima dengan cadelan
tak sengaja Dy mendengar suara lantunan selawat yg merdu di taman belakang dan menoleh ke arah sepupunya seolah bertanya apa kalian mendengar itu dan mendapat anggukan dari keduanya
ibu panti yg mengerti oun
" Ayuk nak kita kebelakang kebetulan ada ke3 gadis yg sedang berkunjung jg kesini tadi dan mengajak mereka bermain"@ ujar sang ibu panti mengajak mereka ke taman belakang
terdengar sayup" merdu
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum "@ Cece vei Arsy sambil memitik gitar
Maa siwaaya wa laa ghoirokum siwaakum
Laa wa man fiil mahabbah 'alayya wulaakum
Antum antum muroodii wa antum qoshdii
Laisa ahadun fiil mahabbati siwaakum 'indii " Arsy
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum " vei Cece Arsy dan anak" serempak
Kullamaa zaadanii fii hawaakum
wajdii Qultu yaa saadatii muhjatii tafdaakum
Lau qotho’tum wariidii bihaddi maadlii
Qultu wallaahi ana fii hawaakum roodlii "@arsy
__ADS_1
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaaku
Man ana man ana, man ana laulaakum
Kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum " mereka sambil bertepuk tangan dengan senang
(https://fb.watch/aLbzA7668K/)
" Masya Allah nak indah sekali suara kalian"@ujar ibu panti menyadarkan ketiga pria yg ada dibelakang
" eh ibu bisa aja "@ ujar vei malu
" atak" antik sualanya bagus anget "@ ujar Bima sambil mencium vei Cece dan Arsy bergantian dan membuat ketiga gadis itu tersenyum senang
" makasih sayang "@ ujar Arsy mengelus pipi Bima dengan sayang
tingkah mereka tak luput dari pandangan ketiga cowok itu
"ekhem maaf Bu udah waktunya makan siang dan sholat "@,ujar MBK salah satu penjaga panti
"astaghfirullah sangking serunya sampai gx tau waktu LG"@ ujar ibu panti
" ya udah yuk kita masuk sholat setelah itu makan yuk anak" kita sholat abis itu makan baru kita tidur siang"@ujar ibu panti
mereka semua melangkah kemasjid dan sholat setelah sholat
"ntar dulu deh baru ngeh gua kok kita kayak couple ya sama mereka kita gx ada yg janjian kan ya "@ ujar vei 😕
" mana gua tau kebetulan aja kali lah ya udah yuk jngn ngerumpi gak baik"@ ujar cece mereka pun masuk ke dapur dan membantu para MBK" panti menyiapkan makanan kebetulan mereka bertiga pun sblm kesini membawa makanan dan berbagai macam alat kebetuhan panti
ruang tengah
" iya yg baju biru kalo gak salah adiknya bang Axel "@ ujar Sean sedangkan Azka hanya diam saja
"hati dan akhlak mu terlalu sempurna untuk ku yg belum apa" ini pantas saja aku harus belajar memperbaiki diri untuk mendekati sang pencipta seblm menginginkan mu "@ujar Azka didalam batin
" mereka cantik nan Sholeh sungguh sempurna ciptaan Allah ya vroh"@ujar Reyhan mengaggumi
" hoooy inget zina hati itu dosa"@ujar Sean menjitak kepala Reyhan
padahal dia pun mengagumi mereka tapi Dy sadar dengan dosa
setelah perdebatan itu merekapun ke meja makan untuk makan siang
" mbk atak ia gak akan "@ ujar Bima menanyakan salah satu anak panti itu
" gak sayang kakak Mira katanya nanti makannya "@ ujar MBK panti
" kacian Bima mau acih akan ulu ke ajak ia MBK" @ ujar Bima yg ingin memberikan makan kepada Mira
" memang kemana Mira Bu"@ ujar Azka bertanya pasalnya Dy pun tak melihat gadis kecil itu
" Dy ada dikamar semenjak kedua orang tua mu ingin membawa Dy kedokter Dy tak mau keluar kamar apa lagi ini Dy tau bahwa ada dirimu disini ia tak mau sedikit pun keluar dari kamar "@ ujar ibu panti
"loh emang kenapa buk dan kenapa mira ingin dibawa ke rumah sakit"@ ujar vei penasaran
"Mira sakit leukemia nak kemarin ingin di operasi oleh keluarga nak Azka tapi sayang ny sipendonor kabur membawa uang itu dan Dy tak ingin merepotkan keluarga nak Azka maka setiap mereka datang ia akan dikamar tak ingin ditemui"@ ujar sang ibu panti
Arsy yg mendengar pun langsung menatap Cece dan vei bergantian setelah itu Dy berdiri
"boleh saya bertemu dengan Mira buk"@ ujar Arsy sopan
" eh iya nak silahkan"@ ujar ibu panti Arsy pun mengikuti Bima dari belakang dan membantu membawakan makanan air minum dan beberapa buah untuk Mira dan Bima ya Bima blm mkn karna Dy ingin bersama mira
dibuka lah pintu kamar Mira
"akak mam ulu yuk ni Ima awa ayam goyeng"@ ujar Bima mengajak Mira untuk makan
dengan senyuman khas anak balita sedangkan Arsy hanya menatap interaksi mereka dari depan pintu
" Bima kakak gak laper kamu aja yg makan duluan nanti biar kakak ambil sendiri didapur "@ujar Mira dengan lembut
" gak AU pokoknya kak ia Alus mam ini mam nya kita Alengan "@ujar Bima memaksa dengan perlahan Arsy masuk
__ADS_1
"assalamualaikum "@ ujar Arsy dan membuat Mira kaget dan ingin menutup mukanya dengan selimut
"loh kenapa kok ditutupin mukanya terus ini salam Kaka gx dijawab dosa tau "@ ujar Arsy duduk ditepi ranjang bersama Bima
"waAlaikum salam akak antik"@ ujar Bima dengan cadel
"akak salamnya nanti dosa loh"@ ujar Bima menasehati
dengan perlahan selimut itu terbuka dan muncullah wajah imut nan pucat
"waAlaikum salam cantik sekali kakak"@ ujar Mira terpanah melihat kecantikan Arsy
tak lama
krucuk krucuk bunyi perut Bima dengan menyengat
" Bima lapel acing di eyut nya bunyi "@ cengir batita itu dan membuat mereka berdua tertawa
" ya udah kak Mira sama dek Bima makan dulu yuk biar cacing nya gx bunyi terus"@ujar Arsy dengan lembut mereka berdu pun mengaguk
setelah makan dan memberikan obat untuk Mira Bima pun mendusel ke samping dan memeluk Mira
" antuk akak Bima AU bobo ulu"@ ujar Bima langsung tepar
dan membuat membuat gadis yg berbeda usia itu pun tersenyum
"langsung tidur gitu "@ ujar Arsy bertanya
" Dy memang seperti itu kak langsung dusel terus tdr dimana aja yg penting nyaman"@ dan mendapatkan kekehan dari Arsy
" sayang berapa usiamu "@ ujar Arsy mulai membuka percakapan
"12 tahun kak"@ dengan senyuman manis yg keluar dari bibir pusatnya
"Masya Allah masih terlalu kecil sudah menanggung beban nya kau sangat menyayangi nya ya ilahi boleh kah aku membantunya"@ ujar batin Arsy
" kenapa kamu gak mau keluar dari kamar sayang"@ ujar Arsy bertanya lagi wlpn Dy tau alasannya tapi Dy ingin mendengar langsung dari gadis kecil ini
" diluar ada bang Azka aku gak mau ketemu bang Azka kak bang Azka sama orang tuanya udah baik banget sama Mira tapi malah Mira kecewain Mira gx mau kak Mira gak mau nyusahin bang Azka sama keluarga nya kak"@ujar Mira menangis terisak dengan lembut Arsy memeluk nya
"sayang tapi kita gk boleh kayak gitu gk baik gx sopan dek"@ ujar Arsy menasehati nya dengan lembut dan mereka bercakap" ria
" oh iya apa kak Arsy boleh minta tolong sama Mira"@ ujar arsy
" mintak tolong apa kak "@ujar Mira bertanya
" tapi Mira harus janji tolong kak Arsy karna ini masalah nya sama Allah"@ ujar Arsy LG dengan muka yg menggemaskan yg membuat Mira ketawa dan memberikan jari kelingking nya
" hehehe muka kakak lucu banget sih iya Mira janji Mira bakalan nolongin kakak"@ ujar Mira menyambut kelingking Arsy
"promise inivyavudah janji jadi Mira harus tolongin kakak tanpa ada bantahan "@ujar Arsy meyakinkan
"iya kakak"@dengan senyuman tulusnya
" ya udah Mira tidur dulu setelah tidur baru nanti Mira bantuin kakak biar badannya fress"@ ujar Arsy dengan lembut
" hoam iya kak Mira tidur dulu ya assalamualaikum"@ ujar Mira
" waAlaikum salam"@ sambil mencium kening Mira dan Bima bergantian
sedangkan dibalik pintu mereka semua melihat dan mendengar kan percakapan mereka
" sudah kau urus vei"@ ujar Arsy masih dengan menatap mereka berdua yg tertidur dengan nyaman
" sudah hari ini kita bisa membawanya kak bela sedang mengurus semuanya dan pendonor itu pun sudah dapat "@ ujar vei
" aku tak perduli berapa mahalnya atau berapa banyak ny uang yg aku keluarkan yg terpenting aku ingin Dy tersenyum tanpa rasa sakitnya "@ ujar Arsy
" ya kami pun juga begitu "@ ujar vei
" apa sudah ada yg menghubungi orang tua ku "@ ujar Arsy pasalnya Dy akan membicarakan soal apa saja terlebih dahulu kepada orangtuanya
" lakukan sesuai keinginan mu princess Abang dan yg lain mendukung mu "@ ujar Alex yg tak jauh dari mereka
dan melangkah mendekati sang adik
" aku ingin Dy tersenyum tanpa rasa sakitnya bang"@ ujar Arsy memeluk Alek dengan erat
" iya kita akan lakukan dan membuat Dy tersenyum tanpa rasa sakitnya LG"@ janji Alex iya akan melakukan apapun untuk permintaan adiknya ini
setelah itu mereka keluar dan mempersiapkan semuanya untuk operasi Mira
✓[]✓
Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang yang memelihara anak yatim di antara umat muslimin, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas
__ADS_1