Hijabagent

Hijabagent
part25


__ADS_3

reyhan& Sean


"ada penyerangan di depan kompleks ketua"@ ujar sang penelpon yg didengar oleh azka Alex darel farel angkasa amanz dan Arkansas


" baiklah saya kesana"@ ujar Sean mematikan telpon bersamaan dengan Reyhan dan berdiri


"tunggu kami ikut "@ ujar Alex


" tak usah kami bisa mengatasinya"@ ujar Reyhan yakin


" kita ini keluarga harus menjaga bukan sudah ayok bang kalo kita keluar bareng" pun kak sheyla tak kan curiga kalo sekedar kita ingin nongki diluar "@ ujar angkasa memberi ide


" ya benar itu kita hadapi bersama" "@ ujar Arkansas sambil menepuk bahu Reyhan


"baiklah"@ ujar Reyhan dan Sean mengangguk


dengan berbarengan mereka keluar


" mau kemana kalian "@ ujar sheyla bertanya kepada mereka


" mau nongki diluar kak hirup udara malam bosen nongkrong drmh terus ya gak ka"@ ujar angkasa merangkul Azka agar Dy bisa diajak kompromi


"iya kak gak papa kan"@ ujar Azka


" iya sudah ati" ya "@ ujar sheyla


sedangkan para wanita yg lain menatap Arsy seperti bertanya


"apa ada masalah"@ dan dijawab oleh anggukan ya Arsy mendapatkan info dari anggotany bahwa ada penyerangan diarea komplek depan


"bersikaplah tenang aku yg akan mengerusnya jangan sampai kak sheyla curiga "@batin Arsy sambil menatap mereka bersama dan mendapatkan anggukan pasrah dari mereka


" kak anu pen ketoilet dimana ya kak"@ ujar Arsy bohong


" tu di sebelah sana belok kiri"@ ujar sheyla menunjukkan kearah toilet


dengan terburu" Dy mengetik pesan untuk orang tuanya setelah itu Dy keluar lewat pintu belakang


memencet earphone ny

__ADS_1


"bobo aku butuh sepatu atau sendal aku sulit untuk bergerak "@ ujarnya di earphone tersebut


taklama seseorang datang kearahnya


"maaf nyonya ini sepatu kapten"@ ujar orang tersebut


" terimakasih kau selalu siaga bobo"@ ujar Arsy tersenyum dan memakai sepatu snikers nya


"sama" kapten "@ ujar bobo iya Dy tau apa yg dibutuhkan oleh gadis kecil ini dari earphone yg diapakai bagaimana wanita ini mengomel dengan sepatu nya yg tidak nyaman


" dimana mereka semua kenapa bisa kecolongan"@ ujar Arsy tegas


" maaf kapten ini salah saya yg tidak lebih siaga mereka musuh dari tuan Sean sepertinya mereka mengetahui bahwa tuan Sean dan tuan Reyhan kembali saat mereka mengikuti tuan Sean tadi siang kapten"@ ujar bobo Dy mengakui ini pun kesalahan ny yg tidak terlalu teliti


" huh baik lah lebih teliti lagi bobo jangan kecolongan mengerti ey tak bisa mengontrol selalu tugas mu dan yg lain jadi tolong kerjasama mu untuk lebih tanggung jawab "@ ujar Arsy tegas


"baik kapten saya akan lebih belajar lagi "@ujar bobo bersungguh-sungguh


"Hem kita tunggu disini saja aku punya firasat mereka pun menyerang dari belakang"@ ujar Arsy sambil duduk santai


sedangkan mansion Wijaya


"maaf tuan anda tidak diizinkan dengan nona Arsy untuk pergi"@ ujar Enzi


" tapi mereka semua diserang bagaiman aku tak kesana"@ ujar Axel marah kekuatanny pun diserap oleh Enzi


" tenang lah mereka tak kan kenapa" ada nona dan para tuan muda dsana percaya lah dengan kemampuan adik anda tuan sebaiknya anda diam dirumah dan kerjakan perkerjaan tuan agar selesai dengan cepat bukannya anda ingin menikah tuan jadi jangan gagalkan rencana nona bisa" Dy akan mengamuk dengan saya jika tuan memaksa"@ ujar Enzi memohon karna jika Axel masih tetap memaksa Dy sudah tak tau harus bagaimana mencegah ny kata tubuh nya sudah lemah karna menyerap kekuatan Axel yg sangat besar


" baiklah"@ujar Axel dan segera menelpon seseorang


" hallo assalamualaikum ke mansion Seno alrich mereka diserang wan gua gx bisa keluar dari mansion karena permintaan bie"@ujar Axel kesal


"selow bro iya gua kesana udah loe ikutin aja permintaan bie itu demi loe jg udh waAlaikum salam"@ujar Ridwan sahabat sekaligus orang kepercayaan Axel namun ia jg adalah anggota yg didirikan oleh Arsy dan kawan" Axel tak mengetahui tentang itu Dy hanya mengetahui bahwa Arsy dan kawan" membentuk kelompok agent biasa


skip di mansion Seno


suara baku hantam terdengar nyaring mereka masih beradu satu sama lain begitu pun Azka Alex farell darell angkasa armanza Arkansas Sean dan rehyan mereka melawan musuh yg terus menerus menyerang dan tak lama Ridwan datang


"dimana Arsy dan yg lain"@ ujar Ridwan

__ADS_1


" mereka ada didalam bang aman "@ ujar Alex yakin tapi tidak dengan Ridwan iya berpendapat bahwa Arsy tak kan ada didalam Dy menghampiri salah satu anggotanya


" dimana bobo"@ujar nya


" ketua bobo ada didalam ketua wan Dy tadi dipanggil oleh kapten aza"@ ujar orang tersebut


Ridwan yg mendengar itu langsung memilih menjauh dan masuk kedalam dan memutar karna iya melihat para wanita itu sedang berada di ruangan dan melihat mata kiyah seperti memerintahkan agar ia ke belakang karna Arsy ada dibelakang dengan cepat iya kearah bagian belakang dan tak jauh dari Ridwan Azka mengikuti nya


dan benar dsana pun ada penyerangan


" bobo dimana kapten aza"@ ujar Ridwan


"noh gadis letik itu bermain sendri dengan ketuanya dan aku tak boleh mengganggu nya"@ujar bobo yg masih mencoba menyerang musuhny dengan pistol kedap suara


" kau cantik nan menarik sudah lah kau tak kan pernah menang lawan aku sebaiknya kau ikut aku pergi dan kita bersenang-senang"@ ujar ketua musuh itu


" aku tak mau dan tak Sudi blue drack dan lihat sekarang dirimu sudah seperti ini dan ingin berharap anda menang mimpi saja kau "@ dengan tendangan berputar Dy menendang tubuh ketua blue drack itu sampai terpental jauh dan sekilas laser ingin menembak ketua itu dengan cepat Dy menarik tubuh ketua itu dengan kecepatan yg dia punya dan beruntung laser itu tak mengenai tubuh nya


" ternyata ada udang di balik pohon"@ gumam Arsy dengan santai Dy melangkah kakinya ke arah pohon itu dan


" mau mu apa kenapa kau ingin ikut campur urusan ku Hem"@ Arsy tau siapa orang yg ada di balik pohon itu dan tak lama orang itu keluar


"bukan aku ingin ikut campur tapi Dy mengacau diacara keluarga ku dan apa salahnya aku pun ikut menyerang"@ ujar Azka tak kalah santai


" kau menyebalkan jika Dy terkena laser terus mati bagaimana haaa "@ ujar Arsy marah


"ya tinggal kubur kok repot"@ ujar Azka santai


"gundul mu kui tinggal ngubur mau gantiin dosa nya iya dasar pria menyebalkan"@ dengan gerakan yg sangat cepat Arsy menendang kaki Azka dan mengaduh kesakitan


" segitu mau bunuh orang sama dosa aja gx mikir apa LG mau dekitin anak gadis huh itu zina hati tau jadi berhentilah dan belajar memperbaiki diri "@bisik Arsy lalu pergi


" udah blm bang kalo udah bawa pergi dah mereka mereka ini bie capek mau duduk dulu bentar sambil ngatur nafas sama nenangin dulu nih keringat biar gx keluar terus mau masuk ntar pada curiga LG kan repot abdi "@ omel Arsy kesal dengan Azka


" ya udah Abang dan bobo tinggal "@ ujar Ridwan membawa ketua blue drack sambil menatap ke arah Azka yg masih diam dengan intens


" berhentilah mengejar yg belum tentu Allah ridhoi lebih baik belajar memperbaiki dan mendekati sang pencipta"@ujar Arsy dan melangkah masuk kedalam..


✓[]✓

__ADS_1


"Jangan berharap pada orang lain. Gantungkan harapanmu hanya kepada Allah. Apa yang layak kamu miliki akan datang dari Allah."


__ADS_2