
Kenapa dengan nyonya, Tuan Malvin, Kemarin saat konsultasi dia lebih baik " Ujar dokter Fani ya 15 menit yang lalu dia baru saja datang
Dimana tuan muda, " Tanya Nya
Azzam sedang menuju kemari, dia ikut Melva ke Jakarta semalam " Ujar Hendra
Fani menatap 3 laki laki yang merasa tak asing wajahnya salah satu dari laki laki itu duduk di tepi ranjang
Apa yang sebenarnya terjadi dengan istriku " Ujar Laki laki yang duduk di tepi kasur menatap kearah dokter itu
bang Azka, " Seru dokter itu yang Baru menyadari Siapa laki laki dihadapan nya adalah Kakak angkatnya
tunggu istri maksudnya kak Arsy istri bang Azka " Ujar Fani menatap kearah Mereka 4 dengan satu persatu
Jadi dia orangnya, Kenapa kalian bilang kalau Suami kak Arsy tak perduli bahkan meninggalkan Kak Arsy dengan perempuan lain " Ujar Fani
Fani adik angkat Azka dia bertemu di Amsterdam saat Fani Sedang kuliah disana dan mendapatkan masalah dan Azka membantu nya
Memang kenyataannya begitu, " Ujar meta sengit
Dia Berselingkuh dengan Sahabat nya kak Arsy bahkan mereka sudah menikah " Ujar Meta dengan sengit
Tidak, tuan tidak pernah berselingkuh bahkan menikah dengan Reyna " Bentak Andreas membela sang bos
foto itu sudah menjadi bukti, dan lagi kabar Yang beredar pun sudah terdengar dari kak Arsy bahwa Laki laki bren**ek ini menikah dengan Wanita itu " Ujar Hendru emosi
Yang menikah bukan aku tapi Reyhan, Dan saat itu pun aku tidak berselingkuh semua itu salah paham, Aku memang Pergi dengannya agar musuh tidak menyerang Mansion tapi aku salah, itu malah membuat Hati istriku terluka dan pergi dari rumah, " Ujar Azka Lirih dia mencium tangan sang istri
Namun sedetik kemudian terdengar suara teriakan anak kecil yang memanggil ibu nya
Ummaaaaaa " Teriak Azzam dengan tangisan ia berlari menuju kasur sang ibu
Hiks hiks, Umma kenapa, Umma Kenapa Uncle, Apa umma begini gara gara Azzam tinggalin " Ujar Bocah berusia 5 Tahun itu dengan isakannya
Azzam mendekap sang putra, dia mencium pucuk kepala sang putra
Maafkan baba nak, ini semua karena Baba " Ujar Azka lirih Azzam mendongakkan kepalanya keatas
Seketika matanya melotot
Om, " Ujar Lirih Azzam yang mengingat laki laki itu
Maaf, maafkan baba nak maaf ini semua salah baba " Ujar Azka lirih ia masih mendekap sang putra
__ADS_1
Baba, jadi om Baba ku, suami Umma yang menyakiti Umma, yang sering membuat Umma tengah malam nangis, om jahat sangat jahat " Ujar Azzam menepuk dada Azzam dengan tangan kecilnya
Maafin baba nak, maaf, Baba salah nah sangat bersalah maafin baba " Ujar Azka menangis memeluk sang putra
Umma merawat ku sendrian baba, umma menjaga ku sendiri Baba, Bahkan Umma Mendidik ku sendri memberikan aku kasih sayang Sendiri berkerja siang malam untukku Sendiri , dimana baba kemana baba, kenapa baba tidak bersama umma " Ujar Azzam menangis
Maaf sayang maaf " Ujar Azka lirih
sedangkan mereka yang melihat ikut menangis merasakan apa yang dirasa oleh Azzam karena memang selama ini memang kenyataannya begitu walaupun ada mereka ber 5 Tapi kakaknya tak mau menanggung di pundak mereka dia sendiri melakukan nya
Ekh, Azzam " lirih Arsy ia membuka matanya perlahan
Umma hiks hiks ini Azzam umma " Ujar Azzam melepaskan pelukannya ke sang ayah menuju ibu nya
Ia memeluk ibunya dengan erat dan menangis sejadi jadinya
Untuk apa anda kemari, sebaiknya anda pergi " Ujar Arsy menatap kosong ke arah Azka
Azka menggelengkan kepalanya
Tidak sayang, mas tetap akan disini " ujar Azka
Arsy yang mendengar perkataan Azka pun bangun dari duduknya dan ingin turun dari kasur sambil masih memeluk sang putra namun Azka yang menyadari langsung cepat berdiri dan duduk bersimpuh di kedua kaki sang istri
Maafkan aku, aku mohon Maafkan aku " Ujar Azka lirih
Sebaiknya kita keluar, Biarkan bang Azka dan kak Arsy menyelesaikan masalahnya " Ujar Fani
tapi " Ujar Meta ingin membantah
Ayo meta , sebaiknya memang kita keluar dulu kita biarkan kakak menyelesaikan masalah nya karena mental kakak terguncang karena masalah ini, " Ujar Malvin,
Tapi bang aku takut" Ujar Melva
Ayo keluar " Ujar Hendra dingin
Baik Hendra maupun Malvin , sebenarnya mereka menyadari kalau kakaknya itu masih sangat mencintai sang suaminya
Mereka pun keluar
Kenapa kalian sih, nanti kalau terjadi pada kakak bagaimana " Kesal Meta menatap dua orang itu
Tidak akan terjadi apa apa " Ujar Fani
__ADS_1
Kau bisa mengatakan itu, kau tidak tau bagaimana selama ini dia menanggung rasa sakitnya Sendiri " Ujar Meta
Kakak Arsy masih mencintai suaminya meta , Apa kita harus menghalangi itu, " Ujar Melia
Suaminya sering bercerita tentang kakaknya itu tadi dia menyimpulkan bahwa Arsy masih mencintai suaminya
Jika kita masih tetap kekeh dengan menghalangi mereka sama saja kita menekan kakak dan itu mungkin bisa membuat mental kakak terguncang " Ujar Malvin
sedangkan di kamar
Aku bersalah sayang, aku bersalah telah membuat mu bertahun-tahun memendam luka kecewa dan sakit aku bersalah , Tapi aku mohon, biarkan aku menjelaskan semuanya, Aku takut jika aku tidak sempat lagi menjelaskan ini " Ujar Azka lirih
Saat itu Aku bla bla, Dan Foto aku dengan Reyna aku pun tidak tau kapan itu diambil, dan soal berita Reyna menikah denganku itu tidak benar sayang, yang menikah bukan aku tapi Reyhan aku bersumpah sayang Wanita yang kucintai hanya kamu " ujar Azka
Tapi saat itu kamu melayangkan surat cerai padaku " Ujar Arsy dingin
Tidak itu bukan aku, mama, mama berfikir kamu meninggalkan ku saat keadaan ku kritis maafkan mama, " Ujar Azka lirih
Semuanya sudah terlambat bukankah kita juga sudah bercerai, " Ujar Arsy
Tidak aku tidak pernah menyetujui hal itu bahkan pengadilan pun tidak menyetujui nya, sayang ku mohon maafkan aku " Ujar Azka
Pergilah obati dulu tubuhmu baru kau kembali " Ujar Arsy
Tidak aku takut kamu akan pergi " Ujar Azka lirih
Tidak akan, Aku akan tetap disini tapi aku tidak mau Ikut denganmu, dunia luar sangat menakutkan bagiku " Ujar Arsy
Mas, kau harus sehat putramu ini butuh kamu jaga, aku sudah sangat lelah fisikku mental ku " Ujar Arsy pelan
Baik, aku akan melakukan nya demi kamu bahkan aku akan oprasi disini " Ujar Azka tersenyum ia menyadari bahwa istrinya sangat khawatir dengannya
Azzam, liat baba nak, Azzam sering kali bertanya tentang baba kan nih baba nya Azzam superhero Azzam " Ujar Arsy dengan lembut menatap sang anak
Azzam menengok kearah ummanya, ia mendengar semua perkataan sang umma dan ayahnya itu
Umma, tak kan menangis lagi kan jika itu membuat umma menangis Azzam tak mau umma cukup umma saja " Ujar Azzam suaranya terbata bata karena menangis
tidak sayang, Umma tidak kan bersedih lagi kan baba nya Azzam udah disini udah minta maaf udah mengakui kesalahannya juga " Ujar Arsy tersenyum
Tapi sayang apa boleh jika kita menikah lagi, untuk kedua kalinya, sama seperti impianmu " Ujar Azka
Atur olehmu " Ujar Arsy tersenyum, Azka mengagguk
__ADS_1
Baik, Aku akan mengaturnya sekarang, Azzam tungguin umma oke, Baba keluar sebentar " Ujar Azka tertatih tatih berjalan
Menuju pintu