Hijabagent

Hijabagent
part52


__ADS_3

"jika seperti itu baiklah aku merestui mu"@ ujar arfan


Azka yg mendengar pun tersenyum senang


"saya akan kembali dengan kedua orang tua saya dan keluarga saya"@ ujar Azka mantap


"tak perlu boy kami semua disini dan merestui pilihan mu"@ ujar sandi alrich


ya mereka semua datang untuk menjenguk Arsy namun saat mendengar perkataan Azka mereka tersenyum bangga mereka akan sangat bersyukur jika Azka menikahi gadis yg sangat baik dan berakhlak mulia


"ekhem bisa saya bertemu dengan cucu saya "@ ujar Ari Kusuma ayah dari Daniel dan Dion


"Dady "@ beo mereka terkejut tapi sang kakek tersenyum


"ku kira kau tak ingin melihat cucu mu LG Ari karena terlalu sibuk dengan dunia mu"@ ujar sang kakek dengan sinis


"kau kira aku deba macam apa ketika cucuku seperti ini aku masih sibuk dengan dunia ku jangan ngajak ribut kau besan ku pites nanti "@ ujar Ari Kusuma dengan tajam


"tahan emosi mu kita kesini untuk melihat cucu ku dan berbicara kepada calon cucu menantuku bukan untuk melihat kau ribut dengan Edward "@ujar sang istri asri Kusuma


" bisa kami berdua masuk "@ ujar ny menatap mereka dengan senyuman


"masuk lah mami "@ ujar Dania mempersilahkan mertuanya masuk


" anak muda bisa kita bicara didalam "@ ujar nya LG memanggil Azka dan diangguki oleh Azka


setelah masuk dan berdiri di samping Arsy dan mencium pucuk kepala cucu kesayangan cucu yg telah menyelamatkan ny berkali kali dari mara bahaya dan cucu yg selalu menatap ny dengan lembut walaupun dengan kata" yg tajam


"assalamualaikum monster kecil deba tak menyangka bahwa musuh nya deba bisa tidur lelap seperti ini"@ ujarnya tercekat


" bangun baby apa tidur mu terlalu nyaman sehingga kau tak ingin bercekcok dengan deba mu ini lg apa kau tak ingin berperang mulut tajam lagi sayang deba rindu baby"@ ujarnya menitikkan air mata


sedangkan asri sudah tersedu sedu menangis dipelukan sang cucu yg terbaring

__ADS_1


" baby hiks bangun sayang apa kau tak rindu dengan maemo mu bangun nak hiks hiks jika kamu bangun apapun yg kamu inginkan apapun yg kamu katakan akan maemo mu turuti sayang bahkan jika kau berargumen dengan deba mu akan maemo Hajar deba mu agar Dy mau mengalah tapi maemo mohon bangun sayang hiks"@ ujar asri menangis


" apa kau yakin dengan keputusan mu nak azka"@ ujar Ari


" saya yakin tuan sangat yakin"@ ujar Azka


" tapi keinginan cucuku belum kau penuhi "@ ujar Ari


" aku akan memenuhi tapi aku ingin Dy menjadi pendamping ku akan ku kabulkan keinginannya"@ ujar Azka


"Dengan harus meninggalkan cucuku nantinya "@ ujar maemo memotong dan Azka terdiam


" pilihan terberat mu setelah menikahi cucuku kau harus meninggalkan nya untuk memenuhi keinginan cucuku "@ ujar Ari


"yaitu meraih ilmu yg bermanfaat dan merubah mu karena cucuku menginginkan imam yg bisa menuntun nya ke akhirat dan mendampingi ny bukan didunia tapi diakhirat pula dan menjadi kepala keluarga yg amanah "@ ujar maemo Azka masih diam


"jika kau memang bersedia menikahlah secepatnya setelah itu pergi ikut kami fokuskan dirimu memperbaiki diri dan belajar lah ilmu agama dengan sungguh" jika kau tidak ingin meninggalkan nya jangan harap kau bisa menikah dengan cucuku aku menentang itu karena apa yg diinginkan cucuku harus yg utama walapun nanti Dy sadar sekalipun yg Dy ingin kan mempunyai suami yg bertanggung jawab atas dirinya di dunia dan akhirat"@ ujar Ari


"kenapa kau ragu karena Dy tak ada yg melindungi apa kau lupa Dy memeliki 7 prisai 10 gadis tangguh dan 8 orang kepercayaan dari mu dan yg iya miliki dan blm lagi keluarga maupun para anggotanya yg menjaganya tenang lah orang"ku pun dsini jadi tak perlu kau ragu kau fokuskan pada keinginan nya saja urusan menjaga ada banyak yg menjaganya "@ ujar Ari memastikan


tujuannya hanya satu membuat cucu nya tersenyum dan apa yg di inginkan cucuny terpenuhi


flashback


"hup deba mendapat kan mu bocah kecil"@ujar ari


" hihihi ampun deba bie mengaku kalah "@ tawa Arsy


" hahaha ya sudah yuk kita duduk dsana"@ ujar Ari


"siap deba"@ ujar arsy


" baby cucu nya deba kepengen apa nak"@ ujar sang deba bertanya kepada cucunya

__ADS_1


" bie pengen buat orang tersenyum deba "@ ujar Arsy


"selain itu"@ ujar deba


"buat orang tua bangga"@ujarnya


" selain itu"@ ujar deba


"pengen bantu orang yg kesulitan deba karena kita umat Islam harus tolong menolong kan deba"@ ujar nya


"itu bukan keinginan sayang tapi itu memang kewajiban "@ ujar sang deba gemas dan mendapat kan cekikikan dari arsy


"setelah itu Dede pengen apa LG "@ ujar deba


"punya suami yang baik terus bertanggung jawab dunia akhirat deba"@ ujar Arsy


" lah kok udah mikirin punya suami hayoo pen buru" nikah ya"@ujar maemo dari belakang


" nikah muda jg Gpp maemo toh malah lebih bagus deba malah setuju karena gak bakal nimbul fitnah atau zina tapi sebelum itu kita harus saling kenal satu sama yg lain"@ujar sang deba


"emang bie mau nikah muda Tah"@ ujar maemo


" ya kalau jodoh nya udah yakin dan Dy menunggu terus mau belajar menjadi yg bie inginkan nikah kapan aja bie mau "@ ujar Arsy tersenyum


dan meninggalkan kedua kakek dan neneknya pergi


.............


" baiklah "@ ujar Azka tenang setidaknya Dy tak kan kehilangan Arsy walapun Dy pergi jauh nanti


"ini yg kau katakan nak dan lelaki ini yg dengan lantang ingin memiliki mu "@ ujar batin ari


"sungguh tekatnya sangat kuat semoga kami tak salah memilih mu"@ ujar batin maemo

__ADS_1


__ADS_2