Hijabagent

Hijabagent
part8


__ADS_3

Tepat jam menunjukan pukul 11:00


Tut Tut Tut... berdering nyaring suara telpon memenuhi Ruangan dari masing masing kamar


"Halo assalamualaikum " ucap seseorang seberang


" Lapor kapten angel markas Bright Eyes utama diserang" Ujarnya lagi karna Dy tau mereka yg sedang Ditelpon masih dalam keadaan setengah sadar


" Astaghfirullah baik lah kami kesana"Ujar salah satu Dari mereka dan bergegas siap siap dan pergi ke Markas


Didalam mobil


" Vie cari tau siapa yang menyerang"


" Ce cek posisi para penghuni dimana " yang dimaksud Para ketua Bright eyes ya"


" Ki perbaiki sistem keamanan markas jangan sampai Mereka membobol data "


" Dan kau Bie putar otak mu untuk kita menyerang Bertahan dan memanipulasi keadaan nanti nya" Perintah Arlen yang memang menjadi ketua diantara Mereka


Saat sudah semua informasi di dapat Bie/arsy mulai Berfikir dengan mencermati setiap informasi yang dia Dapat dari rekannya


" Berhenti disini kak kita berjalan menerobos arah Selatan agar lawan tak mengetahui bahwa ada bala Bantuan yg datang karna ini dadakan pastinya para Ketua/Kapten tak banyak persiapan sambil kita Merakit alat alat kita yang lumayan menguras waktu 5menit dan berfikir" Ujar Bie memberi arahan


Mereka keluar dan melangkah dengan merakit alat yg Digunakan seperti pistol, pisau lipat , stun gun baton, Stuck Self , defense stuck , panah kecil, yang mereka Beri racun melumpuhkan


" Kita berpencar disini Vei ke arah selatan"


"Arlen ke Utara "


"Kiki barat "


" Cece ke timur" sedangkan aku akan maju ketengah Ke posisi pengecoh " ujar Bie

__ADS_1


" Siap laksanakan " setelah itu mereka berpencar


" Kak Arlen dibagian belakang ada bang Arga"


" Vie dibagian selatan ada bang Reksi"


" Cece bagian timur ada Argi"


" Dan km Ki dibagian barat ada rekgi"


Ujar Bie


" Aku mintak tolong dengan sangat hormat tolong jaga Diri kalian terutama kau kak Rey aku tau kau sudah Ada diatas tolong tetap fokus ke layar mu untuk Memberitahu agar kami bisa saling menjaga satu sama lain " ucap Bie di earphone


." Siap " ucap mereka serempak


Mereka bertarung dengan sengitnya tanpa kata lelah Sedangkan di bagian tengah Arsy masih diam mencari Kelemahan setiap musuh sambil memandangi Azka Dan Theo yg mulai sedikit lengah dengan gerakan Cepat peluru yg hampir mengenai Azka langsung ditangkap oleh Arsy


" Jangan lengah, mereka mencari kelengahan kalian Musuh tak kan ada hentinya karna mereka di sogok Dengan ramuan pengebalan tubuh cari titik kelemahan Mereka dengan fokus cermati bagian intim jangan Terkecoh" Ujar nya sambil melawan musuh dengan Menggunakan alat yg dia buat dan bela diri yg dia Punya


" Astaghfirullah waktu tidur gua hilang sudah " Gerutu Vie yg masih dengan musuh yang didepannya


" Aku tak tahajud an gara gara ini " ujar Kiki


"Ush Drakor ku tamat dan abdi teh ntek nonton Episode terakhir nya" keluh Cece


" Kalian menyebalkan bener buat saya harus bersabar Dan kerja keras malam ini terus-menerus enggak tau Apa besok pastinya gua bakal di geret buat bantuin Kakak tertua kekantor aish dah " omel bugh tendangan dari Arlen mengenali alat intimnya


" Kalian membuat waktu kerja ku bertambah Vie Ki Ce Len jangan ngeromet aja pusing aku hajar terus liat Bie Udah non aktifkan earphone ny gara gara kalian Berisik aja " Ujar Reyna


" Ini menarik bahkan aku bisa melatih beladiri ku " seringai bie


Yag membuat Azka dan Theo menoleh ke arahnya dan tak selang berapa lama Arsy mulai beraksi membuat Lawan menjadi samsak latihan nya

__ADS_1


" Eh bocah itu anak manusia dijadiin alat latihan Asstaghfirullah " Ujar Reyna sambil menepuk jidat nya


" Kak ambil rekamannya aku mau nyoba juga nanti Dirumah" ujar Arlen yang semangat


" Eh aku jg mau dapet gerakan unyil " teriak Vie yg Membuat Reksi menoleh kearahnya bingung


"Pokoknya di simpan kak jangan Sampek enggak pasti Unyil baru belajar tu gerakan baru nya aku mau nyoba" Seru Cece


" Yuhuuu emang Unyil nya angel the best banget kalo Soal memperagakan latihan aku teh makin cinta Makin sayang deh " Ujar Kiki kesenangan sambil menghajar orang orangitu dengan semangat


Ya mereka belajar beladiri dari Arsy karna Arsy yg Memang bisa menyerap semua gerakan dalam sekali Baca atau melihat dan bisa merangkum gerakan itu Agar bisa menjadi gerakan inti yg mematikan lawan.


Sedangkan Theo dan Azka cengo melihat Arsy menjadi Liar membuat lawan jadi boneka


" Siapa gadis ini kenapa aku seakan dekat dengan nya " Batin Theo


"Gadis menarik semua gerakan yang dikuasai oleh nya Sama persis dengan yang aku kuasai bahkan ada Gerak gerakanan yang berbeda jenis " batin Azka


Arsy masih terus mengunakan beladiri nya sampai Tahap dimana Dia mulai melakukan serangan Cakaran/silat harimau


"ini silat harimau"@ seru Azka dan Theo bersamaan..


Dan setelah itu semua lawan terkapar sempurna Dengan luka yang cukup parah tapi tak merenggut Nyawanya


Tak berselang lama datang dari arah depan David Devan Darrel Farel Derick Dion Delon


" Pulang lah kalian semua biar kami yang Membereskan semuanya" ujar David tegas dengan Para wanita itu


Perintah David menjadikan ucapan mutlak untuk Mereka ber6 untuk pergi...


Karena jika dibantah urusan nya akan panjang apa lagi


Si Arsy yang sedang tak ingin membantah perkataan sang Abang pun hanya mengangguk pasrah

__ADS_1


Kenapa Devan dan para saudaranya tau dimana Mereka karena Devan memberikan GPS di gelang sang Adik yang baru saja ia berikan beberapa hari lalu


__ADS_2