
Indonesia., jakarta
Mansion dirgantara welthon
'' apa kalian yakin tidak ada celah sama kali dimana keberadaan mereka ''@ujar regan menatap kearah semua orang suruhan nya dan ketiga putranya
" ya tuan mereka seperti ditelan bumi tak ada yg tau mereka dimana ''@ ujar rio
'' cari terus dimana keberadaan cucu perempuanku KALIAN SEMUA PENYEBABNYA PERGI ''@ teriak ali walthon yg baru saja datang menunjuk mereka yg ada diruangan itu
'' ckckckck menyedihkan sekali kenapa baru sekarang menyesal dan mencarinya ''@ ujar seseorang yg berada didepan layar cctv
'' jika aku jadi queen sudah kupastikan mereka bukan hanya menyesal tapi jg harus menderita ''@ ujar wanita 1
'' itu kau., beda dengan queen yg memang punya hati yg lembut ''@ ujar wanita 2 sambil menoyor kepala wanita ke1
'' sudah jangan berdebat''@ ujar seseorang yg baru saja masuk diruangan itu yg tak lain anita
'' ketua''@ ujar mereka berdua serempak
'' hemm kenapa kalian berdua terkejut''@ ujar anita
'' eh anu ketua''@ ujar wanita ke2 sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal
'' sudah lah bagaimana tugas kalian lancar'' @ ujar anita
'' lancar ketua saya sudah menanamkan semua saham kemereka tanpa ada keluarga queen yg tau/ curiga dengan arahan queen sendiri "@ ujar wanita ke2
__ADS_1
" saya jg sudah menjadi pengacara dari tuan arsen menggantikan pengacarnya yg lama dan saya jg sedang menyelidiki kematian pengacara itu ketua karena keematiannya seperti ada yg menganjal"@ ujar wanita ke 1
'' bagus kalo begitu jika kalian merasa kesulitan hubungi saja aku atau sofiana jangan menghubungi queen lg karena sekarang queen tak bisa bertindak sesuka hatinya lg ''@ ujar anita dibalas anggukan oleh mereka
'' suaminya sangat mencintainya maka dari itu dy tak diperbolehkan bertndak sendiri lg kita hanya cukup mengawasi mereka dan para musuh sewaktu'' ada tindakan / penyerangan kita punya ancang'' sendiri tidak melimbatkan banyak orang ''@ ujar anita lg dan tersenyum
'' ya ketua kita dipilih untuk menjadi anggota bayangan queen berarti kita wajib siaga kapan pun tanpa harus diperintahkannya ''@ ujar wanita ke1 diangguki oleh anita mereka berdua pun meminta izin untuk pergi mengerjakan tugasnya masing
anita duduk disofa fikirannya melayang'' saat kejadian dimana terbentuknya anggota bayangan/ khusus
saat itu mereka semua masih menjadi anggota bridge baru dy sofiana dan yg lain namun ada kejadian dimana tim dari sofiana dan anita berkhianat ingin menyelakai mereka berdua arsy dkk yg memng menjadi anggota inti yg mendapatkan tugas untuk membantu tiap tim anggota arsy yg ditempatkan ditim anita sofiana sudah mengetahui jika ada pengkhianat ditim itu
'' saya ingin dari kalian untuk membuka sandi ini dalam waktu 5 menit sebelum bom itu meledak ''@ ujar arsy dingin
'' jika tidak terbuka bom itu akan meledak queen ''@ ujar slh anggota itu
'' ya jelas kita akan mati dsini secara bersama''@ ujar arsy menyeringai membuat beberapa orang itu panik
'' apa kalian takut mati''@ ujar arsy dingin
'' jika kami mati itu sudah takdir queen yg terpenting kami mati dalam kebenaran bukanya itu misi dan visi dari agent bridge''@ ujar sofiana tegas
'' jika pun kami mencari jalan yg lain itu sama saja menghabiskan waktu karena pastinya setiap sudut ada jebakan ''@ ujar anita
'' hahaha kenapa kalian bertiga pucat sekali ''@ ujar arsy terkekeh
'' queen waktu nya ''@ ujar salah satu dari mereka bertiga
__ADS_1
'' maka silahkan mencoba yg bisa membuka nya jngn ada yg lari karena dibelakang ada granat waktu yg baru saja ku lempar "@ ujar Arsy menunjuk sebuah geranat yg tak jauh dari belakang kita
" jika geranat itu mendeteksi ada pergerakan pasti akan meledak "@ ujar Anita yg tau model granat yg dipakai oleh Arsy
" kenapa kau lakukan itu kita akan mati "@ teriak salah satu dari mereka
" ya kalau begitu buka pintu ini "@ ujar Arsy dingin nan tajam membuat menatap mereka bertiga
" kami.. tak.. bi..saa"@ ujar mereka
" Kenapa..tidak kau.. saja "@ ujar pria jangkung
" jika aku melakukan nya terus guna kalian apa ini tugas dan misi kalian semua sejak tadi yg ku perhatikan hanya mereka berdua yg melawan sampai terluka sedangkan kalian bertiga terlihat santai sekarang kalian bertiga pikirkan sandi ini "@ ujar Arsy tenang
" mereka berdua saja yg lemah "@ ujar wanita rambut pirang
" kalau begitu tunjukan kemampuan mu yg hebat itu"@ ujar Arsy menantangnya dengan seringai membuat wanita itu kesal dan menekan kode pintu dan membuat mereka berdua terkejut dengan kecerobohannya
" kau.. bagaimana bisa kau dengan cepat bisa membuka pintu itu dengan cepat seperti kau sering membuka nya"@ ujar Sofiana membuat wanita itu terkejut dengan kecerobohannya sendri sedangkan kedua temannya menatap dengan tajam
prok prok prok 👏👏
"hebat hebat kau fikir aku bodoh "@ ujar Arsy tersenyum manis dibalik topeng nya
" kalian sedang berkhianat dengan siapa bridge atau tim mu atau keluargamu"@ ujar Arsy tajam menatap mereka melangkah kedepan membuat mereka bertiga tak bisa berkutik
" kenapa diam Hmm sungguh memalukan untuk apa kalian berjanji di depan seluruh anggota bridge jika kalian saja mengkhianati keluarga tim kalian sungguh sangat murahan sekali jadi pengkhianat"@ ujar Arsy lirih menatap mereka dengan tajam membuat mereka semua yg merasakan aura disekitar menjadi mencekam
__ADS_1
✓]✓{\=€
Kepercayaan seperti selembar kertas. Sekali saja dia teremas dan kusut, dia tidak bisa kembali sempurna lagi."