Hijabagent

Hijabagent
part81


__ADS_3

Amsterdam


Azka yg baru saja keluar dari ruang staf untuk membahas tentang acara wisuda beberapa hari nnti


saat di lobby Dy bertemu dengan Luna dan teman" nya


namun dibelakang mereka ada zakiya elen dan Sean yg melambaikan tangannya ke Azka


Azka pun menghampiri zakiya elen dan Sean dengan senyuman


" uuuhhh ganteng plus manis banget Azka Dy senyum buat gua tu "@ ujar salah satu teman Luna kegirangan


" enak aja Azka itu pacar gua ya Dy senyum buat gua lah"@ ujar Luna kepd.n


Azka yg mendengar itu pun langsung dingin dan berjalan ke belakang


membuat mereka semua manyun


" assalamualaikum Haii boy "@ ujar zakiya tersenyum


"waAlaikum salam haii jg princess kenapa kalian menemui ku dan kenapa tak mengabari ku dan bagaimana keadaan Dy"@ ujar Azka


" pelan" dong nnya nya kita kesini ya kepengen aja dan kebetulan nih nona bar bar ada urusan sama loe ya jadi gua nebeng dan kalo sepupu loe itu ngawal calonnya"@ ujar Zakiyah


" jangan mulai zakiya "@ ujar elen tajam


" hehehe vis Mak yuk lah kita balik capek gua mau bobo"@ ujar zakiya dan diangguki oleh mereka


Azka pun menjongkok menawarkan diri agar zakiya naik dipugung nya


" no boy sekarang bukan gua LG yg harus loe manjain tapi bini loe jadi jngn perlakuin kayak biasanya "@ ujar zakiya


" tapi loe itu princess gua dan tetep akan jadi princess gua"@ ujar Azka


" ini mau pulang kagak udah sore gua capek ini gua mau istrahat besok gua mulai start"@ ujar elen jengkel melihat drama kedua sepupu ini


" yayaya ya udah jangan manja"an ka tu si emak udah keluar tanduk"@ ujar zakiya tertawa


" bodo amat lah Ki "@ ujar elen melangkah duluan dan disusul oleh Sean


" apa mereka semakin dekat"@ tanya Azka


" ya sepupu mu itu seperti ny bucin sama elen "@ ujar zakiya tersenyum


" bhahaha bisa kelepek" jg tu bocah sama elen kira gua mah Dy gx suka cewe yg bar bar dan kyk kulkas"@ ujar Azka sambil melangkah ke luar


" lah sadar diri Hoy loe jg ya sebucin gitu sama sahabat gua yg absurd misterius dan sumper dingin"@ujar Zakiyah

__ADS_1


" hahaha sahabat loe itu candu gua Ki bahkan gua rela bertingkah bodoh melindungi keluarga nya seperti bodyguard rahasia ya walaupun gua gx tau dimana dirinya bahkan sekarang gua masih blm percaya kalo gua ini jadi suaminya huuh gak sabar gua pengen balik pengen nemenin Dy dan gua gx bkl tinggalin Dy LG"@ ujar Azka dan masuk kedalam mobil


mereka pun berbincang sampai di mansion


sedangkan di Indonesia


" ba gimana bie masih merengek ingin keamsterdam terus dari semalem "@ ujar sang Ami sambil memakai kan dasi dileher sang suami


" yasudah nnti kita bahas ya di ruang makan"@ ujar baba


mereka pun turun dan menuju keruang makan


disana seluruh kelaluarga sudah berada di ruang makan kecuali keluarga dirgantara Walton karena mereka sudah pergi kemaren dari mansion dan setelah itu mereka makan dalam diam


" ekhem sebelum kita melakukan aktivitas masing" bisakah bicara sebentar "@ ujar baba


" ada apa dan"@ujar ayah


" bie merengek ingin ke Amsterdam ms dari semalem"@ ujar Dania


" ya udah kita besok kesana "@ ujar Eliza


" tapi MBK keadaan bie blm pulih bngt"@ ujar mymom


" tenanglah keadaan ny Alhamdulillah sudah semakin membaik setidaknya kita harus menjaganya selalu kita ikuti saja kemauannya toh jika kita tak mengizinkan malah lebih buruk LG karena sekarang ini psikisnya yg sedang tidak baik" saja semoga jika Dy bertemu dengan Azka Dy menjadi sedikit nyaman dan tenang "@ujar mama Eliza


" baik lah gimana keputusan kalian semua "@ ujar sang ajho daren bertanya kepada adik"nya para sahabat dan orang-orang yg menjaga bie


" kami ikut saja jho asal itu demi kebaikan bie"@ ujar Axel


" kami jg ikut jho/ tuan"@ ujar sahabat dan orang-orang suruhan suaminya dan kepercayaan mereka


" baik lah kalau begitu semuanya akan saya urus "@ ujar ajho


mereka pun berdiri dan pergi melakukan aktivitas masing"


dikamar Arsy


" nona semua setuju dan besok kita semua akan pergi"@ ujar Gita


" terimakasih kak atas informasinya tapi tolong rahasiakan ke pergian kita keamsterdam buat mereka sesibuk mungkin dan mereka akan lupa dengan ku terutama bang Theo dan argi "@ ujar Arsy


" baik nona saya akan melakukan nya "@ ujar Gita


" hemm mintalah bantuan kepada kak Reyna untuk menghubungi koneksi yg berkerja sama dengan mereka "@ ujar Arsy dan diangguki oleh Gita


" kak aku minta tolong pergilah ke restoran xxx temui seseorang dsana bersama bang garra jika Dy bertanya kepadamu dimana keberadaan ku katakan kau tak tau "@ ujar Arsy

__ADS_1


" baik nona kalo saya boleh tau untuk apa"@ ujar Gita penasaran namun sudah dipotong oleh Arsy


" untuk mengambil bukti tentang kejadian" itu aku tak ingin kesalah pahaman itu berlarut kak bie lelah sangat lelah"@ ujar Arsy lirih


" berikan ini kepada nya katakan padanya aku sangat berterima kasih untuk kerja kerasnya"@ ujar Arsy sambil memberikan chek sebesar 5m membuat Gita meneguk Selvianya


" baik nona "@ ujar Gita


" namun kak sebelum itu chek dulu Vidio itu dan pastikan isinya "@ ujar Arsy dan diangguki oleh Gita setelah itu Dy pergi menemui garra dan menceritakan semuanya dan memintanya untuk menemani


sesampainya di restoran xxx garra Gita dan beberapa bodyguard suruhan menuju ke ruangan VIP yg telah di kirimkan oleh Arsy


" maaf jika kami telat"@ ujar garra berjabat tangan lelaki itu Gita hanya menatap sekilas


" mari duduk nona tuan oh ya dimana queen"@ ujar lelaki itu


" saya tak tau kami hanya di suruh menemui mu oleh queen dan bisakah kepoinnya "@ ujar Gita dingin dan membuat lelaki itu meneguk Silvianya susah payah


" pantas dijadikan orang kepercayaannya sifat dan karakter nya sama persis dengan aza menakutkan sebaiknya aku cepat" pergi dari sini "@ batin lelaki itu namun gerakannya dapat di baca oleh Gita dan garra


"eghem baiklah ini plasdisk yg diminta queen Aza dan mana bayaran ku "@ ujar lelaki itu lelaki itu adalah bodyguard sekaligus mata" Arsy Dy sudah mengenal Arsy sejak kecil


" nih bayaran mu tapi tunggu kami akan memastikannya dulu "@ ujar Gita


" kau yakin kau ingin melihat Vidio sadis itu kau ini wanita muslimah tak baik jika kau menonton nya isi Vidio itu pembunuhan dan pembantaian ada jg yg perkosaan"@ ujar lelaki itu menatap Gita


gara pun menatap sang kekasih nya


"biar aku saja "@ ujar garra diangguki oleh gita


garra pun nonton Vidio itu namun sebelum nya Dy salin dan Dy kirimkan ke hp nya untuk Dy jadikan informasi ketuanya ya bagaimana pun masalah dan kejadian Arsy selama Azka tak ada Dy merekam dan mengawasi nya walaupun tuannya blm tau jika nona sadar namun Dy melakukan tugasnya dengan baik dan merekam tanpa terlewatkan sedikitpun dan akan memberikan kepada Azka nnti


garra pun menonton Vidio itu saat Dy menyetel Vidio selanjutnya betapa terkejutnya Dy melihat semua perlakuan keluarga dirgantara kepada Arsy kecil


"astaghfirullah nona "@ ujar garra Gita yg penasaran pun mendekati sang kekasih dan Dy pun terkejut bagaimana keluarga itu memperlakukan nona Arsy seperti seorang binatang menghina gadis kecil itu bahkan dengan kondisi sang bocah sudah lemah


" mereka keterlaluan sayang pantas keluarga Wijaya Kusuma sangat membenci mereka "@ ujar Gita


" siapapun akan berfikir seperti itu nona saya pernah berfikir untuk menghancurkan reputasi mereka yg sangat mereka jaga karena melihat perlakuan mereka kepada nona tapi sayang nya nona selalu mengancam saya jika saya melakukan apapun kepada mereka katanya bagaimana pun mereka adalah keluarga kandung nya.. sebenarnya kurang baik bagaimana nona Arsy kecil dulu kurang nurut gimana saya yg menjaganya sejak ia kecil tuan atas perintah alm kakek buyutnya namun saat nona menderita saya tak bisa melakukan apapun saya hanya bisa melihatnya saja..


"@ ujar lelaki itu


" sekarang tugas mu sudah selesai sekarang Dy sudah berada dengan orang" yg menyayangi nya dan mencintai nya apalagi king kami yg notabene nya suami queen Aza pasti akan menjaga dan melindungi nya"@ ujar Gita


" ya nona dan semoga tuan Azka selalu menjaga queen Aza kalo begitu saya pamit dulu assalamualaikum "@ ujar lelaki itu dan melangkah keluar


" bagaimana ini apa harus kita berikan kepada nona "@ ujar gara

__ADS_1


" aku bingung sayang jika kita berikan pasti nona akan melihat Vidionya dan parahnya itu membuat kondisinya memburuk"@ ujar Gita tak lama Arsy menelpon dan bertanya kepada Gita apa sudah selesai jika sudah segera pulang..


__ADS_2