
Sekitar 10km lagi akan sampai dipasar, barra mengelakson agar mobil yang mereka tumpangi menepi, mobil pun menepi dan barra langsung berjalan kearah samping dimana kaca mobil belakang yang terbuka ada Azka
Mau di bawa semua apa gimana " Tanya Barra
dengan membawa paper bag berisikan uang
Separuh saja, nanti kalau kurang kau antar kan lagi" Ujar Azka
barra mengangguk mengerti,
ia pun memberikan paperbag yang berisikan uang kepada azka
Sayang bawa sini Tas nya " Ujar Azka, Arsy pun memberikan tas yang ia sandang kepada sang suami
nanti kau tunggu saja di dalam mobil " Ujar Azka diangguki oleh Barra
setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan, sesampainya di parkiran Malvin mengajak Azzam untuk keluar duluan bersama Hendra sedangkan dalam mobil
Maafin mas ya, sayang " Ujar lirih Azka
Als juga mintak maaf ya mas als terlalu kekanak-kanakan " Ujar Arsy dengan mata yang berkaca kaca
jangan nangis mas mohon, mulai hari ini apapun yang sayang mau mas akan turuti mas gak akan kayak tadi lagi " Ujar Azka memeluk sang istri memberikan kenyamanan
Setelah drama di dalam mobil itu selesai mereka pun masuk ke dalam pasar
Dàgē, mau baba gendong " Tanya Azka kepada sang anak
Tidak ba, Dàgē jalan aja, baba pegangin umma aja biar umma gak jatuh " Ujar Azzam
Siap komandan, ya udah jalannya didepan gih " Ujar Azka
diangguki oleh Azka
Azka pun berjalan didepan
Umma kita kemana dulu " Tanya Azzam
Ke tempat ikan dulu nak " Ujar Arsy
Azzam mengangguk ia pun berbelok ke arah tujuan yang di katakan sang ibu
sedangkan mereka yang ada di belakang mengikuti Azzam
__ADS_1
Sesampainya di tempat ikan Arsy memilih milih ikan gurita cumi kerang dan masih banyak lagi
Pak Ujang tolong ya antarkan ke mobil ada adik ipar saya disana " Ujar Azka yang mengenal buruh pikul yang terlihat duduk
pak Ujang pun mengangguk
iya nak, " Ujar pak Ujang itu
Kita kemana lagi umm" Tanya Azzam
ke tempat perbumbuan terus baru ke sayuran abis itu sembako " Ujar Arsy diangguki oleh Azzam
Nah ini buat bapak nanti bapak tunggu di tempat sayuran aja ya, ajak temen bapak biar gak terlalu berat " Ujar Azka
iya nak terimakasih ya nak " Ujar Pak Ujang diangguki oleh Azka yang masih menggenggam tangan sang istri sedangkan arsy ia masih memilih melihat lihat ikan yang ada di depannya
Mang Beli ini lagi deh tapi pisah ya bagi 5 bungkus " Ujar Arsy diangguki oleh sipenjual ikan
buat siapa sayang " Ujar Azka
Buat pak Ujang sama yang lain, " Ujar Arsy diangguki oleh Azka
makasih ya neng " Ujar Pak Ujang berterimakasih
setelah dari tempat ikan mereka pun pergi ke tempat sayuran
Azzam " Panggil seseorang yang berada tepat tak jauh dari mereka
Ustadz Rafli " Ucap Azzam yang mengenal laki laki yang memanggilnya
Lagi belanja nak, " Ujar Rafli matanya melirik ke arah Arsy yang sibuk memilih bumbu bumbu
Iya ustadz, oh ya nanti malam ustadz datang kan, keacara syukuran dirumah Azzam " Ujar Azzam
insyaallah datang, kalau boleh tau acara syukuran dalam rangka apa " Ujar Rafli bertanya dia kepo karena jika ada syukuran dirumah mereka pasti akan ada acara karena biasanya Pengajian atau sebagainya akan dilakukan di masjid
Alhamdulillah Azzam akan mempunyai adik, maka dari itu kita akan mengadakan pengajian sekaligus syukuran atas kehamilannya istri saya " Ujar Azka dingin
sedari awal ia mengenal laki laki ini ia merasa jika laki laki ini Sangat menyukai nya apa lagi, saat Satu bulan pernikahan mereka laki laki ini dengan terang terangan ingin melamar istrinya
Flashback
ada apa ustadz tumben sekali ustadz datang kemari malam malam begini " Ujar Malvin dengan santai
__ADS_1
Kedatangan saya kemari bersama keluarga saya ingin menyampaikan niat baik saya " Ujar Rafli
niat baik apa " Ujar Sean yang duduk disamping sang istri menatap laki laki itu dengan tajam
Saya ingin melamar Arsyla " Ujar Rafli dengan lantang
Hal itu membuat sebuah Bogeman melayang ke pipi Rafli
Apa kau gila ha, " Ujar Barra dengan mengangkat kerah baju Rafli
ada apa ini " Ujar Azka yang baru saja keluar dari lift
pria ini bos, ia terang terangan ingin melamar Nona Arsy " Ujar barra dengan emosi
Azka langsung menatap tajam Kearah Rafli
Kau " Ujar Azka menunjuk
Sebaiknya duduk dulu bang, jangan gunakan emosi untuk menyelesaikan urusan, apa lagi kakak sedang istrahat jika kita ribut itu akan mengganggunya " Ujar Hendra menahan Azka agar emosinya tidak meledak
Azka pun menghela nafas panjang mengatur emosinya dan duduk disamping Malvin
maaf jika kehadiran kami membuat keributan tapu disini kami hanya ingin menyampaikan niat baik anak kami yang ingin melamar Seorang janda " Ujar Ibu Rafli
Istriku bukan Seorang janda nyonya, dari saat saya menikahi nya 10 tahun lalu sampai saat ini dia sah menjadi istri Eugene Azka El Ammar Nugraha alrich sampai detik ini dan seterusnya " Ujar Azka tajam membuat kedua orang Rafli terkejut
bukan kah gosip yang beredar jika Arsyla itu seorang janda anak satu dan lagi pula jika anda tuan Azka bukankah Anda sudah menikah dengan putri bungsu dari tuan Daniel wijaya" Ujar Ayah Rafli
Ya benar dan putri bungsu tuan Daniel Wijaya adalah Arsyla salshabiella Az-Zahra putri Wijaya Kusuma " Ujar Selena
mereka pun terdiam
anak kandung dari tuan Arfan dirgantara " Ujar Sean
pasti anda mendengar berita itu bukan tuan, jika Putri bungsu tuan Daniel adalah anak kandung dari keluarga Dirgantara " Ujar barra sinis menatap tajam Keluarga Rafli
Tapi kemana saja anda selama ini mengapa anda meninggalkan dan melantarkan Istri serta putra anda, jika dalam hukum dan agama kalian sudah bercerai " Ujar Rafli
Baba tidak pernah melantarkan aku dan Umma ustadz, baba memang tidak berada disamping kami karena ada suatu alasan yang membuat kami tidak bisa bersama sementara, tapi baba masih memberikan nafkah nya kepada ku dan umma, masih mencurahkan kasih sayang dan cintanya pada kami walaupun kami berpisah, baba dan umma tidak pernah bercerai " Ujar Azzam yang baru saja keluar dan mendengar perkataan Rafli
masalah apa yang harus meninggalkan anak dan istrinya berjuang sendiri " ujar Rafli membuat Azka tertampar
Ada kalanya masalah rumah tangga tidak perlu di umbar kan tuan,dan masalah apapun itu bukan hak Ustad Rafli, mereka memang tidak pernah berpisah ntah Dimata hukum atau pun agama, karena Suami kakak saya masih Memberikan nafkah dan menjalankan Kewajiban nya sebagai suami " Ujar Malvin dingin
__ADS_1
jadi niat baik anda kami tolak karena tidak mungkin kakak saya menikah dengan anda karena statusnya masih sebagai istri sah Bang Azka " ujar Melva kesal ..