Hijabagent

Hijabagent
part139


__ADS_3

Sekitar 10km lagi akan sampai dipasar, barra mengelakson agar mobil yang mereka tumpangi menepi, mobil pun menepi dan barra langsung berjalan kearah samping dimana kaca mobil belakang yang terbuka ada Azka


Mau di bawa semua apa gimana " Tanya Barra


dengan membawa paper bag berisikan uang


Separuh saja, nanti kalau kurang kau antar kan lagi" Ujar Azka


barra mengangguk mengerti,


ia pun memberikan paperbag yang berisikan uang kepada azka


Sayang bawa sini Tas nya " Ujar Azka, Arsy pun memberikan tas yang ia sandang kepada sang suami


nanti kau tunggu saja di dalam mobil " Ujar Azka diangguki oleh Barra


setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan, sesampainya di parkiran Malvin mengajak Azzam untuk keluar duluan bersama Hendra sedangkan dalam mobil


Maafin mas ya, sayang " Ujar lirih Azka


Als juga mintak maaf ya mas als terlalu kekanak-kanakan " Ujar Arsy dengan mata yang berkaca kaca


jangan nangis mas mohon, mulai hari ini apapun yang sayang mau mas akan turuti mas gak akan kayak tadi lagi " Ujar Azka memeluk sang istri memberikan kenyamanan


Setelah drama di dalam mobil itu selesai mereka pun masuk ke dalam pasar


Dàgē, mau baba gendong " Tanya Azka kepada sang anak


Tidak ba, Dàgē jalan aja, baba pegangin umma aja biar umma gak jatuh " Ujar Azzam


Siap komandan, ya udah jalannya didepan gih " Ujar Azka


diangguki oleh Azka


Azka pun berjalan didepan


Umma kita kemana dulu " Tanya Azzam


Ke tempat ikan dulu nak " Ujar Arsy


Azzam mengangguk ia pun berbelok ke arah tujuan yang di katakan sang ibu


sedangkan mereka yang ada di belakang mengikuti Azzam

__ADS_1


Sesampainya di tempat ikan Arsy memilih milih ikan gurita cumi kerang dan masih banyak lagi


Pak Ujang tolong ya antarkan ke mobil ada adik ipar saya disana " Ujar Azka yang mengenal buruh pikul yang terlihat duduk


pak Ujang pun mengangguk


iya nak, " Ujar pak Ujang itu


Kita kemana lagi umm" Tanya Azzam


ke tempat perbumbuan terus baru ke sayuran abis itu sembako " Ujar Arsy diangguki oleh Azzam


Nah ini buat bapak nanti bapak tunggu di tempat sayuran aja ya, ajak temen bapak biar gak terlalu berat " Ujar Azka


iya nak terimakasih ya nak " Ujar Pak Ujang diangguki oleh Azka yang masih menggenggam tangan sang istri sedangkan arsy ia masih memilih melihat lihat ikan yang ada di depannya


Mang Beli ini lagi deh tapi pisah ya bagi 5 bungkus " Ujar Arsy diangguki oleh sipenjual ikan


buat siapa sayang " Ujar Azka


Buat pak Ujang sama yang lain, " Ujar Arsy diangguki oleh Azka


makasih ya neng " Ujar Pak Ujang berterimakasih


setelah dari tempat ikan mereka pun pergi ke tempat sayuran


Azzam " Panggil seseorang yang berada tepat tak jauh dari mereka


Ustadz Rafli " Ucap Azzam yang mengenal laki laki yang memanggilnya


Lagi belanja nak, " Ujar Rafli matanya melirik ke arah Arsy yang sibuk memilih bumbu bumbu


Iya ustadz, oh ya nanti malam ustadz datang kan, keacara syukuran dirumah Azzam " Ujar Azzam


insyaallah datang, kalau boleh tau acara syukuran dalam rangka apa " Ujar Rafli bertanya dia kepo karena jika ada syukuran dirumah mereka pasti akan ada acara karena biasanya Pengajian atau sebagainya akan dilakukan di masjid


Alhamdulillah Azzam akan mempunyai adik, maka dari itu kita akan mengadakan pengajian sekaligus syukuran atas kehamilannya istri saya " Ujar Azka dingin


sedari awal ia mengenal laki laki ini ia merasa jika laki laki ini Sangat menyukai nya apa lagi, saat Satu bulan pernikahan mereka laki laki ini dengan terang terangan ingin melamar istrinya


Flashback


ada apa ustadz tumben sekali ustadz datang kemari malam malam begini " Ujar Malvin dengan santai

__ADS_1


Kedatangan saya kemari bersama keluarga saya ingin menyampaikan niat baik saya " Ujar Rafli


niat baik apa " Ujar Sean yang duduk disamping sang istri menatap laki laki itu dengan tajam


Saya ingin melamar Arsyla " Ujar Rafli dengan lantang


Hal itu membuat sebuah Bogeman melayang ke pipi Rafli


Apa kau gila ha, " Ujar Barra dengan mengangkat kerah baju Rafli


ada apa ini " Ujar Azka yang baru saja keluar dari lift


pria ini bos, ia terang terangan ingin melamar Nona Arsy " Ujar barra dengan emosi


Azka langsung menatap tajam Kearah Rafli


Kau " Ujar Azka menunjuk


Sebaiknya duduk dulu bang, jangan gunakan emosi untuk menyelesaikan urusan, apa lagi kakak sedang istrahat jika kita ribut itu akan mengganggunya " Ujar Hendra menahan Azka agar emosinya tidak meledak


Azka pun menghela nafas panjang mengatur emosinya dan duduk disamping Malvin


maaf jika kehadiran kami membuat keributan tapu disini kami hanya ingin menyampaikan niat baik anak kami yang ingin melamar Seorang janda " Ujar Ibu Rafli


Istriku bukan Seorang janda nyonya, dari saat saya menikahi nya 10 tahun lalu sampai saat ini dia sah menjadi istri Eugene Azka El Ammar Nugraha alrich sampai detik ini dan seterusnya " Ujar Azka tajam membuat kedua orang Rafli terkejut


bukan kah gosip yang beredar jika Arsyla itu seorang janda anak satu dan lagi pula jika anda tuan Azka bukankah Anda sudah menikah dengan putri bungsu dari tuan Daniel wijaya" Ujar Ayah Rafli


Ya benar dan putri bungsu tuan Daniel Wijaya adalah Arsyla salshabiella Az-Zahra putri Wijaya Kusuma " Ujar Selena


mereka pun terdiam


anak kandung dari tuan Arfan dirgantara " Ujar Sean


pasti anda mendengar berita itu bukan tuan, jika Putri bungsu tuan Daniel adalah anak kandung dari keluarga Dirgantara " Ujar barra sinis menatap tajam Keluarga Rafli


Tapi kemana saja anda selama ini mengapa anda meninggalkan dan melantarkan Istri serta putra anda, jika dalam hukum dan agama kalian sudah bercerai " Ujar Rafli


Baba tidak pernah melantarkan aku dan Umma ustadz, baba memang tidak berada disamping kami karena ada suatu alasan yang membuat kami tidak bisa bersama sementara, tapi baba masih memberikan nafkah nya kepada ku dan umma, masih mencurahkan kasih sayang dan cintanya pada kami walaupun kami berpisah, baba dan umma tidak pernah bercerai " Ujar Azzam yang baru saja keluar dan mendengar perkataan Rafli


masalah apa yang harus meninggalkan anak dan istrinya berjuang sendiri " ujar Rafli membuat Azka tertampar


Ada kalanya masalah rumah tangga tidak perlu di umbar kan tuan,dan masalah apapun itu bukan hak Ustad Rafli, mereka memang tidak pernah berpisah ntah Dimata hukum atau pun agama, karena Suami kakak saya masih Memberikan nafkah dan menjalankan Kewajiban nya sebagai suami " Ujar Malvin dingin

__ADS_1


jadi niat baik anda kami tolak karena tidak mungkin kakak saya menikah dengan anda karena statusnya masih sebagai istri sah Bang Azka " ujar Melva kesal ..


__ADS_2