
diruang operasi
" apa semuanya sudah siap"@ujar Eliza bertanya kepada semua orang yg ada diruang itu
"sudah dok"@ ujar perawat
"apa kalian berdua sudah siap"@ ujar nya bertanya kepada sheyla dan Bella
"insyaallah Tante "@ ujar bella
"Tante "@ujar shey yg entah kenapa Dy ragu Bella yg tau jika sahabatnya ragu pun menghampiri nya
"shey kita pasti bisa ingat bie pernah bilang "jika dia terluka dokter yg diinginkan itu kita Dy bangga memiliki kita jadi ayo kita tunjukkan bahwa kita ini bisa "@ ujar Bella meyakinkan sahabatnya
"iya kita adalah dokter tim squard angel jadi jangan lemah"@ ujar sheyla mengingat perkataan Arsy dulu ketika iya lulus kedokteran
"tanamkan percaya dirimu nak buat Dy bangga "@ ujar Eliza tersenyum menatap sheyla yg sudah jauh sangat berbeda
" kau gadis yg hebat sampai kau bisa membuat sheyla berubah sangat drastis seperti ini"@ batin Eliza
ya dulu sheyla wanita yg cupu karena ibu nya terlalu memaksakan kehendaknya dan membuat dia tak percaya diri sampai ingin bunuh diri untung saat itu Arsy menolong nya
saat operasi mereka melakukan nya dengan serius tapi ntah kenapa luka tembakan itu dengan cepat berangsur menutup dan membuat Eliza terkejut
"bagaimana bisa"@ ujar Eliza terkejut
" ini mustahil "@ ujar perawat yg sama terkejut nya
Bella dan sheyla pun terkejut dan perlahan mata Arsy terbuka
" selain darah baba dan Abang darah siapa LG kak"@ ujar Arsy
dan semakin membuat mereka terkejut
" darah Azka putra ku dan darah Sean tapi kantong darah Sean belum dipakai "@ ujar Eliza yg masih dengan shok nya
" emb makasih Tante sudah berusaha mengobati saya tapi sepertinya darah Azka yg menjadi penyembuhnya Tante karena saya merasakan ada yg aneh ketika darah itu mengalir dan membuat diri saya lebih baik dari sebelumnya"@ ujar Arsy ya Dy jg pun bingung ketika darah itu mengalir sepontan membuat kesadaran nya kembali seperti ada sengatan di sekujur tubuhnya
skip setelah acara terkejutan itu Arsy di pindahkan ke ruangan VVIP
"syukurlah kamu gpp sayang Ami sangat takut nak"@ ujar Ami yg masih terisak
__ADS_1
" sudah dong Ami mymom nenek jangan nangis bie gpp kok bie udah lebih mendingan"@ ujar Arsy meyakinkan ketiga wanita itu agar mereka tak khawatir lg
" gmna tubuh mu"@ ujar sang kakek sambil mendekati cucunya
" lebih enakan kek tapi ada yg aneh "@ujar Arsy
sang kakek yg seblm ny sudah mengetahui itu hanya tersenyum
"setidakny ada darah yg cocok untuk tubuh mu "@ ujarnya LG karena selama ini walaupun darah Arsy Axel baba itu sama sama A+ terkadang tubuh Arsy susah sekali untuk menerima jika pun bisa berujung Arsy akan demam
setelah itu mereka berbincang" tak lama Arsy sudah terlelap tidur dipelukan papinya
" yah bagaimana bisa itu terjadi yah"@ujar baba merasa sangat bingung
"ntahlah mungkin memang pemuda itu jodoh cucuku"@ ujar kakek yg langsung pamit untuk keluar sebentar
sementara Azka Reyhan Sean Axel Alex darel farel angkasa amanza dan Arkansas diluar sedang perang dingin karna pasalnya mereka kesal dengan keputusan Abang nya itu
" bisa kalian tak seperti anak kecil "@ujar sang kakek yg kesal dengan tingkah 7 cucu yg kekanak-kanakan
"tapi kek Abang "@ ujar Alex terpotong karena perkataan kakek
" memang kenapa jodoh sudah ada yg mengatur jadi kalau Dy jodoh adikmu bagaimana "@ ujar kakek
" siapa jg yg mau melepaskan aku hanya ingin Dy mempunyai tanggung jawab jika Dy memang ingin adik ku"@ ujar Axel menimpali ucapan Arkansas
" sudah kalian ini ya cukup kalian jaga adik kalian sudah jangan diributkan masalah itu masuk kedalam sana temani adik kalian biar para orang tua istirahat dari pada kalian hanya ribut tak jelas saja disini" @ ujar kakek
kalau ditanya dimana para ladies mereka sudah tepar diruangan yg sudah disediakan oleh Axel untuk mereka istirahat
mereka semua masuk kedalam sisah lahazka Reyhan dan Sean
" kalian pulang lah ini sudah malam tapi Azka apa boleh saya bicara sebentar kepadamu"@ujar sang kakek
dan mendapat anggukan dari Azka
" kalian berdua pulang lah duluan "@ ujar Azka
" yakin gk barengan aja kita tungguin"@vujar Reyhan
" gak usah gua udah gede bisa pulang sendiri"@ ujar Azka
__ADS_1
" yowes kami pulang kami pulang dulu kek assalamualaikum "@ ujar Sean dan menyalami tangan sang kakek
"waAlaikum salam"@ ujar sang kakek
" kita keruangan sebelah sana saja takutnya nanti ada yg denger dan malah jadi ribut lagi"@ ujar sang kakek mendapat anggukan dari azka
" aku hanya bertanya ini sekali saja setelah itu aku tak kan bertanya LG"@ ujar sang kakek serius
" apa perasaan mu kepada cucuku"@ ujar kakek tegas nan tajam
" aku menyukainya sejak saat Dy menolong ku dihutan dulu"@ ujar Azka tenang
"pembawaan yg tenang tak salah jika Axel menerima nya "@ ujar batin sang kakek
" hanya itu"@ ujar sang kakek
" selayaknya manusia kek jika aku ingin memuji nya Dy terlalu sempurna untuk dicintai oleh siapapun termasuk aku "@ ujar Azka tenang
"kau tau identitas cucuku"@ ujar kakek dan dapat anggukan dari Azka
" Dy putri kandung dari Arfan Arafiq dirgantara dan Assyifa Latiefah putri Walthon namun saat itu kecelakaan menimpa dan membuat Arsy bla bla dan permasalahan itu membuat Arsy belum bisa menerima mereka"@ujar Azka dengan gamblang
" ternyata Dy sudah mengetahui semuanya dengan detail walapun ke7 cucuku sudah merahasiakan identitas Arsy dengan sangat rapat"@ujar batin kakek
" apa tanggapan mu soal itu apa Arsy salah dan kami pun salah karena menghalangi mereka "@ujar kakek
" manusiawi kek mereka tak luput dari salah tapi aku pun mewajari jika kalian menghalangi itu karna takut Arsy terluka dan membuat batin tertekan aku pun akan melakukan demikian jika aku ada diposisi kalian karena Arsy istimewa kek"@ujar Azka
" dari mana kau bisa bicara jika Arsy itu istimewa"@ujar kakek itu karena jujur saja Dy tak bisa membaca pikiran pemuda ini
" dari kejadian yg dialami nya dan kejadian dimana Dy menolong kedua sepupu ku kek"@ ujar Azka
" karna jujur bukan saya mengagung"kan Arsy karna pada dasarnya yg lebih agung hanyalah sang pencipta tapi seribu satu wanita seperti Arsy yg mau mengorbankan nyawa nya hanya untuk agama keluarga dan sahabat nya"@ ujar Azka
" sejauh mana kau menyukai cucuku"@ ujar sang kakek
tegas
" maaf kek jika ditanya sejauh mana aku tak bisa menjawabnya karna aku masih ingin belajar mendekati dan mencintai pencipta ku dahulu kek "@ ujar Azka tersenyum ya Dy ingat betul kata" Arsy tempo lalu jangan sok sok.n menyukai seseorang kalau pada dasarnya cintamu belum sepenuhnya untuk sang pencipta
dengan senyuman sang kakek berdiri
__ADS_1
"lanjutkan usahamu setelah itu datang kekeluarga kandung nya minta lah kepada mereka setelah itu datang lah kepada kami"@ ujar sang kakek menepuk bahu azka setelah itu Dy pergi
" apakah ini jalan mu ya Rabb"@ ujar Azka berdiri dan pergi dari rumah sakit itu ke Pondokkan tempat yg Dy kunjungi setelah iya selesai kantor atau urusan di luar