Hijabagent

Hijabagent
part82


__ADS_3

sesampainya di mansion Gita dan gara langsung menuju kekamar Arsy walaupun dengan perasaan bimbang


" assalamualaikum nona maaf jika kami berdua terlambat"@ ujar Gita dan menuju ke samping ranjang Arsy sedangkan gara hanya menunggu di luar kamar


" tak apa kak taruh saja dsana dan terimakasih bonus kakak dan bang gara sudah saya kirim "@ ujar Arsy tersenyum


" terimakasih nona seharusnya tak perlu berlebihan"@ ujar Gita


" gpp kak terima aja wong itu Rezki buat kakak"@ujwr Arsy tersenyum lembut


" emm maaf nona apa nona ingin menonton isi Vidio yg ada didalam sini"@ ujar Gita sambil memberikan plasdisk kepada Arsy


" apa bang garra sudah menonton semuanya"@ ujar Arsy dan diangguki


" ya sudah simpan saja kak di sana dan tolong tutup kembali aku tadi sudah membuka kuncinya "@ ujar Arsy dan diangguki kg oleh Gita setelah itudy berjalan ke arah lemari yg ditunjukkan oleh Arsy setelah itu Dy pamit


sedangkan di Amsterdam


Azka baru saja menunaikan ibadah sholat isya dan langsung mengerjakan tugas yg diberikan oleh elen tadi sore


dan selesai pukul 1 MLM Dy pun menuju ke kamarnya dan tertidur karena kelelahan keesokan paginya setelah menunaikan ibadah sholat subuh ketukan pintu terdengar


"assalamualaikum tuan mf jika saya mengganggu "@ujar Miko


" tak apa Miko ada apa "@ujar Azka

__ADS_1


" maaf tuan pagi ini kita akan pergi ke yayasan di kota xxx dan ini berkas" nya"@ ujar Miko sopan dan dijawab dengan anggukan oleh Azka


"mari saya sudah siap"@ ujar Azka tak lupa Dy memakai kacamata kalung milik sang istri dan jam tangannya


sesampainya di rumah yayasan mereka semua berkumpul untuk sarapan bareng


elen zakiya dan Sean sudah duluan sampai


setelah sarapan pengurus yayasan pun mengajak mereka ke kamar lansia yg memang di tinggalkan oleh keluarga


" apa keluarga mereka semua tak ada yg menjenguk "@ ujar Azka ya Dy baru pertama kali kesini karena selama ini Dy kepanti" asuhan dan itu pun setahun 2x


" tak ada tuan mereka semua ditelantarkan oleh anak dan sanak saudaranya bahkan dulu nona Arsy pernah membawa ibu yg ditelantarkan bahkan ibu itu di pukuli sampai sekujur tubuhnya penuh luka saat itu "@ ujar ibu yayasan itu


" jika saya boleh tau dimana ruangan itu "@ ujar Azka sedangkan elen zakiya dan Sean mereka ke ruangan IGD karena beberapa lansia ada yg sakit dan dirawat


"assalamualaikum ibu tiwi "@ ujar ibu yayasan


" waAlaikum salam ibu lilis"@ujar Lilis tersenyum dan Dy menatap lelaki yg berada disamping ibu itu dengan mata memicing


"nama saya Azka Bu apa boleh saya ngobrol dengan ibu"@ ujar Azka tersenyum dan melepaskan kacamata nya


seketika ibu itu terkejut saat Dy menatap wajah Azka dan kalung yg ada dilehernya


"el kau datang menemui ku nak"@ ujar ibu tiwi berkaca-kaca

__ADS_1


" iya Bu "@ ujar Azka tersenyum walaupun di benak nya Dy bingung bagaimana wanita ini mengenalnya


"kemari lah nak putriku selalu menceritakan mu "@ ujar ibu tiwi berkaca-kaca


" silahkan tuan Dy memang sudah menanti kedatangan tuan selama ini "@ ujar Lilis


Dipeluk nya dengan erat tubuh El


" aku sangat merindukan Al apa Dy sudah sadar apa Dy tak merindukan ibunya ini apa Dy melupakan ku "@ ujar Tiwi terisak


" Bu jangan menangis bie takkan pernah suka jika ibu menangis "@ ujar elen yg masuk kedalam kmr Tiwi


" Len aku merindukan nya Dy tak pernah mengunjungi aku apa Dy melupakan ibu tuanya ini "@ tangisan Tiwi pecah


" Bu jangan menangis aku memang tak tau ceritanya tapi jika ibu menangis als pasti akan terluka kumohon "@ ujar Azka lirih


dan berusaha menenangkan ibu tiwi setelah Dy tenang baru mereka bercerita


" apa kamu tau siapa aku ini"@ ujar Tiwi dan di jawab gelengan oleh Azka


" aku adalah seorang ibu yg ditelantarkan oleh anak dan suami ku aku di pukuli oleh suamiku dan dihina oleh anakku saat kejadian itu istrimu menyewa rumah yg tepat disamping rumahku Dy melihat kejadian yg selalu sering Dy lihat dan mungkin Dy sudah geram melihatnya Dy pun bertindak sejak saat itu aku bersamanya namun saat aku tau bahwa Dy adalah anak dari sahabatku Syifa aku sedikit menjaga jarak karena masalalu ku dengan Syifa berjalan waktu aku baru tau bahwa Dy jg menderita karena ulah keluargany Dy menceritakan semua kisah pilunya kepadaku dan menceritakan keluarga Wijaya yg sangat menyayangi nya bahkan selalu menjaga nya saat itu lah aku mulai membuka hati untuknya dan menyayangi seperti seorang ibu walau kami jarang bertem"@ ujar Tiwi


" kenapa ibu tinggal disini kenapa tidak bersama Al atau dimansion ks"@ ujar Azka


" El selalu menyuruhku tinggal bersama nya bahkan keluarga Wijaya Kusuma pun sama selalu memaksa ku untuk tinggal bersama nya namun aku menolaknya karena percuma aku tinggal bersama El jika El saja sibuk dengan urusan nya aku tak ingin menjadi seorang ibu yang egois untuk memaksa El selalu bersama ku Dy punya dunianya Dy punya cita"nya dan Dy punya keinginan nya Dy akan menemui ku dsini dan menghabiskan waktu beberapa hari setelah itu Dy akan ke keluarga Wijaya Kusuma dan menghabiskan waktunya dsana selalu membagi waktunya untuk keluarga nya "@ ujar Tiwi

__ADS_1


mereka pun berbincang" seputar tentang Arsy


__ADS_2