
Joni pun hanya mengangguk pasrah karena jika Dy melawan bukan hanya perusahaan nya yg akan gulung tikar namun jabatan yang berada di negara ini pun akan hilang apa lg Darren yg notabene nya adalah kepala agent dan salah satu petinggi dinegara ini
" maafkan saya dan putri saya tuan tolong maafkan kami"@ ujar joni
" Dad"@ ujar Luna merengek
" Luna diam dan jangan berulah nnti kau akan mendapatkan nya tapi diam lah untuk saat ini"@ ujar joni berbisik namun bisikan Joni dapat didengar jelas oleh mereka
" sebaiknya kalian pergi dari sini "@ ujar regan tajam
Joni pun mengagguk dan menarik tangan putrinya yg masih saja merengek
sesampainya diluar
" tunggu saya harap ini terakhir kalinya putrimu mengganggu adik ipar saya jika masih saja terulang jangan harap kau Dan apa yg kau punya masih ada digenggaman mu tuan Joni terhormat"@ ujar angkasa tajam nan dingin
" kami tak pernah main" tuan Joni sekali saja kau dan putri mu berulah baru saja berniat kami sudah melakukan nya"@ ujar Darrel tajam
" hati" tuan mata kami banyak walaupun kau meminta bantuan sekalipun kepada pihak bawah kami tau "@ ujar Sean
Joni terdiam karena rencananya/niatnya sudah diketahui oleh mereka
" gara antarkan mereka sampai kemobil mereka"@ ujar Rey
" baik ketua"@ujar garra garra pun mengajak mereka ke arah mobil
" tuan Joni yg terhormat saya hanya mempringati jangan bermain" dengan king kami yaitu Eugene Azka El Ammar atau biasa dipanggil king Elmar kau pasti tau bukan bagaimana sepak terjangnya Dy apalg jika Dy terusik "@ ujar gara membuat Joni terpaku siapa yg tak kenal Elmar king of mafia yg ditakuti di arena bawah maupun agent
" silahkan tuan dan hati" diperjalanan semoga tak ada kabar yg mengejutkan saat perjalanan anda"@ ujar barra menyeringai setelah itu Joni pun pergi
Miko baru saja keluar dari mobil nya saat mobil Joni keluar dari mansion
" apakah kau sudah melakukan nya Miko"@ ujar armanz yg baru saja keluar dari Mansion nya
" sudah tuan"@ ujar Miko tersenyum
" jangan ada yg terlewatkan "@ ujar angkasa dan diangguki oleh Miko
dering pesan barra
💌 king Azka
pergilah dan lakukan
barra pun menyeringai
" maaf tuan saya pamit dapat peluang dari boss"@ ujar barra dan diangguki oleh mereka
dimobil Joni
"dad aku menginginkan Azka dad"@ ujar Luna merengek
" bisa kau diam Luna mereka sudah tau apa rencana kita mereka bukan orang sembarangan jika kita tak hati hati bisa kita yg kena Boomerang nya apa kau tak dengar tadi jika mereka tau kalau kita meminta bantuan kepada pihak mafia apalg "@ belum Joni melanjutkan perkataannya dering telpon berbunyi
" apaaaaa..... tidak ini tidak mungkin"@ ujar Joni
__ADS_1
" ada apa dad"@ ujar Luna kaget saat sang Dady teriak
" perusahaan kita bangkrut dan Dady dijabut dari jabatan momi mu sekarang ada dipenjara karena kasus yg kami jalani "@ ujar Joni Dy pun menelpon mafia yg Dy pinta bantuan ternyata mafia itu tak berani mengambil resiko untuk membantu mereka karena mafia dari Elmar sudah dahulu melakukan penyerangan terhadap mereka
" bagaimana ini mereka tak becus dan tak bisa diandalkan"@ ujar Joni
"bagaimana ini dad "@ ujar Luna merengek dan saat itu lah barra dan Anggota nya menghadang disusul pihak polisi
" tuan sebaiknya anda turun kalian sudah dikepung"@ teriak barra Joni pun keluar disusul oleh Luna
" tak kusangka menteri yg terhormat dan bersih dari hal korup tapi ternyata lihai dalam menyembunyikan hal hal yg ilegal "@ ujar jendral Chan
" bahkan tak ada noda sedikitpun di nota putihnya jendral ya walaupun insting detektif saya ini kuat dan akhirnya semua noda itu terlihat jelas "@ ujar detektif neth
" sudahlah jendral tangkap mereka berdua ntr kabur lg"@ ujar barra
" yayaya siap barra Tangkap mereka berdua"@ ujar jendral chan
" terimakasih tuan barra dan tolong sampaikan jg kepada bos Anda saya aneth sangat berterimakasih untuk kerjasama nya "@ ujar aneth dan diangguki oleh barra
" kau tak ingin berterima kasih jg jenderal wah parah kau ini sudah dibantu oleh king masih saja sok jual mahal"@ ujar barra
" sebelum kau menyindir saya saya sudah berterimakasih kepada king mu terlebih dulu barra sudah enyahlah kau sana bukannya kau itu sangat super sibuk hah"@ ujar Chan dan dijawab oleh tawa barra
" hahaha ya memang ya sudah saya pamit bye bye "@ ujar barra dan masuk dalam mobilnya melesat
didalam kamar Arsy
Azka sedang berdebat dengan sang istri karena Arsy ingin jalan"
"loh bukannya mas ada rapat hari ini"@ ujar Arsy yg tau semua jadwal sang suami
" dihandel sama bang lucky sama bang Lukas"@ ujar Azka
" kok geh gitu"@ ujar Arsy
" udah mau keluar gx kalo gx kita dikamar aja tidur"@ ujar Azka tersenyum
" nooo als bosen ms ala pen keluar "@ ujar Arsy merajuk dan itu membuat Azka tersenyum
" lucunya istri mas ini ya udah pakai niqabnya dulu baru kita jalan"@ ujar Azka sambil memasang niqab diwajah sang istri
" dah sip cantiknya istriku ini tunggu bentar mas pakek masker dulu"@ ujar Azka dan melangkah ke arah kotak yg berada di dekat meja rias sang istri
" kok geh pakek masker ms"@ ujar Arsy bingung
" biar adil sayang kan nutupin wajah cantik sayang pakai niqab mas jg nutupin wajah mas pakek masker biar kita sama sama saling menjaga"@ ujar azka tersenyum lembut dan itu membuat Arsy salting tujuh keliling tujuh tanjakan 🤣🤣🤣🤣 ngelawak bestie
" mas gombal AE gombal"@ ujar Arsy
" loh kok gombal sih sayang lah emng bnr kan sayang jaga wajah sayang buat ms dan ms jg jaga wajah ms buat sayang"@ ujar Azka tersenyum
" yayaya udah yuk jalan "@ ujar Arsy menggegam tangan suaminya Azka pun hanya tersenyum saat mereka sudah dibawah
" kalian berdua mau kemana"@ tanya elen
__ADS_1
" mau ngedate lah ya gx ms"@ ujar Arsy dan diangguki oleh Azka
" loh terus ini gimana bie"@ ujar elen mengarahkan proposal yg akan ditandatangani oleh Arsy karena sekarang perusahaan sudah kembali ke Arsy namun dalam pengawasan sang suami ya kecuali KS ya karena deba yg nyuruh KS di tangani oleh Azka karena bie menolak mentah-mentah dengan seribu alesan
" dihandel dulu sama km Len GPP sesekali "@ ujar Azka
" lah bocah ngemng sesekali katanya"@ ujar elen langsung dipotong oleh Darren
" udah udah sana kalo mau pergi"@ ujar Darren dan diacungi jempol oleh Arsy dan Azka
" ajho gua emang the best"@ ujar Arsy sedangkan elen hanya mengerucut saja
" Gita garra yuk ikut "@ ujar Azka dan diangguki oleh mereka berdua
mereka pun pergi keluar dari perkaranga
didalam mobil
" bang garra boleh bie tanya"@ ujar Arsy
" boleh nona "@ ujar garra
" sejak kapan dekat dengan kak Gita"@ ujar Arsy
" sudah lama nona ampir 13 tahun "@ ujar garra
" umur sekarang berapa "@ ujar Arsy
" 30 nona"@ ujar garra Azka hanya diam saja sambil mengelus dan mencium pucuk kepala Arsy sama dengan Gita yg hanya diam
" Oalah masih ingin seperti ini tak ingin kejenjang yg halal gitu "@ ujar Arsy tersenyum
"bukan bie mau ikut campur atau mengatur abang posisi nya adalah kak Gita dan Abang ini bukan muhrim loh jika memang sudah benar" saling mengetahui satu sama lain kenapa harus sekedar dekat nanti ujung"nya yg ada setan' loh nauzubillah amit amit dah ni bang bukan doa.n ya.. "@ ujar Arsy tersenyum
" bener kata als bang nunggu apa lg nunggu siap takkan pernah ada kata siap jangan jadikan masa lalu mu itu jadi patokan tapi jadikan lah pembelajaran untuk kau bagaimana kau melindungi keutuhan rumah tangga mu agar tak terjadi seperti masalalu mu kak Gita butuh kepastian "@ ujar Azka ini mode LG sopan jadi manggilnya pakek embel-embel kak plus bang ya siazkanya
"Yesss bener itu kata mas El perempuan butuh kepastian jangan mentang-mentang kak Gita diem aja cuek dingin abangnya santai" aja kak Gita nunggu Abang tau nunggu Abang ngasih kepastian dan berusaha ngertiin Abang jg bang ingat kodratnya cewe jika terlalu lama Dy akan pergi jika Dy tak dianggap Dy akan pergi dan jika tak ada kepastian Dy jg akan pergi "@ ujar Arsy tersenyum
" hon km beneran mau pergi dari aku"@ ujar garra
" yes jika tak ada kepastian dari km untuk apa malah jadi dosa bukan "@ ujar Gita membuat garra bungkam
" hayoo loh bang "@ ujar Arsy tersenyum jahil sedangkan Azka hanya menggeleng kan kepalanya karena tingkah sang istri
" baiklah tuan Azka apa boleh aku menikahi wanita yg disebelah ku ini "@ ujar garra
kenapa garra meminta izin kepada Azka bukan kepada orang tua Gita ortu Gita sudah meninggal dsaat usianya 12thn dan Gita ditemukan oleh azka dan dirawat oleh sang kake namun Gita yg tau diri pun mengabdi untuk Azka
" mintalah izin kepada papa ku karena Dy putrinya aku hanya sebagai adik merestui saja"@ ujar Azka
selama ini Dy tinggal oleh kakek Azka saat umurnya sudah menginjak 17 tahun Dy ikut Azka untuk menjaga Azka dan kedua orang tua Azka pun mengagap nya seperti anak nya
" selama ini aku yg menjaganya sedikitpun tak ku biarkan Dy terluka walau di dunia mafia sekali pun orang beranggapan aku dan Dy hanya sebatas atasan dan bawahan itu salah besar aku tak pernah menganggap kalian sebagai anggota atau bawahan kita sama sama keluarga "@ ujar Azka
[✓]✓]o
__ADS_1
kita ini keluarga didunia karena Dimata sang pencipta kita sama jadi untuk apa membedakan soal kasta dan kedudukan