Hijabagent

Hijabagent
part18


__ADS_3

" akhirnya kita Sampek jg "@ujar xela yg keluar dari mobil sambil membukakan pintu belakang dimana ada Arsy


" silahkan putri "@ujar Dy yg bergurau tak berapa lama mobil mobil yg lain pun terpakir rapih didepan mansion besar itu


" unun ini ada" aja loh hehehe"@ ujar Arsy memaksakan tersenyum walau wajah pucat


" Dede gak papa sayang "@panik Felly yg melihat wajah Arsy pucat tadi Dy terlalu fokus meyetir dan tidak melihat keadaan Arsy karna Dy ingin duduk dibelakang tanpa ada yg mengganggu nya


" Dede GPP kok Cici"@ ujar Arsy meyakinkan mereka yg mulai khawatir


" yuk kita masuk Abang Axel gendong ya "@ ujar Axel yg sudah ingin menggendong adiknya tapi tertahan karna penolakan Arsy


" gx Abang bie GPP kok bang bie masih punya kaki buat berjalan "@ujar Arsy meyakinkan Axel dengan senyuman manis nya


"huft baik lah ayo kita masuk"@ ujar Axel yg masih siaga disamping kanan Arsy sedangkan xela dikiri


dan mereka semua dibelakang tak berapa langkah


Arsy sudah jatuh pingsan untuk Axel dan xela sudah siaga


"astaghfirullah Dede hey sayang bangun de "@ panik xela sambil berkaca kaca


Axel langsung mengangkat tubuh Arsy dan lari kedalam


disusul mereka yg jg panik dengan bie


" cepat hubungi kak sheyla dan Zakiyah dan kak bela sekarang "@ ujar darel meminta Cece Arlen dan vei


mereka pun dengan cepat menelpon orang yg disebutkan oleh darel dengan panik


" bang kenapa pada lari" sih ini rumah bukan hutan"@ ujar mymom yg bingung

__ADS_1


" huft mymom bie"@ ujar Axel belum sempat Dy menyelesaikan ucapan dipotong oleh Ami


" kenapa sama Dede bang mana Dede bang"@ ujar Ami yg memang khawatir dengan keadaan putrinya dari tadi apa LG Dy mendapatkan info dari orang suruhan suaminya barusan bahwa putrinya bertemu dengan keluarga dirgantara


" Dede pingsan tadi didepan sama Abang dibawa keatas mi"@ ujar alex cepat agar perkataan ny tak terpotong LG


" Apaaaaa... bie pingsan Alex apa baba tidak salah dengar haaa"@ teriak baba dari arah ruang kerja bersama papi


" ya ba Dede pingsan "@ ujar alex yg Dy tau setelah ini akan ada hukuman untuk mereka lalai menjaga adiknya


mendengar perkataan Alex semua orang tua langsung bergegas ke atas tepatnya kekamar putrinya


sedangkan Alex langsung menghubungi seseorang


" Arkansas peringatkan mereka agar tak mengusik bie lagi "@ ujar alex dan langsung mematikan telponnya


didalam mobil seseorang sedang mengumpat


" kediaman dirgantara 5 menit dari sekarang"@ ujar Arkansas langsung mematikan earphone yg menempel di telinga


" akan ku pastikan kalian semua membayar air mata yg keluar dari permataku dirgantara "@ ujar armanza


" kalian semua iblis menyerupai manusia sampai" tak ada hati sama sekali"@ ujar angkasa kesal


"?;


di mansion


" sayang ny Ami sama mymom bangun nak jangan begini"@ ujar Ami lirih sambil terus menangis disamping kanan Arsy sambil mengelus kepalanya


"Dede tadi pagi janji loh sama mymom kalo gx bakal sakit LG sayang tolong buka matanya ya"@ ujar mymom yg ikut menangis disamping kiri sambil membelai wajah putri kesayangannya dengan lembut

__ADS_1


"anak nya baba bangun yuk sayang jangan gini nak baba gx suka bangun sayang apa yg kamu inginkan semuanya akan baba lakukan nak asal kamu bangun sayang"@ ujar baba sambil mengegam erat tangan putri kecilnya itu sesekali iya kecup tangan itu..


" apa papi harus membunuh mereka nak agar kamu tidak tersakiti LG sayang "@ ujar sang papi yg mendapat kan toyoran dari sang istri


" gak usah aneh" dosa putri mu jg tak suka kalau papi nya jadi pembunuh seperti dulu"@ ujar mymom memperingati


sedangkan di lantai bawah Bella sheyla dan zakiya tergopoh-gopoh berlari kearah kamar dengan membawa perlengkapan mereka semua


"assalamualaikum maaf kami telat "@ ujar Bella


" cepat priksa princess ku kak bell"@ ujar afelly yg sedari tadi khawatir


" maaf baba papi Ami mymom kami ingin memeriksa Arsy dahulu "@ ujar sheyla


Bella mengecek suhu tubuh arsy


" kiyah pasang infus bie sepertinya kekurangan cairan "@ ujar Bella


" baik kak "@ ujar Zakiyah


sedangkan sheyla memegang tangan lembut dan dingin ini dengan hati" tak lama ada desiran seperti listrik yg menyengat


" bie apa yg kamu lakukan de "@ teriak sheyla yg kaget karena Dy merasakan bahwa Arsy menekan seluruh kekuatan nya agar rasa sakit yg ada di hati nya menghilang namun itu akan membahayakan keselamatan nya karna kekuatan ny belum teratur dan akan berdampak buruk


" sayang dengar Ami nak hiks hiks sayang jangan seperti ini sayang Ami sangat menyayangi mu nak jangan membuat Ami mu mati berdiri dengan keadaan mu seperti ini sayang Ami tak sanggup nak hiks hiks"@ bisik Ami terisak


tak lama tangan yg digenggam sheyla bergerak dan mata yg awalnya tertutup kini kembali terbuka


semua yg ada di ruangan itu mengucap syukur dan lalu sujud syukur atas sadarnya Arsy


{°{^✓[

__ADS_1


"luka yg terdalam seringkali tidak terlihat oleh kasat mata... karena orang orang yang berhati besar akan menutupi nya dengan senyuman diwajahnya ☺️"


__ADS_2