
Happy Reading...
“Baiklah, kalau ada kabar selanjutnya. Beri tahu aku secepatnya,“ jawab Bos itu.
“Baik, Bos.“ sahut anak buahnya dengan patuh lalu membungkukkan badannya dengan hormat dan pergi dari hadapan Bos nya itu.
“Haha … Tinggal menunggu pembalasan-ku, gadis kecil. Memang sangat disayangkan, dirimu yang baru saja ingin menikah, justru harus mendapat balasan dari-ku. Seandainya, saat itu adik-mu lahir, mungkin sekarang, aku tidak akan mengincar nyawa-mu gadis kecil, melainkan nyawa adik-mu. Mengapa? Karena kamu yang merupakan anak satu-satunya Andrean musuh-ku sejak aku membangun perusahaan, dan kamu juga termasuk pewaris harta-nya. Membuat-ku ingin mendapatkan semua harta warisan-nya, haha!“ ucap Bos itu.
Ternyata Bos itu ialah Eric. Eric dulu-nya adalah sahabat Andrean ayah dari Diva. Sayangnya, saat mereka berdua sama-sama membangun perusahaan, Eric justru salah memilih. Eric malah memilih membangun perusahaan ilegal dibandingkan legal. Mengetahui itu, Andrean sang ayah Diva langsung mengingatkan kepada Eric untuk tidak melanjutkan perusahaan ilegal yang dibangun oleh Eric. Namun, Eric justru murka.
Mengira, sahabatnya iri dengan kesuksesan perusahaan-nya. Karena pada saat itu, Andrean mengingatkan kepada Eric, saat perusahaan Eric lebih unggul dibandingkan perusahaan Andrean.
Persahabatan mereka berdua saat itu terpecah belah hanya karena perusahaan. Seiringnya waktu, benih-benih dendam tumbuh di hati Eric. Apalagi melihat perusahaan mantan sahabatnya sudah lebih unggul dibandingkan dirinya.
Sahabatnya Andrean yang sebenarnya memberikan nasehat baik, justru dianggap buruk oleh Eric.
Saat itulah, Eric mulai menyiapkan pembalasan untuk Andrean mantan sahabatnya. Namun, setelah mengetahui apabila mantan sahabatnya itu sudah memiliki istri dan satu anak, dan katanya istrinya saat itu sedang mengandung, Eric pun menjadi memiliki ide untuk pembalasan.
Eric langsung berniat merencanakan pembunuhan Ibu Diva dan anak yang masih di kandungnya. Namun, sangat disayangkan, nyawa anak di dalam kandungan Ibu Diva pergi untuk selamanya dan bahkan rahimnya diangkat. Akan tetapi, nyawa Ibu Diva saat itu masih ada.
Merasa pembalasan yang baru diberikannya masih kurang, Eric kembali melakukan pembalasan. Yaitu membuat kecelakaan keluarga mantan sahabatnya. Dan membuat persahabatan mantan sahabatnya saat itu hancur. Namun, Eric baru menyadari apabila mantan sahabatnya Andrean saat itu memiliki tiga sahabat yang sudah memiliki pasangan.
Karena satu sahabat Andrean sudah tidak memercayai Andrean, maka sahabat Andrean tersisa dua.
Merasa agar impas, Eric juga ikut turut membuat sahabat Andrean yang tersisa itu juga ikut dalam kecelakaan. Dan saat itu, seolah alam mendukung, keluarga Andrean dan sahabatnya yang tersisa itu yaitu Eca sahahat Diva pergi liburan bersama.
Eric mulai menyiapkan pembalasan saat itu. Dengan didukung oleh sahabat Andrean yang sudah tidak memercayai Andrean hanya karena kesalahpahaman. Siapa lagi jika bukan Ricky. Ricky yang memiliki bakat hacker cukup baik, dapat menghilangkan jejak kecelakaan saat itu dengan baik, dan membuat satupun orang mengira kecelakaan tersebut karena rem blong.
Eric tidak sabar menanti hari, acara pernikahan Diva anak mantan sahabatnya saat itu yang menjadi musuhnya hingga saat ini dan calon pasangan Diva. Membuat kejutan di hari tersebut.
Seiringnya waktu berjalan, sudah tidak terasa, dua minggu berlalu.
Tepat di hari ini, pagi yang cerah, hari pernikahan Diva dan Calvin.
Dan bertepatan dengan pembalasan yang akan dilakukan Eric.
Diva berangkat ke lokasi acara dengan mobil pengantin mempelai wanita dengan ditemani Eca sahabatnya dan Dokter Rosetta. Masihkah kalian mengingat Dokter Rosetta??
“Sya. Ayo berangkat!“ ajak Eca.
__ADS_1
“Iya, Ca.“ jawab Diva sembari berjalan dengan hati-hati. Karena sepatu heels yang digunakan olehnya cukup tinggi. Biasanya dirinya tidak menggunakan sepatu heels yang tinggi, melainkan yang rendah.
Penampilan Diva
Diva menggunakan gaun yang menampakkan bahunya. Diva mengenakan gaun pengantin berwarna putih. Dengan aksesoris mahkota di rambutnya. Diva terlihat cantik ketika mengenakan gaun tersebut dengan ditemani aksesoris mahkota di rambutnya dan kalung di lehernya, ditambah dengan polesan make-up di wajahnya. Benar-benar terlihat seperti seorang putri.
Penampilan Calvin. (pasangan Diva)
Calvin menggunakan jas dan celana panjang yang berwarna hitam. Sebelum Calvin mengenakan jas hitamnya, Calvin sudah lebih dulu mengenakan kemeja berwarna putih. Lalu ditemani dengan pita yang berwarna hitam. Calvin menjadi terlihat sangat tampan dengan menggunakan setelan seperti itu. Aura ketampanannya sangat terlihat. Calvin terlihat seperti seorang pangeran.
Penampilan Eca (sahabat DDiva
Sedangkan Eca sahabat Diva, mengenakan gaun berwarna putih. Warna yang sama dengan Diva. Gaun yang menampakkan sedikit di bagian bahu Eca. Dengan ditemani aksesoris mahkota di rambutnya, Eca menjadi terlihat sangat cantik.
Penampilan Devan (asisten Calvin)
Asisten Calvin itu menggunakan setelan jas berwarna putih. Begitu juga dengan celana bawahannya. Meskipun setelan yang dikenakan serba putih, hal tersebut tidak mengurangi aura ketampanan yang dimiliki oleh Devan. Meskipun masih ada yang lebih tampan dibandingkan Devan.
Penampilan Dokter Rosetta. (pemilik rumah sakit melati)
Dokter Rosetta mengenakan gaun berwarna merah. Gaun tersebut terbuka di bagian bahunya. Dokter Rosetta sangat cantik dengan mengenakan gaun berwarna merah tersebut.
Diva, Eca, dan Dokter Rosetta pun mulai berangkat menuju lokasi. Lokasi tempat acara pernikahan Diva dan Calvin dilaksanakan.
Sekarang sudah pukul tujuh lewat. Sedangkan acara pernikahan akan dimulai pukul sembilan. Tentu sebagai pengantin, tidak boleh datang terlambat ke lokasi. Apalagi lokasi yang bisa terbilang jauh dari tempat tinggal Diva. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan kurun lebih dua jam.
Di perjalanan, tidak henti, Diva gugup sembari mengepalkan tangannya untuk menghilangkan rasa gugup. Menjadi pengantin untuk pertama kalinya, tentu akan merasa gugup. Meskipun sudah berkali-kali tampil di hadapan ratusan orang atau bahkan ribuan.
“Aku nggak nyangka, Sya. Kamu sudah lebih dulu menikah dibandingkan aku.“ ucap Eca.
__ADS_1
Eca sengaja mengajak sahabatnya berbicara agar rasa gugup yang dirasakan sahabatnya saat ini hilang. Eca tentu saja tahu bagaimana rasa gugup-nya, karena saat ini, dirinya berada di sebelah kiri Diva. Melihat tingkah Diva yang gugup, membuat Eca yakin apabila Diva sahabatnya saat ini sedang gugup.
“Hehe. Semoga, kamu juga ikut menyusul ya, Ca.“ jawab Diva.
“Padahal aku berharap, kita bisa menikah bareng. Hihihi,“ ucap Eca sembari cekikikan kecil.
“Hihi, kamu bisa aja.“ jawab Diva sembari ikutan cekikikan.
Namun, tiba-tiba, ada satu mobil di depan. Membuat mobil yang dinaiki Diva, Eca, dan Dokter Rosetta berhenti.
“Kenapa berhenti, Pak?” tanya Diva kepada sopirnya.
“Itu, Non. Ada mobil di depan.“ jawab Sopir tersebut.
“Mobil?“ Diva heran.
“Iya, Non Diva. Tapi nomor platnya tidak kelihatan. Apa perlu Bapak turun untuk mengeceknya?“ ucap Sopir tersebut menawarkan diri.
Di mobil Diva hanya ada Diva, Eca, Dokter Rosetta, sopir, dan satu pengawal. Satu mobil yang berada di belakang mobil Diva, adalah pengawal juga. Berjaga-jaga untuk keadaan darurat.
“Coba turun, Pak. Buat ngecek. Barangkali, mobil di depan, ada masalah di bagian mesinnya,“ jawab Diva setuju.
Sopir tersebut pun mengangguk dan berniat turun dari mobil. Namun, belum lagi Sopir tersebut turun, aksinya barusan dihentikan oleh pengawal yang sudah lebih dulu turun dari mobil.
“Jangan turun, Pak. Tetap di dalam. Biarkan saya memeriksanya,“ ucap pengawal tersebut yang membuat Sopir tersebut mengurungkan niatnya untuk turun.
“Baiklah, Pak. Hati-hati.“ Sepertinya Sopir tersebut merasakan firasat buruk. Pengawal tersebut hanya mengangguk lalu melangkah menghampiri mobil tersebut.
Pengawal tersebut terus melangkah tanpa keraguan di dalam hatinya. Terlebih lagi, ia diminta oleh Calvin untuk menjaga Diva dengan baik.
Hingga tiba-tiba, terdengar suara yang mengejutkan semua orang dari mobil tersebut.
“Duar!“
To be continued...
Haduh, ini sudah 1000kata lho, kok like-nya makin hari, makin menurun? Apa cerita yang disajikan Author sudah membuat kalian bosan?
Terimakasih buat yang masih setia. 🙏🏻
__ADS_1