
Insiden yang terjadi di Perjamuan Bulan dengan cepat tersebar luas. Hanya butuh kurang dari satu minggu sampai seisi kerajaan Knight mengetahuinya.
Berita bahwa salah satu komandan organisasi Black Parade muncul di wilayah Silverstone cukup menggemparkan, tetapi yang menjadi perhatian adalah bangsawan Silverstone.
Mereka diketahui bahwa memiliki bisnis gelap dan kelakuan sadis di ruang bawah tanah. Dengan bantuan Shin yang ditugaskan menjadi tim investigasi kerajaan, Silverstone berhasil diringkus.
Pemilik tanah, Count Regg Silverstone terkejut setelah kembali dari perbatasan desa Third Eye Ogre. Dia tidak menyangka semua rahasia gelapnya akan terungkap begitu saja.
Dia berusaha mengelak tentang dokumennya namun Shin dengan pintar menjatuhkan rekaman sebagai bom terakhir.
Itu adalah langkah mati untuk Regg Silverstone yang mengerahkan segala upaya untuk berbohong tentang dokumen. Akan ada banyak celah dari cerita sebelumnya jika dia menambalnya dengan kebohongan lagi.
Dan, setelah semua kerajaan memulai penyelidikan tentang sosok yang mengenalkan dirinya sebagai "Orphens" dan menguak kebusukan Silverstone.
Sekalipun dia dianggap berjasa namun berdasarkan kesaksian bangsawan, Bellion bahkan Blodwyn, Orphens tidak ragu memusuhi kerajaan. Berkat perkataannya itu sosoknya cukup disorot hingga diselidiki asal-usulnya.
Pria yang memanggil dirinya Orphens itu datang tiba-tiba dan menghilang dalam satu kedipan mata. Berkat tindakan itu membuat bangsawan menjadi waspada, takut-takut nasibnya sama seperti Silverstone.
“Hukuman mati adalah yang terbaik untuk mereka. Tidak banyak kesempatan di mana seluruh keluarga bangsawan di pasung.”
Arcturus tersenyum puas dan menyesap kopinya selagi memandangi mentari pagi. Runtuhnya Silverstone adalah awal yang bagus. Mary di sisinya mendengarnya dengan tertarik.
“Tampaknya rencana anda berhasil dilaksanakan, Tuan Muda Arcturus.”
“Ya, kurang lebih seperti itulah. Meski kemunculan Black Parade di luar harapan namun semuanya berakhir baik.”
Tidak bisa dibilang sepenuhnya baik. Sudah enam hari sejak saat itu dan Alda masih berbaring di tempat tidurnya. Semua lukanya mengerikan terlepas dari pinggangnya.
Tubuhnya benar-benar habis dipukuli dan beberapa bagian tulangnya retak. Dikarenakan ramuan penyembuh tidak berguna untuk tubuhnya, dan Mana miliknya tersegel maka Alda membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk pulih.
Meski begitu tetap sebuah keajaiban wanita itu mampu bertahan hidup setelah semua. Pada awalnya para tabib pasrah akan kondisinya, tetapi mereka terkejut kembali dalam satu hari.
Bahkan tanpa Mana maupun potion, kemampuan penyembuhan Alda masih lebih cepat dari orang normal. Tetap butuh waktu untuk pulih, tetapi tidak akan selama yang diharapkan.
‘Beruntung kutukan dan racun tak mempan pada tubuhnya. Kemampuan Rentaro Reigen mampu menanamkan kutukan.’
__ADS_1
“Saya sungguh masih meremehkan anda, Tuan Muda Arcturus. Awalnya saya pikir menghancurkan Silverstone akan menjadi tujuan besar yang sulit sekalipun anda pintar. Dibutuhkan ketrampilan dan pengalaman untuk memainkan skema macam ini.” Mary memujinya dengan kagum.
Tentu Arcturus tidak pernah mengatakan secara langsung akan menghancurkan Silverstone dan melenyapkan silsilahnya. Namun seperti yang diketahui, sebelum bekerja untuk Religia, Mary adalah kepala intelijen negara.
Mudah baginya menebak rencana Arcturus setelah dia meninggalkan aromanya. Namun ada satu hal yang salah dia pahami.
“Apa maksudnya tujuan besar? Ini hanya bonus dari tujuan utamaku. Ingat kembali hal-hal yang aku lakukan sejak awal.”
Menjatuhkan bangsawan tidak mudah namun ada cara yang tidak bertele-tele seperti ini. Arcturus bisa saja melakukannya namun ada kondisi yang coba dia jalani.
“Apa? Jadi Silverstone bukan tujuan yang anda capai? Lalu, kalau begitu apa—”
“Jika hanya ingin menghancurkannya lantas mengapa perlu aku membayar Makarov untuk meracuni sungai?”
Menghancurkan perang dingin Third Eye Ogre dan Silverstone dengan cara meracuni sungai. Arcturus memiliki tujuannya sendiri.
“Bukankah anda ingin menjauhkan Tuan Regg dan istrinya dari Perjamuan Bulan?”
Regg Silverstone adalah pria yang sangat waspada dan penuh perhitungan. Keberadaannya hanya akan menjadi penghalang untuk Arcturus.
Bahkan istrinya, Felis Silverstone juga melengkapi suaminya. Dia memiliki sifat perfeksionis dan penciuman tajam. Dengan kehadirannya saja Arcturus pasti tidak bisa mengambil banyak langkah.
Wajar Mary akan memikirkan itu, tetapi dia tidak akan mampu menebak Arcturus yang memandang lebih jauh ke depan.
Arcturus mengeluarkan sebuah tanduk dari sakunya dan membiarkan Mary melihatnya.
“Ini-!” Mary terkejut melihat tanduk merah kehitaman yang memiliki ukiran rune.
Arcturus tersenyum, “Kunci menuju desa Third Eye Ogre. Sejak awal tujuanku ada di tempat ini.”
Perjamuan Bulan, Silverstone, bahkan Leona adalah jembatan yang digunakan Arcturus untuk mencapai tujuannya. Arcturus kemudian menjelaskan seluruh rencananya kepada Mary.
Dia sengaja memprovokasi Third Eye Ogre dan memperburuk hubungannya dengan Silverstone. Mereka tentunya memiliki bentrokan kecil karena itu sehingga Regg perlu turun tangan.
Memanfaatkan hal itu, Arcturus memilih membebaskan Leona White dan membuatnya berhutang. Dengan kehadirannya akan mudah bagi Arcturus mencari bukti kebusukan Silverstone.
__ADS_1
Tak sampai di sana, Leona pasti akan membebaskan budak sebangsanya, membuat Arcturus memiliki jasa yang lebih besar kepadanya sehingga mendapatkan undangan ke desa.
Dengan berbagai hal yang terjadi, sudah dipastikan Third Eye Ogre akan menyadari kalau Arcturus menjadi orang yang meruntuhkan Silverstone.
Satu desa itu kemungkinan akan menyukainya dan mau membalas budi atas hal itu. Lantas itulah yang Arcturus cari. Hutang budi dari satu desa Third Eye Ogre.
Mary yang mendengarkan dengan seksama hampir lupa untuk bernapas. Dia terlalu kagum, terkejut dan takut dengan apa yang dipikirkan Arcturus.
‘Sungguh aku tidak tahu apa-apa sekalipun sudah lama bersamanya. Tuan Muda memiliki rencana yang sangat jauh ke depan, hampir seakan-akan rencananya adalah masa depan itu sendiri.’
Itu rencana rumit dan bertele-tele, tetapi keuntungan yang diterima sangatlah besar.
“Third Eye Ogre di wilayah ini sedikit spesial. Meski disebut desa, konon tempat itu sama sekali tak seukuran desa. Bahkan memasukinya saja sangat sulit.”
Untuk lebih besar atau kecilnya Arcturus sendiri tidak tahu. Penjelasan di novel sangat samar, dan kehidupan sebelumnya tidak menyinggung luas desa.
Yang Arcturus dapatkan dari kehidupan sebelumnya adalah tentang seberapa banyak manfaat yang bisa dia peroleh dari desa ini.
“Tepat," Arcturus menjentikkan jarinya. “Hanya orang yang memiliki kunci saja yang bisa masuk dengan legal. Mereka yang menerobos paksa hanya akan diburu.”
Bahkan Black Parade tidak menyentuh tempat ini untuk alasan itu. Toh, tidak ada manfaat apapun menyentuh tempat seperti itu.
“Aku menginginkan hal kecil dari tempat itu. Jadi, yah kita akan mengunjunginya segera setelah semua ini selesai.”
Tok! Tok!
Seseorang mengetuk pintu kamarnya dan segera Arcturus menghela napas lelah ketika mendengar suara dibalik pintu.
“Ini aku, Tuan Arcturus.”
Segera pintu terbuka dan menampilkan wanita berpakaian tertutup dengan rambut merah. Itu adalah Blodwyn.
‘Aku harus memberikan penjelasan.’
Dia sudah menunda penjelasan tentang apa yang terjadi sebelumnya sampai hari ini. Sepertinya Arcturus memang harus membagikan informasi tentang Rentaro dan Reigen.
__ADS_1