Im Not Main Character

Im Not Main Character
Ashura


__ADS_3

“Mary!”


Arcturus segera menghampiri dan menahan luka di bahu Mary. Untuk melindunginya, Mary mengorbankan tangan kirinya.


Itu luka yang buruk, tak hanya hilang tangan namun bagian tulang selangkanya juga terkoyak. Darah segar mengalir deras, seakan bertujuan membentuk sungai anggur merah gelap.


Lantas mengapa ini terjadi? Arcturus tak berpikir dirinya akan ceroboh seperti ini. Hanya karena rencananya gagal dia membuat orang lain terluka.


Padahal kegagalan adalah hal yang biasa untuknya tak peduli di putaran sebelumnya maupun saat dia masih Evans Canopusius.


‘Aku terlalu bodoh!’


Tak mau mengulangi kesalahan yang sama, Arcturus membawa Mary pergi dan menjauh dari Mad Dog.


Dia menggunakan kekuatan si Pembunuh dan melompat jauh.


“Kau pikir bisa lolos?!”


Mad Dog melesat menuju Arcturus dengan cepat. Dalam waktu singkat dia sudah berada tepat di belakang Arcturus.


“Leona!”


Arcturus melemparkan Mary ke sisi lain dan Leona segera menangkapnya.


“Arcturus!”


Tepat ketika Leona memanggilnya, Mad Dog menendang pinggang Arcturus dan membuatnya terhempas beberapa meter.


Arcturus memuntahkan darah, dia merasakan sakit karena tendangan dan menghantarkan pohon.


Mad dog berjalan menghampirinya dengan wajah penuh amarah.


“Kamu takkan bisa dimaafkan. Mencoba menjadikanku budak, apa tujuanmu, hah?! Pada akhirnya semua bangsawan sama!”


Mad Dog melangkah cepat dan berniat menghancurkan kepala Arcturus, tetapi keanehan mulai terjadi. Pria yang beberapa saat lalu terkapar di pohon itu tiba-tiba menghilang.


Mencari ke sekitarnya namun tak menemukan apapun. Pada akhirnya insting Mad Dog merasakan bahaya datang dari atas kepalanya.


Arcturus tepat ada di atas kepalanya dan melesat seperti bom jatuh dengan pedangnya.


CLANG!


Pedang Arcturus patah menjadi dua lantaran Mad Dog menahannya dengan tangan. Namun itu tak membuat Arcturus menghentikan tindakannya.


• Kamu yakin ingin melakukannya?


Kaisar bertanya padanya di waktu yang seakan melambat ini.


Tentu saja itu karena Arcturus sudah berbicara padanya tentang satu hal.


• Itu akan merusak tubuhmu. Kamu mungkin takkan sadar beberapa waktu.


Arcturus tahu konsekuensinya dengan baik. Sama seperti halnya meminjam kekuatan Pembunuh, akan selalu ada akibat yang akan ditanggung.


‘Tak masalah. Tolong lakukan saja itu. Pinjamkan aku kekuatanmu.’


Tepat saat Arcturus mendarat di depan Mad Dog, tubuhnya mulai mengeluarkan cahaya ungu gelap. Hal itu membuat Mad Dog terkejut dan waspada.


Aura yang sangat kuat muncul dari Arcturus dan begitu mengintimidasi. Bahkan Mad Dog mulai merinding karena besarnya aura itu. Tak hanya itu, instingnya mulai gelisah.


• Kaisar Hebat yakni aku sendiri tak pernah meminjam pada orang, tetapi orang yang meminjam segalanya padaku.


Kaisar Hebat mulai berbicara seakan-akan mengucapkan mantra.


• Akulah pemilik dari segalanya. Maka aku izinkan kamu menggunakan kekuatanku.


Arcturus merasakan tubuhnya menjadi kuat berkali-kali lipat. Namun di satu sisi dia juga merasakan darahnya mengalir lebih cepat hingga tubuhnya memanas. Meski begitu bagian paling anehnya adalah Arcturus tak merasakan jantungnya berdetak.


• Jantungmu akan berhenti berdetak selama menggunakannya. Wewenang aktif dan tidaknya aku berikan padamu sementara.


Kekuatan kedua dari Kaisar Hebat yang menaklukkan bumi dan berdiri sejajar dengan langit. Ini adalah kekuatan hebat yang ingin Arcturus gunakan sesuka hati.

__ADS_1


Namun persyaratan dan risikonya sungguh merepotkan.


“Give me more power—”


Arcturus mengepalkan tinjunya kuat-kuat dan menghantamnya ke dagu Mad Dog. Gerakannya sangat cepat sehingga Mad Dog tak sempat mengelak.


“—Ashura!”


Kecepatan itu diikuti oleh kekuatan besar yang menciptakan angin kuat sampai Mad Dog terhempas ke udara.


Mad Dog tampak berdarah dan matanya memutih, hilang kesadaran hanya beberapa detik sebelum mengambil kendali posisinya. Dia menjaga jarak cukup jauh dari Arcturus.


“Apa-apaan kekuatanmu itu—” Mad Dog awalnya terkejut Arcturus sekuat itu. Namun melihatnya sekali lagi dia lebih terkejut.


“Cough!”


Arcturus memuntahkan darah dari mulutnya. Dia bernapas cukup cepat, seperti orang yang berlari puluhan kilometer.


‘Argh, sial! Efeknya lebih menyakitkan dari yang aku duga!’


The Pride of Great Emperor memiliki dua jenis kekuatan. Aura Kaisar dan yang terakhir adalah Ashura.


Kekuatan terakhir, Ashura adalah memberikan peningkatan kekuatan yang sangat pesat. Kekuatan ini mampu membuat tubuh Arcturus beregenerasi sekalipun tangannya terpotong, dan kekuatan fisiknya meningkat pesat.


Namun kekurangan kekuatan ini adalah saat diaktifkan aliran darah akan meningkat berkali-kali lebih cepat dan panas tubuh akan meningkat.


Seandainya Arcturus terlalu lama dalam kondisi itu maka tubuhnya akan meledak karena terlalu panas. Bahkan kerusakan internal tubuh sangat mungkin terjadi lantaran darah berputar lebih cepat dari biasanya.


Tidak hanya itu, jantungnya akan berhenti saat mengaktifkannya.


‘Jantung yang harusnya memompa darah akan berhenti dan digantikan oleh Ancient Determination itu sendiri.’


• Memiliki kekuatanku sama artinya dengan dua jantung. Saat kamu menggunakan Ashura, maka itu adalah keabadian untukmu.


Arcturus selesai memuntahkan darah dan menonaktifkan kekuatannya dengan cepat. Dia harus berhati-hati dalam menggunakannya.


“Keabadian, ya? Itu artinya aku takkan mati meski dipotong kecil-kecil.” Arcturus bergumam demikian, tak peduli apakah Mad Dog mendengar atau tidak.


Assasin memberikan peringatkan yang sangat Arcturus syukuri.


• Paling lama lima detik untukmu mengaktifkannya. Dan, butuh 55 detik agar tubuhmu menurunkan suhunya.


Kaisar berkata demikian.


Arcturus terkejut bahwa waktu dia bisa menggunakannya singkat, sementara jangka untuk bisa diaktifkan cukup lama.


Dalam pertarungan seperti ini, bahkan satu detik sangatlah berharga. Setiap satu menit Arcturus akan mendinginkan tubuhnya, dan menggunakan Ashura selama lima detik.


Itu adalah waktu singkat bagi Arcturus untuk menghajar Mad Dog.


“Apa yang kamu lakukan?” Mad Dog memegang dagunya yang memar karena pukulan Arcturus.


“Seperti yang kukatakan ... inilah kekuatan dari yang terlemah!”


Arcturus kemudian bergerak menjauh selagi melemparkan pisau yang ia simpan di cincin. Untungnya dia sudah menyiapkan cukup banyak pisau.


“Omong kosong!” Mad Dog segera mengejar Arcturus selagi menangkis pisau yang dilempar kepadanya.


Kabut sudah mulai menghilang namun untuk kali ini Mad Dog lebih memilih menjaga jarak dan tak menerjang langsung.


“Aku akan terus menghajarmu! Sampai setidaknya kamu mau mendengarkanku!”


“Tak ada gunanya berbicara dengan orang lemah!”


Mad Dog melayangkan pukulannya, tetapi Arcturus melompat lebih jauh dan menghindarinya.


Tubuhnya terasa makin memburuk setiap waktunya. Bahkan ketika dirinya sudah mengkonsumsi potion, efeknya tidaklah besar sama sekali.


• Kamu lebih lemah dari yang diharapkan. Mengapa bocah sepertimu yang harus memiliki kekuatanku?


Kaisar berkata dengan nada yang sungguh kecewa dan lelah.

__ADS_1


• Melihat dari kondisinya, paling banyak kamu bisa menggunakannya tiga kali lagi.


Pembunuh memberinya informasi berharga.


Ketimbang Kaisar Hebat, Arcturus mungkin lebih senang jika si Pembunuh yang memiliki kekuatan ini. Bagaimana tidak? Ketimbang memberinya saran dan petunjuk, bajingan itu lebih banyak mengeluh.


‘Sial, itu sangat sedikit. Bahkan mungkin tubuhku takkan bertahan hingga tiga kali menggunakannya!’


Arcturus Religia sudah melatih fisiknya secara berkala namun tampaknya perubahan tidaklah besar. Setidaknya dia berharap memiliki fisik seperti Evans Canopusius.


Namun situasi dunia ini jauh lebih mengkhawatirkan dari sebelumnya. Tak ada banyak waktu untuk Arcturus melatihnya.


• Meski kamu memperkuat fisikmu, bila internalnya lemah maka itu akan tetap sakit.


Mendengar perkataan Kaisar membuat Arcturus yakin untuk melatih dirinya lebih serius ketimbang mencari tambang emas lainnya.


Tak ada gunanya mengumpulkan banyak Ancient Determination jika dia tak bisa menggunakan potensi maksimal.


Saat dia melalui proses pemikiran yang panjang ini, Mad Dog melancarkan serangan lainnya.


“Sepertinya kamu tak bisa menggunakan kekuatan itu terus-menerus, ya?!”


Perlahan Mad Dog mulai memotong jaraknya selagi tetap waspada. Melihat itu Arcturus sadar bahwa Mad Dog adalah jenius alami yang berkembang seiring jalannya pertempuran.


‘Sial, berapa lama lagi?’


• Sekitar tiga puluh detik.


Itu lama. Arcturus ingin mengeluh begitu, tetapi karena Mad Dog sudah mengetahui rahasia kekuatannya, dia butuh siasat untuk mengaktifkannya.


‘Apa para bajingan itu melakukan tugasnya dengan benar? Apa yang membuatnya begitu lama?!’


Arcturus sangat menantikan bantuan yang sudah dia siapkan untuk ini. Bantuan dari orang-orang yang membuatnya terlambat datang ke medan tempur ini.


****


Di tempat lain, bantuan yang Arcturus siapkan tiba di sebuah gua.


“Apa ini tempatnya?”


“Ya, Tuan. Saya yakin ini tempat yang dimaksud Tuan Muda Arcturus.”


Ketika dua orang itu berbicara, mereka merasakan sesuatu mendekat dan keluar dari dalam gua itu.


Mirae mengintip dengan khawatir selagi tetap menjadi waspada.


“Apa yang kalian butuhkan dariku?” tanyanya dengan penuh rasa curiga.


Kedua orang itu membelalakkan matanya ketika melihat telinga anjing Mirae. Mereka tentunya terkejut akan menemui Dewa Anjing Iblis yang terpisah dari kelompoknya.


“Kami dari Asosiasi Petualang dan diminta untuk melindungimu.”


Mendengar perkataan gadis rubah itu, Mirae semakin berwaspada dan mengerutkan alisnya.


“Aku tak berpikir asosiasi akan menyambutku dengan baik.”


Tentunya Asosiasi Petualang memiliki hubungan yang sangat renggang dengan Dewa Anjing Iblis. Meskipun hubungannya tak separah dengan gereja, tetap saja itu bukan hubungan yang akan mau saling menjamu.


“Huh, biar aku yang bicara, Kitsune.”


Mirae memegang pisau yang ia sembunyikan dengan erat saat pria tua cebol itu berjalan beberapa langkah ke arahnya.


‘Orang ini kuat.’


Instingnya mengatakan bahwa dia harus melarikan diri dari kedua orang ini. Namun perkataan pria tua itu membuatnya berhenti memikirkannya.


“Salam kenal, Nona Mirae. Saya adalah ketua Guild Petualang cabang Religia. Terkait hal ini, saya diminta Tuan Muda Arcturus Religia untuk membawa anda dan meminta pertolongan.”


Mirae diam mendengarkan, sementara Makarov terus berbicara.


“Tuan Muda Arcturus bilang, "Aku ingin berteman dengannya jadi tolong bantu aku" begitu katanya.”

__ADS_1


Mirae menurunkan kewaspadaannya, diam dan mulai terharu. Pada satu kesempatan, dia tak pernah berharap akan tiba seseorang yang bersungguh-sungguh untuk menghadapi putranya dengan benar.


__ADS_2