
Misi leveling Arcturus dengan Lifana terus berlanjut. Dia bahkan sampai menginap di dungeon hanya untuk menemani Basilisk itu menaikkan levelnya.
Awalnya semua itu berjalan dengan lancar. Lifana semakin kuat dan tubuhnya sudah sebesar seekor anjing.
Namun keanehannya mulai muncul, Lifana tak lagi tumbuh tak peduli seberapa banyak Core yang dia serap. Bahkan Lifana telah memaksakan diri mengunyah monster namun tak ada perubahan apapun.
“Ini aneh. Harusnya ada peningkatan tertentu dari tubuhmu namun itu semua berhenti.”
Arcturus saat ini menyalakan api unggun dan beristirahat. Dia telah menjelajahi hampir separuh dungeon besar ini bersama Lifana. Tentunya ada beberapa harta yang ditinggalkan di tempat ini, tetapi perkembangan Lifana jauh lebih berarti.
“Papa, mungkin ini sudah wujud terbesarku.” Lifana berkata dengan sedih. Sepertinya, dia berharap bisa menjadi lebih besar lagi.
Mungkin itu nalurinya sebagai jenis Serpent. Bagi mereka, semakin besar tubuh menandakan kekuatan.
Ular yang memiliki tubuh besar jauh lebih kuat dan mengintimidasi. Tentu saja Lifana akan kecewa jika dirinya hanya tumbuh sebesar itu.
Memang ada kemungkinan bahwa Basilisk tidaklah tumbuh sebesar Black Mamba atau ular lainnya. Namun sesuatu dalam diri Arcturus memberikannya informasi yang berharga.
• Bocah idiot, apa kamu lupa kalau peliharaanmu itu seekor Basilisk?
Sang Kaisar mulai berbicara dengan nada yang merendahkan seperti biasanya.
‘Tentu saja aku tahu. Memangnya ada apa dengan itu?’
Basilisk adalah ular yang setara dengan naga. Bahkan konon satu-satunya ular yang bisa menjadi naga itu sendiri.
• Jika Basilisk sungguh dikategorikan naga dan bukan Serpent. Maka ada kemungkinan Lifana memiliki tahap transformasi.
Si pembunuh menambahkan. Arcturus mengangkat alisnya terhadap perkataan pembunuh.
“Transformasi tahap?”
Novel pernah menyinggung hal itu sedikit. Transformasi tahap adalah sesuatu yang harus dilalui naga untuk menjadi dewasa.
Namun Arcturus tak punya informasi lebih banyak. Baik novel maupun kehidupan sebelumnya tak memberikan informasi berguna tentang naga.
• Naga tidak seperti manusia yang tumbuh mengikuti umur. Mereka memiliki keunikannya sendiri.
Pembunuh mulai menjelaskannya.
• Ada tiga tahap yang harus dilalui naga untuk menjadi dewasa. Aku tidak tahu detilnya namun konon melewati setiap tahapnya takkan mudah.
Tiga tahap yang menentukan pertumbuhan naga.
__ADS_1
Naga yang melalui tahap pertama bisa dikatakan telah melewati masa balita, dan dianggap anak-anak.
Mungkin jika menjadikan manusia sebagai patokan, naga yang melalui tahap pertama akan tampak seperti bocah berusia sepuluh tahun.
Sementara naga yang melewati tahap kedua akan dianggap remaja, dan tahap terakhir adalah tahap yang mendewasakan. Naga yang melewati tahap ketiga adalah naga dewasa.
• Selama masih hidup aku meneliti naga. Pada suatu waktu aku menginjak kepala naga muda dan membuatnya berbicara.
Kaisar mulai berbicara. Arcturus cukup tertarik tentang dia yang berhasil menundukkan naga namun itu bisa dilewatkan.
• Transformasi tahap pertama rupanya adalah semacam ujian yang menentukan atribut kekuatan.
Naga adalah ras yang memiliki atribut uniknya sendiri. Tidak hanya mengacu pada elemen dasar maupun pembentukan dunia, tetapi sesuatu yang lebih absurd lagi.
Tentunya mereka bisa menggunakan elemen lainnya, tetapi atribut utama akan menjadi kekuatan terkuatnya.
• Naga muda yang aku tundukkan kala itu memiliki atribut lengket. Terdengar lucu namun itu atribut yang mengerikan.
Kaisar menjelaskan bahwa atribut lengket mampu membuat apapun menjadi cair dan melekat. Baik itu tanah maupun udara, semuanya bisa terpengaruh atributnya.
• Naga muda itu memanipulasi udara menjadi lengket. Rasanya sama seperti hidungmu tersumbat sangat parah dan sangat sulit bernapas.
Tak hanya itu, tanah tempat berpijak membuatnya sangat kesulitan untuk bergerak. Kaisar menceritakan bahwa dia beruntung naga itu masih muda dan kurang pengalaman.
Mendengar cerita Kaisar membuat Arcturus bertanya-tanya sekuat apa jadinya naga itu jika sudah melalui tahap dua dan tiga? Membayangkannya sangat mengerikan.
‘Jadi kamu ingin bilang bahwa Lifana memiliki kemungkinan besar untuk melalui transformasi semacam itu?’
Jika begitu artinya Lifana saat ini belum menentukan atribut utamanya.
• Itu sangat mungkin. Berbeda dengan zaman ini. Di masa kami hidup, Basilisk masih cukup eksis untuk diketahui.
Si pembunuh menambahkan demikian.
‘Aku jadi penasaran tentang berapa lama, di zaman apa kalian hidup?’
Kaisar berkata pernah menundukkan seekor naga. Itu pasti di waktu yang sangatlah lampau mengingat naga sudah absen dari dunia berabad-abad lamanya.
• Kamu terlalu banyak bicara, pembunuh menyedihkan.
Kaisar menegur pembunuh dengan nada yang sedikit mengintimidasi.
• ... maaf.
__ADS_1
Arcturus mengerutkan alisnya. Dia yakin bahwa Ancient Determination memiliki rahasia yang tak mereka bagikan. Sepertinya itu bukanlah rahasia yang bisa Arcturus abaikan.
‘Kalian sudah menumpang di tubuhku dan tak membayar apapun padaku?’
• Kekuatan kami adalah bayarannya.
Pembunuh berkata demikian.
‘Itu bukan bayaran, tetapi keharusan kalian. Jika aku mati maka itu bisa menjadi akhir dari kalian seandainya aku tak mengukir jiwa kalian dan memisahkannya.’
Seandainya Arcturus mati dan jiwanya lenyap, maka Ancient Determination akan memiliki nasib yang sama. Arcturus perlu melepaskan jiwa mereka dan mengukirnya di tempat lain untuk menjaga eksistensi mereka sebelum dirinya mati.
• Kamu bocah tengik yang tahu banyak hal dan serakah. Cih, mengingatkanku pada babi sialan itu.
Kaisar berbicara dengan jengkel.
• Aku yakin kamu berusaha mengumpulkan Golden Key untuk membuka brankas hartaku, kan? Kamu sudah memiliki satu di tanganmu, dan satu lagi yang diberitahukan padamu. Bukalah tempat itu dan ambil isinya sebagai bayaran.
Perkataan Kaisar selalu menjengkelkan namun Arcturus terkejut bahwa brankas itu adalah miliknya.
‘Kamu tak berbohong, kan? Brankas itu sungguh milikmu?!’
• Dengar ini bocah brengsek. Memangnya untuk apa aku dipanggil kaisar jika tak memiliki harta apapun? Apakah pernah kamu bertanya-tanya mengapa kaisar hebat sepertiku tidak meninggalkan harta apapun?
Meski sombong dan penuh percaya diri, bajingan ini sungguh kaisar hebat pada masanya. Bahkan tidak ada di zaman ini kerajaan maupun kekaisaran yang memiliki harta sebanyak dirinya.
• Aku tidak hanya meninggalkan semuanya hanya untuk bisa memandang rendah langit. Dalam perjalanan aku mengumpulkan banyak hal dan menyimpannya.
Arcturus meneguk air liurnya. Dia tak pernah tahu seperti apa brankas yang dimaksud maupun keseluruhan isinya.
Dia tentu tahu konon ada banyak sekali harta di sana, bahkan Jomu mengatakan naga meninggalkan sesuatu di sana.
‘Apa yang ada di dalam brankas itu?’
• Hampir separuh harta di dunia bisa kamu temukan di sana.
Si pembunuh berkata demikian, seolah-olah dia tahu tentang isi brankas itu. Dia mungkin terkesan melebih-lebihkan namun kenyataannya Kaisar Hebat tak menyangkalnya sama sekali.
• Semua yang kumiliki, aku tinggalkan di sana.
Segala hal yang Kaisar hebat dapatkan dan dia tinggalkan.
• Istanaku ada di dalam brankas.
__ADS_1