
raksasa adalah ras kuno dalam legenda yang konon memiliki tubuh besar dan kekuatan tak tertandingi.
Tubuh mereka bisa setinggi dua puluh meter saat dalam mode transformasinya. Namun ketika dalam keadaan normal mereka setinggi empar sampai delapan meter.
Konon para raksasa adalah perwujudan dari manusia yang berevolusi setelah menembus batas maksimal kekuatan fisiknya. Namun pada akhirnya hal tersebut informasi tak terbuktikan.
Kenyataannya ras Giant telah lama punah bersamaan dengan menghilangnya para naga. Namun bukan berarti eksistensi mereka lenyap sepenuhnya.
Saat itulah raja para raksasa meninggalkan jejak dari keberadaan mereka berupa kekuatan yang menjadi Berkah Langit, The Mighty Giant.
Itu adalah sebuah bakat yang ia ciptakan melalui cara tertentu dan membuat kesepakatan dengan Dewa Kematian, bahwa kekuatan itu akan tertinggal di dunia ini dan datang kepada mereka yang layak.
Lalu satu banding sejuta orang, Makarov menerima kekuatan tersebut. Dia merangkak naik dari bawah menggunakan kekuatan itu dan menjadikannya orang yang sangat tangguh.
Bang!
Benturan pukulan antara Mad Dog dan Makarov menghasilkan getaran juga suara yang keras.
Gerakan mereka sangat cepat, bahkan mungkin Makarov bisa mengimbanginya.
Dengan kemampuan Arcturus yang sekarang ini dia hampir tak bisa mengikuti pergerakan mereka sama sekali.
• Kehadiran yang sungguh nostalgia. Giant masih eksis rupanya di dunia ini.
Kaisar berkata dengan suara yang terkesan mengagumi.
• Manfaatkan ini untuk mendinginkan tubuhmu, nak. Pria dengan berkah langit itu takkan bertahan lama.
Persis seperti perkataan pembunuh, Arcturus tahu bahwa Makarov memiliki batasan untuk menggunakan kekuatannya itu.
Bukan karena dia mengidap penyakit atau sejenisnya, tetapi umur tuanya adalah penyebab kekuatannya tak bisa digunakan dalam waktu lama.
‘Pada akhirnya dia hanya bertarung kurang dari tiga menit.’
Makarov sudah menyampaikan bahwa itu adalah waktu maksimal dia akan menggunakan kekuatannya. Ada beberapa kondisi di mana The Mighty Giant tak bisa digunakan sesuka hati.
Itu adalah kekuatan yang kuat namun memiliki persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa digunakan secara maksimal.
Kondisinya adalah ketika dirinya terdesak antara hidup mati, menghadapi lawan yang jauh lebih banyak jumlahnya dan lebih kuat darinya. Dan terakhir, itu adalah ketika dia memiliki alasan yang sangat kuat untuk bertarung.
Tanpa semua itu The Mighty Giant hanya sekedar kekuatan untuk memperbesar tubuhnya dan memberikan sedikit tambahan kekuatan fisik.
• Pada akhirnya kekuatan ini sama seperti yang digunakan Apostle. Ada kondisi dan konsekuensi dari menggunakannya.
Pembunuh mengungkapkannya demikian.
• Huh, dasar. Mengapa seiring jaman manusia menjadi sangat lemah?
__ADS_1
Kaisar bergumam dengan kecewa dan lelah. Dari perkataannya, bisa disimpulkan bahwa di eranya hidup manusia berkali-kali lipat dari ini.
Arcturus mengamati pertarungan antara Makarov dan Mad Dog. Perlahan tapi pasti Mad Dog mendorong mundur Makarov.
Segera telepati masuk ke kepala Arcturus.
‘Hei, tuan muda! Aku tak bisa bertahan lebih lama lagi! Tolong lakukan sesuatu!’
Itu adalah Makarov yang berbicara dengan tergesa-gesa. Arcturus merasakan urgensi kuat dari suaranya.
‘Apa yang terjadi? Bahkan ini belum tiga menit!’
Baru sebentar sejak Makarov menggunakan kekuatannya, dan bahkan pertarungannya dengan Mad Dog sangat seimbang.
Sangat mungkin bahwa Makarov belum menerima serangan yang berbahaya dari Mad Dog.
‘Pinggangku kambuh lagi sialan!’
Makarov seakan melupakan formalitasnya dalam berbicara. Namun Arcturus tak peduli dengan hal remeh seperti itu.
Namun yang benar saja, sakit pinggang? Arcturus tak berharap bahwa usia senja seseorang benar-benar menjadi penghalang.
“Ah, tidak-!”
Makarov kembali ke wujud pria tua kecilnya dan terpaksa menerima pukulan Mad Dog. Dia terhempas cukup jauh dan memiliki tangan kirinya patah.
“Argh! Punggung sialan! Maaf namun aku tak bisa bertarung lagi!”
Makarov berteriak demikian namun Mad Dog tak peduli dan berlari ke arahnya.
Segera Arcturus berdecak kesal dan menghadang Mad Dog. Dia tak menggunakan Ashura jadi serangannya bahkan tak bisa menggelitik Mad Dog.
“Kamu sungguh lemah!” Mad Dog berputar selagi mengayunkan tinjunya dengan sangat kuat.
Arcturus segera masuk ke dalam bayangan untuk menghindari pukulannya. Segera dia muncul di tempat lain dan melemparkan pisaunya.
“Ha ha, sepertinya kamu kewalahan menghadapi orang-orang lemah ini!”
Arcturus memprovokasinya namun itu adalah tindakan bodoh karena Mad Dog menjadi semakin cepat dalam mengejarnya.
Meski bagus Makarov tak lagi jadi targetnya namun masalah lainnya datang. Itu adalah bagaimana cara Arcturus menghadapinya.
“Lightning Spear!”
Tombak guntur datang dari arah lain dan menuju Mad Dog.
Dengan cekatan Mad Dog melompat mundur, tetapi tepat dari belakangnya tendangan kuat menghantamnya, mendorongnya menghampiri tombak.
__ADS_1
“Jangan lupakan kami!”
Itu adalah Leona yang menendang, dan Edward dengan sihirnya menciptakan tombak petir.
“Urgh! Kalian sungguh sulit disingkirkan!”
Mad Dog mengumpat kesal dan segera dia mengincar Edward. Mungkin wajar baginya untuk menyerang orang yang berkemungkinan melakukan serangan jarak jauh.
Namun bisa jadi alasan sebenarnya adalah dia sangat membenci Edward sejak awal.
“Woi tolong aku! Kenapa orang gila ini langsung mengejarku?!”
Edward terbang menjauhi Mad Dog, sementara Leona bergerak menghampirinya dan melakukan pertarungan jarak dekat.
Tentu saja Mad Dog jauh lebih unggul namun Arcturus tak berharap Leona bisa menahannya.
“Bagi Ogre pertarungan yang memacu adrenalin memang yang terbaik!”
Leona mengeraskan seluruh tubuhnya dan berhasil memukul tepat di wajah Mad Dog.
“Cih!” Mad Dog berdecak kesal dan menjaga jarak.
Namun serangan tidak berakhir dan jarum dengan racun yang melumpuhkan menancap di kakinya.
“Siapa ini?” Mad Dog mencari sekitar dan menemukan wanita tua yang ia potong lengannya bersembunyi di balik pepohonan.
Mary bergerak selagi mencari kesempatan untuk melemparkan jarumnya.
“Kehilangan lengan tak membuatku mati!”
Untuk beberapa alasan Arcturus melihat Mary memiliki senyuman lebar. Itu membuatnya takut memikirkan Mary mungkin memiliki sesuatu yang tak seharusnya dimiliki.
“Hei, Arcturus! Jika kamu memiliki rencana maka sekarang waktunya! Kita tak bisa bertarung lebih lama lagi!”
Leona menyampaikan demikian saat ia memuntahkan darah karena pukulan Mad Dog di perutnya.
Secara kondisi semuanya sudah babak belur. Edward dan Leona mungkin kelelahan karena menggunakan sihir terus-menerus.
Meskipun Edward bajingan yang belum kena pukul, tetapi dia pasti menghabiskan banyak Mana untuk menyembuhkan Mary juga menggunakan teleportasi.
Leona juga sama, kabut sebelumnya cukup menguras stamina. Sementara Mary kehilangan tangan kirinya, Arcturus hanya bisa menggunakan Ashura satu kali.
Maka serangan terakhir ini akan menjadi kesimpulan dari pertarungan ini. Apakah dia akan berhasil menyadarkan Mad Dog atau tidak.
Pada akhirnya takdir ini akan ditentukan oleh tangannya sendiri.
Pertarungan ini sedang menunggu kesimpulannya.
__ADS_1