
Blodwyn menyerahkan Arcturus kantung uang besar sebagai bayaran informasi mengenai Elixir.
“Yang pertama adalah bagian milik Phoenix. Kamu sudah melakukan pembayaran terkait itu. Bahan selanjutnya ... sulit untukku mengatakan apakah itu sulit atau tidak.”
Ada empat bahan utama untuk membuat Elixir. Arcturus mengamankan dua bahan yang cepat atau lambat akan dia kunjungi lokasinya. Namun sejujurnya dua bahan yang akan ditangani Blodwyn adalah sulit untuknya.
“Apa yang harus kutemukan?”
“Elixir membutuhkan buah persik untuk sempurna.”
Blodwyn merasa heran. Dia tidak merasa bahwa buah persik akan sulit untuknya.
“Itu ... bukankah bahannya terlalu mudah?”
Arcturus menggelengkan kepalanya, “Ini buah yang berbeda.”
Ada satu jenis buah persik yang sangat langka. Di kehidupan sebelumnya Arcturus tidak mendapatkannya secara langsung, tetapi tokoh utama ketiga yang membawakannya.
“Kita membutuhkan Persik Langit untuk menyempurnakan Elixir. Tanpa bahan itu mustahil membuatnya.”
Elixir adalah ramuan yang benar-benar kompleks. Tidak mungkin menyatukan ketiga bahan lainnya tanpa Persik Langit.
“Persik Langit? Itu ... bukankah hanya ada di hutan peri?”
Arcturus mengangguk. Saat ada keberadaan monster dan naga di dunia ini maka tidak lengkap jika peri tidak hadir.
Namun masalahnya adalah persis seperti wilayah naga, tempat peri tinggal tidak diketahui. Mereka menyembunyikan hutannya entah di mana. Bahkan Arcturus tak pernah sekalipun mengunjunginya.
“Di masa lalu ketika para naga tidak menghilang, dikatakan hutan peri bisa dimasuki bahkan oleh manusia dengan cara tertentu. Ada berbagai rumor tentang lokasinya berada di wilayah Regional.”
Berbincang tentang lima wilayah Regional maka hanya ada dua kemungkinan. Itu adalah Pegunungan Hantu dan Hutan Ellior.
Pegunungan Hantu adalah salah satu pemberhentian Arcturus di masa depan. Novel tidak memberikan penjelasan lebih banyak selain informasi keberadaan Artefak Kuno di dalamnya.
Dan, di kehidupan sebelumnya Arcturus pernah memasuki tempat itu.
“Persik Langit tidak akan ada di Pegunungan Hantu. Besar kemungkinan Hutan Elliot adalah tempat tinggal para peri.”
Baik Pegunungan Hantu maupun Hutan Elliot, tidak ada satupun yang mudah untuk dimasuki. Ada alasan mengapa mereka dinamakan Wilayah Regional.
Blodwyn mengangguk setuju, “Aku juga berpikir seperti itu. Menurut legenda hanya ada dua cara memasuki tempat itu.”
__ADS_1
Arcturus tersenyum karena Blodwyn memiliki pengetahuan mendasar sehingga tak perlu penjelasan bertele-tele.
“Mendapatkan undangan dari Ratu Peri atau memasukinya melalui pintu.”
Undangan dari Ratu Peri mungkin mustahil untuk didapatkan Blodwyn. Bahkan Arcturus sendiri tidak tahu cara mendapatkannya. Meski begitu kemungkinan terakhir memiliki peluang keberhasilan terbesar.
“Aku bisa membantumu memasukinya. Namun kamu perlu bantuan seseorang untuk memasukinya melalui pintu. Di dunia ini mungkin hanya ada satu orang yang akan disukai para peri.”
Itu adalah orang dengan kekuatan yang sangat mendekati alam. Meski Alda mungkin bisa dikatakan dekat dengan alam, tetapi afinitas sejati kekuatannya adalah Kekacauan.
Kekuatannya berlawanan dengan prinsip peri yang membenci kekacauan dan cinta kedamaian sejati.
Oleh karena itu Arcturus lebih merekomendasikan orang. Dia adalah orang sama yang membawakannya buah Persik Langit pada kehidupan sebelumnya. Tentu saja, protagonis ketiga dari cerita The Rise of Hero In Chaostic World.
“Siapa orang itu?”
Arcturus tidak segera menjawab indentitasnya.
“Tidak mudah untuk meminta pertolongannya. Dia adalah orang keras kepala yang tidak mau meninggalkan rumahnya.”
Bukan hanya itu, tetapi orang-orang di sekitarnya juga menentang keras dirinya untuk meninggalkan tanah kelahirannya. Bagian terburuknya orang-orang ini sama sekali tidak lemah ataupun bodoh.
“Aku akan melakukan apapun jika itu demi Aaron.”
“Bagus. Kalau begitu kamu harus segera bergegas menuju Kekaisaran Tengu. Kamu harus menemui wanita itu dan membujuknya membantumu.”
Blodwyn mengerutkan alisnya dengan dalam. Kekaisaran Tengu itu sendiri tempat yang bermasalah untuknya kunjungi. Namun yang lainnya, Blodwyn langsung mengetahui siapa identitas yang dimaksud Arcturus.
“Jika itu berurutan dengan wanita yang tidak meninggalkan, dan dilarang pergi dari Kekaisaran, aku pikir tahu siapa itu.”
Arcturus mengangguk, “Aku tahu ini sulit mengingat ada masalah politik terkait hal itu.”
Belum lagi dari penjelasan Yukino, ada kemungkinan kondisi Internal tidak baik-baik saja. Tempat itu berbahaya untuk keluarga kerajaan seperti Blodwyn saat ini.
“Jika kamu merasa itu memang mustahil, maka kamu bisa menyerahkan itu padaku. Kamu bisa mencari bahan lainnya yang berada di desa Third Eye Ogre.”
“Aku menolak tawaranmu. Third Eye Ogre lebih bermasalah ketimbang kekaisaran. Aku akan melakukan sesuatu untuk itu.”
Kerajaan Knight memiliki sejarah cukup panjang dengan Third Eye Ogre. Tidak diragukan lagi seberapa besar kebencian mereka terhadap satu sama lainnya. Meski keduanya tidak saling mengganggu namun mereka hanya memiliki hubungan setipis benang.
“Yah, untuk berjaga-jaga aku akan mengirim Alda untuk membantumu. Dia lebih berguna ketimbang satu peleton pasukan.”
__ADS_1
Alda mencari keberadaan sang naga yang merawatnya. Tidak ada yang mengetahui asal-usul mengapa naga menghilang. Jadi, cara terbaik adalah menanyakannya langsung dengan orang yang sudah hidup sejak era itu.
Selain itu, mungkin saja Alda bisa menghancurkan segelnya di sana.
Blodwyn tampak tidak meragukannya. Dia pasti sudah menemukan kekuatan hebat Alda hanya dari sedikit informasi tentang kekuatan Rentaro Reigen.
“Itu bantuan yang sangat besar. Namun kamu yakin menyerahkan orang terkuat di pihakmu?”
Tak ada keraguan untuk melakukannya. Sekarang adalah versi lemah dari Alda Carinea. Jika membiarkannya bepergian dengan Blodwyn mampu melepaskan segelnya maka itu setimpal.
“Jangan khawatirkan diriku. Aku memiliki rencana pasti sehubungan meninggalkan Alda di bawah pengawasanmu tidak akan menjadi masalah.”
Toh, Arcturus sudah mendapatkan Artefak Kuno, Invisible Cloack. Itu benda yang sangat hebat jika berbincang tentang melarikan diri dan penyusupan. Bahkan ada Ancient Determination, Envy of Assassin.
Blodwyn tersenyum tak berdaya. Dia tampaknya menolak berdebat lebih jauh atas sesuatu yang menguntungkan dirinya. Meski mungkin dia memiliki pertanyaan namun Blodwyn tidak mengatakannya.
“Aku sangat berterima kasih untuk semua ini, Arcturus. Tidak hanya memberikan kehormatan untuk Aaron, bahkan kamu mengirimkan rekan terkuatmu.”
Arcturus tersenyum, “Jangan berterima kasih. Kamu harusnya tahu arti dari kalimat itu yang bisa ku simpan di inventaris. Dan, tidak ada kadaluwarsa maupun label harga.”
“Fufu, beruntung kamu bukan orang jahat, Tuan Muda Arcturus.”
Arcturus tentu bisa memanfaatkannya namun dia lebih memilih menjaga hubungan baik dengan Blodwyn.
“Tujuanmu selanjutnya adalah mencari bahan lainnya, kan? Maaf meragukan namun apa sungguh tidak masalah meninggalkan Alda kepadaku?”
Seperti yang diketahui bahwa tidak ada bahan yang mudah didapatkan. Namun itu tidak berarti akan selamanya mengancam nyawa.
“Jangan memusingkan hal sepele.”
Protagonis di dunia ini bukan hanya Alda seorang. Arcturus tidak ingin menjadi lambat dan segera dia akan membawa protagonis lainnya. Sudah waktunya untuk orang gila itu mengambil perannya.
*****
Note.
Makna Terima Kasih itu sangat dalam diantara bangsawan di dunia ini. Mudahnya —
Terima kasih \= Hutang budi.
Yang namanya hutang pasti ada juga pembayaran. Bangsawan dan Keluarga kerajaan memiliki ego besar sehingga tak ingin berhutang budi pada siapapun.
__ADS_1
Disimpan di inventaris \= Hutang budinya bisa ditagih kapanpun.
Label harga \= Tidak ada minimum atau maksimum, besar atau kecil terkait hutang budi.