
"Putraku lelah-lelah bekerja di peternakan untuk membiayai hidup mu, tapi kau malah di sini bersenang-senang bersama pria seperti dia?!!" Teriak Clarissa sembari menunjuk pria di depan haryani.
🧕🧕🧕
Heriani menghela nafas, dia pun tidak lagi menatap Clarissa dan hanya menatap pria yang ada di depannya, "Saya sangat minta maaf, tapi sepertinya ibu mertua dan kedua ipar saya sudah salah paham dengan hal ini. Jadi bisakah kita membicarakan kerjasama kita kapan-kapan lagi?"
Pria yang ada di depan Heryani akhirnya berdiri dengan raut wajah tidak senang, "ya, sepertinya anda punya hal yang harus anda selesaikan terlebih dahulu, kalau begitu nanti tolong hubungi saya lagi," kata pria itu langsung diangguki oleh heriyani hingga pria itu pun pergi.
Heryani berbalik menatap 3 orang yang ada di depannya, "Dia adalah orang yang hendak bekerja sama memajukan peternakan, tapi kalian datang mengacau di sini!!! Tapi,, Sepertinya kalian punya banyak uang untuk dihambur-hamburkan di restoran ini," ucap heriani yang jelas tahu bahwa Ketiga orang itu tidak akan pernah makan di restoran mewah Sebab mereka tidak memiliki cukup uang.
Bagaimanapun, meski Agus bekerja di perusahaan besar, namun gaji pria itu tidak dibayarkan secara full karena dia harus mencicil segala kerugian yang disebabkan oleh tindak korupsinya di masa lampau.
__ADS_1
"Kau!!! Bisa-bisanya kau berkata seperti itu, lihat saja nanti, aku akan melaporkanmu pada Kakakku atas apa yang kau lakukan hari ini!! Datang di restoran mewah membawa seorang pria untuk berselingkuh, memangnya kau pikir kau secantik itu sehingga layak memiliki seorang selingkuhan?!!" Gerutu Wasti.
"Benar!!" Kesya menimpali, "kau tidak layak untuk menyelingkuhi kakakku sebab kaulah yang terpaksa diterima kakakku sebagai istrinya!! Juga, jangan pikir kami tidak punya banyak uang untuk berada di sini, bahkan sekarang kami sudah memiliki rumah baru yang sangat mewah!!!" Ucap Keisha dengan wajah yang begitu sombong.
"Ah kalian punya banyak uang dan juga rumah baru, kalau begitu selamat, dan silakan nikmati Hari kalian," ucap heriyani sembari berjalan pergi lalu dia pun pergi ke arah kasir.
"Tolong makanan yang kami pesan tadi silakan dibungkus dan diberikan pada mereka, mereka jugalah yang akan membayarnya. Ahh,, masih ada lagi, tolong masing-masing makanan yang kami pesan ditambah menjadi 3 porsi," ucap heriyani pada sang kasir langsung dianggap oleh petugas yang ada di sana hingga heriyani pun pergi dari sana dengan senyuman puas di bibirnya.
"Benar sekali Bu, Aku tidak sabar Kakak kembali dari desa dan dia datang berkunjung ke rumah kita membawa perempuan itu!!" Ucap wasti dengan sangat kesal.
"Sudahlah, tidak usah memikirkan dia, Ayo kita bayar makanan kita lalu pergi dari sini," ucap Kesya kemudian berjalan ke arah kasir bersama dengan ibu dan saudaranya.
__ADS_1
Setelah tiba di kasir, Kesya pun berkata, "berapa tagihan kami?"
"Total tagihan rp5.950.000," jawab kasir tersebut sembari menyerahkan bilnya hingga membuat 3 orang yang ada di sana melototkan mata mereka.
"A,,, apa katamu?!" Tanya Clarissa benar-benar tak percaya bahwa satu kali makan saja menghabiskan uang 5 juta?
"Benar, 5 juta 950.000, silakan tulis alamat pengantaran makanan yang akan kalian bawa pulang di sini, dan kami akan mengantarnya dalam waktu 1 jam lagi." Ucap sang kasir menyerahkan sebuah lembar pemesanan makanan yang membuat Clarissa tercengang.
"Kami tidak pernah memesan makanan ini," ucap Clarissa melihat daftar makanan yang diberikan padanya amatlah banyak.
"Perempuan yang tadi berbicara dengan kalian datang kemari dan mengatakan bahwa kalian hendak membawa pulang makanan pada daftar menu tersebut dan kalianlah yang akan membayarnya," ucap kasir tersebut sembari memberikan peringatan alarm pada petugas keamanan restoran Sebab Dia melihat bahwa ketiga perempuan di depannya tampak tidak akan sanggup membayar bill tersebut.
__ADS_1