
Setelah berteleponan dengan Brama, Dito kembali ke dalam ruangan menghampiri Michael yang saat itu masih sementara menikmati makanan.
Dito pun langsung duduk di hadapan Michael lalu lanjut makan tanpa mengatakan apapun.
Mereka makan dengan tenang sampai akhirnya ponsel Michael tiba-tiba saja berdering hingga pria itu mengambil ponselnya dan melihat nama pemanggil adalah rekan kerjanya.
Maka Michael Langsung mengangkat panggilan telepon itu, "halo?" Ucap Michael.
"Hei!! Kau belum sampai di perusahaan direktur Teo bukan?!!" Teriak pria dari seberang telepon membuat Mikael mengerutkan keningnya menatap Dito.
"Kenapa kau tiba-tiba bertanya?" Tanya Mikael merasa heran.
"Baru saja ada beberapa orang datang menangkap manajer!! Entah apa masalahnya, tapi aku juga mendengar rumor bahwa direktur Teo juga ditangkap, jadi aku rasa ini berkaitan dengan masalah yang kau selidiki bersama dengan Dito!!" Tegas pria dari seberang telepon membuat Mikael tertegun di tempatnya menatap Dito yang tampak santai menikmati makanannya.
__ADS_1
"Kau bilang manajer dan direktur Teo ditangkap?" Tanya Michael
"Ya!! Cepatlah kembali ke perusahaan! Baru saja sekretaris pak Brama datang ke sini dan berkata bahwa akan ada rapat dadakan yang akan dimulai dalam 2 jam lagi. Aku rasa ini akan membahas tentang penangkapan yang dilakukan pada manajer!" Jawab pria dari seberang telepon membuat Mikael akhirnya menurunkan ponselnya lalu dia menatap Dito dengan keragu-raguannya.
"Kau,, Apa kau melakukan sesuatu di belakangku?" Tanya Michael membuat Dito mengangkat sebelah alisnya karena dia tidak mengerti tentang apa yang dikatakan pria di depannya.
"Apa maksudmu berkata seperti itu?" Tanya Dito.
"Ditangkap?" Dito menyipitkan matanya sambil berpikir sebelum dia berkata, "jangan-jangan Pak Brama membaca email yang kukirimkan padanya?"
"Kau mengirim email?" Tanya Michael.
Dito mengangguk dengan polos, "ya, aku mengirim email lewat email yang kudapatkan di identitas kantornya," ucap Dito membuat Mikael merasa kebingungan, karena dia tak menyangka bahwa pria itu akan mengirim berkas-berkas mereka lewat email dan tidak mungkin juga email itu akan dibaca langsung oleh Pak Brama.
__ADS_1
Sebab biasanya meski ada email yang terdaftar di bagian informasi pribadi perusahaan, tetapi orang-orang menggunakan email yang lain untuk berkomunikasi karena email yang tersebar secara luas Jika terus digunakan akan membuat pusing jika ada banyak email yang masuk.
Meski begitu, Michael tidak punya terlalu banyak waktu untuk bercerita tentang hal tersebut sehingga dia berkata, "Ayo cepat selesaikan makannya, kita harus kembali ke kantor karena akan ada rapat dalam 2 jam lagi!"
Dito mengganggukan kepalanya hingga kedua pria itu pun melanjutkan makan mereka sampai akhirnya mereka selesai lalu keluar dari restoran.
Begitu tiba di luar, Mikael menatap Dito dengan bingung, "kau tidak membayar?" Tanya Michael.
Dito baru tersadar bahwa dia memang lupa pergi ke kasir, tetapi pria itu kemudian berkata, "tadi waktu aku pergi menelepon, aku sekaligus membayar makanan kita."
Mikail akhirnya merasa puas hingga dua orang itu meneruskan perjalanan mereka menuju mobil untuk pergi ke kantor.
Begitu tiba di kantor, lebih tepatnya di ruang tempat kerja mereka, mereka berdua langsung disambut oleh orang-orang yang ada di sana dengan semua orang yang merasa penasaran tentang apa yang terjadi sehingga direktur Teo dan juga manajer Darson ditangkap.
__ADS_1