
"Ah, barusan saya lihat naik ke lantai 2" jawab pelayan tersebut langsung membuat heriani pergi ke lantai.
Saat heriani tiba di lantai 2, perempuan itu terkejut saat ia melihat suaminya sedang menarik seorang perempuan.
🧑🎄🧑🎄🧑🎄
"Apa yang kau lakukan di sini?!!" Bentak Dito pada Kesya.
Kesya yang bersama dengan dua orang temannya menjadi sangat malu, ia menatap kakaknya dengan tatapan tajamnya sambil menggertakan giginya, "Kakak sebaiknya tinggalkan aku, jangan membuatku malu di depan kedua temanku!" Ucap Kesya.
"Apa katamu?! Kau malu memiliki Kakak seperti aku?!!" Ucap Dito yang benar-benar tak percaya dengan perempuan di depannya.
Baru saja ketika dia mengikuti Kesya dan kedua temannya dari tangga, ia mendengar percakapan Ketiga orang itu bahwa hari ini Kesya yang akan mentraktir mereka.
__ADS_1
Padahal, keluarga mereka sedang sulit dalam keuangan, jadi bagaimana bisa Kesya memiliki uang untuk dihambur-hamburkan mentraktir temannya di restoran bintang 5?
"Bukan seperti itu Kak, tapi Bisakah kita berbicara nanti di rumah?" Ucap Kesya sembari melirik ke arah temannya yang mana saat itu kedua temannya sedang menatapnya dengan tatapan terkejut mereka.
Heriani yang melihat itu pun kemudian mendekati suaminya dan melepaskan cekalan suaminya pada lenganKesya.
Hal itu membuat Dito menatap istrinya, "Apa yang kau lakukan?" Tanya Dito.
Heriani tersenyum pada suaminya sebelum dia menatap ke arah Kesya yang saat ini sudah duduk kembali di kursinya dengan tatapan perempuan itu masih tidak senang menatap mereka.
Namun ia sangat terkejut ketika suaminya malah berkata, "bagaimana bisa aku membiarkannya? Dia ada di sini untuk mentraktir kedua temannya ketika untuk makan saja di rumah mereka tidak punya uang!"
"Apa?!" Heriyani langsung menatap Kesya dengan raut wajah tak percayanya.
__ADS_1
Kesya juga sangat terkejut karena dia tidak tahu bagaimana kakaknya mengetahui bahwa dia mau mentraktir kedua temannya di restoran itu.
Namun dia belum berkata apapun ketika salah satu temannya mendahuluinya berbicara, katanya, "apa kata kakakmu? Jadi keluarga kalian kesulitan dalam masalah keuangan? Bukakan kah kau bilang kau berasal dari keluarga Romania?!"
Perempuan yang lain juga ikut berbicara, katanya, "dasar menyebalkan, Jadi kau menipu kita? Jangan-jangan hari ini kau juga akan kabur seperti beberapa yang waktu yang lalu saat kau bilang akan mentraktir kami tapi ketika selesai makan kau malah Berkata akan ke toilet dan tidak kembali lagi membayar makanannya!!"
"Benar sekali, Ayo kita pergi dari sini, tidak baik berteman dengan seorang perempuan seperti dia. Tidak punya apa-apa tapi ingin berteman dengan kita! Dasar perempuan menjijikan!!"
Setelah berbicara, kedua Perempuan yang datang bersama dengan Kesya langsung pergi meninggalkan Kesya hingga membuat Kesya berdiri menatap kedua perempuan itu dengan tatapan marahnya.
Setelah kedua temannya pergi, barulah Kesya menatap Dito dan heriani, "kalian berdua puas?!! Puas karena teman-temanku sudah tahu bahwa aku berasal dari keluarga tidak mampu?! Dengan begini, gosip akan menyebar di kampusku dan aku tidak akan punya muka untuk pergi ke kampus!! Semuanya itu gara-gara kalian berdua!!!" Teriak Kesya sebelum perempuan itu pergi meninggalkan restoran.
Heriyani memandangi kepergian perempuan itu, "dasar anak-anak manja," ucap heriani dengan kesal sambil berbalik lagi menatap suaminya yang kini tampak murung di tempatnya.
__ADS_1
Hal itu membuat heriyani akhirnya mengulurkan tangannya memegang tangan suaminya, "jangan terlalu marah, itu tidak baik untuk kesehatanmu. Bagaimana kalau nanti kucoba cari sedikit informasi tentang Kesya?" Ucap Heryani berusaha menenangkan suaminya yang tampak sangat marah.
"Hah,,," Dito membuang nafasnya dengan berat, " Baiklah, kalau begitu kita pulang saja," ucap Dito segera merangkul istrinya meninggalkan restoran tersebut.