Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
37


__ADS_3

Pada pukul 12.00, semua orang yang diundang oleh heriyani untuk berada di tempat itu sudah tiba, dan mereka semua juga telah membaca surat kontrak yang dibagikan heriyani pada mereka.


Beberapa di antaranya bahkan telah selesai beberapa waktu yang lalu sehingga ruangan itu menjadi sangat tenang.


"Apakah masih ada yang di tanyakan tentang surat kontrak yang ada di tangan kalian masing-masing?" Tanya heriani sembari menatap ke 30 orang yang ada di hadapannya.


Bagaimanapun, dia percaya bahwa semua orang-orang itu akan menerima pekerjaan yang ia tawarkan, Sebab Dia memilihnya berdasarkan latar belakang, kemampuan pekerjaan, pendidikan, dan segala aspek yang perlu ia perhatikan untuk memperkerjakan seseorang.


Semua orang berpandangan satu sama lain tetapi tidak ada yang berbicara sehingga heriyani pun kembali berbicara, katanya, "Kalau tidak ada lagi, silakan tanda tangani berkas tersebut dan juga cap jempol kalian."

__ADS_1


Semua orang langsung mengikuti ucapan Heriani Dan setelah semua berkas ditandatangani maka heriyani mengumpulkannya lalu dia pun menatap ke-30 anak muda yang ada di hadapannya.


"Seperti yang tadi sudah kukatakan, bahwa kalian akan langsung bekerja pada hari ini juga, tapi meski begitu, kalian masih akan beradaptasi. Jadi tidak perlu khawatir bahwa akan ada masalah nantinya, karena saya pasti akan membimbing kalian sampai kalian bisa melakukan semua pekerjaan yang ada di sini." Ucap heriyani sembari mengambil beberapa tumpukan berkas yang tadi pagi telah Ia print untuk dipelajari oleh orang-orang di sana.


"Ini adalah berkas yang akan kalian pelajari selama 1 hari ini, di dalam sini sudah ada penjelasan tentang segala sesuatu yang akan kalian laksanakan di masing-masing posisi kalian. Nantinya juga satu persatu dari kalian akan saya perkenalkan dengan tugas dan tanggung jawab kalian jadi silakan baca berkas ini selama 1 jam kedepan." Ucap heriyani langsung membuat semua orang membuka berkas yang telah mereka dapatkan masing-masing sesuai dengan nama dan posisi mereka.


Pada 1 jam berikutnya, barulah Heriyani memanggil mereka satu persatu untuk diperkenalkan pada pekerjaan mereka, yang pertama-tama ialah bagian administrasi dengan heriyani yang menjelaskan pada mereka apa saja yang perlu dilakukan.


Apa yang dilakukan heriyani pun tak luput dari perhatian semua orang-orang yang bekerja di peternakan tersebut sehingga mereka semakin khawatir bahwa posisi mereka tidak akan kembali lagi karena sudah ada banyak orang-orang baru yang langsung datang ke tempat itu.

__ADS_1


Buk!


Seorang pria bernama Kaban yang diturunkan jabatannya melemparkan sekop yang ada di tangannya ke lantai.


Brak!


"Sial!!! Perempuan ini benar-benar mencari masalah, ayo kita semuanya kita pergi dari tempat ini!!! Sudah tidak ada jalan bagi kita untuk mendapatkan posisi kita dan kita di sini hanya untuk membersihkan kandang, Siapa yang mau menghabiskan seluruh waktu membersihkan kandang?!!" Ucap pria itu langsung membuat semua orang juga melepaskan alat-alat kerja mereka.


Bahkan orang-orang yang jabatannya tidak diturunkan juga ikut melepaskan peralatan mereka karena sudah dipengaruhi oleh orang-orang itu agar mau membantu mereka.

__ADS_1


Saat itu, heriani tepat melihat orang-orang itu sehingga dia pun menghampiri mereka, "semuanya," ucap heriani langsung menghentikan langkah kaki semua orang dan mereka pun menatap ke arah heriani dengan tatapan marah dan kesal.



__ADS_2