Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
177


__ADS_3

Mobil yang ditempati oleh Dito kini berhenti di sebuah rumah yang membuat Dito semakin khawatir bahwa dia mungkin akan dibunuh oleh orang-orang yang ada di sana demi mendapatkan uang milik istrinya yang saat ini ada di rekeningnya.


Tapi Dito tidak bisa berbuat apa-apa, pria itu hanya bisa menuruti keinginan mereka saat ia diseret dari atas mobil lalu dibawa ke dalam rumah tersebut.


"Kalian tidak perlu khawatir akan ada orang yang menemukan kita, karena rumah ini hanya kutempati sendirian, istri dan anak-anakku hanya datang kemari satu minggu sekali untuk membersihkan rumah." Kata salah seorang pria yang saat itu selesai membuka pintu rumah lalu mereka semua masuk ke dalam rumah tersebut.


Saat mereka masuk, lampu otomatis menyala lalu Dito kemudian didorong ke arah sebuah sofa sehingga Dito terduduk di sofa tersebut dan melihat teman-temannya yang sedang berdiri memandanginya.


"Apa yang akan kita lakukan?" Ucap salah seorang pria.


"Tentu saja memberinya pelajaran, Ayo telanjangi dia!" Kata salah seorang pria di sana langsung membuat semua orang berjalan mendekati Dito hingga membuat Dito semakin ketakutan.


Salah seorang pria yang duduk di sofa berkata, "hanya menelanjanginya saja? Lenganku gatal untuk digerakkan memukuli orang!"

__ADS_1


"Tidak perlu dipukuli, kita ambil saja aibnya untuk disebar kalau-kalau dia sampai berani melaporkan masalah ini ke polisi!" Ucap salah seorang pria di sana membuat yang lainnya menganggukkan kepala.


"Itu ide bagus, setelah kita mengambil semua uangnya, dia bisa langsung kembali bersama-sama dengan istrinya dan tidak perlu ada kecurigaan apapun. Ah,, bagus juga kalau kita menyiapkan seorang perempuan untuk berfoto bersamanya, Bagaimana menurut kalian?!" Kata salah seorang pria yang saat itu sedang membuka pakaian Dito hingga membuat Dito sangat ketakutan.


Istrinya akan menceraikannya kalau sampai hal tersebut terjadi, sehingga dia berusaha menatap sang pria yang baru saja berbicara dan memohon padanya agar melepaskan lakban pada mulutnya.


Pria itu peka, ia langsung mengulurkan tangannya melepaskan lakban pada mulut Dito hingga Dito dengan cepat berkata, "Tolong jangan lakukan itu, tolong biarkan aku kembali dengan selamat dan kalian boleh mengambil semua uang yang ada di rekeningku."


Meski Dito berkata seperti itu, tetapi pria yang sedang melepaskan pakaian Dito tidak berhenti.


Dito yang mendengarkan ucapan pria yang ada di sana langsung menggelengkan kepalanya, sehingga membuat para pria di sana menjadi sangat kesal.


Pria yang tadi duduk di sofa kini berdiri lalu berkata, "biarkan aku menggunakan kekuatan tanganku untuk membuatnya berbicara."

__ADS_1


Dito yang mendengarkan itu menjadi semakin ketakutan, bahkan saat ini tubuhnya menjadi polos di depan semua teman-temannya dan dua orang pria memeganginya sehingga tidak bisa bergerak sedikit pun.


Lalu pria lain mengambil fotonya hingga membuat Dito sangat ketakutan, "pinnya 176893!" Ucap Dito langsung membuat sang pria kemudian menganggukkan kepalanya mencatat PIN tersebut pada layar ponselnya untuk berjaga-jaga Kalau dia sampai lupa.


"Tidak perlu pukuli lagi, sekarang pesan perempuan, tapi satu perempuan saja tidak cukup, pesankan beberapa perempuan untuk kita semua!" Kata salah satu pria yang ada di sana langsung membuat pria lain mengambil ponselnya untuk memesan perempuan-perempuan tersebut.


Sementara Dito, ia dibiarkan terikat di sofa dan tidak diberikan pakaiannya hingga membuat Dito merasa sangat malu karena orang-orang di sana melihatnya dengan tatapan jijik.


Namun saat ini, Dito jauh lebih takut kalau sampai ada perempuan yang benar-benar datang ke rumah itu dan orang-orang mendapatkan fotonya sampai bisa jadi nanti istrinya bisa melihat foto itu, apalagi istrinya sadarlah seorang ahli komputer.


Dia berada dalam kegugupannya sampai sebuah mobil tiba-tiba saja datang ke rumah tersebut membuat semua orang saling berpandangan satu sama lain.


Pria pemilik Rumah itu kemudian berkata, "Cepat bawa dia ke kamar dan suruh dia berpakaian, itu mobil istriku!"

__ADS_1


Setelah berbicara, maka semua orang menjadi sangat panik dan mereka membawa Dito ke dalam ruangan lalu menyuruh pria itu untuk berpakaian supaya tidak terlihat bahwa terjadi sesuatu yang aneh di rumah tersebut.


__ADS_2