Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
67


__ADS_3

Tuan Besar Romania berjalan ke arah dapur untuk mengecek apa yang terjadi di sana.


😌😌😌


Asistennya juga ikut meski pria itu sebenarnya merasa bahwa Tuan besar Romania tidak seharusnya membuang-buang waktunya untuk masalah seperti itu.


"Ada apa ini?" Tanya tuan besar Romania ketika dia tiba di ruang makan dan melihat sampai layar yang saat itu sedang menangis karena baru saja ditampar.


"Kakek!" Ucap Dito yang saat itu sudah memegangi istrinya sebab pria itu takut bila saja istrinya kembali melayangkan pukulan lain terhadap nelayan hingga membuat keributan di tempat itu.


"Apa yang terjadi? Kenapa kau menampar seorang pelayan?" Tanya tuan besar Romania sembari menatap heriani.


Sang pelayan yang melihat tuan besar langsung bersujud di lantai sembari berkata, "Tuan Besar!"


"Diam!!" Bentak heriani pada pelayan itu, "beraninya kau berbicara pada Tuan besar Romania dengan mulutmu?!! Sudah berbuat tidak sopan pada kami berdua Dan sekarang kau menganggap dirimu pantas berbicara dengan kakek?!!" Bentak Heriayani yang tidak lagi menahan amarahnya menatap perempuan pelayan itu benar-benar tidak memiliki akhlak.

__ADS_1


Dito yang mendengarkan ucapan istrinya langsung menahan perempuan itu sembari berkata, "sayang, kau tidak boleh berkata seperti itu, bagaimanapun, dia adalah pelayan di rumah ini."


Mendengar ucapan suaminya, heriyani langsung menatap pria itu sembari berkata, "jadi maksudmu, karena dia adalah pelayan di rumah ini, maka tidak apa-apa kalau dia menghinamu dan menghinaku? Kau lihat Bagaimana caranya dia berdiri dan berbicara pada kita tadi? Kau juga lihat kan Bagaimana caranya dia berteriak pada kakek sementara dia hanya seorang nelayan di rumah ini!! Benar-benar tidak beretika!!!"


Dito yang melihat istrinya semakin marah, ia masih hendak menenangkan perempuan itu ketika Tuan besar yang ada di sana tiba-tiba saja tertawa terbahak-bahak.


"Ha ha ha...!!" Tawa besar Tuan besar Romania langsung membuat semua orang menatap ke arah pria itu.


"Maaf kakek, Tolong maafkan kami," ucap Dito yang kini cemas bahwa Tuan besar Romania akan memarahi mereka setelah melihat kelakuan istrinya.


Setelah tawa Tuan besar Romania merendah, barulah pria itu menatap sang pelayan yang bersujud di lantai, "pergi bereskan barang-barangmu dan tinggalkan tempat ini!!!" Perintah pria itu benar-benar mengejutkan pelayan yang ada di sana.


Tetapi dia belum berkata apa-apa ketika pelayan senior yang baru saja tiba di tempat itu segera menarik pelayan itu meninggalkan ruang makan.


Dito yang melihat itu kebingungan, tetapi kemudian dia tidak mengatakan apapun Sebab tuhan besar Romania telah mendahuluinya berbicara.

__ADS_1


"Sudah seharusnya pelayan bersikap sopan pada semua orang yang ada di rumah ini, apalagi terhadap cucuku dan cucu menantuku sendiri. Lain kali kalau ada pelayan yang bersikap tidak sopan pada kalian, segera beritahu aku supaya langsung dipecat!!!" Kata Tuhan besar Romania langsung diangguki oleh heriyani dan juga Dito lalu pria itu pun pergi meninggalkan tempat tersebut.


Para pelayan yang sempat mendengarkan ucapan Tuan besar Romania kini memegang di tempat mereka dan menyadari bahwa mereka memang tidak bisa mengabaikan kedua orang itu.


Setelah Tuan besar meninggalkan ruang makan, pria itu pun menaiki mobil karena dia hendak mengikuti sebuah acara.


Asisten yang bersama-samanya pun langsung berbicara pada tuan besar Romania, katanya, "sepertinya mereka Langsung mengelunjak setelah diberi kesempatan memasuki kediaman."


Tuan besar Romania yang mendengarkan itu langsung mengerti maksud dari asistennya, sehingga dia berkata, "hm, sepertinya tidak begitu."


Asisten yang mendengarkan itu menyurutkan keningnya, dan dia hendak bertanya Mengapa Tuhan besar Romania berkata seperti itu, tetapi dia tidak menanyakannya lagi dan hanya diam di tempatnya.


Pasti ada sebuah alasan yang membuat tuan besar Romania berkata seperti itu.


__ADS_1


__ADS_2