
Setelah mengurus segala masalah di kantor polisi, heriyani kembali ke perusahaan barunya, lalu dia pun segera mengadakan rapat di pagi hari itu untuk membahas perkembangan dari setiap masalah yang sedang melanda perusahaan mereka.
Setelah mendapatkan laporan dari semua tim kerjanya, maka heriyani mengangguk puas, "baguslah, kalau begitu hanya ada dua perusahaan yang tidak mau melanjutkan kerjasamanya dan ingin membawa masalah ini karena hukum? Kalau begitu, aku yang akan menangani dua perusahaan itu, sementara kalian semua boleh melanjutkan pekerjaan masing-masing.
"Ah,, mulai hari ini kita akan menggunakan aplikasi baru untuk sistem perusahaan kita. Oleh sebab itu, mohon untuk mempelajari aplikasi ini baik-baik karena kedepannya aplikasi ini akan kita tawarkan untuk banyak perusahaan," ucap heriyani.
"Baik," jawab semua orang yang ada di sana sebelum mereka berpencar untuk kembali ke posisi mereka masing-masing.
Sementara heriyani, dia menahan dua orang yang menangani tentang dua perusahaan yang tidak mau bekerja sama dengan mereka sehingga mereka kemudian berdiskusi tentang apa saja masalahnya dan bagaimana mereka akan menyelesaikan masalahnya.
Setelah melakukan diskusi selama 30 menit lebih, maka heriani pun mengambil semua berkas yang telah disediakan lalu perempuan itu pergi meninggalkan perusahaan.
__ADS_1
Saat heriani pergi, perusahaan itu menjadi ribut karena semua orang mulai bercakap-cakap tanpa harus menahan diri, mereka bebas mau membicarakan apapun yang ingin mereka bicarakan.
"Aku rasa bos baru kita meski lulus hanya lulusan SMA namun dia punya kemampuan. Dari banyaknya perusahaan yang bekerjasama dengan kita, semuanya bisa ditaklukan kecuali dua perusahaan yang sekarang hendak dia tangani sendiri." Ucap salah seorang pria yang merasa lega bahwa keputusannya untuk tetap tinggal di perusahaan itu ternyata adalah keputusan yang benar.
"Iya, berkas yang ia susun bagi kita untuk menemui pihak perusahaan yang hendak menuntut kita benar-benar bagus, Aku bahkan tercengang ketika baru membacanya. Seorang lulusan SMA bisa berpikir seperti itu, bahkan memperbaiki Citra perusahaan kita dalam waktu 1 hari saja. Aku tidak percaya dia bisa melakukannya!"
"Ya,, memang sulit untuk dipercaya, tapi bagaimanapun, sekarang kita semua sudah bisa bernafas lega Karena sekarang hari hari kita telah berjalan dengan normal," kata salah seorang perempuan yang merasa begitu lega.
"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya seorang perempuan pada pria yang memasuki kantor mereka.
"Kami dari desain interior xx, kami dipanggil kemari untuk menangani renovasi di perusahaan ini," ucap sang pria yang baru saja datang langsung membuat perempuan yang menemuinya kini kebingungan.
__ADS_1
Tetapi seorang perempuan lain yang memang ditugaskan oleh heriyani untuk memberi arahan pada jasa desain interior kini langsung berjalan menghampiri pria tersebut dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
"Selamat datang di kantor kami. Saya Tika, kita bisa berdiskusi di sana," kata Tika langsung membuat pria yang ada di hadapannya menganggukkan kepalanya lalu kedua orang itu pun pergi ke ruang rapat.
Semua orang menoleh ke arah ruang rapat yang hanya dibatasi oleh sebuah kaca transparan.
"Kenapa di sini ada seseorang dari jasa desain interior?" Ucap salah seorang pria yang merasa heran dengan kedatangan orang-orang itu.
"Entahlah, apa jangan-jangan tempat ini mau direnovasi?" Kata pria yang lain.
"Itu tidak mungkin, untuk merenovasi sesuatu pasti membutuhkan dana yang lebih besar dan sekarang ini perusahaan kita meski sudah stabil bekerja, tetapi masih ada banyak kerugian karena memberi banyak bonus pada klien-klien kita," ucap seorang perempuan yang menggunakan baju berwarna putih.
__ADS_1
"Benar sekali, kalau begitu kita hanya perlu menanyakan masalah ini pada Tika saat dia selesai berbicara dengan pria itu."