
"Tapi jika dalam 5 menit kau tidak menandatanganinya, maka aku akan langsung pergi!" Kata heriyani sambil melihat ke arah sebuah jam yang terletak di atas meja untuk menghitung waktunya.
๐ญ๐ญ๐ญ
Sang pria yang mendengarkan ucapan Heryani, ia kembali duduk di kursinya, lalu ia dengan cepat mengambil berkas yang disodorkan heriyani padanya dan mencari penanya.
Tetapi karena tadi dia berada dalam kekacauan yang sangat buruk, maka pria itu telah melepaskan segala barang dari tubuhnya kecuali pakaiannya yang saat ini melekat di sana sehingga pria itu tidak menemukan pena miliknya.
Dia pun melihat ke arah semua bawahannya sambil berkata, "berikan aku pena!"
Seorang pria yang ada di sana langsung berdiri memberikan pena miliknya pada bosnya.
Sang bos langsung mengambil pena tersebut dan segera menandatangani surat yang ada di atas meja tanpa membaca terlebih dahulu, karena saat ini pikirannya hanya terfokus pada dirinya yang akan terlepas dari semua tuntutan dan beban memikirkan perusahaan yang saat ini berada dalam kondisi yang sangat buruk.
Persetan dengan uang 2 miliar, itu adalah bonus yang memang berada dalam jumlah yang sangat besar, tetapi yang lebih membuatnya merasa lega ialah dia tidak harus pusing lagi memikirkan perusahaan yang saat ini berada di ujung tanduk.
Set set set!
Pria itu menandatangani berkasnya dengan cepat hingga membuat heriani tersenyum.
__ADS_1
"Baiklah, kalau begitu perusahaan ini sepenuhnya menjadi milikku!" Kata heriyani mengambil berkas yang telah ditandatangani oleh sang bos dan membiarkan pria itu mengambil uang yang ia serahkan.
Setelah mengamankan berkas yang telah mereka sepakati, heriyani pun berdiri lalu berjalan berkeliling di kantor tersebut dengan semua orang yang tidak berani berkata apapun.
Heriani memperhatikan kantor yang ada di sana sebelum dia akhirnya berjalan ke arah meja milik bos dan menatap semua orang yang sedang menatapnya.
"Ah,,, karena hari ini aku mulai menjadi pemilik perusahaan ini, jadi akan kuperkenalkan diriku. Namaku heriyani, dan aku adalah lulusan SMA!" Kata heriyani langsung membuat semua orang tercengang di tempat mereka.
Bahkan sang bos yang saat itu membawa koper untuk meninggalkan tempat itu kini menghentikan langkahnya saat mendengar ucapan haryani yang mana perempuan itu hanyalah lulusan SMA.
Pria yang membawa koper pun merasa tidak enak untuk pergi dari situ, karena dia tak menyangka bahwa ternyata bukan dirinya yang bodoh, tetapi perempuan yang ada di depannya memang lebih bodoh lagi, dia hanya lulusan SMA dan datang membawakannya uang senilai 2 miliar.
Oleh sebab itu, bos tersebut pun menarik kopernya mendekati heriyani yang masih duduk dengan tenang sambil menatapnya.
"Jadi kau lulusan SMA? Kalau begitu Aku akan memberimu beberapa uang ini!" Kata bos tersebut segera membuka koper yang ada di tangannya lalu mengambil secara sembarang mengambil uang dari sana dan meletakkannya di atas meja.
Heriyani hanya mengangkat sebelah alisnya menatap pria itu, karena dia merasa konyol melihat pria di depannya sedang mengasihaninya.
Setelah sang pria meletakkan uang di atas meja, dia pun kembali menutup kopernya dan mengambil beberapa berkas miliknya dari meja kerja Heryani sambil berkata, "Baiklah, aku sudah mengambil semua barang-barang yang kubutuhkan, jadi mulai sekarang tempat ini akan menjadi milikmu sepenuhnya! Ah,, seluruh karyawanku yang ada di sini menjadi tanggung jawabmu!"
__ADS_1
Setelah berbicara, bos tersebut pun menarik kopernya meninggalkan tempat tersebut dengan semua orang yang ada di sana kini berada dalam kebingungan mereka, haruskah Mereka pergi dari situ atau tetap tinggal bersama dengan seorang perempuan lulusan SMA???
Sementara heriani yang duduk di tempatnya, perempuan itu akhirnya berkata, "pria yang baru saja keluar itu sangat baik, dia meninggalkan banyak uang untuk kita."
Heriyani berdiri lalu mengulurkan tangannya mengambil uang di atas meja dan menatap seorang perempuan yang duduk tak jauh darinya.
"Pergi keluar dan belikan kita makanan dengan uang ini! Ajak 3 orang bersamamu dan belikan beberapa barang yang diinginkan oleh semua orang!" Kata heriani langsung membuat Sang Perempuan berdiri dengan kikuk mendapatkan satu gepok uang dari tangan heriyani.
Setelah Sang Perempuan mengambil Satu gepok uang itu, heriani pun berkata, "gunakan grup chat untuk membuat list apa saja yang diinginkan oleh semua orang di sini dan siapkan itu untuk mereka semua."
"Ba,, baik," kata Sang Perempuan yang kini berada dalam perasaan linglungnya, tetapi meski begitu, dia mengajak 2 orang untuk pergi bersamanya meninggalkan kantor tersebut.
Sementara heriani yang tinggal, ia kembali menatap semua orang sambil berkata, "aku akan merombak kantor ini habis-habisan, tetapi jika ada di antara kalian yang tidak ingin tinggal bekerja sama denganku maka kalian boleh pergi. Tetapi jangan pergi sekarang, kita akan melakukan rapat singkat untuk membuat kalian bisa memutuskan dengan tepat untuk meninggalkan perusahaan ini atau tetap tinggal di perusahaan ini!"
@info
Yang penasaran lanjut bab 170 dan 171 boleh liat di youtube ya dengan #Noveltoraja. Nanti bakal up juga di sini, tapi besok๐
__ADS_1