
Dito bekerja keras sepanjang hari, sampai pada pukul 16.00 pria itu merasa tenang bahwa pekerjaannya tidak terlalu banyak lagi sehingga dia mulai santai mengerjakan pekerjaannya.
Tetapi, 30 menit ia mengerjakan pekerjaannya, tiba-tiba salah seorang seniornya datang menghampirinya.
Pria itu langsung melemparkan sebuah kunci mobil pada Dito hingga Dito dengan cepat menangkap kunci mobil tersebut.
"Ikuti aku!" Perintah pria bernama Michael langsung membuat Dito kebingungan mengapa tiba-tiba dia diminta untuk mengikuti pria tersebut.
Meski begitu, Dito dengan cepat berdiri untuk mengikutinya Ketika sang pria yang ada di samping Dito berkata, "bawa barang-barang mu, Kalian pasti akan pergi melakukan pengecekan pada sebuah perusahaan!"
"Eh?!" Dito terdiam beberapa saat di tempatnya, karena sebentar lagi Dia harus pergi menjemput istrinya agar mereka bisa pergi ke rumah sakit, namun ketika ia melihat seniornya yang bernama Michael sudah semakin menjauh, maka Dito pun langsung mengambil barang-barangnya lalu berlari mengikuti Michael.
Saat mereka berada dalam lift untuk turun ke parkiran mobil, Dito kemudian berkata, "kita mau pergi ke mana?"
Michael yang mendengar pertanyaan Dito langsung menatap Dito dengan tatapan datarnya, "Ini pertama kalinya ada anak magang yang bertanya ketika diajak keluar, kita akan pergi ke sebuah perusahaan untuk mengecek laporan yang mereka kirimkan minggu ini. Aku merasa aneh dengan jumlah produk yang telah mereka pasarkan," ucap Michael langsung membuat Dito sedikit panik.
__ADS_1
"Apakah kita akan lama di sana?" Tanya Dito.
"Entahlah, tapi Memangnya kau tidak mau pergi kalau kita akan lama di sana?" Tanya Michael.
"Ah,," Dito tersenyum meski wajahnya dipenuhi rasa bersalah, "baru kemarin malam aku mengetahui bahwa istriku sedang hamil, jadi rencananya hari ini kami akan pergi ke rumah sakit Untuk melakukan check up, jadi--"
"Kalau begitu selamat untuk berita baiknya. Kau tenang saja, aku akan membuatnya jadi lebih cepat supaya nanti setelah kembali kau bisa langsung pergi menjemput istrimu," kata Sang pria langsung membuat Dito mengganggukan kepalanya dan dia merasa lega bahwa seniornya yang satu ini benar-benar perhatian meski di taman rasa bahwa sikap pria itu memang agak kaku.
Oleh sebab itu, Dito tidak merasa cemas lagi dan dia bersama-sama dengan Michael kemudian keluar dari lift lalu memasuki mobil mereka.
Saat keduanya tiba di perusahaan, mereka berdua langsung disambut dengan hangat Sebab semua orang tahu bahwa Michael berasal dari perusahaan utama keluarga Romania.
Mereka diantarkan ke sebuah ruangan yang merupakan ruangan direktur perusahaan tersebut.
"Selamat datang, Kenapa tiba-tiba sekali datang kemari dan tidak mengatakan terlebih dahulu?" Kata sandi direktur sambil mengajak kedua orang itu agar duduk di sofa ruangannya.
__ADS_1
Michael memperhatikan pria di depannya, lalu dia berkata, "kami hanya datang sebentar, Tolong tunjukkan laporan pemasaran kalian. Ah,, Aku tidak ingin berkas yang telah dicetak, Aku ingin yang mentahannya!"
Ucapan Michael langsung membuat sang direktur terdiam beberapa saat sebelum berkata, "tapi,, kalau bapak memeriksa minta hanya, maka itu akan sedikit merepotkan karena datanya belum diolah dan pasti akan semakin lama untuk melakukan pemeriksaannya. Bagaimana kalau saya menyuruh bawahan saya untuk menyiapkan data yang telah diolah supaya lebih mudah untuk diperiksa?"
"Tidak usah, saya hanya ingin melihat mentahannya sebentar. Ataukah kau tidak mau memperlihatkannya?!!" Tegas Mikael langsung membuat sang pria menggelengkan kepalanya.
"Tentu saja tidak begitu, kalau begitu tunggu sebentar, aku akan menghubungi seseorang supaya datang membawakannya kemari," kata direktur tersebut sambil mengambil ponselnya untuk menghubungi asistennya
Tetapi Michael mendahuluinya berbicara, katanya, "tidak, aku akan memeriksanya di komputer yang ada di ruangan ini, perintahkan mereka untuk mengirimkannya saja!"
"Eh?!" Direktur terkejut, tetapi saat pria itu melihat tatapan Michael, maka direktur tersebut akhirnya menganggukkan kepalanya, "Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar." Kata sang direktur kemudian berdiri lalu dia pun segera pergi menjauhi Michael dan Dito.
Dito yang melihat tingkah pria itu merasa aneh, Tetapi dia tidak mengatakan apapun sampai Michael yang duduk di sampingnya mendekatkan tubuhnya ke arah Dito sambil berbisik, "kau lihat dia gugup? Itu artinya dia menyimpan sesuatu yang besar. Hari ini kita harus menangkapnya!"
Dito mengganggukan kepalanya dengan pelan, dan dia penasaran apa yang akan mereka lakukan dan bagaimana mereka akan mencari tahu kesalahan yang dibuat oleh direktur yang sedang berteleponan.
__ADS_1
'Istriku bilang aku harus belajar banyak hal, kalau begitu Hari ini adalah hari yang baik karena aku akan belajar dari senior Michael,' ucap Dito dalam hati yang merasa sangat senang karena sekarang ia diajak oleh Michael untuk melakukan sesuatu yang besar.