Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Putus


__ADS_3

Ello sedang tidak baik baik saja, Dia ingin segera kembali ke Amerika agar bisa bertemu kekasih hati nya.


Rembulan Sanjaya nya, My Bubu tercinta.


Ting...


Bunyi pesan masuk ke ponsel Ello.


" Buu..." Ello memekik bahagia saat melihat nama wanita tercinta nya tertera disana.


Dengan terburu buru Ello membuka pesan itu tanpa rasa curiga sedikit pun.


My Buu ❤️


Ell, Aku ingin kita Putus !


Deg !


Jantung Ello berdetak kencang sekencang kencang nya saat membaca pesan singkat itu.


Setelah seminggu menunggu kabar dari wanita itu kini dia mendapatkan kabar nya.


Dan kabar apa ini ? Kabar apa yang di dapatkan nya kini ?


Di baca nya sekali lagi pesan itu dan tetap sama.


Tidak ada yang berbeda dari susunan kata itu. Huruf huruf itu bersatu padu menjadi kata kata yang mampu merobohkan seluruh pertahanan diri nya.


Apa ini ?


" Buu..." Panggil Ello dengan lirih.


Dia begegas untuk langsung menghubungi kekasih nya itu namun gagal !


Nomor Bulan sudah tidak aktiv lagi, Apa maksud nya ini ?


" Aaaahhhkkk...." Erang Ello Frustasi.


Dengan menyambar jaket jeans nya, Tampa pamit dan tanpa kabar, Ello langsung pergi dari rumah nya.


Dia langsung menuju bandara membawa mobil nya dan memesan tiket untuk langsung terbang saat itu juga kembali ke Amerika untuk bertemu Bulan.


Meminta penjelasan sejelas jelas nya tentang semua ini ?


Apa kesalahan nya hingga Bulan melakukan ini pads nya ?


Melakukan penerbangan panjang lebih dari 20 jam, Akhir nya Ello sampai di Amerika.


Dia langsung memesan taksi dan menuju Apartemen milik Bulan.


Beruntung Bulan tidak mengganti kode nya hingga Ello bisa masuk dengan leluasa.


Namun ada yang aneh disini, Kenapa kosong ? Dimana Bulan nya ?


Kenapa tidak tampak kehidupan di ruangan ini ?

__ADS_1


Setelah mencari keseluruh penjuru Apartemen Bulan , Akhir nya Ello memilih untuk kembali ke Kosan nya, Dimana dia juga baru mendapatkan kabar, Bahwa Bengkel nya juga sudah di alihkan Bulan pada nya, Padahal kan itu usaha mereka bersama kan ?


Sebenar nya ada apa ini ? Kenapa jadi begini ?


Apa kesalahan nya ? Itu lah yang terus berputar di kepala Ello hingga dia merasa lelah dan tertidur di Kasur nya.


...🍃🍃🍃...


Sementara di tempat lain, Tepat nya di rumah sakit, Bulan masih harus menjalani perawatan nya karena memang tubuh nya masih lemas dan tak bertenaga.


Di tambah harus badrest total dari seluruh kegiatan nya membuat nya sedikit jenuh.


Bulan bisa menduga pasti Ello sudah kembali kesini lagi, Pasti saat ini Ello sedang mencari nya.


Dan praduga Bulan memang benar .


Ello benar benar mencari nya.


" Dimana kamu Buu ?" Lirih Ello sebelum benar benar tertidur karena kelelahan.


Kembali ke Bulan, Dia masih termenung memikirkan bagaimana keadaan Ello ? Apa kekasih nya itu baik baik saja ?


" Apa kamu baik baik aja El ?" Lirih Bulan sambil menatap wajah Tampan Ello.


Sungguh dia merindukan kekasih nya itu, Bule nakal nya.


Tapi, Apa mau di kata ? Kenapa Papa nya terkesan tidak menyukai Ello ? Kenapa ?


Jika memandang dari harta dan kedudukan, Bukan kah Ello adalah anak orang kaya raya seperti nya ?


Kalau bicara kasta, Mereka sederajat bukan ? Lalu apa ? Apa yang membuat Papa nya begitu ?


Bulan menjadi pasien terfavorit saat ini, Karena selain dia cantik, Baik dan sopan, Bulan sedang mengandung tiga anak kembar di dalam perut nya.


Luar biasa bukan ?


Itu lah yang menjadikan nya sebagai Pasien Terfavorit di rumah sakit ini.


Selesai memeriksa keadaan Bulan, Dan mendapatkan hasil yang cukup membaik, Akhir nya Bulan kembali di tinggalkan.


Dia menatap kosong Foto USG pertama nya, Dimana disana ada 2 kantung, Bukan tiga, Kantung pertama berisi sebuah bulatan kecil seperti kacang hijau, Dan di kantung kedua ada dua bulatan Disana yang sama ukuran nya.


" Maafkan Mami sayang, Mami tidak bisa melakukan apa pun, Maafkan Mami nak..." Bulan menghapus setitik cairan bening yang keluar dari sudut mata nya.


Kenapa ini terjadi pada nya ? Setelah apa yang mereka lewati ,?


Kenapa rasa nya berat sekali untuk menjalani ini semua ?


Di saat pada umum nya setiap wanita hamil pasti merindukan dan membutuhkan perhatian dari Pria nya, Sedangkan Bulan harus bertahan sendirian.


Dengan kondisi tubuh yang lemah dan keadaan hamil pula.


Resiko nya sangat berat, Berat sekali yang harus di jalani nya saat ini.


" Bersabar lah Nak, Kamu pasti bisa menjalani nya. Mama disini Nak. " Mama Regina memeluk tubuh lemah Bulan.

__ADS_1


Bulan menangis tanpa suara, dia menangisi takdir nya.


Takdir macam apa yang sedang di jalani nya saat ini ?


Dia menginginkan Ello, Dia mencintai Ello. Sudah cukup dia menghindari Ello, Kenapa sekarang harus lagi ? kenapa ?


" Kenapa Ma ? Apa Buu gak boleh bahagia ? Apa Buu gak pantas untuk bersama Ell ? Kami saling mencintai Ma, Kami saling mengasihi. " Tangis Bulan akhir nya keluar juga.


Dia menumpah kan semua yang di rasakan nya.


Kesakitan dan kekecewaan yang mendalam atas apa keputusan yang di buat Papa nya.


" Kamu tenang nak, Mama akan coba bicara pada Papa mu, Mama akan membujuk Papa. "


" Tidak ada yang harus di bujuk, Karena keputusan Papa sudah bulat, Pria itu bukan Pria baik baik. " Bulan memberanikan diri menatap Papa nya.


" Pa, Ello itu Pria baik baik. Kami saling mencintai, Kamu mengasihi. " Dengan berani Bulan menatap Papa nya.


Papa Sanjaya menatap anak semata wayang nya dengan pandangan meremeh kan.


" Jika dia pria baik baik, Tidak mungkin meniduri wanita yang bukan istri sah nya. Pria baik baik akan menjaga wanita nya dengan baik, Menjaga nya dengan seluruh jiwa dan raga nya, Pria yang baik adalah pria yang tidak akan melakukan hal yang mengundang dosa seperti itu. !"


Deg !..


Apa yang di katakan Papa nya semua benar, Tapi bukan kah mereka saling mencintai ?


" Kamu mau bilang bahwa kalian saling mencintai ?" Tebak Papa Sanjaya Sakti.


Bulan hanya bisa menunduk kan pandangan nya, Dia tidak berani melihat Papa Sanjaya yang kini berdiri di hadapan nya.



" Pa, Sudah...Buu tidak boleh tertekan. " Cegah Mama Regina.


Dia tidak ingin keadaan Putri nya semakin melemah.


" Papa hanya ingin mengajarkan apa kesalahan nya Buu saja Ma, Dia wanita bukan dari kalangan bawah, Dia putri kita, Papa menyayangi nya. Papa akan melakukan apapun demi Buu, Tapi kenapa dia menghancurkan diri nya sendiri ?" Bulan menangis kembali.


Dia dapat merasakan kekecewaan yang mendalam di dalam diri Papa nya terhadap diri nya.


Bulan telah membuat Papa Sanjaya malu dan kecewa,.


" Maafin Buu Pa, Buu udah buat malu nama Papa, Hiks...Buu minta maaf. " Papa Sanjaya memejamkan mata nya.


Inilah salah satu kelemahan nya, Dia tidak bisa melihat kedua wanita tercinta nya menangis, Dia kalah.


Di lihat nya sang Istri yang selalu berada di sisi Putri nya dan tersenyum mengangguk.



" Papa sayang kamu Buu, Papa sayang, Papa tidak perduli di luar sana mereka menghujat mu, Walau Dunia membenci mu, Papa dan Mama selalu menyayangi kamu, Kami selalu ada untuk kamu, Tapi jika untuk memaafkan Pria itu, Papa Tidak akan ! " Bulan mengangguk di dalam dekapan Papa nya.


Dia harus menerima ini semua, Bukan kah pilihan orang tua adalah yang terbaik ?


Maka Bulan akan menerima semua nya.

__ADS_1


" Papa sayang kamu Nak, Kamu Putri Papa, Dan mereka juga cucu Papa, Bagian dari diri Papa. " Bulan kembali mengangguk dan memeluk Papa nya.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2