Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Kabar


__ADS_3

Jery hanya bisa menghela nafas nya berat, Memang bukan salah Senja disini kan ?


Kumbang terong itu lah yang salah. Dia datang tiba tiba tanpa ada yang mengundang nya untuk datang.


Dan itu membuat nya salah paham pada Senja. Dia tau Senja khawatir dan tidak mau dia terluka mungkin.


" Hahh !!!" Lalu Jery kembali ke tempat dimana Senja berada dan merangkul nya.


" Sudah, Jangan menangis. Aku tidak mau anak anak ku marah dengan Daddy karena membuat Mommy sunset mereka menangis. " Masih sempat nya juga menggoda istri nya yang sudah berurai air mata itu.


Bugh...Bugh...Bugh...


Senja memukuli dada suami nya karena kesal. Sementara Arjun hanya bisa melihat saja adegan itu di depan mata nya.


" Akan ku habisi kau ! Minggir. " Jery langsung menendang tangan kumbang terong itu yang tergeletak tak berdaya di atas pasir pantai itu.


Bukan Arjun tidak sanggup melawan, Tapi karena posisi tidak siap dan melihat keberingasan Jery, Arjun tau bahwa Pria ini bukan pria sembarangan. Terlihat dari cara nya memukul dan menghantam nya sangat teratur.


Ya, Jery dulu nya adalah Atlet Kick Boxing selama menempuh pendidikan. Dsn harus berhenti saat usia nya dewasa dan siap memimpin banyak nya pabrik.


Tapi dia masih sering berlatih kok !


" Maaf. " Ucap Senja tanpa suara ke arah Arjun.


Dia benar benar melakukan ini semua karena kasihan. Walau bagaimana pun Arjun adalah orang yang baik. Yang selalu membantu nya semasa sekolah dulu.


Dan Senja juga tidak memungkiri pernah berharap lebih pada Arjun tapi sayang nya hanya angan semata saja.


Jery benar benar membawa Senja pulang. Sepanjang perjalanan, Senja dan Jery tetap diam dan bungkam. Padahal hari ini banyak yang akan mereka lakukan hari ini.


Tapi sayang, Karena Hadir nya kumbang terong itu, Semua rencana nya menjadi gagak total.


" Ayo..." Jery membuka pintu mobil dan menuntun Senja untuk turun dari mobil nya.


" Tidur lah. Aku ada urusan." Jery meninggalkan Senja begitu saja.


" Mau kemana mas ?" Tanya Senja lagi.


Dia takut Jery melakukan hal yang tidak tidak. Dia tau benar siapa Jery.


Di awal awal pernikahan mereka Jery adalah Jery yang sesungguh nya. Yang Kejam dan kasar.


Baru baru ini saja semenjak dia mengandung Jery nya mulai berubah.


" Mas, Temani aku tidur siang ya..." Sebisa mungkin Senja mencegah Jery untuk pergi


Bahkan Jika harus merelakan diri nya untuk menjadi tumbal dari keperkasaan nya Jery Senja siap.


Demi Jery tetap disini menemani nya agar tidak melakukan sesuatu hal yang buruk.


" Aku harus pergi sebentar. Untuk mengurus perkebunan dulu. "


" Temani aku tidur Mas...Aku takut...Aku masih memikirkan Kau tad--" Senja harus bisa menahan Jery...


Ayo Air mata, ayo keluar Biar Jery tidak pergi...


" Tidak bisa Senja...sebentar saja. Nanti aku akan segera pulang. " Tolak Jery halus.


Oke, Jurus terakhir !


" Ya. Pergi lah sesuka mu ! Aku membenci mu!" Senja langsung meninggalkan Jery yang masih berdiri di teras rumah mertua nya itu.

__ADS_1


Disisi lain dia ingin melanjutkan untuk menghajar dan memberi Kumbang Terong itu pelajaran. Tali di sisi lain dia tidak mau Senja terbebani dan banyak pikiran.


Yang akan bisa membahayakan calon ketiga anak nya. Senja sudah 2 kali masuk rumah sakit. Dan jika Senja sampai masuk rumah sakit lagi habis lah dia sama Papa dan Mama bule nya itu.


Akhir nya Jery harus mengalah. Dia harus mengalah dan menemani Senja nya tidur siang. Memang begitu bukan setiap hari nya.


Jery akan menemani nya tidur siang walau ada rapat penting sekali pun.


" Senja...sayang..." Panggil Jery.


Senja tidak ada di kamar nya. Lalu dimana wanita hamil itu ?


Jery kembali keluar dari kamar nya. Rumah ini kosong.


Mertua nya sedang ke ladang mungkin. Bukan nya memang seperti itu biasa nya kan ?


Jery mengikuti naluri nya dan ternyata wanita hamil sunset itu berada di dapur.



" Sayang...kamu sedang apa ?" Tanya Jery saat melihat istri nya itu telanjjang kaki menapaki lantai dapur mertua nya itu.


" Kenapa kembali ? Sana pergi suami jahat. Daddy jahat !" Cibir Senja lagi.


Jery hanya bisa tersenyum. Senja nya sedang merajuk saat ini.


" Baik lah jika kamu ingin aku pergi. Aku akan pulang ke Kota saja. Untuk apa aku disini jika istri ku tidak ingin aku disini. " Jery melepas kan belitan tangan nya di pinggang Senja dan bersiap pergi.


Namun lagi lagi Senja mencegah nya. Senja memeluk nya dari belakang dengan perut buncit nya menempel di punggung Jery.


" Gak sampek peluk nya..." Keluh Senja dengan perut buncit nya.


" Sini. " Jery membalikan tubuh nya dan memeluk Senja nya .


" Ayo aku temani tidur. Ini sudah lewat jam tidur anak anak Daddy. " Jery mengelus perut buncit itu.


Dimana disana ada ketiga anak anak nya yang sedang tumbuh untuk bersiap menyambut Dunia.


" Ayo aku gendong. "


" aahhhkkk...Nanti jatuh Mas..." Senja langsung mengalung kan kedua tangan nya di leher suami nya dengan erat.


Cup


Jery mencium kening istri Sunset nya itu.


" Ayo, Tidur...Aku disini. " Seperti biasa nya Jery mengelus perut buncit itu saat hendak tidur dan terakhir Senja pun tertidur.


Jery hampir saja tertidur jika tidak mendengar suara ponsel nya berbunyi .


" Owen ?" Gumam Jery.


Cup...


Jery mencium kening istri nya dan langsung turun dari tempat tidur.


Jery lalu keluar dari kamar Senja dan duduk di ruang tv.


" Tuan..." Sapa Owen orang kepercayaan Papa Bule.


" Jika tidak ada berita baik lebih baik jangan menghubungi ku. " Ketus Jery.

__ADS_1


Owen yang sudah paham tabiat Anak beranak itu pun langsung memahami ke arroganant Tuan Jery itu.


" Saya mendapat kan nya Tuan. "


" Apa ?"


" Saya sudah mengirim nya lewat Email. " Jawab Owen.


" Apa itu Valid ?" Tanya Jery lagi.


" 97 % Valid Tuan. " Jawab Owen yakin.


" Baik. Bantu Geka. !"


" Siap Tuan. " Telepon terputus, Lalu Jery mengambil laptop nya di kamar Senja dan membawa nya duduk di sofa dekat jendela agar tidak menganggu tidur siang nya Wanita hamil itu.


" Apa ini ?" Jery memutar rekaman Vidio itu dan ternyata.


" Ya Tuhan..." Gumam Jery saat melihat Vidio pelecehan Seksuall yang di lakukan beberapa Pria terhadap wanita berambut panjang.


Samar samar Jery mendengar nya, Lalu Jery kenal suara itu, Itu Suara Renatta.


Iya, Itu suara Renatta kan?


Jery semakin melihat jelas dan menzoom Vidio tersebut dan ternyata benar.


Benar itu Renatta dan Yang membuat nya Nyaris tak percaya adalah Renatta di gilir beberapa orang itu. Bahkan sampai- wanita yang di yakini nya itu Renatta sudah pingsan pun para Pria itu masih menggilir nya.


Lalu, Jery teringat saat dia menikah dengan Renatta nya Renatta masih Virgin !


Lalu apa ini ?


Apa maksud semua ini ? Siapa wanita di Vidio itu dan siapa Wanita yang bersama nya ?


Siapa dan apa ini ?


Jery masih diam memikirkan semua nya itu sampai ponsel nya kembali berdering dan itu dari Geka.


" Apa ? Cepat katakan!" Jery sudah menebak ada yang akan di sampai kan asisten nya itu.


" Nyonya Renatta berkunjung ke Pemakaman Pribadi. Sangat tertutup. Bahkan Makan nya melewati Hutan pinus Tuan. Saya mengikuti Nyonya Renatta dengan sepeda motor setelah menyadap ponsel Nyonya Renatta.


" Jelas Geka lagi.


" Dimana Renatta saat ini?" Tanya Jery.


" Belanda. Kota XX utara. " Jawab Geka.


" Aku akan terbang kesana hari ini juga. Kabari aku terus ! Pantau semua nya !"


Jery semakin penasaran ! Siapa yang telah di nikahi nya ? Siapa wanita yang ada di dalam Vidio itu ?


Yang di ketahui nya, Renatta adalah anak tunggal !. Lalu apa ini????


...🍃🍃🍃...


Nah kan ? Mulai kebuka kan ???



Jangan lupa baca Bang Brian yakkk...Bantu abang biar gak galau !

__ADS_1


Jangan lupa di Follow juga akun ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓


__ADS_2