Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Bingung


__ADS_3

Senja benar benar bingung...


Bagaimana cara nya dia bisa keluar dari dalam lemari ini ? Renatta masih terus bicara sendiri di depan Cermin...


Nafas nya mulai sesak berada di dalam lemari Milik Jery, Bahkan pandangan mata nya mulai kabur.


Sekuat tenaga dia bertahan agar tetap sadar, Demi anak anak nya, demi Jery ? Mungkin.


Saat kesadaran Nya hampir hilang, Dia mendengar Renatta masuk ke dalam kamar Mandi, Ini kesempatan nya untuk keluar dari sana.


Saat sudah berhasil keluar dari kamar Renatta, Senja berjalan tertatih dan merabba tembok merasa lemas.


Keringat juga bercucuran di kening nya, Tanda bahwa dia kekurangan oksigen tadi nya.


Hampir saja.


Hap


" Senja..." Jery langsung menangkap tubuh Senja yang hampir terjatuh ke lantai.


" Mas, " Suara nya melemah, Mata menangkap gurat khawatir di wajah Jery.


" Apa yang sakit sayang ? Kita ke dokter ya ? Kita periksa keadaan kamu. " Jery semakin panik kala melihat wajah pucat Senja.


" Aku baik baik aja Mas, Aku lemes banget, Bantu aku ke kamar yaa..." Tanpa menunggu lagi, Jery membawa Senja ke dalam gendongan nya masuk ke dalam kamar.


Renatta sedikit heran, Kenapa Madu nya itu ? Lalu dia kembali ke dalam kamar nya lagi.


Sementara di kamar nya, Senja baru saja di rebahkan Jery di tempat tidur,.


" Kamu kenapa Sayang ? Apa yang sakit ha ? Kenapa bisa begini ?" Senja tidak menjawab.


Sebagi ganti nya dia memeluk Jery dengan erat, Menghirup aroma tubuh Pria bule itu dalam dalam.


Rasa nya sedikit berkurang panik yang di rasakan nya tadi.


Tapi pikiran nya masih memikirkan Renatta, Apa yang terjadi sebenar nya ? Siapa yang di maksud kita ? Dan obat ? Obat apa yang di maksud Renatta tadi ?


Kepala nya kembali pusing memikirkan hal itu yang terus berputar putar di kepala nya.


" Jangan terlalu banyak memikirkan hal yang tidak penting Senja, Kamu hanya harus bahagia, Happy dan tersenyum di saat hamil. Jangan membuat keadaan mu dan anak anak memburuk Senja. " Jery bertahan agar tidak membuat Senja tertekan.


" Aku ngantuk Mas, Temani tidur Siang. Badan ku lemas semua. " Jery menuruti nya.


Dia juga merasa bersalah karena terlalu lama menggempur Senja tadi malam. Rasa bersalah itu tiba tiba saja menyerang hati nya.

__ADS_1


" Maaf kan aku yang membuat mu lelah, Aku tidak bisa mengontrol diri ku saat bersama mu. " Senja tidak menjawab. Dia terus mengendus aroma tubuh Jery.


Lama Jery membiarkan Senja, Hingga akhir nya dia pun ikut tertidur siang ini.


Niat hati hanya ingin pulang untuk memastikan keadaan Senja, Tapi dia menemukan fakta lain disini.


Apa sebenarnya yang terjadi pada Senja ? Apa dia dari kamar Renatta ? karena kamar mereka berdekatan bukan ? Tapi kenapa ? pikir Jery.


Jery sudah terbangun lebih dulu, Dan melepaskan pelukan Senja dan turun dari tempat tidur nya.


Lalu Jery bergegas ke kamat nya, Dia benar benar tidak tenang melihat keadaan Senja yang telah mengandung anak anak nya tertekan seperti itu.


Pikiran buruk lun menghantui nya, Apakah Renatta menyakiti Senja ? Atau mereka terlibat perang dingin ?


Di satu sisi dia senang bisa tinggal satu atap dengan kedua istri nya. Tapi disisi lain dia juga tidak mau salah satu istri nya tersakiti.


Ceklek...


Jery masuk begitu saja ke kamar nya mencari Renatta, Dan ternyata disana. Duduk dengan gaya elegant nya sambil menyesap Segelas Wine.


" Kau pulang Honey ?" Sudah menyambut dengan baju kurang bahan nya.



Jery hanya diam dan terus mengamati Renatta disana. Menelisik raut wajah istri pertama nya itu.


Sebenar nya dia tau apa yang ingin di tanyakan Jery pada nya. Tapi dia menunggu sendiri kata kata itu keluar dari mulut suami nya itu.


" Apa kau melakukan sesuatu pada Senja ?" Menatap langsung ke dalam bole mata Renatta.


Mencari jawaban nya disana.


" Tidak ada !" Jawab nya acuh dan kembali ke sofa.


Jery mengikuti nya namun tetao setia berdiri di depan Renatta.


" Ree, Aku tau ini berat untuk mu, Tapi aku juga tidak bisa meninggalkan Senja, Atau harus memilih salah satu dari kalian, Aku akui Ree, Aku mulai jatuh hati pada nya. Selain ada anak anak ku, Aku juga mulai memiliki rasa pada nya. Maaf kan aku Ree. " Ucapan Jery seakan menyulut api amarah di dalam diri Renatta.


Kata kata itu keluar begitu saja dari mulut Jery.


" Lalu kau ingin aku seperti apa ? Menerima madu ku ? Tinggal satu atap dengan nya ? Diamana perasaan mu Jer ? Aku istri mu, Yang menemani mu hampir sepuluh tahun sejak kita menempuh pendidikan yang sama. Lalu rumah tangga yang selama 5 tahun ini kau anggap apa ?" Renatta mulai emosi.


" Aku tau aku bersalah Ree, Aku yang salah. Senja tidak salah Ree, Bahkan aku merebut paksa dari nya. Dia tidak salah disini Ree. Senja hanya korban. !" Jelas Jery lagi.


Renatta semakin geram disana. Korban kata nya ? Jika Senja korban lalu dia apa ?

__ADS_1


Renatta hanya tersenyum miring melihat Jery disana. Rasa nya Renatta muak dengan ini semua.


" Jika dia korban lalu aku apa Jer ? Apa aku ini ? Jika kau menginginkan anak, Ayo kita berusaha lagi. Kita ke dokter lagi untuk melakukan bayi tabung lagi. Jika hanya anak yang kau ingin kan. Tapi tinggalkan Dia. "


" Ree ! Ini tidak sesederhana yang kau pikirkan ! ini terlalu rumit untuk ku jelas kan !"


" Apa yang sulit Jer ? Apa yang membuat mu sulit ? Uang ? Jika uang aku bisa meminta Mami dan Papi, Lalu apa Jer ?" Tanya Renatta lagi.


Jery benar benar Frustasi. Bagaimana cara nya dia bilang bahwa Renatta mandul ?


Dia juga tidak ingin menyakiti perasaan wanita yang telah bersama nya selama hampir 10 tahun.


" Sudah lah Ree. Kita bahas ini waktu. Aku harus kembali ke kantor. " Namun langkah Jery terhenti saat mendengar suara Renatta lagi.


" Baik lah jika kau memilih nya. Jangan salah kan aku jika aku berbuat nekat. " Rahang Jery langsung mengeras disana.


Wajah nya merah padam menahan kesal dan amarah nya sekaligus.


Renatta benar benar menguji kesabaran nya kali ini. Dan ini sudah kelewatan.


" Jika kau berani menyentuh Senja dan anak anak ku sedikit saja., Bukan hanya dari ku Ree, Aku pastikan kau juga akan menerima nya dari Papa dan Mama. Kau tau itu !" Tegas Jery.


" Aku tidak perduli. Kau hanya milik ku Jer, Milik ku dan milik Renitta !" Ucap nya lirih saat Jery sudah keluar dari kamar nya.


Jery benar benar tidak habis pikir, Mengapa Renatta nya berubah ? Dimana wanita lembut dan anggun dulu ? dimana Kelembutan itu ? Walau Jery tau Dia bukan lah yang pertama bagi Renatta, Tapi dia benar benar mencintai nya dulu.


Lalu, Kenapa sekarang rasa nya berbeda ? Dimana kehangatan itu ? Jery benar benar lupa rasa nya sentuhan tangan itu, Tangan yang selalu menggenggam erat tangan nya saat Masa kuliah dulu ? Wanita cantik berambut pirang yang selalu menyukai pantai dan barang mewah.


Wanita yang selalu tersenyum saat dia merasa lelah. Lalu saat beberapa bulan mereka menikah sikap nya sedikit demi sedikit berubah.


Walau begitu Jery tetap memaklumi nya, Menerima semua nya karena dia mencintai nya.


Tapi sekarang ? Semenjak kehadiran Senja, Renatta semakin berubah ! Tapi lagi lagi Jery memaklumi nya mungkin karena merasa tersakiti.


" Ck, Sesuka hati mu saja keluar masuk perusahaan. !" Jery hanya memutar bila mata nya malas saat melewati ruang keluarga.


Dimana disana ada Pria Tua yang sedang berbaring di pangkuan Wanita yang telah melahirkan nya.


" Ma, Jery berangkat. Tadi hanya melihat Senja dan menemani nya tidur siang. Kalau Senja mencari Jery bilang Jery sudah balik kantor lagi. " Pamit nya mencium pipi wanita Berusia 55 tahun itu.


" Iya. Hati hati di jalan. " Ucap Mama Claire.


...❤️❤️❤️...


Sampek sini udah paham ? Siapa Renatta ?

__ADS_1


Yuk, Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️❤️


__ADS_2