Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Rasa Bersalah


__ADS_3

" Mommy, Boleh kami masuk ?" Tanya Lila mengetuk pintu kamar Mommy nya.


" Masuk !" Jawab Daddy nya.


Ketiga anak nya langsung masuk ke kamar mereka.


Disana, mereka bisa melihat Mommy nya dengan mata yang masih basah. Mommy mereka menangis.


Ketiga anak kembar itu langsung naik ke tempat tidur dan memeluk Mommy Sunset.


" Mommy, Maaf kan Lila...Lila yabg salah...Mommy dan Daddy jangan bertengkar lagi..." Lila menangis di pelukan Senja.


Senja kembali menangis disana. Bukan maksud nya dia menyalahkan anak anak nya.


Tapi dia merasa bersalah karena tidak mengetahui anak anak nya di Bully di sekolah, Terlebih itu Lila.


Dia pernah merasakan bagaimana rasa nya di Bully sewaktu sekolah dulu. sakit rasa nya.


Dia di tuduh memakai alat pelet, Di tuduh penggoda pemuda kampung, Di hina sebagai gadis miskin.


Dia merasakan sakit nya itu, Sakit nya di Bully.


Sakit nya di kucilkan , Dia merasakan itu.


" Mommy, Maafkan Lila...Hiks...Hiks...Hiks..." Tangis Lila semakin pecah.


" Maafkan Mommy yang tidak mengetahui segala nya sayang, Maaf kan Mommy, Maafkan Mommy sayang..."...


" Mommy, Huaaa....Hiks...Hiks...Hiks..." Suara tangisan Lila semakin keras.


Bahkan Kini dia memeluk Mommy nya semakin erat, Ternyata Mommy nya tidak marah, Mommy nya menyayangi nya.


" Mommy, Sorry. " Lirih Ello.


Senja menatap Ello, Kemudian Daniel.


Ini lah Putra tertua nya, Dia tidak akan pernah minta maaf pada siapa pun jika memang yang di lakukan nya benar dan tidak salah.


Daniel akan berkeras hati.


" Dane, Maafkan Mommy sayang...Maafkan Mommy nak..." Daniel mendekat, Dia juga masuk ke dalam pelukan Mommy nya .


Kini ketiga anak kembar itu memeluk Mommy Sunset Ello juga ikut bersedih Sementara Lila ?


Jangan tanyakan lagi ! Dia sudah menangis dengan kencang.


Tok...


" Huaaa...Daddy...Ello menggetok kepala Lila..." Tangis Lila semakin menjadi.


" Ello..." Tegus Daddy nya.


" Dia jorok Dad, Lihat, Dia mengelap ingus nya di baju Ello. Lihat itu..Jorok sekali dia..."


" Mana Ad hiks...Hiks...Hiks..."

__ADS_1


Srot....


" Hii...Kau jorok Lila...Is...Pergi kau..." Ello lagi.


Di antara mereka, Ello lah yang memang paling sensitiv dengan yang nama nya kebersihan.


" Mommy...Hiks...Hiks...Ello jahat..."


" Sudah jangan menangis lagi, Lila, Jangan jorok, Minta maaf pada Kak Ello,"


" Ello, Minta maaf pada adik mu..." Senja menasehati kedua anak nya.


" Makasih kak Dane, You Are My Best Brother. " Puji Lila mengambil tissu dari Daniel.


" Hey ! Mana bisa begitu. Aku yang mengajar mereka tadi saat menganggu mu, Tapi kau tidak berterima kasih pada ku . " Sergah Ello tak terima.


" Ayo, Saling minta maaf, Jika tidak Mommy akan mengurung kalian di ruang Buku !" Ancaman yang selalu membuat Elli dan Lila takut mati kebosanan.


Jika Daniel yang di ancam begitu, Dia akan dengan senang hati menjalani nya.


" Kak, El, Sorry..."


" Yes. ! Aku juga minta maaf adik ku..." Lila mencebik kesal.


Dia selalu kesal jika Ello memanggil nya adik, Mereka hanya berbeda tidak lebih dari 2 menit. Jadi dia kesal setiap kali Ello memanggil nya Adik.


Tapi beda kalau Daniel yang memanggil nya adik. Rasa nya damai, Entah lah.


" Sekarang, Bersihkan diri kalian, dan turun untuk makan malam !" Titah Daddy bule dan anak anak nya berhamburan pergi ke kamar mereka masing masing.


" Dasar ! Kau menggilai Negara Pria berkulit putih itu ya ? menyebalkan kau !" Sindiran Ello membuat Daniel kesal.


Pasal nya Daniel lah yang paling putih di antara mereka. Dan Daniel mewarisi Full Gen dari tubuh nya Senja.


" Sayang, Anak anak sudah besar ya ?" Ucap Jery yang kini memeluk Istri cantik nya.



" Mas, Gimana kalau kita program anak lagi ?" Jery langsung melepaskan pelukan nya di pinggang Senja.


" Kenapa Mas ?" Tanya Senja merasa sedih.


" Kamu tau kenapa aku melarang keras Untuk kamu mengandung lagi ? Aku gak mau kamu merasakan sakit nya lagi saat mengandung dan melahirkan. Hati ku hancur saat melihat mata mu terpejam ! Tidak ! Tidak lagi Senja. Cukup mereka bagi ku. Aku hanya meminta satu dan Tuhan memberikan tiga untuk ku. Aku tidak pernah memilih jenis kelamin mereka harus apa, Tapi lagi lagi Tuhan memberi ku berkah yang sangat luar biasa nya. Hadir nya Dane dan Ello di tambah bonus Lila yang cantik, Apa lagi yang kurang ? Hidup ku sudah sempurna dengan kalian semua. "


" Ada Mama, Papa, Kamu, Dan ketiga malaikat yang hari semakin nakal itu, Apa lagi yang kurang dari ku ? Tidak ada sayang, Jadi mulai saat ini. Tugas mu hanya mencintai ku dan membahagia kan diri kamu dan anak anak. !"


" Maksud nya gimana ?" Tanya Senja bingung.


" Sudah, Jangan pikirkan lagi. Sekarang ayo..." Senja menatap horor.


Kata Ayo dari suami nya itu mengartikan sesuatu, Senja tau, Seberapa tinggi jiwa mesum suami nya itu.


Jery sudah akan memulai aksi nya, Namun tiba tiba ada sang Bule Senior menghancur kan segala nya.


Ceklek...

__ADS_1


Pintu terbuka dan mengaget kan sepasang anak manusia yang bersiap untuk memulai perjalanan panjang mereka menuju puncak nirwana.


" Ups...Sorry..." Dengan tak tau bersalah nya Papa Jack membuka pintu kamar mereka.


" Pa !!!!" Teriak Jery kesal saat Papa nya masuk .


" Apa ? Bukan salah ku ! Kau tidak mengunci pintu nya. Lagi pula aku ingin melihat ketiga cucu ku, Dimana mereka. Lagian juga --" Papa Jack masih mencari cari kesalahan sepasang suami istri yang dimana suami nya sangat mesum itu.


11 12 lah dengan nya !.


" Lagian Peredam suara nya belum aktiv, Bagiamana jika anak anak masuk ? Atau mendengar suara lucknut mu itu. "


" Oh...Senja...Honey...Ouhh..." Ejek Papa Jack membuat Senja malu setengah mati.


Dan apa kabar Jery ?


" Papa !!! Stop It ! Itu keterlaluan !!!" Papa Jack hanya menaikan kedua bahu nya dan keluar dari kamar mereka.


" Jam makan malam sudah masuk ! Segera turun jika tidak ingin ku datang kan bom nuklir ke kamar ini !" Melenggang pergi dari sana.


Meninggalkan pasangan yang seakan tepergok ingin melakukan hal mesum di gubuk sebuah ladang.


" Suara kamu itu bisa di kecilin gak kalau lagi On ? Malu kan ? Papa tau Mas !" Kesal Senja sambil merapikan baju nya kembali.


" Yaudah, Ayo ! Kita keluar. Sebelum Bom Nuklir sampai disini. !" Jery tau apa yang di maksud bom nuklir itu.


Yang di sebut Bom Nuklir adalah Mama Claire.


Ya, Mama Claire jika sudah marah dan kesal suara nya bisa menggetar kan seluruh ruangan bahkan bisa di samakan dengan Gempa bumi sekuat 7.8 Sk.


" Memang nya Bom Nuklir di jual bebas Mas ?" Tanya Senja penasaran.


" Kamu gak ngerti yank ! Udahan yuk. Turun. Laper aku, Kalau disini terus bisa habis kamu nanti !" Akhir nya Mau tidak mau Senja ikut turun ke bawah.


Ya karena sudah jam nya makan malam !.


" Opa, Ello mengambil Udang Lila..."


" Aku tidak mengambil milik mu ! itu masih di piring !"


" Sudah...Jangan bertengkar, nanti Mommy kalian marah. " Sela Oma Bule.


" Tapi udang Pedas Lila..." Rengek nya manja lagi.


" Kembali kan Ello !!! " Teriak Lila lagi.


" Jika kalian masih ribut, Daddy akan mengunci kalian di ruang buku !!" Ancaman yang selalu membuat kedua anak nya bungkam.


Lila dan Ello langsung diam di tempat kala melihat Daddy nya sudah turun dari kamar mereka.



" Sorry Dad, " Jawab Lila dan Ello bersamaan.


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


Kuy, Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️


__ADS_2