Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Penjelasan


__ADS_3

" Aaaahhhkkk....." Teriak Ello lagi.


Bahkan kini dia sudah meremmas rambut nya dnegan kasar saat kembali mengingat momen beberapa menit yang lalu.


Wanita yang sangat di rindukan nya, Wanita yang sangat di Cintai nya segenap jiwa dan kebencian nya kembali hadir berdiri di hadapan nya setelah pergi meninggalkan nya 5 tahun yang lalu.


Lalu dia hadir dengan 3 orang putra ? Yang Dunia pun tidak bisa membantah bahwa mereka pasti anak nya.


" Selesaikan masalah mu ! Temui Hannie Kim, Jelaskan segala nya jika kau ingin kejelasan semua nya. " Jery berkata demikian.


Ello hanya bisa menatap nanar ke arah Daddy nya saat ini.


" Selesaikan masalah mu dengan baik ! Aku tidak pernah mengajari mu untuk menjadi seorang pengecut. " Lanjut Daddy nya lagi.


Sementara Senja masih terus menangis dalam dekapan suami bule nya.


Dia menangisi nasib ketiga cucu nya, Ibu dari ketiga cucu nya itu memendam luka yang mendalam.


Bahkan mungkin jika bisa di ukur, Dalam nya luka yang di rasakan putra nya tidak sebanding dengan luka wanita itu.


Senja dapat melihat tatapan penuh luka dari wanita itu.


" Dan aku rasa kau mendapatkan imbang mu ! Aku Rasa anak yang menjadi kakak dari ketiga cicit ku itu sangat luar biasa, Jadi semoga kau bisa meluluhkan hati nya bung !" Mulut Lemes Oppa Bule memang tiada dua dan tiada tanding.


Masih lemes dan akan selalu begitu walau termakan usia.


Ello mencerna semua ucapan dari keluarga nya, Ello benar benar harus berjuang untuk anak anak nya.


Ello langsung masuk ke kamar mandi nya dan membersih kan diri nya saat keluarga nya semua sudah keluar.


Bahkan kini dia sudah berada dirumah calon mertua nya yang mendapatkan makian dan pukulan di wajah nya.


Ello diam saja, Dia memang merasa bersalah pada wanita yang hampir menjadi tunangan nya itu kini menangis tersedu sedu.


" Pa, Tapi Hannie mencintai Ello, Hannie mencintai nya. "


" Persetan dengan cinta !!! Pria berengsek ini tidak pantas untuk kamu. Sekarang pergi dari rumah ku dan kerja sama kita batal. "


" Dan saya akan membayar Finalti nya Tuan Adreas Kim. " Ello pamit dari rumah besar itu.


Kini, Dia kembali kerumah nya dan kembali ke ayunan dimana tempat dia menenangkan diri nya.

__ADS_1


Tak lama Daniel dan Opa Bule datang dan ikut bergabung.


" Kau tau El ? Anak anak mu sangat liar biasa. Terlebih lagi David, Kau akan sulit menaklukan nya !" Daniel membuka suara nya sambil terus berayun sambil bekerja dari iPad nya.


Ello diam saja, Dia memang sedang merencanakan bagaimana cara nya bisa mendekat ke anak anak nya ?


" Temui mereka El, Aku dengar ibu dari anak anak mu itu putri tunggal dari Sanjaya Sakti yang sombong itu kan ? Tapi aku akui, Dia hebat, Dia dari tukang obat obatan herbal biasa, Bisa mengembangkan bisnis farmasi nya hingga sebesar ini. " Penjelasan dari Opa Bule membuat Ello tersadar.


" Apa yang kau miliki saat ini ? Aku rasa itu cukup untuk membuktikan bahwa kau bisa sukses tanpa uang dari keluarga mu, Dan aku rasa juga DWG Motor Car bisa kau bangga kan. " Lanjut nya lagi.


Ello semain merasa entah lah, Dia bingung harus bagaimana saat ini.


Sementara dirumah nya, Bulan masih terus saja menangisi nasib nya, Hidup nya sudah tenang selama ini bersama anak anak nya, Walau rasa rindu itu kerap kali hadir .


Tapi kenapa saat ini dia harus bertemu lagi dengan Ello ? Terlebih anak anak nya ? Apa ini yang di namakan takdir yang kuasa ?


" Mam, Jangan menangis lagi, Davio dan Davian tidak akan nakal lagi, Kami tidak akan membuat Mami menangis lagi. " Davio memeluk tubuh rapuh Mami nya yang saat ini tengah terus saja menangis.


" Istirahat lah Mam, Kami akan menemani Mami disini. " David membawa Bulan dalam posisi nya dan mereka berempat tidur di kamar Bulan.


Bulan terus saja menangis senggugukan bahkan saat tertidur pun dia masih saja mengeluarkan air mata nya


Betapa sakit nya hati Bulan saat Ello membantah nya, Bahkan kemarahan Ello membuat nya semakin merasakan sakit hati.


Bulan bahkan berkali kali lipat merasakan kesakitan itu, Harus bolak balik di rawat dirumah sakit dengan keadaan penyakit auto imun nya, Di tambah kondisi nya yang sering drop dan mimisan saat mengandung, Itu semua di rasakan seorang diri oleh Bulan .


Dia juga tidak memberitahukan apapun pada kedua orang tua nya tentang keadaan nya yang selama 35 hari di rawat dirumah sakit.


Bulan merasakan itu sendiri demi ketiga anak nya.


" Maaf kan aku El, Maafkan aku...." Ucap Bulan dengan lirih.


Ketiga anak nya saling menatap dan kembali memeluk Mami mereka yang sedang rapuh.


...🥀🥀🥀...


Hari sudah pagi, Dan Bulan masih saja tidur, Karena malam tadi dia kembali terbangun dan menangis sendirian di kamar Mami dan Papi nya.


Karena saat ini Papi Sanjaya sedang di rawat dirumah sakit untuk persiapan pemasangan Ring di jantung nya.


Ya, Papa Sanjaya mengidap penyakit jantung yang harus segera di lakukan tindakan lanjutan.

__ADS_1


" Tolong, Saya ingin bertemu dengan anak ank saya, Saya hanya ingin bertemu mereka...." Pagi ini Ello sudah sampai dirumah Keluarga Sanjaya, Dia ingin menjelaskan semua nya.


Dia ingin mendengar penjelasan dari Bulan, Kenapa meninggalkan nya ? Kenapa menyembunyikan semua ini dari nya ? Apa sebegitu tidak percaya nya Bulan pada nya ? Bahwa dia bisa mencukupi kebutuhan Bulan dan anak anak nya ?


Apa Bulan takut hidup susah dengan nya ? Jika dulu Bulan berkata bahwa dia hamil dan mengandung anak dari benih nya Ello ?


Tapi secepat mungkin di tepis nya pikiran buruk yang menggerogoti hati nya.


" Kak, Di depan ada Papi, Kita harus apa ? Papi ingin masuk .." Dave yang sedang menunggu sarapan untuk Mami nya pun menoleh ke arah kedua saudara nya.


Dave tau, Mereka berdua ingin bertemu lagi dengan Papi nya, Dia juga sama.


Tapi jika hanya untuk membuat Mami nya kembali menangis, Dave tidak akan membiarkan itu terjadi.


" Apa kalian ingin menemui nya ?" Davio dan Davian saling melirik satu sama lain.


Lalu beralih pada kakak nya saat ini.


" Temui Papi, Tapi aku tidak ingin. Aku ingin melihat keadaan Mami..."


" Apa boleh ? Kami janji tidak akan berbuat nakal kak,." Ucap Davian meyakinkan David.


David hanya bisa menghela nafas nya saja.


Dia juga kasihan dengan adik adik nya.


" Pergi lah. "


" Kami menyayangi mu Brother..." Davio dan Davian langsung berlari ke pintu utama setelah memeluk David.


Mereka berdua menyambut kedatangan Ello dengan senyum bahagia nya.


" Anak anak..." Ello datang mendekat k arah kedua anak nya.



" Ayo peluk Papi, Hm-- Papi..." Ucap Ello terhenti saat melihat David keluar dari lift dengan berlari.


" Davio, Cepat bilang supir untuk menyiapkan mobil, Mami demam, Hidung Mami juga berdarah, Mami--Mami---'" Ello langsung bangkit dari duduk nya.


Dia langsung duduk berlari menaiki tangga untuk segera sampai di kamar Bulan, Dan saat dia sampai di kamar Bulan, dia melihat wanita itu terbaring tak berdaya dengan hidung yang berdarah.

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2