
Disinilah mereka sekarang, di dalam mobil mewah milik Daniel yang memang di beli nya sendiri oleh uang nya sendiri, Hasil magang di perusahaan Daddy nya.
Ya, Setelah selesai jam sekolah Daniel memang bekerja di perusahaan bersama Daddy nya. Sudah sejak dini Daniel menggeluti bidang ini.
Dia benar benar ingin terjun disana.
" Makasih ya Dane, Udah mau antar aku pulang, Btw makasih juga loh buku buku nya. Ya, Walau aku cuma pinjam, Ini berarti banget buat aku. " Jelas embun.
Daniel hanya menatap Wajah Embun, Entah mengapa rasa itu ada untuk embun, Bahkan sejak mereka Sekolah di Sekolah internasional dulu, Tempat dimana Bapak embun sebagai sekuriti, Sebelum Ayah nya terkena Stroke.
Sejak saat itu, Embun bekerja part time untuk membantu kebutuhan ekonomi mereka.
Bahkan Embun juga memiliki dua adik yang memang harus terus sekolah.
" Jangan sungkan, Jika membutuhkan bantuan ku, Katakan saja. Aku akan membantu sebisa ku. !" Daniel menatap wajah Embun.
bun tak kalah menatap wajah pria yang di sukai nya sejak Sd dulu. Sosok Daniel yang menjadi pelindung bagi Lila sahabat nya membuat Hati nya juga ikut menghangat oleh perlakuan manis Daniel.
" Baik, sekali lagi terima kasih Dane. Sudah mau mengantar ku. Oh, Ya. Terima kasih juga bingkisan makanan nya, Sampai kan salam ku pada keluarga mu. " Daniel mengangguk dan Embun pun keluar dari mobil Daniel.
Dia berdiri di depan rumah nya sampai mobil Daniel benar benar menghilang dari pandangan nya.
Saat Embun masuk, dia melihat beberapa orang disana. Entah apa maksud nya Embun tidak tau itu.
Bahkan dia langsung pamit setelah mengucapkan salam pada tamu tamu itu.
Tapi, Satu hal yang di tangkap nya, Seorang pria yang cukup dewasa tidak menganggap keberadaan nya dan terkesan membenci nya.
Entah apa salah nya pada pria yang sama sekali tidak di kenal nya itu.
Kembali kerumah, Daniel sudah di sambut wajah penasaran oleh seluruh keluarga nya.
" Gimana kak ? Udah jadian ?" Tanya Lila penasaran.
Daniel hanya menganggap ucapan Lila bagai angin lalu dan dia memilih pamit untuk segera ke kamar nya.
" Huh ! Kakak gak asyik ah !" Ucap nya dengan kesal.
Kembali ke sofa kini Lila merebahkan tubuh nya di pangkuan sang Mommy sunset.
Karena ini Weekend, Maka dari itu dia ingin bersantai ria bersama keluarga nya.
Saat mereka sedang asyik bercerita, Pandangan mereka tertuju pada Ello, Yang sedang sibuk dengan ponsel nya.
Hap...
Lila berhasil mengambil ponsel Ello dan memberikan nya pada Opa.
Tok...
" Hua...Mommy...Daddy..." Teriak Lila saat kepala nya di jitak oleh Ello dengan kerasa karena kesal.
" Ello ! Mommy tidak pernah mengajarkan bersikap kasar bukan ?" Ucap Senja dengan tegas.
Dia tau betul bagaimana rasa sakit itu. Bahkan suara jitakan nya terdengar oleh mereka.
Ello hanya bisa menunduk saja. Dia merasa bersalah pada Lila, Tapi berhubung dia kesal ya sudah sekalian saja kan ?
" Mentari ?" Tanya Opa Jack.
Dia menatap ke arah Ello dan semua orang menatap Opa Jack.
__ADS_1
" Mentari ?" Ulang Lila.
" Eh ? Bukan nya Mentari itu anak SMK Tunas Bangsa ya ? Yang model terkenal itu ?" Ucap Lila sok tau.
" Diam kau !!" Kesal Ello.
" Danello !" Tegur Daddy nya.
" Yes Dad ?" Jawab Ello disana.
" Wait, Wait, Wait, Menantu ku Senja, Lalu Pacar nya Daniel Embun bukan ? Lalu ini apalagi ? Mentari ? Besok Pacar mu siapa Lila Langit ? Atau Galaxy ?" Gumam Opa Jack merasa pusing disana.
" Ello tidak menyukai nya Opa, Dia yang terus mengejar Ello. " Ucap Ello disana.
" Lalu ?" Tanya Lila penasaran.
" Kepo !"
" Oma...." Rengek Lila saat Ello mencubit lengan nya.
" Ello, Sini kau Opa cubit mau ?" Ello hanya menggeleng saja.
" Lalu siapa yang kau sukai ? Bulan ? Atau Bintang ?" Goda Opa nya.
" Ello suka sama Bintang Opa, Anak Nya Rekan Kerja Daddy,. " Opa Jack melotot disana.
" Hey ! Bintang sudah menikah !!! Kau mau jadi pebinor iya ?"
" Siapa tau nanti Bintang jadi janda, Kan lumayan, Ello dapet yang sudah ahli !"
Pletak !
Kini gantian kepala Ello yang di jitak oleh Daddy nya.
" Otak mu mesum sekali. " Kesal Daddy nya.
" Kau jangan lupa, Bahwa kau juga sama Jery. !" Ucap Papa nya disana.
" Oh tidak ! Jangan lupakan kami ini bibir dari mana Pa ! Aku jadi susu kental asin mu kata Mama, Lalu Ello dari bibit Premium milik ku. !" Tersenyum bangga disana.
" Ini lagi cerita apa sih ? Kok aku gak ngerti ini gimana ?"
" Anak kecil gak boleh tau !" Ucap Opa Bule,Daddy Bula dan Saudara kembar Bule itu.
Ketiga Pria Bule itu terlihat sangat kompak, Ya kompak saat bermesumaria hiya hiya.
" Masuk ke kamar mu sayang, Sikat gigi dan cuci kaki nya. !" Lila hanya mencebik kesal disana.
Sudah 17 tahun begini, Lila masih di anggap anak kecil ???oleh keluarga nya itu.
" Iya Oma." Jawab Lila lesu naik ke kamar nya.
Dan kini mulai lah ceramah panjang untuk menyegarkan pikiran Ello yang mulai mesum itu.
" Ello, Bisa Mommy bicara ?" Ello mengangkat pandangan nya dan menatap sang Mommy.
" Ya Mom, " Jawab Ello sedikit takut menatap sang Mommy.
Terdengar disana helaan nafas berat sang Mommy sebelum bicara pada putra kedua nya itu.
" Apa ini Sayang ?" Tanya Senja meletakan ponsel Suami nya ke Meja dan Ello melihat nya.
__ADS_1
Disana ada Foto dia sedang berada di Club Minggu lalu saat menghadiri acara ulang tahun teman nya yang memang di adakan di club.
Dan disana juga ada foto dimana dia sednag berada di lantai dansa bersama salah seorang wanita yang bernama Bianca teman pacar nya teman Ello Dika.
" Bisa jelas kan ?" Tanya Sang Mommy.
Ello hanya menatap penuh penyesalan pada Sang Mommy dan Oma nya disana.
" Maafkan Ello Mom.," Sesal Ello disana.
" Mommy kecewa El, Mommy kecewa. Pernah kah Mommy mengajari mu begitu ? Apa Mommy bukan Ibu yang baik ? Hingga anak Mommy tidak patuh ? " Ucap Senja sendu.
Semua masih menatap Elli disana.
Ello sangat menyesal dan dia bersimpuh di hadapan Mommy nya .
" Maaf kan Ello Mom, Ello menyesal, Sumpah demi apapun, Ello tidak melakukan hal apa pun, Ello hanya datang saja. Ello tidak terlihat dan terjerumus pergaulan bebas. Ello berani bersumpah atas nama Ello Mom. " Ello menjawab semua nya.
Dia bahkan terlihat sangat menyesal disana. Ello sangat menyesal.
" Mom, Maaf kan Ello, Ello tidak melakukan apa pun Mom, Ello hanya--"
" Hanya berciuman saja ? Meminum Wine ?"
" Cocktail Sayang..." Sela Jery.
Senja hanya mengangguk saja. Dia hanya mengetahui nya Wine saja yang membuat mabuk.
" Dad, Aku hanya meminum berapa gelas ya ? Kurasa hanya 4 gelas saja. " Sela Ello.
" Wow ! 4 gelas dan kau masih bisa berkendara menaiki Motor racing mu itu ? Kau hebat Nak !" Puji Opa Bule.
Ello menatap Opa nya disana.
Plak...
Oma Bule memukul lengan suami nya itu.
" Jangan membanggakan diri Cucu mu yang menuruni gen mabuk mu itu ! Aku akan mengutuk mu jika sampai salah satu cucu ku menuruni gen menggatal milik mu !" Opa Bule hanya bisa menatap istri nya itu.
" Maaf kan aku sayang..." Sesal Opa Bule.
" Mom, Maafkan Ello. "
" Untuk selama dua bulan kamu harus menaiki angkutan umum, Dan Mommy akan menyita kartu kredit mu. Uang jajan satu hari hanya 100 ribu, Jika ada Les Mommy akan menambahkan 50 ribu untuk mu. "
" Mom, "
" Keputusan Mommy sudah bulat, No Motor mu itu !" Senja bangkit dari duduk nya menuju kamar nya.
" Dad, " Lirih Ello yang masih bersimpuh di lantai.
" Daddy menyerah !" Ucap Jery sambil mengangkat kedua tangan nya ke atas.
" Oma, Opa..." Rengek nya lagi
" Terima hukuman kamu Sayang..." Ucap Oma Bule.
" Aku orang miskin..." Jawab Opa Bule langsung menyusul istri nya menuju kamar nya.
...😂😂😂...
__ADS_1
Keluarga Greysrek dapet menantu Lingkungan hidup 😂😂😂
Jangan lupa Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️