
Hari berlalu begitu cepat, seperti saat ini.
Kini Triple DWG sudah besar, Mereka sudah duduk di kelas 5 sekolah dasar.
Jery menyekolahkan Mereka di sekolah Internasional terkenal dan terkeren Negara ini.
" Lila ? kenapa kau menangis ?" Tanya Ello yang melihat adik nya menangis disana.
Mereka satu kelas dan hanya Daniel saja yang berbeda kelas.
Sebenar nya Daniel bisa saja lompat kelas, Tapi dia tidak mau karena dia ingin selalu bersama saudara kembar nya.
Sudah sejak kelas 3 SD Daniel di ajukan ke kelas 6 dan di minta mengikuti ujian untuk kelas 6 dan hasil nya memuaskan para guru.
Tapi dia dengan tegas menolak nya .
" Mereka menjahili ku. Kata nya aku anak cengeng, Mereka juga mengejek warna rambut ku..." Lila menangis saat rambut nya yang memang berwarna pirang itu selalu menjadi bahan olok olokan para Teman teman nya.
Terlebih ada kakak kelas nya laki laki yang berada di kelas 2 Smp menyukai nya.
Dan Teman teman nya tidak menyukai nya.
Mereka selalu mengatakan bahwa Lila bukan orang sini.
Lila juga cengeng dan menyebalkan.
Sebenar nya Lila bukan menyebalkan, Dia hanya tidak ingin berteman dengan mereka mereka yang sombong.
Bahkan mereka merendahkan Embun anak yang sekolah disini karena Beasiswa dan hanya seorang anak tukang kebun sekolah.
Para teman wanita nya membenci Lila karena mereka tidak menyukai kecantikan Lila yang mau berteman dengan Embun.
Arina adalah siswa kelas 5 juga seperti mereka. Dan sial nya juga Arina kembar dengan Ario saudara laki laki nya yang juga suka pada Lila .
" Ayo kita datangi dia. !" Ello membawa Lila menemui Arina untuk menanyakan kenapa dia selalu membully Lila.
" Kak El, Sudah..Jangan...Nanti Daddy marah jika kakak bertengkar. "
" Biar ! Walau aku kesal pada mu kau tetap adik ku. Kita saling bersama sejak dalam perut Mommy. " Ello sudah sampai di dekat Arina dan Ario berserta geng nya.
" Apa yang kau lalukan pada Lila ?" Arina kaget saat Ello datang bersama Lila.
" Tidak ada ! Dia saja yang cengeng !" Balas Arina.
" Adik ku tidak akan menangis jika kalian tidak keterlaluan !" Teriak Ello disana.
Ario marah saat saudara nya di marah oleh Ello.
Dan terjadi lah pertengkaran di antara mereka.
Bahkan kini Ello berduel dengan Ario.
Daniel yang baru keluar dari kelas nya pun kaget saat teman nya bernama Satya memberi tahu nya bahwa Ello dan Lila bertengkar dengan Arina dan Lila di Taman sekolah.
Daniel langsung berlari kesana untuk melihat keadaan adik adik nya. Dia yang paling tua bukan di antara mereka ?
__ADS_1
Dia harus memastikan adik adik nya baik baik saja.
Dan benar saja, disana Ello sedang bergelut dengan Daniel dan Lila yang menangis di keroyok Arina dan teman teman teman nya.
Bugh...
Daniel menendang Ario dan Ario terjungkal kebelakang. Ello terlepas langsung berlari menyelamatkan Lila yang sudah menangis dengan histeris.
Tak la guru datang melerai mereka dan membawa nya ke Kantor kepala sekolah.
Daniel menatap saudara kembar Arina dan Ario dengan sorot mata kebencian nya.
Sementara Ello masih berusaha menenangkan Lila yang terus menangis karena rambut nya di jambak tadi dan jepit rambut hadiah dari Opa Takeshi rusak. Mutiara mutiara nya hilangan dan terlepas dari jepit rambut nya.
" Ada apa ini Pak ?" Jery panik saat di telpon Senja bahwa anak anak mereka terlibat pertengkaran di sekolah.
Orang Tua Arina dan Ario juga tak mau kalah, membela anak anak mereka.
" Adik ku tidak bersalah ! " Ucap Daniel dengan sinis.
" Anda lihat pak kepala sekolah ? Anak itu berani berteriak di depan orang tua.!"
" Aku tidak bersalah ! Begitu juga adik ku ! "
" Sekarang dimana bentuk keadilan dan bukti dari panca sila ? Dimana disana berbunyi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia ? Dimana Norma Norma menghormati antar umat beragama ? Jika hanya karena Ras dan keturunan kami yang Bule ini membuat siswa lain tidak nyaman kami minta maaf. Tapi bisakah tidak menghina Ras kami ? Kami dan siapa pun di Dunia ini tidak bisa memilih akan lahir dari siapa ! Aku tidak menyukai Anak anda Tuan, Karena dia menghina adik adik ku ! Apa yang salah dengan warna rambut kedua adik ku ? Hanya karena warna rambut Mereka berbeda dengan ku dan dengan anak anak lain nya mereka di kucil kan ? Itu tidak benar ! Dimana semboyan Bhineka tunggal Ika ? Walau berbeda tetap satu jua ?" Semua bungkam oleh Jawaban dan penjelasan anak kelas 5 Sekolah dasar.
Kecerdasan dan kejeniusan seorang Daniel tidak di ragukan lagi.
" Saya Minta maaf atas kenakalan anak anak saya Pak. Kedepan nya saya berjanji Masalah ini tidak terulang lagi. !" Janji Senja disana.
" Daniel !!!" Bentak Senja.
" Sudah, Tuan dan Nyonya. Masalah ini selesai sampai disini. Kami sebagai dewan guru juga merasa lalai dalam menjaga Anak anak didik kami. Jadi saya harap, Anak anak bisa berteman lagi kedepan nya. !" Tegas kepala sekolah itu.
" Aku dan kedua saudara ku tidak akan berteman dengan manusia yang tidak bisa menerima Kami ! Dan lagi, Kami tidak suka berteman karena harta dan kuasa. Mereka bahkan sering menghina anak Pak Sapto tukang kebun yang bernama Embun !"
" Maaf, Semua, Saya permisi !" Daniel mengajak kedua adik nya keluar dari ruangan kepala sekolah dan menunggu Mommy dan Daddy mereka menyelesaikan nya di dalam.
Cukup lama mereka menunggu Akhir nya Senja dan Jery keluar dan langsung menuju Mobil.
Senja terlihat kesal dengan anak anak nya. Ini pertama kali nya dia di panggil oleh guru karena kenakalan anak anak nya .
" Mommy kecewa !" Hanya itu yang bisa di katakan Senja saat sudah masuk ke dalam mobil.
Lila semakin menangis disana. Gara gara diri nya, Kedua kakak nya juga ikut terseret masalah nya.
" Yank, Jangan begitu ! Anak anak juga tidak bersalah. !"
" Mas, Mereka bersalah atau tidak nya aku tidak pernah membenar kan kejadian seperti ini. Ini sudah termasuk kriminal Mas. "
" Tapi tidak Harus dengan cara seperti itu kamu mendidik mereka ! Dengar kan penjelasan dari mereka dulu. !"
" Apa pun itu. Aku tidak pernah mengajarkan mereka untuk berbuat kasar pada orang lain !"
__ADS_1
" Senja !!! Cukup !!! jangan karena hal ini kita jadi bertengkar !"
" Kamu selalu memanjakan mereka ! Lihat mereka sekarang !!! Lihat Mas, Lihat. "
" Senja !!! Kau sudah keterlaluan !" Bentak Jery disana.
" Hiks...Hiks...Hiks...Maaf kan Lila, Karena Lila kak Dane dan Kak Ello juga terlibat, Lila yang bersalah Mom, Lila yang bersalah. Hukum Lila, Jangan kak Dane dan Kak Ello. " Jery memejam kan mata nya, Betapa sakit hati nya mendengar anak perempuan nya menangis disana dengan rambut yang acak acakan.
" Bagus jika Lila sadar kesalahan Lila ! "
" Mommy !!! Dane diam bukan berarti Dane membenarkan Kesalahan Lila. Dane dan Ello juga bersalah. Kami membela adik kami. Lila tidak akan mungkin memulai duluan. Apa Mommy tau jika Lila selalu menerima Bullying dan Body Shaming ? Lila di bully karena warna rambut nya Mom. Itu tidak di benar kan di Negara ini. Bahkan Di Negara ini sudah tertera undang-undang Perundungan,Bullying, Dan Body Shaming !" Senja bungkam oleh Pernyataan Daniel.
Memang benar apa yang di katakan Daniel ! Dia mengakui itu.
Mereka sudah sampai dirumah dan Senja langsung keluar dari Mobil.
Opa Dan Oma Bula sudah menunggu di teras dengan Wajah semas.
" Lila sayang..." Oma Bule mendekat ke arah cucu perempuan nya.
Dan Opa Bula melihat kedua cucu laki laki nya.
" Oma...Jepit rambut Mutiara Lila yang di berikan Opa Takeshi rusak...Hiks...Hiks...Mutiara nya hilang semua..." Lila menunjukan jepit rambut nya yang sudah rusak.
" Nanti kita minta Opa Takeshi membeli nya lagi ya... " Ujar Oma nya menangkan.
" Benar Oma ?" Tanya Lila berbinar senang.
" Iya kan Opa ?" Mama Claire meminta Papa Bule mengiyakan mereka.
" Iya ini Opa hubungi Opa Jepang. " Menghubungi Benteng Takeshi.
" Apa ?? Kau merindukan ku ?" Suara Onsen Jepang terdengar disana.
" Kirim kan jepit rambut mutiara lagi untuk Cucu ku yang tercantik ! Harus sama persis dengan yang kau berikan di ulang tahun nya beberapa bulan yang lalu !"
" Seenak mu saja ! Itu Mutiara hitam ! Mutiara langka ! Harga nya juga mahal. "
" Kau kirim kan. ! Aku tidak mau tau. Cucu menangis karena jepit rambut nya di rusak teman sekolah nya dan karena itu mereka terlibat kegaduhan dengan teman nya di sekolah. !"
" Berani sekali dia menyakiti cucu perempuan ku ! Baik aku akan mencarikan nya . Berikan ponsel nya pada Lila. " Papa Jack memberikan ponsel nya pada Lila cucu nya.
" Hiks...Opa...Jepit rambut Lila rusak...hiks...hiks..."
" Nanti Opa belikan yang baru ya. Mutiara Pink nya mau juga ? Yang putih juga bagus. Mau ?"
" Mau Opa..." Jawab Lila.
" Kalau begitu jangan menangis nanti cantik nya hilang. "
" Iya Opa..." Lila memberikan ponsel nya pada Opa Bule nya lagi.
" Kau pintar sekali membual ! "
Tut !
__ADS_1
Opa Bule langsung mematikan sambungan telepon nya secara sepihak !
...😂😂😂...