
Semua satu rumah menjadi ricuh bahkan rumah besar itu sudah seperti pasar tradisional setiap saat setiap waktu.
Bagaimana Tidak, Usia Triple DWG yang baru masuk 10 bulan mereka sudah bisa berjalan dan itu membuat semua orang menjadi lebih ekstra lebih menjaga Mereka.
Bahkan Ello pernah menaiki anak tangga sejumlah 5 tingkat, Luar biasa bukan ?
Itu lah hal yang paling menegangkan untuk mereka.
Belum lagi sih Lila bungsu yang hampir terjungkal dari sofa entah lah.
Hanya Daniel yang bisa diam dan bersikap elegant layak nya seorang pangeran.
Berbeda dengan kedua adik nya yang sangat luar biasa aktiv nya.
Seperti hari ini, Adalah hari dimana Triple DWG ulang tahun untuk yang pertama kali nya.
Ya, Setahun yang lalu Jery pernah di posisi dimana rasa takut menggerogoti diri nya saat masuk di dalam ruang operasi menemani Senja menunggu kelahiran anak anak mereka.
Dan hari sudah berlalu, Kini, Hari ini, Detik ini, Anak anak nya sudah menginjak usia satu tahun.
Betapa bahagia nya mereka. Banyak hal yang sudah mereka lewati. Tidak hanya bagi Jery dan Senja saja. Tapi Mama dan Papa nya serta Para pelayan rumah besar mereka turut bersuka duka menjaga Ketiga Kembar nakal itu.
" Mas, Aku gak mau ya pesta besar ! Kita rayain di rumah aja. Sama keluarga dan juga Pekerja. Sedekah yang banyak Mas. !"
" Iya yank. Iya..."
" Nah, Gitu dong !" Seru Senja merasa bahagia.
" Grepee Grepee dulu kali Yank, Gesek aja deh kalau gak bisa masuk...!"
" Ih, Apaan sih kamu Mas, Mesum banget..."
" Nanggung banget yank, Udah On benget ini...Nih rasain deh..." Jery mengesek segekan milik nya yang sudah On di belahan belakang Senja.
" Mas...Ssshh...Aku Tuh...Gak tahanan kalau di giniin..." Senja langsung menungging memunggungi Jery di belakang pintu Ruang ganti mereka.
" Ahh...Mas...Cepetan ayok...Gak tahan aku..." Jery sudah tau.
Istri nya itu adalah partner sejati nya.
Jery membasahi Menara Pisa milik nya agar bisa masuk dalam sumur Senja.
Pok...Pok...Cipak Civok...
" Aahh...Mas...Uhhh..."
" Ahh...Kamu Seksi banget Yank...Pengen enen deh aku !" Jery merubah posisi kini Senja duduk di pangkuan suami nya.
Mereka duduk di sofa ruang ganti.
" Aahh ..Mas...Jangan di Jilatin...Uhh..Aku gak tahan ..."
" Ahh...Ahhh...ahhh...Mas...aahh...Enak Mas...uhhh...mas...."
" Ahh...desaah kamu bikin nagih Yank..." Senja terus memaju Jery di bawah dudukan nya.
" Uhh..Yank... Aaarrggghh...Kamu dalem banget yank...Ouhh..."
Pok...Pok...
Jery memukul Bokong sintal Senja...
" Aahh...Mas...Aaaaaa----hhhhh"
💦💦💦
" Sentuhan Terakhir Yank " Jery menjilat Puncak menara kembar Senja.
" Is...Apasih kamu..." Senja kesal pada suami nya.
__ADS_1
" Udah ayo, Cepetan mandi lagi Keburu anak anak bangun Mas. Nanti ke pergok lagi sama Mama dan Papa. "
" Mandi bareng yank..."
" Gak ada gesek gesekan lagi Mas. Nanti keburu bangun sih kamu nya !" Senja langsung lebih dulu berjalan ke kamar mandi dengan keadaan polos nya meninggalkan Jery yang masih mengatur nafas nya.
Mereka sudah sama sama selesai membersihkan diri. Seperti biasa Mama dan Papa Bule menerawang mereka dari ujung rambut ke ujung kaki.
" Santai kenapa ! Kayak Mama dan Papa enggak aja. Kiss Nya Papa aja masih ada di bawah telinga Mama. "
Uhukkk...
Papa Jack terbatuk !
" Sialan !" Umpat nya kasar pada diri nya sendiri di dalam hati.
Papa Jack bersikap pura pura acuh dan hanya menjawab dengan mengendikan kedua bahu nya.
" Dimana Anak anak Ma ?" Tanya Senja.
" Di ruang main sama Kakek nenek nya. Uncle Guntur nya juga. " Sambung Mama Claire.
Senja pamit mencari anak anak nya bersama Mama mertua nya.
Tinggal lah Jery dan Papa nya disana.
Pria dengan garis wajah 93 % Mirip itu bergabung duduk bersama di satu Sofa dan mengambil Camilan disana.
" Pantes, Aku sama Senja santai banget tanpa ada hambatan yang melintang, Ternyata Papa juga lagi Check Lokasi ?"
Plak...
Papa Jack kesal dan memukuli kepala Jery putra nya itu.
" Jery juga lagi Liat sumur Jery, Takut nya kering karena musim panas, Maka nya harus sering sering di airin biar basah !"
" Sialan kau !!! "
" Haahhaahahha " Tawa mereka berdua. Papa Jack memeluk putra kebanggan nya itu.
Mereka tertawa bersama memikirkan kekonyolan mereka.
" Sudah ayo..." Mereka ikut menyusul ke tempat dimana acara ulang tahun anak anak Jery akan berlangsung.
Ecek nya gini ya, Abaikan nama nya 😂😂
" Jangan di mam dulu nak, Kita Foto dulu. " Mulai keriwehan keluarga ini lagi.
" Hua....Hua...Hua..." Lila sudah menangis disana.
Siapa tersangka nya ? Sudah pasti Ello tersangka utama nya .
Sementara Daniel seperti biasa, Tanpa Ekspresi lengkap nya.
" Tolong bereskan ya..." Ucap Senja saat Cara sudah selesai saat mereka menyanyikan selamat ulang tahun...
" Huaaa...Hua...Hua...." Kali ini Ello yang menangis.
Karena siapa ? Karena ulah nya sendiri yang mengganggu Daniel dan berakhir nya Daniel menggigit tangan nya.
" Ello, Jangan suka mengganggu Kakak Daniel nak, Kan lihat ? Kamu di gigit nya kan ?" Senja kembali mengambil anak nya yang menangis.
" Mas, Bantuin bawa Daniel ya. Ello di gigit Daniel. "
Jery mengambil Daniel juga disana.
__ADS_1
" Son, Jangan menggigit Adik mu. itu tidak boleh Boy !" Jery menasehati Anak anak nya.
Daniel hanya menatap dingin pada Daddy nya. Di usia nya yang setahun saja Daniel bisa menunjukan ekspresi kepala nya.
" Sekarang ayo mandi dengan Daddy..." Jery membawa anak nya ke kamar mereka dan membantu membersihkan diri Daniel di .
Begitu lah hari hari keluarga Grey Semenjak hadir nya Baby Triple DWG rumah menjadi lebih hidup dan berwarna warni dengan tangisan dan tawa para bayi itu.
" Tuan... Di depan ada Orang Showroom yang anter mobil " Ucap Pelayan disana.
" Mobil siapa ? " Papa Jack heran, Apa Jery beli mobil untuk anak anak nya ?
" Panggil kan Jery !" Pelayan itu mengangguk dan memanggilkan Jery
" Siapa yang beli mobil Pa ? Aku gak ada beli, Lagi pula Card aku semua sama Senja. Aku cuma pake uang harian aja 200 untuk uang saku. "
" What the hell Jer? Your Card is with your Wife ? You Crazy ?" Tanya Papa Jack.
Jery hanya mengendikan bahu nya saja dsn memilih keluar .
Dia melihat ada 3 BMW keluaran terbaru disana.
Ada Warna Hitam, Putih dan Merah juga.
Masing masing mobil memiliki Nama Nama anak nya Sendiri.
Jery semakin heran disana saat menerima surat surat kendaraan mewah itu.
Tak lama Ponsel Papa Jack berdering dan itu panggilan dari Teman Lucknut nya.
Onsen Jepang
" Apa ?" Tanya Papa Jack kesal saat sambungan Vidio Call tersambung.
" Bagaimana ? Aku kaya bukan ? Aku memesan khusus mobil itu untuk cucu cucu mu !" Sombong nya disana.
" Ck, Kau menyebalkan !"
" Berterima kasih lah kau Bule Jerman ! Sialan kau !"
" Ck, Tidak sudi !" Balas Papa Jack
" Uncle, Tidak perlu seperti ini , Ini terlalu berlebihan. " Jery mengambil ponsel papa nya.
" Santai saja ! Hitung hitung aku menabung saat ini. "
" Daddy..." Terdengar suara anak laki laki sekitar usia 2 tahun lebih disana.
Papa Jack mengambil ponsel nya kembali dan pergi dari sana dengan panggilan masih tersambung.
" Sialan kau !! Kau memiliki anak dengan peliharaan mu ? " Ketus Papa Jack.
" Dia istri ku Jagrey ! Boy, Come Here. " Tuan Takeshi memenggil Putra nya itu.
" Say Hello to Uncle Jackson ! My Friend !" Bocah itu mendekat dan menatap layar ponsel Daddy nya .
" Hy Uncle, Hello, Im Fernan Austin Nakamura. Nice To Meet You. !"
Papa Jack melongo disana. Anak nya Onsen Jepang itu sangat tampan. Dia kesal, Wajah nya Asia kenapa nama nya Barat ?
" Aku ingin anak ku juga kebarat beratnya seperti mu !"
" Sialan kau !!" Papa Jack mematikan Ponsel nya saat mendengar suara tawa teman lucknut nya itu.
" Berbahagia lah Kau Takeshi !" Ucap Papa Jack tulus melihat kebahagiaan di wajah Tua Teman nya itu.
...❤️❤️❤️...
Nah, Udah tau kan semua ???
__ADS_1