Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Penjelasan Bulan


__ADS_3

Bulan sudah membulatkan tekad nya untuk bicara dan menjelaskan segala nya ke Ello tentang mengapa selama ini dia menghindar dari Ello.


Soal kepindahannya ke Swiss, Soal dia menutupi identitas diri nya yang kini sudah berubah itu semua demi Ello.


Tapi dia belum sempat mengatakan nya pada Ello.


Baby memilih ke Dealler tempat Ello bekerja untuk meminta bertemu langsung dengan Ello karena alasan mobil nya ingin di servis.


" Ello, Ada Member VVIP ingin bertemu. Dia menunggu di ruang tunggu. " Ello sedikit mengeryit heran saat mendengar Manager meminta nya untuk menemui salah satu tamu disana.


" Baik Sir. " Ello membersihkan tangan dan wajah nya dulu sebelum masuk ke dalam ruang tunggu dan saat sampai disana dia melihat seorang wanita yang tidak asing bagi nya.


" El...Tunggu..." Bulan mencegah Ello saat dia hendak berbalik ke keluar dari ruangan ini.


Namun dengan cepat Bulan berdiri di depan pintu untuk mencegah Ello keluar dari ruangan itu.


" Aku sibuk !" Ucap Ello.


Bulan memberanikan memeluk Ello, Dia benar benar memeluk Pria yang mengisi hati nya.


" Aku sayang kamu El...Maafin aku .." Ello memejamkan mata nya saat merasa jantung nya juga ikut berdebar.


Dia bahkan mendengar isakan tangis Bulan di dada nya.


" Aku gak maksud buat nyakitin kamu, Saat itu aku--" Bulan melepaskan pelukan nya saat merasa Elli tak membalas nya.


" El..."


" Jangan mengatakan omong kosong Bulan. Kamu tidak harus menjelaskan apa pun. Karena kita tidak saling mengenal. "


" El, Bukan gitu maksud aku..."


" Jika tidak ada lagi--"


Cup...


Bulan dengan berani mencium bibir Ello, Dia berjinjit karena tinggi tubuh Ello yang memang di atas nya jauh.


Ello tetap diam, Dia merasa gamang saat ini.


" El..." Bulan memberanikan menatap mata Ello saat ciuman mereka terlepas.


" Pergilah dulu Buu, Aku masih kerja..."


" Plis...Jangan begini lagi ya. Aku bener bener sayang kamu, Sejak di SMK dulu, Tapi kamu gak pernah liat aku karena aku jelek. " Bulan menunduk merasa kecewa.


Jika sejak dulu dia berdandan mungkin tidak akan terjadi seperti ini.


Ello kembali memejamkan mata nya lalu membuka nya dan memegang kedua bahu Bulan.


Kini di tatap nya wajah Bulan dengan serius, Di Selami nya bola mata hitam pekat itu.


" Duduk !" Ello mendorong Bulan untuk duduk di kursi ruangan itu dan Bulan melihat Ello.



" Pertama, Jangan keluar dengan pakaian seperti ini lagi. Jika memang ingin memakai nya, tambah kan outer di luar nya. Mengerti ?" Bulan mengangguk.

__ADS_1


" Kedua , Jangan pernah mengikat rambut mu !" Ello menarik ikat rambut Bulan dan membiarkan rambut nya tergerai indah.


" Ketiga, Dengar kan aku ! Aku hanya akan bicara sekali saja. !"


" Aku, Mencintai mu ! Bukan karena kau berpikir kau sudah cantik ! Tidak ! Aku mencintai mu mungkin karena memang sejak dulu. Aku selalu melihat mu tertunduk saat bertemu dengan ku. Maka aku akan meminta mu untuk menjadi kekasih ku ! Tapi ingat, Kau tetap Beti Lapea ku !. Mengerti ?" Bulan mengangguk.


" Sekarang pulang lah, Aku masih kerja. Karena sekarang aku bukan lagi anak orang kaya yang memiliki uang banyak, aku harus bekerja untuk kebutuhan hidup ku disini. Jika kau tetap ingin menjadi kekasih ku silah kan aku akan sangat bahagia. Tapi jika kau tidak sudi menerima pria miskin ini maka silahkan pergi jauh dan jangan pernah menampakan diri mu lagi di hadapan ku !" Bulan mengangguk.


" Aku hanya ingin kamu berhenti minum dan bermain wanita. " Alis Ello terangkat sebelah.


" Just the Vodca ! No Playing Girl ! Hanya sekali karena dia menj--"


" Stop ! Itu menjijikan..." Lirih Bulan.


Ello tersenyum dan mencium bibir Bulan sekilas.


" Pulang lah. Nanti malam aku akan mengajak mu makan malam. Sebagai pacar ku. "


Blush...


Pipi Bulan memerah malu, Dia merona karena Ello menyebut nya pacar .


" Pulang Bet, Ngapain disini ?"


" His...Jangan beti kenapa..." Rajuk nya manja.


Ello hanya terkekeh saja disana.


" Terserah aku dong..Bet...Bet..Bet...Beti Lapea..."


" Elloooooooo...." Rengek Bulan menggoyangkan lengan Ello dengan manja nya.


" Hi...Kamu ih...Dasar Bule menyebalkan !" Bulan menghentak kedua kaki nya meninggalkan Ello disana


Sementara Ello hanya melihat nya saja merasa gemas sendiri dengan kekasih nya itu .


Dia tidak menyangka jika bisa pacaran dan menjalin kekasih dengan Bulan orang yang selama ini di cari nya.


Dan Sial nya Bulan memang cantik !


Seksi dan Ahhhh...Lah pokok nya.


" Cantik banget sih kamu anak nya pak Tolak Sakit. " Gumam Ello lagi.


Sampai nya di bengkel, Ello segera membenarkan mobil Bulan, Oh sial. Kenapa dia belum minta nomor ponsel Bulan ? Gimana cara menghubungi nya ?


Ello tau dimana Bulan tinggal, Tapi untuk bertanya soal lantai berapa Unit nya tidak mungkin mendapatkan jawaban.


Karena Unit Bulan sangat ketat penjagaan, Apalagi Ello tidak punya nomor nya.


Tapi bisa di coba dulu deh nanti pikirnya lagi.


" Bro !" Salah satu teman nya menepuk bahu Ello.


" Kata Sir Klie kalau udah siap suruh hubungi nomor ini. Nomor yang punya mobil tadi. "


Seperti mendapatkan durian runtuh Ello tersenyum bahagia disana.

__ADS_1


Dia tidak perlu bersusah payah lagi mencari dan berusaha menunggu Bulan bukan ?


...🌃🌃🌃...


Malam telah tiba, Kini Ello sudah bersiap untuk menjemput Bulan dan mengajak nya berkeliling Kota.


Dan sore tadi Ello sudah menghubungi nya dan kata Bulan naik mobil nya saja. Kalau malam malam naik motor dingin, Takut gak di kasih izin keluar sama Mama nya.


Dan Ello menuruti itu.


" Beti sayang, Aku udah di bawah ini. Aku mau naik atau kamu yang turun ? Atau mau aku naikin ?" Goda Ello dengan pesan singkat nya.


" Aku turun ! Kamu mesum Pabul. " Balas Bulan disana sambil tersenyum.


" Pabul ?"


" Pacar Bule 😂😂😂"


" Nakal kamu..." Balas Ello.


Tak lama Ello sudah melihat wanita cantik di ujung sana dengan rambut indah milik nya yang di gerai rapi.


" Malam Pabul..." Sapa Bulan saat masuk ek dalam mobil nya.


" Malam Beti Cantik...Kiss..." Ello menyodorkan Pipi nya untuk di kecup Bulan.


Cup...


" Hanya boleh di pipi El, Kalau di bibir Kalau kamu baik aku kasih Reward !"..


Ello mengendikan kedua bahu nya.


" Tidak masalah." Jawab Ello cuek.


Sepanjang perjalanan mereka terlibat obrolan malam mereka, dan berakhir kencan di Caffe saja meminum minuman hangat karena Cuaca mulai dingin bukan ?


" Aku mau Cake Red Velvet sama Chocolate Hot Milk. " Ello mengangguk.


" El, No Vodca !" Ello hanya tersenyum.


" Aku hanya ingin Teh Chemomile saja dan Japanese Cake. !"


Mereka kembali mengobrol Ria sampai lupa bahwa mereka masih dalam tahap percobaan pacaran.


" Besok aku jemput naik motor mau ?" Tanya Ello saat mengantarkan Bulan ke dalam.


" Bawa aja mobil aku dulu. Besok aku antar kamu ke Dealler biar bisa ambil motor kamu, Ini udah malam. Gak bagus naik motor. "


" Yaudah. Jangan gadang nonton orang orang Kulit putih itu. Tidur besok ada kelas kan ?" Bulan mengangguk.


" Aku pulang ya. " Bulan mengangguk lagi.


Cup...


Ello mencium pipi Bulan membuat Bulan tersipu malu.


" Aku pulang ya Bet, Tidur kamu nya. "

__ADS_1


" Iya Pabul..." Akhir nya Ello pulang kembali ek Kost nya dan hubungan nya dengan Bulan memulai nya dengan baik.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2