Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
The End


__ADS_3

Sepanjang perjalanan, Jery terus mengumpat dalam hati.


Dia bahkan dengan lantang memaki setiap pengendara karena merasa panik, Senja nya sudah semakin pucat berada dalam dekapan Mama nya.


Bahkan Mama Claire juga membuka kaca mobil nya untuk meminta jalan, Beruntung ada polisi lalu lintas yang langsung dengan sigap membantu mereka untuk di berikan jalan saat melihat seorang wanita hamil dengan darah di kedua kaki nya.


Polisi langsung mengawal mereka sampai dirumah sakit.


" Terima kasih..." Ucap Mama Claire setelah Jery membawa Senja berlari ke rumah sakit dengan perasaan panik nya.


" Tolong istri saya. Tolong..." Jery panik bukan main.


Dokter langsung menyambut Senja dan di bawa keruangan UGD langsung di tangani.


Lama mereka menunggu akhir nya Dokter keluar dari ruangan itu.


Jery sudah nampak sangat khawatir disana. Di tambah dokter Mira yabg selalu memang menangani Senja sebagai Pasien VVIP nya.


" Mari bicara. " Dokter Mira langsung menuju ruangan nya bersama Jery yang ikut di belakang nya.


Sampai lah mereka di ruangan dokter Mira. Di dalam ruangan itu terasa sangat mencekam sekali.


Dokter Mira bahkan menatap Jery dengan tatapan nyalang seorang wanita, Bukan lagi seorang dokter yang harus ramah dan lembut pada pasien nya .


" Huh...." Dokter Mira menghela nafas nya sebelum bicara pada suami pasien muda nya yang mengandung 3 janin di dalam diri nya itu.


Sungguh miris, Wanita muda cantik dan lembut seperti Senja harus mengalami ini semua.


" Katakan Dokter. " Pinta Jery dengan wajah panik bercampur tegas nya.


" Ini sudah yang keberapa kali istri anda di rawat Tuan ? " Menghela nafas berat lagi.


" Sudah katakan saja yang sebenar nya dokter! Apa yang terjadi dengan istri saya. "


Brak...


Dokter Muda yang bernama Mira itu langsung murka dengan suami pasien Khusus nya itu.


" Seharus nya anda sebagai suami harus peka dengan istri anda. Harus bisa menjaga kesehatan nya. jika anda sibuk bekerja setidak nya beri dia perhatian jangan biarkan dia berpikir keras. Apa lagi sampai mengerjakan beban berat. Benturan itu ! Benturan itu hampir membuat anda kehilangan segala nya. baik itu ketiga anak anda bahkan bisa saja istri anda juga tidak akan selamat jika anda terlambat sedikit saja . "


" Dengar kan ini baik baik, Saat ini keadaan istri anda tidak baik baik saja. Salah satu janin nya lemah akibat benturan itu. Lihat, Bahkan istri anda banyak mengeluarkan darah dari *********** ! Apa anda sadar ha ? Sudah sadar dimana letak kesalahan yang anda perbuat ?"


Jery pun merasa tersulut emosi nya dengan perkataan dokter muda itu ! Bukan dia tidak sayang atau tidak memberi perhatian pada Senja nya. Tapi ini semua di luar kendali nya bukan ?


" Anda kira anda siapa ? Sesuka hati anda membentak saya ? Anda tidak tau sedang bersama dengan siapa !"

__ADS_1


" Apa ? anda mau menghancur kan rumah sakit ini seperti yang ada di cerita Novel atau sinetron ! Ingat Tuan Ini Dunia nyata ! Bukan sesuatu yang anda anggap enteng ! Ke empat nyawa orang yang anda cintai sedang kritis. Beruntung Tuhan masih menyayangi anda dan tidak mengambil mereka dari anda. "


" Sekarang keluar lah ! Pintu nya disana dan ingat satu hal ! Jika sampai ini terjadi lagi. Saya tidak tau apa yang bisa terjadi pada mereka. "


Deg !


Siapkan Jery kehilangan semua nya ? saat ini dia benar benar kacau !


Kacau karena kebohongan Renatta dan kacau dengan keadaan Senja nya.


Jery sangat bersyukur karena Dokter bilang keadaan istri nya selamat, Tapi masih Kritis .


Lalu dia kembali teringat pada Renatta dan kembali pulang ke rumah utama setelah pamit sebentar saja pada Mama nya.


Jery kembali mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi.


Bahkan dia tidak segan segan menginjak pedal gas dalam dalam agar segera sampai di kediaman orang tua nya.


" Dimana Renatta ?" Tanya Jery saat sudah sampai di lantai bawah.


" Di kamar nya Tuan. Tuan Besar tidak membiarkan Nyonya Renatta keluar dari kamar nya setelah anda pergi. Walau Nyonya Renatta terus mengamuk disana. " Tanpa menunggu lagi Jery langsung menuju kamar nya.


Tempat dimana Renatta berada .


Brakkk !!!


Jery !


Suami sah nya secara agama mau pun hukum yang berlaku di Negara ini.


Tapi yang di lihat nya bukan lah Jery yang biasa nya. Kini mata itu memancarkan aura yang sangat pekat dengan kegelapan.


Kegelapan emosi yang bersarang di dalam diri nya.


" Masih berani memanggil ku dengan panggilan menjijikan seperti itu ?" Ucap Jery dengan sangat dingin.


Bahkan aura nya sangat mengintimidasi Renatta disana.


Tiba tiba udara di dalam kamar ini sangat dingin dan mencekam.


" A-apa maksud mu Honey ?"


" Jangan memanggil ku dengan panggilan menjijikan itu ! Aku muak mendengar nya !!!!" Suara Jery sudah menggema di dalam kamar bernuansa gold itu.


Bahkan sangking kuat dan menggelegar nya suara Jery, Renatta sampai sampai menutup mata nya karena takut.

__ADS_1


" Honey...Maaf kan aku...Aku tidak bermaksud menipu kami dan keluarga ini. Aku benar benar mencintai mu. Terlepas itu karena Renitta atau pun tidak aku benar benar mencintai mu. "


" Menjijikan !!! " Bentak Jery lagi.


" Sekarang pergi dari sini. Apa yang kau ingin kan ??? Harta ? Ambil semua yang telah menjadi milik mu. Itu sebagi bayaran karena selama ini kau sudah melayani ku !"


Deg !


Jantung Renatta hancur ! Benar benar hancur karena ucapan Jery nya.


Pria yang di cintai nya setelah kematian saudari kembar nya yang selalu memakai nama nya.


Yang pasti Renatta tidak tau pasti apa mengapa Renitta memakai identitas diri nya.


" Jer, Apa maksud mu ?" Tanya Renatta yang mulai bercucuran air mata.


" Hapus air mata mu. Dan segera pergi dari sini. Kau ingin apa ? Mansion Barat akan menjadi milik mu berserta semua isi nya. Sepadan bukan ?"


" Aku tidak mau Jery aku tidak mau !!!" Teriak Renatta.


" Sudah lah . Permainan mu sudah selesai. Kebohongan mu dan keluarga' mu sudah keterlaluan ! Jadi secepat nya aku akan mengurus perceraian pernikahan yang menjijikan ini. Pernikahan dengan dasar kebohongan besar di dalam nya. "


" Maaf kan aku Jer, Maaf kan aku. Tapi jangan ceraikan aku. Aku siap menerima Senja sebagai madu ku. Asal jangan ceraikan aku. " Sudah bersimpuh di bawah Jery.


" Jangan berani menyebut nama nya ! Dia istri ku ! Istri yang memahami ku walau hanya dalam hitungan hari saat kami baru bersama !!"


" Aku akan berubah Jery. Aku akan berubah. jangan ceraikan aku. "


" Semua selesai. Game over ! Permainan mu selesai ! The End !!!" Ucap Jery dengan intonasi menekan nya.


" Pergi lah. Pulang ke Mansion Barat atau mau ke Belanda ? aku akan mengurus semua nya. " Jery hendak berjalan namun kaki nya di halangi oleh tangan Renatta yang menahan nya.


" Aku mohon jangan ceraikan aku Jer, Jangan..."


" Sudah lah. Semua sudah berakhir. Aku rasa selama ini yang aku rasakan hanya Nafssu saja pada mu. Aku akui setiap permainan mu itu membuat ku puas. Lalu aku membayar mu dengan semua kemewahan yang kau dapat kan. "


Deg !


Semakin hancur hati Renatta dengan ucapan Jery barusan.


Dan itu adalah hantaman terbesar bagi jiwa dan raga Renatta yang memang sudah terguncang.


...💔💔💔...


The End kata Jery 😂😂😂

__ADS_1


Jangan Lupa Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓😍


__ADS_2